Portal Berita Online

Tampilkan postingan dengan label Maluku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Maluku. Tampilkan semua postingan

Danrem 151/Binaiya Selaku Dansatgas Menghadiri Apel Gelar Pasukan PAM VVIP Dalam Rangka Kunker Wapres RI Ke Wilayah Maluku


Dalam Rangka Kunjungan Wakil Presiden RI beserta Ibu Selvi Gibran Rakabuming dan rombongan ke Provinsi Maluku, wilayah Kodam XV/Pattimura Komandan Korem 151/Binaiya Brigjen. TNI. Antoninho Rangel da Silva, S.I.P.,M.Han, selaku Komandan Satgas (Dansatgas) bersama 949 personil gabungan TNI-Polri dan pemerintah serta Instansi terkait lainnya Melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Gabungan Pengamanan VVIP di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (13/1/2025).

Apel Gelar Pasukan Operasi Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan, dengan tujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel pengamanan VVIP dalam menyukseskan kegiatan Kunker RI 2 beserta rombongan di wilayah Ambon yang dilanjutkan dengan pengecekan kesiapan personel maupun material.

Dalam Amanatnya Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan menyampaikan Apel ini dilaksanakan dengan melibatkan 949 personil gabungan TNI-Polri dan pemerintah serta Instansi terkait lainnya dalam rangka mengecek kesiapan personil dan materiil agar mengerti tentang tugas perorangan nantinya.

"Selain itu agar Kunker Wapres dapat berjalan dengan aman dan lancar, hal ini merupakan amanah melambangkan kehormatan bangsa", ujar Kapolda.

Untuk itu lanjutnya, pengamanan ini harus dilaksanakan dengan optimal sehingga menjamin keamanan kunjungan Tamu VVIP selama berada di Kota Ambon.

"Saya harap seluruh personil dapat bersinergi dan bekerja secara profesional dengan penuh tanggung jawab sesuai Tupoksinya masing-masing", tegas Kapolda.

Kepada seluruh personel kami sampaikan beberapa atensi untuk dijadikan pedoman dalam pengamanan VVIP meliputi:

1.Masing-Masing Personel harus tau siapa dan berbuat apa sesuai tanggungjawabnya dan pedomani prosedur dalam pengamanan dalam penanganan tindakan di lapangan dan segera laporkan pada kesempatan pertama secara hirarki.

2.Check and Recheck sampai detik terakhir sebelum, selama dan sesudah Wakil Presiden RI dan rombongan menuju objek yang dituju.

3.Saya ingatkan kembali dalam rangka menjamin dan mensukseskan kelancaran jalannya pelaksanaan kunker Wakil Presiden RI dan rombongan, senantiasa adakan koordinasi dilapangan agar permasalahan yang timbul bisa segera diatasi sedini mungkin.

“Diharapkan pada pelaksanaan pengamanan agar lebih ditingkatkan koordinasi dan kerja sama baik secara langsung agar tujuan pengamanan dapat tercapai.”Tutup Kapolda Maluku.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pj Gub Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irdam XV/Pattimura, Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura, Danlanud Pattimura, Kabinda Maluku, Pj Walikota Ambon dan Forkopimda Prov. Maluku.

Share:

Forkopimda Maluku Gelar Rapat Koordinasi Dalam Rangka Mencegah Tindakan Kriminalitas Ke Depan


Pasca bentrokan yang melibatkan dua kelompok pemuda di Ambon pada Minggu 12 Januari 2025, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), Maluku dan Kota Ambon bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda segera menggelar rapat Konsolidasi dan Koordinasi di Aula Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Minggu(12/01/2025).

Rapat yang juga dihadiri oleh Kasdam XV/Patimura Brigjen TNI Dr. Nefra Firdaus, S.E., M.M., Pj. Gubernur Maluku Ir. Sadali Lie, M.Si, IPU., Kapolda Maluku Irjen Pol Edy Sumitro Tambunan, Kabinda Maluku Marsma TNI R. Harys Soeryo Mahendra, Pj. Walikota Ambon Dominggus N. Kaya serta Danrem 151/Binaiya Brigjen.TNI. Antoninho Rangel Da Silva, S.I.P., M.Han, ini bertujuan untuk membahas akar permasalahan mulai dari hilir sampai ke hulu dan mencari final solution guna mencegah agar tidak terjadi lagi insiden yang serupa di masa mendatang.

Hasil diskusi mendalam dan olah TKP  mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut murni merupakan tindak aksi kriminalitas akibat dari komsumsi miras/ minuman keras. Dan tidak terkait dengan isu Suku, Ras,Agama dan antar golongan.

Forkopimda Maluku menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta mendukung upaya penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Selain itu didalam rapat diskusi tersebut Danrem 151/Binaiya juga menekankan dan memberi "Pesan Moral" kepada seluruh masyarakat Maluku bhw kenakalan remaja berupa balap liar, komsumsi minuman keras beralkoholic sangat merusak kesehatan dan ini merupakan tindakan yg sangat tidak terpuji dan salah apalagi menganggu ketentraman masyarakat, merusak fasilitas umum serta melakukan tawuran atau perkelahian antar kelompok yg tidak ada unsur dendam namun akibat mabuk.

Tindakan seperti ini melanggar hukum /Demonstration of Stupidity dan harus di proses sesuai aturan hukum yg berlaku.

Kita semua malu sebagai orang maluku, karena setiap permasalahan, perkelahian dan tawuran yang mengakibatkan banyak korban jiwa muaranya hanya gara-gara minum-minuman keras.

"Pesan Moral" bhw kita semua sebagai orang tua bertugas untuk membina adik-adik kita, anak-anak kita, agar tidak boleh lagi melakukan tindakan-tindakan Destruktif yang merusak dan menganggu  stabilitas keamanan di Maluku.

Saya sudah berdialog dengan Tokoh Adat, Tokoh masyarakat, tokoh agama, Tokoh pemuda dan komponen masyarakat lainnya bahwa pada dasarnya masyarakat maluku ini semua tidak suka bertengkar dan menghendaki kedamaian, hidup tentram agar bisa bekerja keras untuk cari nafkah dan membangun Maluku ke depan yang lebih modern.

Bila stabilitas keamanan Maluku tidak aman maka PARA PENGUSAHA, INVESTOR  baik dalam negeri maupun luar negeri akan kabur, gelisah dan ragu-ragu untuk datang ke Maluku sehingga mereka tidak mau lagi *menginvestasikan Modal atau Uangnya* di Maluku karena takut fasilitas usahanya di rusak atau takut nyawanya terancam

Kalo sudah terjadi trauma psikologis seperti itu maka kapan Maluku bisa maju menuju maluku yang sejahtera dan setara dengan Provinsi lain.???

Kata Danrem, bhw Maluku memiliki destinasi wisata yg sangat luar biasa dan terindah di dunia. Wisata bahari, wisata alam, pertenakan, rempah-rempah, perkebunan, pertanian, keindahan alam, keberagaman budaya, pakaian adat maluku yg sangat bervariatif, bermacam-macam bahasa daerah, kearifan lokal yg indah, dan terkenal dengan suara emasnya tiap orang yg sangat bagus dan Ambon ini di kenal juga dengan City of Music.

Dari dasar tersebut diatas bila di kembangkan dan di kelola secara profesional dangan manajemen modern yang profesional / Milenial maka akan menjadi kekuatan Pariwisata Maluku yg tangguh pada tataran Tingkat  lnternasional. Dengan demikian maka setiap hari Turis Manca Negara maupun Turis Lokal akan berbondong- bondong datang ke Maluku baik melalui transportasi udara maupun dengan Kapal Pesiar yg bisa mengangkut penumpang 6000 orang utk berekreasi dan mengunjungi serta menikmati wisata bahari di Maluku yang bisa di bilang "Surga Dunia".

Maluku memiliki potensi Sumber Daya Laut sangat Besar dan  memiliki jenis ikan laut yang beanekaragam dan terbesar di dunia.  Salah satunya adalah ikan TUNA dan ikan-ikan lainnya sehingga Maluku bisa dijadikan sebagai LUMBUNG IKAN NASIONAL DI INDONESIA.

Pulau Maluku adalah Pulau bersejarah dan memiliki situs-situs sejarah yg harus kita rawat, ada Diving Spot, fishing Spot dan Snorkeling Spot dan maluku memiliki pasir terhalus nomor dua di dunia.

Maluku memilik Sumber Daya Alam yang sangat Kaya. (Tembaga, Batu Marmer, Emas, Batu Split, Nikel, Gas dan lain-lain).

Kalo oknum-oknum generasi muda hanya suka mabuk-mabukan dan berkelahi tanpa arah karena evoria semata di setiap saat maka apa yang mau di dapat..? Kapan kita bisa membangun Maluku dari hati nurani yang tulus tanpa pamrih?

Saya menghimbau agar kejadian seperti ini jangan sampai terulang kembali..sudah saatnya kita memberi edukasi dan pesan moral kepada adik-adik kita, anak-anak kita bahwa mereka adalah generasi muda yang akan membangun maluku ke depan..KALO BUKAN KITA MAKA SIAPA LAGI..? anak-anak muda harus bisa menjadi AGENT OF CHANGE /Agen Perubahan untuk mengisi kemerdekaan tercinta ini dengan hal-hal positif, bermoral, berwawasan kebangsaan untuk merawat kebhinekaan serta kesejahteraan seluruh masyarakat Maluku hari ini dan di masa mendatang.
"Tegas Danrem".

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Maluku juga menegaskan bahwa insiden bentrokan murni dipicu oleh keributan antar pemuda yang dipengaruhi oleh alkohol dan aksi kebut-kebutan di jalan raya. Ia meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh isu yang mengarah pada konflik SARA.

"Masyarakat jangan mau diadu domba atau diprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Kapolda Maluku.

Untuk menjaga kondusifitas, Polda Maluku akan mendirikan Pos Pengamanan (PAM) yang diisi oleh personel TNI-Polri serta perwakilan tokoh masyarakat.

Kapolda juga menegaskan bahwa aparat akan menindak tegas siapapun yang terlibat dalam bentrokan.

"Kami meminta masyarakat untuk melakukan cooling system agar situasi kembali kondusif dan tidak ada lagi yang terprovokasi," tambahnya.

Pj Gubernur Maluku Sadali Ie mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan video bentrokan di media sosial karena dapat memperkeruh situasi.

"Kami meminta seluruh masyarakat Maluku untuk menjadi agen perdamaian dan tidak memperpanjang masalah dengan menyebarkan video kejadian tersebut," ujar Sadali.

Ia menegaskan kembali bahwa insiden ini bukan konflik berbasis SARA, melainkan murni keributan antar kelompok pemuda.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan dan kerukunan masyarakat di Maluku, sekaligus menjadi momentum penting untuk memperat kerja sama lintas elemen dalam mencegah konflik di masa mendatang.

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts