Portal Berita Online

Polsek Candipuro Antarkan Motor Hasil Curian pada Warga


LAMPUNG SELATAN - Senyum lega akhirnya kembali menghiasi wajah Indah Lestari, seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari mengelola warung buah di Desa Sidoasri, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan. Sepeda motor miliknya yang sempat dicuri berhasil ditemukan polisi dan diantarkan langsung ke tempat usahanya oleh jajaran Polsek Candipuro, Senin (27/7/2026).

Pengembalian kendaraan dilakukan oleh Kapolsek Candipuro Iptu Ali Humaeni, didampingi Kanit Reskrim. Polisi sengaja mengantarkan motor ke warung milik korban karena mengetahui Indah tidak dapat meninggalkan usahanya yang menjadi sumber penghidupan keluarga.

“Kami mengembalikan kendaraan milik Mbak Indah yang beberapa waktu lalu menjadi korban pencurian. Semoga motor ini bisa kembali dipergunakan untuk mendukung usaha dan aktivitas sehari-hari,” kata Iptu Ali Humaeni saat menyerahkan kendaraan.

Bagi Indah, motor tersebut bukan sekadar alat transportasi. Kendaraan itu menjadi penunjang utama untuk menjalankan usaha berjualan buah yang setiap hari ia kelola. Karena itu, pengembalian motor di lokasi usahanya menjadi bentuk pelayanan yang memudahkan korban tanpa harus meninggalkan pekerjaannya.

Ekspresi bahagia terpancar dari wajah Indah, ia bersyukur motornya bisa kembali dalam kondisi utuh. “Terima kasih kepada Polsek Candipuro, khususnya Pak Kapolsek. Motor saya sudah kembali dan tidak dipungut biaya sepeser pun, semuanya gratis,” ujar Indah.

Pengembalian kendaraan menunjukan proses penanganan perkara tidak berhenti pada penangkapan pelaku, tetapi juga memastikan hak korban dapat dipulihkan.

Kasus ini bermula dari pencurian yang terjadi di ruko buah milik Indah di Dusun Sidoluhur, Desa Sidoasri, Kecamatan Candipuro, pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 03.15 WIB. Dalam aksi tersebut, pelaku membawa kabur satu unit Honda Beat tahun 2024 beserta sebuah timbangan duduk, sehingga korban mengalami kerugian sekitar Rp19 juta.

Pada Selasa (21/7/2026) dini hari di wilayah Candipuro dua tersangka yang diamankan yakni SW alias Tukul (33), warga Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, dan KMS (43), warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.

Polisi juga menyebut kedua tersangka merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor. Khusus SW telah beberapa kali melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polsek Candipuro.

Berdasarkan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional, pelaku kejahatan ini diancam dengan hukuman pidana penjara paling lama sembilan tahun. (red-Hms)

Share:

Pesan Dinkes Lampung Selatan Pada Warga


LAMPUNG SELATAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan katakan warga  setempat sudah tidak berak sembarangan atau buang air besar sembarangan (BABS) karena sudah deklarasi ODF. Dan mendorong penetapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan target pencapaian tahun 2026 sebesar 75 persen.

‎Seperti di nukil di media online kompasraya.com, hingga saat ini, realisasi penetapan STBM di Lampung Selatan telah menyentuh angka yang cukup signifikan. Sebanyak 55 desa STBM yang tersebar di 17 kecamatan telah berhasil mengimplementasikan program sanitasi tersebut.

‎Pihak Diskes Lampung Selatan mengacu pada pedoman nasional, program STBM di Lamsel mengusung pendekatan perubahan perilaku melalui lima pilar utama. Kelima pilar tersebut meliputi penghentian praktik buang air besar sembarangan (BABS), pembiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS), pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga yang sehat, pengamanan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga yang ramah lingkungan.

‎Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Devi Arminanto, S,K,M,,MM menegaskan bahwa keberhasilan STBM tidak semata-mata pada pembangunan fasilitas fisik, melainkan bagaimana masyarakat mengubah kebiasaan hidupnya.

‎“Kami terus melakukan pendampingan dan sosialisasi di desa-desa. Intinya, keberhasilan STBM sangat bergantung pada perubahan perilaku masyarakat untuk hidup lebih bersih dan sehat. Target 75 persen desa akan kami kejar dengan percepatan program pemicuan di masyarakat,” ujar Devi Arminanto.

‎Saat awak media koridoor86.com, mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Devi Arminato. Dirinya mengatakan untuk BABS sudah 100 % dan pada tahun 2020 sudah deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan.

‎Perlu diketahui, jenis penyakit yang berbasis lingkungan yakni ;

‎ISPA: Dipicu oleh polusi udara, debu, dan asap di sekitar tempat tinggal.
Diare: Disebabkan oleh air minum atau makanan yang tercemar kuman akibat sanitasi yang buruk.

‎Demam Berdarah (DBD): Ditularkan oleh nyamuk yang berkembang biak di genangan air kotor.

‎Malaria: Disebabkan oleh gigitan nyamuk di lingkungan dengan banyak genangan air atau semak.

‎Penyakit Kulit: Dipicu oleh lingkungan yang kotor, lembap, dan kurangnya air bersih.
‎Leptospirosis: Disebabkan oleh bakteri dari urine tikus yang mencemari lingkungan saat banjir.

‎TBC Paru: Dipengaruhi oleh kondisi rumah yang padat, lembap, dan minim ventilasi udara
‎(red)

Share:

Juru Tulis Pekon Kota Jawa Diangkat Sebagai Plt Peratin

 


Pesisir Barat - Akhirnya  Peratin Pekon (Kades) Kota Jawa Kecamatan Bangkunat Kabupaten Pesisir Barat, Lampung diberhentikan sementara dari jabatannya berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kabupaten Pesisir Barat tertanggal 16 juli 2026.

Dalam hal ini untuk pelayanan terhadap masyarakat Pekon Kota Jawa agar tetap berjalan seperti biasa, maka jabatan juru tulis Iskandar diangkat sebagai Plt pelaksana tugas dengan kategori paling lama tiga bulan, Iskandar juru tulis sebagai Plt Pekon Kota Jawa, paling lama 3 bulan, diberhentikan sementara dan mengangkat Iskandar sebagai pelaksana tugas sementara sembari menunggu perkembangan lebih lanjut

Camat Bangkunat Maulazi berpesan serta mengucapkan terima kasih pada peratin Hendra, yang sudah mengabdikan diri selama menjabat Peratin di Pekon Kota Jawa serta pelayanan terhadap masyarakat Pekon Kota Jawa.
"Juga kami ucapkan selamat kepada Iskandar juru tulis yang akan melaksanakan tugas sementara (Plt) di Pekon Kota Jawa, tentu dengan harapan mampu melaksanakan tugas dengan penuh rasa tangung jawab serta mampu mengikuti regulasi aturan yang ada, " kata dia. ( Yasir ).

Share:

Polsek Ketibung Lampung Selatan Bekuk Pelaku Pembobol Rumah


LAMPUNG SELATAN - Gerak cepat Tim Tekab 308 Presisi Polsek Katibung kembali membuahkan hasil. Seorang pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang membobol rumah warga di Dusun Purwodadi, Desa Pardasuka, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, berhasil diringkus kurang dari 24 jam setelah aksi kejahatannya.

Kapolsek Katibung, IPTU Dita Hidayatullah, S.H., M.H., membenarkan keberhasilan jajarannya dalam mengungkap kasus tersebut. Menurutnya, pelaku berhasil ditangkap setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan korban serta informasi yang diperoleh di lapangan.

"Pelaku berinisial Z.I. (25), warga Dusun Purwodadi, Desa Pardasuka, Kecamatan Katibung, berhasil kami amankan setelah identitasnya terungkap melalui proses penyelidikan," ujar IPTU Dita.

Peristiwa pencurian terjadi pada Selasa, 21 Juli 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, pelaku diduga membobol pintu belakang rumah korban sebelum masuk ke dalam rumah dan menggasak uang tunai sebesar Rp1.100.000 serta satu unit telepon genggam Vivo Y16 warna hitam.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp1,8 juta.
"Pelaku merusak pintu belakang rumah korban untuk masuk ke dalam rumah, kemudian mengambil uang tunai dan telepon genggam yang berada di dalam kamar," jelas Kapolsek.

Dari tangan tersangka, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa selembar uang pecahan Rp50 ribu, satu potong kaos warna hijau, satu potong celana pendek warna biru, sebilah pisau bergagang kayu warna cokelat, serta satu lembar nota pembelian handphone yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolsek Katibung guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Atas perbuatannya, tersangka kami proses sesuai Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana mengenai pencurian dengan pemberatan," tegas IPTU Dita.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan rumah, terutama saat ditinggalkan dalam keadaan kosong. Warga diminta segera melaporkan setiap tindak pidana atau aktivitas mencurigakan melalui layanan Kepolisian 110 maupun kantor polisi terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti respons cepat jajaran Polsek Katibung dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat dari tindak kejahatan di wilayah hukumnya.

(Red)

Share:

HUT Demokrat, DPC Lampung Selatan Baksos Bersih Pantai Kalianda


LAMPUNG SELATAN - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Lampung Selatan menggelar bakti sosial berupa aksi bersih pantai dan penanaman pohon di kawasan Pantai Batu Rame, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (24/7/2026).

Mengusung tema "Langit Biru, Indonesia Asri", kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari kader Partai Demokrat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, relawan, dan masyarakat. Dengan semangat gotong royong, para peserta membersihkan kawasan pesisir dari sampah sekaligus menanam pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat yang dipimpin oleh Ketua Umum Partai Demokrat Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Sekretaris Jenderal Dr. Ir. Herman Khaeron. Melalui tema "Langit Biru, Indonesia Asri", Partai Demokrat ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Kaban Kesbangpol Lamsel martoni Sani, membacakan sambutan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif Partai Demokrat yang memperingati hari jadinya dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat. Semoga Partai Demokrat semakin maju, semakin dicintai masyarakat, dan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah," ujar Martoni Sani membacakan sambutan Bupati.

Bupati juga berharap semangat menjaga lingkungan terus ditanamkan kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Kegiatan bersih pantai dan penanaman pohon ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan gerakan nyata untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Sinergi antara pemerintah, partai politik, organisasi kepemudaan, dan masyarakat menjadi modal penting mewujudkan Lampung Selatan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan," lanjutnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Lampung Selatan, Muhammad Junaidi, S.H., mengatakan peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat menjadi momentum untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

"Alhamdulillah, peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Lampung Selatan dapat terlaksana dengan baik. Kami sengaja memilih kegiatan bersih pantai dan penanaman pohon agar hari ulang tahun partai ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan, bukan sekadar seremoni," ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, seluruh kader Partai Demokrat, KNPI, Karang Taruna, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga demi kemajuan Lampung Selatan," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Jenggis Khan Haikal, S.H., M.H., menegaskan bahwa usia ke-25 tahun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Partai Demokrat dalam mengabdi kepada masyarakat.

"Hari jadi ke-25 Partai Demokrat bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan bersih pantai dan penanaman pohon ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih dan hijau merupakan warisan terbaik bagi generasi mendatang," tegas Jenggis.

Ia menambahkan, Partai Demokrat akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

"Kami berharap semangat gotong royong seperti ini terus tumbuh. Partai Demokrat akan selalu menjadi bagian dari solusi, bekerja bersama pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan Lampung Selatan yang semakin maju, bersih, hijau, dan sejahtera," pungkasnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan aksi penanaman pohon dan bersih-bersih di sepanjang pesisir Pantai Batu Rame.

Perlu diketahui, yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah : Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung Dr. H. Edy Irawan, S.E., M.Ec., Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Lampung Selatan Muhammad Junaidi, S.H., Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Lampung Selatan Jenggis Khan Haikal, S.H., M.H., Bendahara Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Lampung Selatan Ayu Komalasari, S.H., Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Martoni Sani, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Erdiyansyah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yespi Cory, Plt, Kabid Persampahan dan lb3, Muherwan murud, Ketua KNPI Kabupaten Lampung Selatan Merik Havit, S.H., M.H., Ketua Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan Sahirul Hidayat, Ketua Laskar Lampung panglima Nero, serta Camat Kalianda Ruris Apdani, S.Pd. yang diwakili Sekretaris Kecamatan Muhammad Nur Lurah Way Urang Iman Wahyudi SH., MM. (Juh-Is)

Share:

Kecelakaan Maut di Desa Canggu Lampung Selatan, Dua Orang Meninggal


LAMPUNG SELATAN, – Kecelakaan maut terjadi di Desa Canggu, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu, (22/7/2026) sekitar pukul 16.22 WIB. Sebuah mobil bak terbuka jenis Suzuki Carry dengan pelat nomor BE. 8733. QC, yang diketahui milik Pondok Pesantren Miftahul Huda diduga hilang kendali saat melaju dari arah pintu Tol Kalianda menuju Jalan Lintas Sumatera hingga menabrak sebuah rumah warga.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kendaraan diduga kehilangan kendali sesaat setelah keluar dari kawasan pintu tol. Jejak ban yang membekas di permukaan jalan menunjukkan pengemudi diduga membanting setir ke arah kanan. Hingga mobil kemudian melompati parit, menghantam gundukan batu di halaman rumah warga, menerobos teras depan rumah, lalu terus melaju hingga menghantam bak penampungan air di halaman rumah tetangga.

Kendaraan baru berhenti sekitar 10 meter dari rumah yang ditabrak dengan posisi menghadap kembali ke arah jalan raya.
Benturan keras itu mengakibatkan bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Bemper dan lampu depan terlepas dari dudukannya, pintu penumpang sebelah kiri ringsek, sementara aki yang berada di sisi kiri kendaraan terlepas hingga pecah.

Di dalam kendaraan terdapat tujuh orang. Enam penumpang terpental keluar dan tergeletak di halaman rumah warga, sedangkan sopir masih berada di dalam kabin dalam kondisi terjepit.

Warga yang mendengar suara benturan langsung berhamburan menuju lokasi untuk memberikan pertolongan sebelum mengevakuasi seluruh korban ke RSUD Bob Bazar Kalianda.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dua orang korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Sementara korban lainnya masih menjalani perawatan medis. Hingga berita ini diterbitkan, identitas para korban belum disampaikan secara resmi oleh pihak berwenang.

Pemilik rumah yang ditabrak, Winda, mengaku dirinya bersama anak-anaknya baru saja keluar dari rumah beberapa saat sebelum kecelakaan terjadi. Sesampainya dirumah orang tuanya, yang berada tidak jauh di belakang rumahnya ketika itu ia tiba-tiba terdengar suara benturan yang sangat keras.

”Saya baru saja keluar rumah bersama anak-anak. Tidak lama kemudian terdengar suara tabrakan yang keras. Saat saya melihat ke depan, para penumpang sudah tergeletak di pekarangan rumah,” ujar Winda.

Beruntung, tidak ada korban dari pihak penghuni rumah. Namun, teras rumah mengalami kerusakan akibat dihantam kendaraan.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Dugaan sementara, pengemudi kehilangan kendali sehingga kendaraan keluar dari jalur dan menabrak rumah warga. (Ar.mcl-Is)

Share:

Pemkab Pesibar Susun Dokumen Kajian Pengembangan Kompleks Perkantoran Terpadu


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat, Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah menyusun Dokumen Kajian Pengembangan Kompleks Perkantoran Terpadu Berbasis Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Lamban Juang, Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Selasa, 21 Juli 2026.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, dan dihadiri Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Drs. Gunawan, M.Si., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesisir Barat Belly Oscar, S.H., M.H., Sekretaris Diskominfotiksan Hamidi, S.Si., M.Ak., perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), narasumber dari PT Bumi Karya Konsultan Riyad Maulana, S.P.W.K., M.R.K., serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menegaskan bahwa pembangunan daerah yang berkualitas tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penyediaan sarana pemerintahan yang mampu mendukung pelayanan publik secara efektif, efisien, nyaman, serta berwawasan lingkungan.

Menurutnya, meningkatnya kebutuhan pelayanan kepada masyarakat menuntut Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat untuk mempersiapkan kawasan perkantoran yang dirancang secara terpadu, modern, representatif, dan mampu mengakomodasi perkembangan penyelenggaraan pemerintahan dalam jangka panjang.

“Melalui penyusunan kajian ini, kita ingin menghadirkan kawasan perkantoran yang tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga mencerminkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, dokumen kajian tersebut akan menjadi landasan ilmiah dan teknis dalam merumuskan arah pengembangan kompleks perkantoran dengan memperhatikan berbagai aspek penting, mulai dari penataan ruang, efisiensi penggunaan lahan, konservasi lingkungan, efisiensi energi, mitigasi bencana, aksesibilitas, hingga kenyamanan bagi aparatur dan masyarakat.

Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data, informasi, serta masukan yang konstruktif sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Menurutnya, sinergi dan kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci agar dokumen yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan selaras dengan arah pembangunan daerah serta kebijakan penataan ruang.

Kepada tim penyusun, Bupati berpesan agar seluruh tahapan kajian dilaksanakan secara profesional, objektif, dan berbasis data yang akurat. Selain itu, kajian harus memperhatikan aspek efisiensi, kelestarian lingkungan, mitigasi bencana, serta kemampuan keuangan daerah sehingga menghasilkan perencanaan yang realistis dan berkelanjutan.

Ia berharap kawasan perkantoran yang direncanakan nantinya dapat menjadi pusat pemerintahan yang modern, hijau, nyaman, serta mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Pesisir Barat.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum ekspose tersebut sebagai ruang diskusi yang produktif guna menyempurnakan substansi kajian. Dengan demikian, dokumen yang dihasilkan dapat menjadi pedoman dalam mewujudkan kompleks perkantoran terpadu yang ramah lingkungan dan berkelanjutan sebagai wajah baru pusat pemerintahan Kabupaten Pesisir Barat pada masa depan.(yasir)

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts