Portal Berita Online

GMBI Lampung Soroti Kondisi PJU yang Gelap Gulita


LAMPUNG - Di tengah perayaan Hari Lahir (Harlah) Ke-24 LSM GMBI pada 28 Maret 2026, Ketua Wilter Lampung, Heri Prasojo, melontarkan kritik keras terhadap kondisi sejumlah jalan utama di Provinsi Lampung yang dinilai gelap gulita dan jauh dari standar kelayakan.

Dalam pernyataannya, Heri tidak menutupi kekecewaannya terhadap lemahnya perhatian pemerintah daerah terhadap penerangan jalan umum (PJU), yang seharusnya menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

“Ini jalan ataukah kuburan? Karena yang gelap di malam hari itu cuma kuburan,” tegasnya.

Ia menilai, kondisi tersebut bukan sekadar kelalaian teknis, melainkan cerminan dari kurangnya keseriusan dalam menjalankan tanggung jawab pelayanan publik. Jalan utama yang seharusnya menjadi simbol kemajuan justru berubah menjadi ruang gelap yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menurut Heri, pemerintah daerah tidak bisa lagi beralasan. Pasalnya, secara regulasi sudah sangat jelas bahwa penyediaan dan pemeliharaan Penerangan Jalan Umum merupakan bagian dari kewenangan daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya dalam sektor pekerjaan umum dan pelayanan dasar.

Lebih lanjut, ia juga menyinggung keberadaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang dipungut dari masyarakat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Menurutnya, pungutan tersebut harus berbanding lurus dengan kualitas layanan yang diberikan.

"Jangan sampai masyarakat rutin membayar pajak, tapi hak dasarnya diabaikan. Ini bukan sekadar soal lampu jalan mati, ini soal tanggung jawab dan akuntabilitas,” ujarnya.

Ia juga mendesak dinas terkait, seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk tidak saling lempar tanggung jawab. Menurutnya, koordinasi yang lemah hanya akan memperparah kondisi di lapangan.

Heri menegaskan bahwa jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bukan hanya potensi kecelakaan lalu lintas yang meningkat, tetapi juga membuka peluang terjadinya tindak kriminal di ruang-ruang gelap tersebut.

Momentum Harlah ke-24 LSM GMBI, lanjutnya, tidak boleh hanya menjadi seremoni, tetapi harus menjadi titik tekan bagi pemerintah untuk segera berbenah.

“Kami tidak butuh janji, kami butuh tindakan nyata. Terangi jalan-jalan ini, karena itu hak masyarakat,” pungkasnya. (Is)

Share:

Arus Balik Lebaran Terkendali, 60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatera


Bakauheni, 27 Maret 2026 — Di tengah dinamika arus balik Angkutan Lebaran 2026, pergerakan pemudik dari Sumatera menuju Jawa terus menunjukkan tren yang ramai namun tetap terkendali. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menjaga ritme layanan tetap optimal, memastikan perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna jasa.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa pola arus balik tahun ini bergerak lebih merata, menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran operasional di lintasan utama.

“Distribusi arus yang lebih merata menjadi fondasi penting dalam menjaga kelancaran layanan. Dukungan kesiapan armada, optimalisasi operasional, serta kesadaran masyarakat untuk menghindari periode puncak sangat menentukan keberhasilan layanan penyeberangan,” ujarnya.

Berdasarkan data Posko Bakauheni, realisasi kumulatif penumpang yang kembali ke Jawa sejak 22 Maret hingga 27 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H s.d. H+5) tercatat sebanyak 543.440 orang, atau sekitar 60 persen dari total 898.864 orang yang berangkat dari Jawa saat arus mudik (H-10 s.d. H).

Sementara itu, total kendaraan yang telah kembali mencapai 144.039 unit, atau 60 persen dari total 239.920 unit kendaraan saat periode mudik. Angka ini menunjukkan bahwa masih terdapat sekitar 40 persen pemudik yang akan kembali dalam beberapa hari ke depan.

Mengantisipasi hal tersebut, ASDP terus memperkuat kesiapan operasional melalui strategi adaptif berbasis kondisi lapangan. Langkah yang dilakukan mencakup penyesuaian pola operasi kapal sesuai tingkat kepadatan, pengalihan arus kendaraan secara situasional, hingga penerapan delaying system terintegrasi di sejumlah buffer zone untuk mengurai antrean.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa kebijakan stimulus turut menjadi instrumen penting dalam mendistribusikan arus balik secara lebih merata. Penerapan tarif tunggal di Pelabuhan Bakauheni sejak 23 Maret hingga 29 Maret 2026, serta program diskon tiket pada periode 12–31 Maret 2026, memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan masyarakat.

“Hingga 26 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, realisasi penyerapan stimulus mencapai Rp24,2 miliar atau 68,08 persen dari target. Tingkat realisasi pengguna yang telah boarding bahkan mencapai 93,98 persen. Ini menunjukkan tingginya respons masyarakat terhadap kebijakan yang kami hadirkan,” jelas Windy.

Secara keseluruhan, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa sejak H-10 hingga H+5 tercatat 977.990 orang, meningkat 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total kendaraan mencapai 234.430 unit, naik 9,1 persen.

Adapun pergerakan dari Jawa ke Sumatera tercatat 1.175.918 penumpang atau meningkat 2,9 persen, dengan total kendaraan mencapai 300.717 unit, tumbuh 6,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan berbagai langkah strategis yang dijalankan, ASDP optimistis layanan penyeberangan akan tetap terjaga hingga akhir periode arus balik. Konsistensi pelayanan menjadi kunci untuk menghadirkan perjalanan yang tidak hanya lancar, tetapi juga memberikan pengalaman yang aman dan menyenangkan bagi seluruh pengguna jasa.

*CORPORATE SECRETARY PT ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO)*

Share:

Update Posko Angkutan Lebaran 2026 H+4, Pelabuhan Bakauheni Sebanyak 169 Trip


Sumatera - Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam (periode 26 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H+4 tercatat jumlah trip yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheni sebanyak 169 trip.

Adapun realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+4 mencapai 103.325 orang atau turun 20,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 129.853 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H+4 mencapai 10.366 unit atau turun 41,2% dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 17.635 unit. Kendaraan roda empat mencapai 13.541 unit atau turun 18,5% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 16.623 unit.

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 2.288 unit atau naik 84,5% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.240 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 696 unit atau naik 49% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 467 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 26.891 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+4 atau turun 25,2% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 35.965 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu) pada H-10 sampai H+4 tercatat 936.670 orang atau naik 12,6% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 831.684 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 255.480 unit atau naik 17,2% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 192.431 unit.

*Jawa-Sumatera*
Sebaliknya, berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 24 jam (periode 26 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H+4 tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 144 trip.

Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H+4 mencapai 53.848 orang atau naik 4% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 51.790 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H+4 mencapai 1.813 unit atau turun 0,2% dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 1.816 unit. Kendaraan roda empat mencapai 6.694 unit atau turun 3,7% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 6.954 unit.

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.780 unit atau naik 70% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.047 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 658 unit atau naik 12,5 % dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 585 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 10.945 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H+4 atau naik 5,2% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 10.402 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara mulai dari H-10 sampai H+4 tercatat 1.149.410 orang atau naik 3,2% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 1.113.717 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 295.291 unit atau naik 6,9% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 276.276 unit.

*CORPORATE SECRETARY PT ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO)*

Share:

Arus Balik Lebaran 2026 H+4, Penumpang Pelabuhan Bakauheni Alami Penurunan


BAKAUHENI, - Pergerakan arus balik Lebaran 2026 pada H+4 di lintasan Sumatera–Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni mengalami penurunan jumlah penumpang dan kendaraan pribadi, namun angkutan logistik justru meningkat signifikan.

Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada 26 Maret 2026, tercatat 169 trip kapal beroperasi. Total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 103.325 orang atau turun 20,3% dibandingkan tahun lalu.

Kendaraan roda dua tercatat 10.366 unit atau turun 41,2%, sedangkan kendaraan roda empat mencapai 13.541 unit atau turun 18,5%. Sebaliknya, kendaraan logistik mengalami lonjakan, dengan truk mencapai 2.288 unit atau naik 84,5% dan bus sebanyak 696 unit atau naik 49%.

Secara total, kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 26.891 unit atau turun 25,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Meski demikian, secara kumulatif periode H-10 hingga H+4, jumlah penumpang tercatat 936.670 orang atau naik 12,6%, dan kendaraan mencapai 255.480 unit atau naik 17,2%.

Sementara itu, arus dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara menunjukkan tren peningkatan. Pada H+4, total penumpang mencapai 53.848 orang atau naik 4%, dengan total kendaraan sebanyak 10.945 unit atau naik 5,2%.


Kenaikan juga terjadi pada angkutan logistik, di mana truk mencapai 1.780 unit atau naik 70% dan bus 658 unit atau naik 12,5%. Secara kumulatif, penumpang tercatat 1.149.410 orang atau naik 3,2% dan kendaraan mencapai 295.291 unit atau naik 6,9%. (Is) 

Share:

Warga Lampung Selatan Dirawat di Merauke, Keluarga Mohon Bantuan Pemulangan dan Donor Darah


LAMPUNG SELATAN - Sebuah unggahan di media sosial Facebook menjadi perhatian publik setelah akun atas nama Dewi Oktavia menyampaikan permohonan bantuan untuk seorang warga Lampung Selatan yang kini dirawat di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Kamis (26/3/2026).

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa pasien bernama Ahmad Abi Ar-raji (18), yang akrab disapa Aji, merupakan warga Lingkungan V Sukajadi, Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Saat ini, Aji tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Merauke dalam kondisi sakit dan tidak dapat berjalan.

Informasi mengenai keberadaan Aji baru diterima pihak keluarga pada Rabu (25/3/2026). Sebelumnya, ia diketahui pamit untuk bekerja ke Jakarta dan meninggalkan rumah sejak 13 Juni 2025. Sejak saat itu, keluarga sempat kehilangan kontak hingga akhirnya mendapat kabar bahwa Aji berada di Merauke dalam kondisi sakit.

Ayah kandung Aji, Ahmad Yunus, melalui pesan yang disampaikan di media sosial memohon bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan serta Pemerintah Provinsi Lampung untuk membantu proses pemulangan anaknya ke kampung halaman.

“Kami mohon kepada Pemerintah Provinsi Lampung serta Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan agar dapat membantu memulangkan anak kami yang saat ini dalam kondisi sakit di Merauke. Saat ini dirawat di RS Angkatan Laut Merauke, tidak bisa berjalan dan membutuhkan donor darah golongan AB sebanyak tiga kantong,” tulisnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak keluarga tidak memiliki biaya untuk menjemput ke Merauke.

“Kami tidak bisa menjemput karena keterbatasan biaya. Kami mohon bantuan dari pihak terkait. Sebelumnya kami ucapkan terima kasih,” tambahnya.

Selain itu, Aji dilaporkan membutuhkan donor darah golongan AB sebanyak tiga kantong dalam waktu segera. Namun, ketersediaan stok darah di rumah sakit maupun PMI setempat disebutkan terbatas.
Keluarga berharap adanya bantuan dari masyarakat setempat untuk mendonorkan darah, serta dukungan dari pemerintah daerah dan instansi terkait guna membantu proses pemulangan pasien.

Untuk informasi lebih lanjut, keluarga dapat dihubungi melalui Muhammad Yunus (ayah Aji) di nomor 0821-7912-0008.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tindak lanjut atas permohonan bantuan tersebut.(is)

Share:

Update Informasi Posko Angkutan Lebaran 2026 H+3: Pelabuhan Bakauheni Sebanyak 166 Trip Beroperasi


Sumatera - Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam (periode 25 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H+3 tercatat jumlah trip yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheni sebanyak 166 trip.

Adapun realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+3 mencapai 119.604 orang atau naik 14,2% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 104.751 orang. 


Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H+3 mencapai 14.909 unit atau naik 25,4% dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 11.888 unit. Kendaraan roda empat mencapai 15.140 unit atau naik 4,4% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 14.497 unit. 


Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.582 unit atau naik 72,5% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 917 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 642 unit atau naik 57,7% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 407 unit. 


Total seluruh kendaraan tercatat 32.273 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+3 atau naik 16,5% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 27.709 unit.


Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu) pada H-10 sampai H+3 tercatat 820.695 orang atau naik 16,9% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 702.101 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 196.135 unit atau naik 25,4% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 156.466 unit.


*Jawa-Sumatera*

Sebaliknya, berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 24 jam (periode 25 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H+3 tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 146 trip.


Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H+3 mencapai 53.391 orang atau naik 22,6% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 43.536 orang. 


Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H+3 mencapai 2.363 unit atau naik 15,4% dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 2.048 unit. Kendaraan roda empat mencapai 6.635 unit atau naik 13,7% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 5.834 unit. 


Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.456 unit atau naik 82% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 800 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 636 unit atau naik 42,6 % dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 446 unit. 


Total seluruh kendaraan tercatat 11.090 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H+3 atau naik 21,5% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 9.128 unit.


Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara mulai dari H-10 sampai H+3 tercatat 1.095.562 orang atau naik 3,2% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 1.061.927 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 284.346 unit atau naik 6,9% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 265.874 unit.


*CORPORATE SECRETARY PT ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO)*

Share:

Pelaku Penganiayaan di Fly Over Natar Ditangkap Dua Jam Usai Kejadian


LAMPUNG SELATAN - Aparat kepolisian menangkap seorang pria berinisial W. (60) yang diduga melakukan penganiayaan dengan senjata tajam di kawasan Fly Over Kerawang Sari, Desa Kalisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (25/3/2026).

Pelaku yang diketahui merupakan warga Dusun Banjar Sari III, Desa Kalisari, Kecamatan Natar itu diamankan sekitar dua jam setelah kejadian oleh jajaran Polsek Natar setelah dilakukan penyelidikan berdasarkan laporan masyarakat. Kapolsek Natar, Setio Budi Howo, mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya memperoleh informasi dari saksi di lokasi kejadian.

“Kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara setelah menerima laporan. Berdasarkan keterangan saksi, identitas pelaku diketahui dan dalam waktu singkat berhasil diamankan,” kata Setio.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, korban A. (58), warga Dusun Tanjung Waras RT 07 RW 02, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, tengah berada di pinggir jalan untuk membeli minuman. Pelaku kemudian datang dan meminta korban untuk meminta maaf terkait persoalan lama yang diduga terjadi puluhan tahun lalu.

Namun, permintaan tersebut tidak diindahkan korban sehingga memicu cekcok antara keduanya. Dalam situasi tersebut, pelaku kemudian melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam yang mengenai pergelangan tangan kiri korban.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara pelaku melarikan diri dari lokasi usai melakukan aksinya. Petugas yang menerima laporan melalui layanan darurat segera melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku pada pukul 14.00 WIB di wilayah Dusun Poncol, Desa Kalisari, Kecamatan Natar.

“Pelaku mengakui perbuatannya saat dilakukan interogasi dan saat ini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Setio. Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sarung senjata tajam dan pakaian yang digunakan pelaku saat kejadian.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 466 KUHPidana tentang penganiayaan. Polisi mengimbau masyarakat untuk mengedepankan penyelesaian masalah secara damai serta menghindari tindakan kekerasan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. (Hms-Is)

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts