Portal Berita Online

Anggota DPRD Dampingi Bupati Pesisir Barat Tinjau Gotong royong di pekon Sumberrejo



Pesisir Barat,7/2/2026

Mad Muhizar,SE wakil ketua I DPRD Kabupaten pesisir barat lampung bersama.bupati pesisir Barat Dedi Irawan melihat dan datang langsung kelapangan guna berbaur dengan warga Pekon Sumberjo bergotong royong swadaya untuk memperbaiki jalan Lintas way haru menuju empat pekon yang ada di dalam/terisolir

dimana pekon sumberrejo merupakan lintasan darat jalan masuk kawasan wayharu tersebut.


Dalam kegiatan gotong royong bersama tersebut hadir juga Maulazi,SHI.MM camat Bangkunat berserta jajarannya, pihak TNI/POLRI, kehutanan/TNBBS masyarakat dan Peratin se-kecamatan Bangkunat

masyarakat.begitu antusias.dan bersemangat dalam bergotong royong menambal sulam lobang jalan sepanjang 3 km, sementara sirtu menggunakan.Angkutan mobil DumpTruk dari kali/way Bambang, dan alhamdulillah sukses sesuai harapan kita semua.


Mad Muhizar SE wakil ketua I DPRD kabupaten pesisir Barat dihadapan awak media menyampaikan bahwa, sebagai DPRD dapil Iii tentu merasa tanggung jawab moral dan kedinasan untuk memperbaiki infrastruktur wilayah dapilnya yakni kecamatan Bangkunat dan Ngaras, bukan hanya itu saya berkewajiban mencarikan solusi pada setiap usulan masyarakat dalam perubahan infrastruktur yang lebih baik, 


Masih kata.Mad Muhizar SE wakil ketua I DPRD kabupaten pesisir barat. Bahwa karena kita bersifat swadaya memperbaiki ruas ruas jalan yang rusak, tentu saya akan mencari langkah guna mencari sumber sirtu sebagai matrial tambal sulam lobang jalan tersebut, dan alhamdulillah kita mengambil sirtu sesuai kebutuhan untuk mengisi semua pekon yang ada di kecamatan Bangkunat, jadi bukan hanya pekon sumberrejo, namun semua pekon akan kita beri kesempatan yang sama menggunakan sirtu/pasir batu dalam perbaikan jalan.


Lebih jauh Mad Muhizar,SE wakil ketua I DPRD pesibar dari kader PDIP menjelaskan bahwa kegiatan pengambilan sirtu di kali way bambang bukan proyek atau bisnis, melainkan bentuk dan wujud solusi swadaya perbaikan jalan di seluruh pekon dapil III, dan Alhamdulillah bapak Bupati Dedi Irawan dapat membantu biaya Angkutan kendaraan dan alat berat Exsakapator selama beroperasi memenuhi kebutuhan Pekon yang ada di kecamatan Bangkunat, dan untuk tahap hari ini baru di pekon sumberrejo dan pekon kota jawa, dan kegiatan gotong royong kedua pekon tersebut, rombongan kami dengan bapak bupati bisa datang langsung dan kerja bersama sama masrakat setempat.


Oleh karena itu pada semua pihak untuk dapat memahami kegiatan kita ini sebagai bentuk pengabdian kita pada masarakat, untuk kesejahteraan masyarakat dapil.III yakni 14 pekon yang wajib kita bersama sama mengatasi segala bentuk kekurangan yang ada, tak lain niatan kita pasti sama demi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, amin amin yarobbal alamin tutup wakil ketua I DPRD pesisir Batat. (Yasir)

Share:

Bupati Pesisir Barat Tinjau Gotong Royong di Pekon Sumberrejo


Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat, Dedi irawan meninjau kegiatan gotong royong bersama masyarakat pekon (desa), Sabtu (7/2/2026). 

 

Peratin (kades) se-kecamatan Bangkunat ikut hadir dan kerja berbaur di masyarakat menaburkan tumpukan batu. 

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur penghubung antarwilayah, khususnya jalan yang ada di Pekon Sumberrejo ini merupakan gerbang masuk menuju jalan Lintas Way Haru yang menjadi akses vital bagi mobilitas warga dan perekonomian masyarakat, sementara terkait dua jembatan gantung Pamerihan dan Canguk turut dibicarakan secara umum dan akan dibahas lebih lanjut di lain waktu, namun akan tetap berpegang pada kesepakatan lintas sektor yang telah di buat beberapa waktu lalu


Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi serta mendengarkan keluhan terkait kondisi jalan dan jembatan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil peninjauan ini sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan dan peningkatan infrastruktur ke depan.


Bupati Pesisir Barat juga sempat melihat gotong royong perbaikan jalan menggunakan sirtu di Pekon Kota Jawa, serta berkunjung ke SDN 16 Krui yang ada di Pekon Kota Jawa, guna melihat keadaan sekolah tersebut dan akan memberikan bangunan satu unit 7 kelas di tahun 2027 mendatang. (Yasir)

Share:

PT. Juang Jaya Abdi Alam – FKH Universitas Gadjah Mada Berkolaborasi


Gunung Kidul, DI Yogyakarta – Upaya peningkatan populasi sapi Indonesia, serta penguatan sinergi antara industri dan pendidikan tinggi diwujudkan melalui kerja sama antara PT. Juang Jaya Abdi Alam (PT. JJAA) dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM).

Kerja sama tersebut ditandai dengan bantuan 18 ekor sapi betina indukan dari PT Juang Jaya Abdi Alam yang diterima oleh Teaching Farm Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada di Gunung Kidul pada 5 Februari 2026.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh General Manager PT. Juang Jaya Abdi Alam, William E. L. Bulo, serta Manager Breeding Kemitraan PT. Juang Jaya Abdi Alam, Drh. Neny Santy Jelita Lumbantoruan, bersama Dekan FKH Universitas Gadjah Mada Prof. drh. Teguh Budipitojo, MP., Ph.D., Wakil Dekan 1 Prof. drh. Agung Budiyanto, MP., Ph.D., Wakil Dekan 2, Prof. Dr. drh. Widagdo Sri Nugroho, M.P., Wakil Dekan 3 Prof. Dr. drh. Aris Haryanto, M.Si., Direktur Penelitian UGM Prof. Dr. Mirwan Ushada, S.T.P., M. App.Life.Sc., beserta jajaran pimpinan dan civitas akademika FKH Universitas Gadjah Mada.

Acara ini dihadiri pula oleh Direktur Komersial Sidoagung Group drh. Asrokh Nawawi, Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung program pengembangbiakan sapi potong sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor peternakan melalui pendekatan berbasis riset dan praktik lapangan.

Dalam kerja sama tersebut, PT. Juang Jaya Abdi Alam, bersama PT Sidoagung Group menyerahkan sebanyak 40 ekor sapi indukan atau betina produktif yang akan dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran, praktik lapangan, serta riset bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang proses pendidikan yang lebih aplikatif, khususnya dalam bidang kesehatan hewan, reproduksi ternak, dan manajemen pemeliharaan sapi potong.

Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan tinggi, sekaligus menjadi kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional melalui pengembangan sumber daya manusia, riset, inovasi, dan hilirisasi hasil penelitian. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung yang relevan dengan kebutuhan industri peternakan.

Bagi Provinsi Lampung, kerja sama ini memberikan manfaat strategis melalui peluang transfer ilmu, penguatan praktik peternakan, serta adopsi hasil riset dan inovasi. Sebagai salah satu sentra sapi potong, Lampung diharapkan dapat merasakan dampak positif dari kolaborasi industri dan akademisi ini dalam peningkatan kualitas peternakan rakyat serta dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.

Melalui kemitraan strategis ini, PT. Juang Jaya Abdi Alam menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan sektor peternakan nasional serta mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul dan inovatif yang siap menjawab tantangan pembangunan di masa depan.(rls)

Share:

Hilirisasi Ayam Terintegrasi Dimulai, Lampung Targetkan Nilai Tambah Peternakan


 Lampung Selatan ---- Gubernur Lampung yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, melakukan Groundbreaking Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi Tahun 2026 di Kebun Kedaton Trikora PTPN I Regional 7, Jati Agung, Jumat (6/2/2026).


​Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian untuk memastikan ketersediaan protein hewani yang berkualitas dan terjangkau. Lampung terpilih menjadi salah satu dari enam provinsi tahap pertama (Fase I) di Indonesia yang melaksanakan proyek hilirisasi terintegrasi ini.


Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Sekdaprov Marindo Kurniawan, ​Gubernur menegaskan bahwa program ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait penguatan pangan dan gizi sebagai prioritas nasional. 


"Hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya Asta Cita keempat tentang penguatan pembangunan sumber daya manusia. Salah satu program utamanya adalah program makanan bergizi gratis bagi anak sekolah, santri, balita, dan ibu hamil," ujar Gubernur.


​Gubernur menjelaskan bahwa proyek di Lampung mencakup empat infrastruktur kunci, yakni pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) berkapasitas 2.000 ekor, fasilitas parent stock dan hatchery, pabrik pakan ternak tahap kedua, serta pabrik tepung telur tahap kedua.


​Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan transformasi pengiriman komoditas unggas agar tidak lagi bergantung pada penjualan ayam hidup.


 "Pemerintah Provinsi Lampung mendorong agar ayam yang keluar dari Lampung tidak lagi dalam bentuk ayam hidup, tetapi sudah dipotong atau diolah. Dengan cara ini, maka nilai tambahnya akan semakin lebih besar dan manfaat ekonominya lebih terasa bagi masyarakat," tegasnya.


​Data tahun 2025 mencatat potensi unggas Lampung yang sangat besar, dengan pengiriman daging mencapai 19 juta kilogram dan 16 juta ekor ayam hidup. Melalui pembangunan RPHU dan fasilitas cold storage, potensi ini diharapkan dapat dioptimalkan untuk meningkatkan pendapatan daerah. 


Guna memastikan kelancaran distribusi, Pemprov Lampung juga telah menggandeng BUMD Dharma Jaya milik Pemprov DKI Jakarta sebagai mitra pemasaran.


​Menutup sambutannya, Gubernur mengingatkan agar program yang dibiayai dana pusat ini dijalankan dengan penuh integritas dan transparansi. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari peternak hingga akademisi, untuk bersinergi menjadikan Lampung sebagai contoh sukses hilirisasi peternakan nasional.


Sementara itu, Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I, Teddy Yunirman Danas, menegaskan bahwa proyek ini merupakan langkah bersejarah bagi industri peternakan di Lampung. Pembangunan ini mencakup tiga infrastruktur utama yang akan membentuk ekosistem peternakan modern yang efisien dan kompetitif.


​"Di lokasi ini (Kedaton) akan dibangun Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) dan Cold Storage di atas lahan seluas 5 hektar. Selain itu, kami juga menyiapkan lahan di Kebun Bergen untuk fasilitas Parent Stock dengan kapasitas 10 juta DOC per tahun, serta pembangunan pabrik pakan. Ini adalah ekosistem lengkap dari hulu ke hilir," ujar Teddy.


​Teddy kemudian menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini memiliki nilai strategis dalam mendukung program prioritas nasional, yaitu penyediaan Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan adanya fasilitas pengolahan dan penyimpanan yang memadai, distribusi protein hewani bagi masyarakat dapat lebih terjamin kualitas dan ketersediaannya.


Danantara Indonesia, melalui PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD, secara resmi memulai groundbreaking hilirisasi pengembangan industri ayam terintegrasi di enam provinsi di Indonesia.


Keenam provinsi tersebut adalah Jawa Timur (Kabupaten Malang), Gorontalo (Kabupaten Gorontalo Utara), Lampung (Kabupaten Lampung Selatan), Sulawesi Selatan (Kabupaten Bone), Kalimantan Timur (Kabupaten Penajam Paser), dan Nusa Tenggara Barat (Kabupaten Sumbawa).


​Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Pakan Ditjen PKH Kementerian Pertanian, Regional Head PTPN I Regional 7, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Bupati Lampung Selatan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share:

Dukung Instruksi Presiden, Pemprov Lampung Laksanakan KORVE di Teluk Betung Timur


Bandar Lampung --- Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung melaksanakan kegiatan KORVE Gerakan Bersih-bersih Serentak di sepanjang jalan menuju Pulau Pasaran hingga kawasan Pulau Pasaran, Jumat (06/02/2026).


Kegiatan diawali dengan apel bersama, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan serta jajaran Forkopimda hadir dalam apel tersebut. Usai apel, seluruh unsur yang hadir, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, turun langsung dan terlibat aktif dalam kegiatan bersih-bersih bersama masyarakat.


Aksi gotong royong ini didukung oleh masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga para pemangku kepentingan yang bersama-sama membersihkan sampah di kawasan tersebut.


Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengatakan, kegiatan KORVE merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden yang juga diperkuat dengan Instruksi Gubernur Lampung Nomor 8 Tahun 2026 tentang pelaksanaan KORVE.


"Alhamdulillah, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung, atas arahan Bapak Gubernur Lampung, melaksanakan instruksi Presiden untuk melakukan KORVE atau gerakan bersih-bersih secara gotong royong di lingkungan sekitar," ujar Marindo.


Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam menumbuhkan budaya bersih di tengah masyarakat.


"Hari ini kita lihat bersama, Bu Wali Kota Eva Dwiana dan Forkopimda Kota Bandar Lampung turun langsung membersihkan sampah, khususnya di Kecamatan Teluk Betung Timur, Kelurahan Kota Karang, Pulau Pasaran. InsyaAllah ini dapat membangkitkan motivasi masyarakat untuk membudayakan hidup bersih dan peduli terhadap lingkungan," lanjutnya.


Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.


"Kita melakukan bersih-bersih bersama antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Kota Bandar Lampung. Alhamdulillah, antusias masyarakat luar biasa, baik dari Kota Bandar Lampung maupun dari provinsi," kata Eva Dwiana.


Ia berharap gerakan KORVE dapat terus digelorakan dan menjadi budaya di seluruh wilayah Lampung.


"Harapan kita bukan hanya Bandar Lampung saja, tetapi semua kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Ayo kita sama-sama bersih-bersih daerah kita masing-masing untuk mendukung Asta Cita dan arahan Bapak Gubernur Lampung. Kalau kita semua bersih, insyaAllah Provinsi Lampung akan semakin luar biasa," ujarnya.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan bersama Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan jajaran Forkopimda juga meninjau langsung sentra pengolahan ikan teri di Pulau Pasaran sebagai salah satu potensi unggulan ekonomi masyarakat pesisir. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share:

DPMPPTSP Lampung Selatan Bersih-bersih Halaman Kantor


LAMPUNG SELATAN – DPMPPTSP Kabupaten Lampung Selatan, lakukan aksi bersih-bersih di halaman depan kantor, untuk wujudkan kepedulian terhadap lingkungan, menindaklanjuti Intruksi Presiden Prabowo Subianto dan bupati Lamsel Radityo Egi Pratama mengenai gerakan ASRI (Aman, Sehat,Resik, dan Indah).


Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan yang terus ditunjukkan oleh Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Lamsel Melalui gerakan ASRI, kegiatan kurvey atau aksi bersih-bersih di kawasan depan kantor DPMPPTSP yang berada di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, pada Pagi hari Jum’at pukul 07:00 sampai 09:00 WIB, tanggal 6/2/2026.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Asnawi , SE,M.M, kepada bidang perizinan dan non perizinan DPMPPTSP Lamsel, bersama jajarannya para staf. Aksi sosial ini menjadi bagian dari upaya DPMPPTSP Kabupaten Lampung Selatan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung terciptanya Asri aman, bersih, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.


Dalam keterangannya, Asnawi , SE,M.M, mewakili kepala dinas DPMPPTSP Lamsel Rio Gismara S.H, menyampaikan bahwa kegiatan kurvey ini tidak hanya berfokus pada pembersihan sampah, namun juga sebagai sarana untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan kantor masing-masing.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak para staf dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Lingkungan yang bersih bukan hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan dan keberlanjutan,” Ujarnya Asnawi , SE,M.M.


Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menjaga dan mempererat hubungan antara para staf melalui kegiatan sosial kemasyarakatan yang bermanfaat langsung sesuai arahan pimpinan kita bupati Lamsel bapak Radityo Egi Pratama.


Aksi bersih-bersih tersebut melibatkan sejumlah staf DPMPPTSP Lamsel diantaranya: Asnawi , SE,M.M, kepada bidang perizinan dan non perizinan DPMPPTSP Lamsel, Ade Ikhsan,S.H kepala bidang pengawasan dan penanaman modal DPMPPTSP Lamsel, Alen pegawai DPMPPTSP, dan pegawai Desi, Fitri Rosa, Komariah, Mala Novtharina,Wandra ikadi, Yuda, Sutris, Sumarni, Rita Sahara, Andri prayoga serta staf lainnya.


“Rangkaian kegiatan ini diawali persiapan pada pukul 07.00 WIB. Selanjutnya, berakhir pada pukul 09.30 WIB, dalam situasi aman dan kondusif”. Jelasnya.


Melalui kegiatan ini, DPMPPTSP Lampung Selatan berharap kebersihan kantor dapat terus terjaga serta memberikan dampak positif terhadap pengunjung peningkatan pelayanan masyarakat.


Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh staf demi menjaga kelestarian lingkungan kantor.


Lanjutnya, Asnawi SE,M.M, kepada bidang perizinan dan non perizinan DPMPPTSP Lamsel, ditahun ini 2026 kita fokus mempercepat perizinan berusaha dan investasi melalui sosialisasi OSS-RBA dan program “Jemput Bola Izin UMKM” (Jebolin UMKM). Layanan proaktif ini mempermudah legalitas pelaku usaha, didukung kolaborasi dengan Kejaksaan, serta peningkatan studi tiru ke daerah lain.


Berikut adalah highlight berita dan kegiatan terkini DPMPPTSP Lampung Selatan:


Program Jemput Bola (Jebolin UMKM):


DPMPPTSP Lampung Selatan bersama Kejari dan pihak kecamatan melakukan jemput bola untuk mempermudah perizinan UMKM langsung di tingkat kecamatan, seperti di Kalianda.


Percepatan Investasi & OSS-RBA: DPMPPTSP aktif menyosialisasikan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA) ke berbagai kecamatan untuk mempermudah izin usaha, contohnya di Kecamatan Ketapang.


Penyelesaian Masalah Investasi: Menggelar pertemuan untuk membahas hambatan realisasi investasi di Lampung Selatan, melibatkan stakeholder terkait.


Studi Tiru & Inovasi: Melakukan studi tiru (misal ke Kabupaten Bekasi) untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.


Fokus pada Kawasan Strategis: Menggenjot investasi, terutama di kawasan sekitar pintu keluar tol Kalianda.


DPMPPTSP Lampung Selatan terus berkomitmen mempermudah perizinan bagi pelaku usaha mikro hingga makro guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. (Red)

Share:

Sekdakab Pesisir Barat Ikuti Rapat Koordinasi Virtual Dengan Kantor Staf Kepresidenan


PESISIR BARAT - Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko,  mewakili Bupati Pesisir Barat, mengikuti rapat koordinasi bersama Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia (KSP RI) terkait progres pembangunan akses jalan menuju RSUD KH. Muhammad Thohir Kabupaten Pesisir Barat. Rapat tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Batu Gukhi, Jumat (6/2/2026).

Turut hadir mendampingi Sekretaris Daerah, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. Zukri Amin, M.P., Plt. Kepala Dinas PUPR, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), serta Direktur RSUD KH. Muhammad Thohir Pesisir Barat.

Dalam penyampaiannya, Sekda Tedi Zadmiko menyampaikan rasa syukur atas hasil positif dari rapat koordinasi tersebut.

“Alhamdulillah, perjuangan kita membuahkan hasil dan mulai menemukan titik terang. Setelah rapat koordinasi ini, pembangunan akses jalan menuju RSUD KH. Muhammad Thohir insyaallah akan dibiayai langsung oleh PU Bina Marga Pusat. Ini merupakan buah dari koordinasi intensif serta doa seluruh masyarakat Pesisir Barat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sekda menjelaskan bahwa penanganan pembangunan jalan tersebut tidak lagi sepenuhnya membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan akan diambil alih oleh anggaran PU Bina Marga Pusat.

Setelah melalui serangkaian pemaparan teknis, pihak pemerintah pusat menyetujui bahwa akses jalan menuju rumah sakit merupakan prioritas utama dan harus segera dilanjutkan pembangunannya.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat, diharapkan pembangunan akses jalan menuju RSUD KH. Muhammad Thohir dapat segera terealisasi dengan spesifikasi sesuai standar nasional, sehingga mampu menopang beban kendaraan berat serta menunjang mobilitas tinggi, khususnya untuk layanan kesehatan darurat.

Kepastian keterlibatan pemerintah pusat dalam proyek strategis ini menjadi tonggak penting bagi peningkatan konektivitas di Kabupaten Pesisir Barat. RSUD KH. Muhammad Thohir, sebagai rumah sakit rujukan utama, kini semakin dekat untuk memiliki akses jalan yang layak, aman, dan representatif bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis.

Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh proses administrasi dan teknis di lapangan, agar pelaksanaan pembangunan oleh pihak kementerian dapat segera dimulai dan berjalan tanpa hambatan. (Yasir)

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts