LAMPUNG SELATAN,-- Ismi Ali warga Desa Bulok Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan, yang terdampar di Timika Papua. Saat ini sedang menuju ke Bandara Raden Intan II di kawal oleh relawan dari Timika.
Pemulangan Ismi Ali tersebut, dilatarbelakangi viralnya Aji warga Sukajadi Kelurahan Bumi Agung yang menjadi korban kerja ilegal dan terdampar di Maroke. Sehingga Pemkab Lampung Selatan turun tangan untuk membantu pihak Aji untuk dapat pulang.
Keluarga Ismi Ali menghubungi keluarga Aji dan meminta arahannya agar Ismi Ali dapat pulang, lalu oleh keluarga Aji diarahkan ke Ahmad Syafaruddin TKSK Kemsos RI, agar berkomunikasi secara langsung. Koordinasi Ahmad Syafaruddin dengan keluarga korban dan pihak Relawan Timika secara inten dan juga koordinasi dengan pihak Dinsos Lampung Selatan untuk dapat memulangkan Ismi Ali yang kini kondisinya mengalami lumpuh atau setruk sebelah.
Pihak relawan Timika, melakukan upaya pemulangan secepatnya dikarenakan kondisi Ismi Ali mengalami goncangan mental sehingga percepatan pemulangan di lakukan.
"Saya dapat kabar, kalau Ismi Ali menangis terus meminta pulang. Saya juga sering video call dengan dia melalui relawan timika, sangat memperhatikan sekali kondisinya," kata Ahmad Syafaruddin, kepada media ini, Rabu (15/4).
Sehingga pihaknya secara langsung koordinasi dengan Kepala Dinsos Lampung Selatan Puji Sukamto, dan respon Kadis Sosial gercep bahkan pihaknya juga sudah mencari solusi untuk mengganti biaya pemulangan Ismi Ali.
"Intinya sekarang kami bersama pak Puji beserta Kabid dan pihak Pemkab sedang menyiapkan kepulangan Ismi Ali. Serta saat ini sedang koordinasi dengan pihak keluarga korban," tambahnya.
Ahmad Syafaruddin, juga menerangkan saat ini kondisi Ismi Ali masih sakit dan pihak Relawan Timika sudah membantu mengurus rujukan pengobatan Ismi Ali ke rumah sakit. Sehingga pihak keluarganya mudah untuk melakukan pengobatan selanjutnya di Lampung.
"Saya secara pribadi dan pemerintah daerah mengucapkan terimakasih banyak kepada relawan Timika yang begitu intens membantu korban sampai mengantarkan ke Lampung Selatan. Ini merupakan bentuk sosial kemanusian. Sekali saya ucapkan banyak terimakasih bagi Tim Relawan Timika," kata Ahmad Syafaruddin.
"Saya selaku petugas Kementrian sosial. Sangat mengapresiasi respon positif dari Bupati Lampung Selatan beserta jajaran dan anggota dewan ibu Bella Jayanti tanpa sekat komunikasi dukungan penuh untuk kepulangan Aji maupun Ismi Ali," tutupnya.
Sementara itu Kadis Sosial Puji Sukamto saat dihubungi media ini, mengatakan pihaknya sudah melaporkan ke Bupati terkait Ismi Ali ke Bupati Lampung Selatan Radytio Egy Pratama, bahwa Ismi Ali sudah diberangkatkan dari Timika Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah dan akan tiba pukul 20.00 wib di bandara Raden Intan II.
"Ismi Ali adalah korban calo tenaga kerja kapal tangkap ikan (selama 3 tahun. Belum mendapat upah) yang saat ini dalam kondisi stroke dan depresi," kata Puji.
Dirinya menambahkan, bahwa dirinya mendapatkan informasi terkait kondisi Ismi Ali, yang tadi rencananya dipulangkan pada hari Kamis namun diajukan hari Rabu ini. Ismi Ali mengalami kelumpuhan sehingga diperlukan bantuan untuk mengantarnya.
"Alhamdulillah dan saya ucapkan terima kasih kepada relawan dari Timika yang membantu proses pemulangan Ismi Ali warga Lampung Selatan," ucapnya.
Ia juga menyampaikan, bahwa Bupati Egy menegaskan apabila ada warga Lampung Selatan yang mengalami kondisi seperti Aji dan Ismi secepatnya untuk ditindak lanjuti serta dibantu. Baik itu di Papua dan daerah lain, hal ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Lampung Selatan kepada warganya yang membutuhkan bantuan serta pertolongan.
Dinsos Lampung Selatan beserta Disnakertrans dan beberapa dinas, menghimbau kepada masyarakat Lampung Selatan agar tidak menjadi korban calo tenaga kerja, baik melalui media sosial, pamflet dan WA group agar memastikan kebenaran pekerjaan tersebut.
"Saat ini Dinsos dan Disnakertrans akan melakukan sosialisasi terkait, bahayanya menjadi korban calo tenaga kerja, kepada masyarakat Lampung Selatan. Dan harapan kami tidak ada lagi korban calo lagi," tutup Puji. (Red)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar