LAMPUNG SELATAN – DPMPPTSP Kabupaten Lampung Selatan, lakukan aksi bersih-bersih di halaman depan kantor, untuk wujudkan kepedulian terhadap lingkungan, menindaklanjuti Intruksi Presiden Prabowo Subianto dan bupati Lamsel Radityo Egi Pratama mengenai gerakan ASRI (Aman, Sehat,Resik, dan Indah).
Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan yang terus ditunjukkan oleh Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Lamsel Melalui gerakan ASRI, kegiatan kurvey atau aksi bersih-bersih di kawasan depan kantor DPMPPTSP yang berada di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, pada Pagi hari Jum’at pukul 07:00 sampai 09:00 WIB, tanggal 6/2/2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Asnawi , SE,M.M, kepada bidang perizinan dan non perizinan DPMPPTSP Lamsel, bersama jajarannya para staf. Aksi sosial ini menjadi bagian dari upaya DPMPPTSP Kabupaten Lampung Selatan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung terciptanya Asri aman, bersih, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Dalam keterangannya, Asnawi , SE,M.M, mewakili kepala dinas DPMPPTSP Lamsel Rio Gismara S.H, menyampaikan bahwa kegiatan kurvey ini tidak hanya berfokus pada pembersihan sampah, namun juga sebagai sarana untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan kantor masing-masing.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak para staf dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Lingkungan yang bersih bukan hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan dan keberlanjutan,” Ujarnya Asnawi , SE,M.M.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menjaga dan mempererat hubungan antara para staf melalui kegiatan sosial kemasyarakatan yang bermanfaat langsung sesuai arahan pimpinan kita bupati Lamsel bapak Radityo Egi Pratama.
Aksi bersih-bersih tersebut melibatkan sejumlah staf DPMPPTSP Lamsel diantaranya: Asnawi , SE,M.M, kepada bidang perizinan dan non perizinan DPMPPTSP Lamsel, Ade Ikhsan,S.H kepala bidang pengawasan dan penanaman modal DPMPPTSP Lamsel, Alen pegawai DPMPPTSP, dan pegawai Desi, Fitri Rosa, Komariah, Mala Novtharina,Wandra ikadi, Yuda, Sutris, Sumarni, Rita Sahara, Andri prayoga serta staf lainnya.
“Rangkaian kegiatan ini diawali persiapan pada pukul 07.00 WIB. Selanjutnya, berakhir pada pukul 09.30 WIB, dalam situasi aman dan kondusif”. Jelasnya.
Melalui kegiatan ini, DPMPPTSP Lampung Selatan berharap kebersihan kantor dapat terus terjaga serta memberikan dampak positif terhadap pengunjung peningkatan pelayanan masyarakat.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh staf demi menjaga kelestarian lingkungan kantor.
Lanjutnya, Asnawi SE,M.M, kepada bidang perizinan dan non perizinan DPMPPTSP Lamsel, ditahun ini 2026 kita fokus mempercepat perizinan berusaha dan investasi melalui sosialisasi OSS-RBA dan program “Jemput Bola Izin UMKM” (Jebolin UMKM). Layanan proaktif ini mempermudah legalitas pelaku usaha, didukung kolaborasi dengan Kejaksaan, serta peningkatan studi tiru ke daerah lain.
Berikut adalah highlight berita dan kegiatan terkini DPMPPTSP Lampung Selatan:
Program Jemput Bola (Jebolin UMKM):
DPMPPTSP Lampung Selatan bersama Kejari dan pihak kecamatan melakukan jemput bola untuk mempermudah perizinan UMKM langsung di tingkat kecamatan, seperti di Kalianda.
Percepatan Investasi & OSS-RBA: DPMPPTSP aktif menyosialisasikan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA) ke berbagai kecamatan untuk mempermudah izin usaha, contohnya di Kecamatan Ketapang.
Penyelesaian Masalah Investasi: Menggelar pertemuan untuk membahas hambatan realisasi investasi di Lampung Selatan, melibatkan stakeholder terkait.
Studi Tiru & Inovasi: Melakukan studi tiru (misal ke Kabupaten Bekasi) untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Fokus pada Kawasan Strategis: Menggenjot investasi, terutama di kawasan sekitar pintu keluar tol Kalianda.
DPMPPTSP Lampung Selatan terus berkomitmen mempermudah perizinan bagi pelaku usaha mikro hingga makro guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. (Red)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar