Portal Berita Online

Kapolda Lampung cek Kesiapan Pelabuhan Bakauheni Jelang Operasi Ketupat Krakatau 2026


LAMPUNG SELATAN - Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf melakukan pengecekan langsung ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (4/3/2026), guna memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi lonjakan arus mudik Lebaran, mengingat Pelabuhan Bakauheni merupakan salah satu pelabuhan tersibuk di Indonesia yang menjadi pintu gerbang utama penghubung Pulau Sumatera dan Pulau Jawa.

Dalam pengecekan tersebut, Irjen Pol Helfi Assegaf meninjau sejumlah titik strategis di kawasan pelabuhan, mulai dari area antrean kendaraan, kantong parkir, dermaga penyeberangan, hingga kesiapan personel pengamanan yang akan dilibatkan dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026.

Selain meninjau pelabuhan utama, Kapolda Lampung juga melakukan pengecekan terhadap dua dermaga alternatif yang disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan kendaraan pemudik, yakni Dermaga PT Sumur Makmur Abadi (SMA) dan Dermaga PT Bandar Bakau Jaya (BBJ).

Kedua dermaga tersebut dipersiapkan sebagai dermaga alternatif darurat yang sewaktu-waktu dapat dioperasionalkan guna membantu mengurai kepadatan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni pada saat puncak arus mudik.

Kapolda Lampung menegaskan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh unsur pengamanan, pelayanan, serta manajemen arus kendaraan dapat berjalan optimal saat puncak arus mudik nanti.

“Pelabuhan Bakauheni merupakan salah satu titik krusial dalam arus mudik nasional.
Oleh karena itu, kita memastikan seluruh kesiapan mulai dari pengamanan, rekayasa lalu lintas hingga pelayanan kepada masyarakat sudah dipersiapkan secara maksimal,” ujar Irjen Pol Helfi Assegaf.

Dalam rangka mengantisipasi lonjakan pemudik, Polda Lampung bersama stakeholder terkait telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya: Peningkatan jumlah personel pengamanan dari Polda Lampung dan Polres jajaran yang akan ditempatkan di titik-titik strategis di kawasan pelabuhan.

Penguatan koordinasi dengan ASDP, TNI, pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memastikan kelancaran operasional penyeberangan.

Penerapan rekayasa lalu lintas dan pengaturan antrean kendaraan guna mencegah terjadinya kepadatan panjang di jalur menuju pelabuhan.

Penyediaan buffer zone dan kantong parkir tambahan sebagai tempat penampungan kendaraan apabila terjadi lonjakan kendaraan pemudik.

Optimalisasi pemanfaatan dermaga alternatif, termasuk Dermaga PT Sumur Makmur Abadi (SMA) dan Dermaga PT Bandar Bakau Jaya (BBJ) apabila terjadi peningkatan signifikan volume kendaraan pemudik.

Optimalisasi pos pengamanan dan pos pelayanan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Selain itu, Polda Lampung juga akan mengoptimalkan sistem pemantauan melalui CCTV dan patroli intensif guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kapolda Lampung juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama.

“Dengan kesiapan yang matang serta sinergi seluruh pihak, kita berharap pelaksanaan arus mudik melalui Pelabuhan Bakauheni dapat berjalan aman, lancar dan kondusif,” tutup Irjen Pol Helfi Assegaf. **

Share:

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Bakauheni Siapkan Layanan Prima Hadapi Arus Mudik dan Lebaran


LAMPUNG SELATAN – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026/1447 Hijriah.

Sebanyak 57 unit kapal disiagakan untuk melayani penyeberangan di lintasan utama Merak–Bakauheni. Kesiapan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jumpa Pers dan Buka Puasa Bersama Media yang digelar di Ruang VIP Kantor Cabang Utama Bakauheni PT ASDP Indonesia Ferry, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat silaturahmi serta meningkatkan sinergi antara PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni dengan insan media.

Dalam kegiatan tersebut, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran arus penumpang dan kendaraan selama periode mudik Lebaran.

Salah satu strategi yang diterapkan adalah pembagian jalur kendaraan sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) guna mengurai potensi kepadatan di pelabuhan. “Beberapa kendaraan akan dilayani melalui Pelabuhan Bakauheni, sementara kendaraan besar khususnya logistik akan dialihkan ke pelabuhan alternatif seperti Pelabuhan BBJ, Wika Beton, dan SMA. Ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” ujar Partogi.

Ia menjelaskan kendaraan yang dapat menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni meliputi pejalan kaki, sepeda motor, kendaraan pribadi, serta pick-up, sedangkan kendaraan logistik dan truk besar akan diarahkan menuju pelabuhan alternatif.

Prediksi Lonjakan Penumpang
Berdasarkan data tahun sebelumnya, jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran tercatat sekitar 1.253.200 orang. Pada tahun 2026 diperkirakan meningkat sekitar 2,11 persen menjadi 1.376.970 orang.

Sementara itu, kendaraan roda empat pada tahun lalu tercatat 169.147 unit, dengan total kendaraan mencapai sekitar 313.550 unit.

Tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 1,99 persen, sehingga kendaraan roda empat diproyeksikan mencapai 172.712 unit, dengan total kendaraan sekitar 319 ribu unit.
“Secara nasional kenaikan diperkirakan sekitar 1,7 persen, namun khusus lintasan Merak–Bakauheni angkanya sedikit lebih tinggi,” jelasnya.

57 Kapal Disiagakan
Untuk mendukung kelancaran arus penyeberangan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.

Dalam operasional harian, sekitar 28 kapal akan beroperasi secara bergantian, sementara sisanya disiapkan sebagai kapal cadangan guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

Selain itu, pelabuhan alternatif juga akan difungsikan, di antaranya Pelabuhan Ciwandan yang akan dilayani sekitar 12 kapal, serta Pelabuhan BBJ untuk membantu distribusi kendaraan.

ASDP juga akan menerapkan sistem single tarif pada dermaga eksekutif guna pemerataan distribusi kendaraan dan penumpang selama masa angkutan Lebaran.

ASDP memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 18–19 Maret 2026, sedangkan arus balik diperkirakan terjadi pada H+3 hingga H+4 Lebaran, atau sekitar 25–26 Maret 2026.
Namun jadwal tersebut masih dapat berubah mengikuti kebijakan pemerintah terkait libur nasional dan cuti bersama.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, ASDP juga menyiapkan tiga skema operasional, yaitu skema normal, skema padat, dan skema sangat padat, yang akan diterapkan sesuai kondisi di lapangan.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan baik di kapal maupun di pelabuhan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman,” ungkap Partogi.

ASDP juga berharap dukungan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026.(Red)

Share:

Safari Ramadan di Desa Pisang, Gubernur dan Bupati Egi Tebar Bantuan untuk Masjid dan Anak Yatim


LAMSEL, Penengahan - Suasana sore di Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, terasa berbeda pada Kamis (5/3/2026).

Masjid Al-Falah dipenuhi warga yang antusias menyambut kedatangan rombongan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Kehadiran Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran pemerintah provinsi disambut hangat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dan masyarakat setempat.

Kunjungan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi itu dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, serta sejumlah pejabat utama Pemprov Lampung.

Rombongan gubernur disambut Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Turut hadir pula Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PAN H.M. Hazizi, Tokoh Adat Sai Batin Lima Marga, pimpinan organisasi keagamaan, FKUB, FKPP, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Selain menjadi ajang silaturahmi, Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial. Pemprov Lampung menyerahkan dana hibah masjid sebesar Rp30 juta, santunan kepada 50 anak yatim, serta bantuan Al-Qur’an dari Kanwil Kementerian Agama.

Sementara itu, Pemkab Lampung Selatan turut memberikan dana hibah bagi takmir masjid, bantuan rumah ibadah sebesar Rp15 juta, serta paket sembako bagi lansia dan anak yatim.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan rasa bangga karena Desa Pisang terpilih sebagai lokasi Safari Ramadan tingkat provinsi. Menurutnya, kehadiran gubernur membawa suasana kebersamaan yang hangat bagi masyarakat.

“Suasana sore di Desa Pisang ini terasa jauh lebih sejuk dan bermakna karena kehadiran Pak Gubernur beserta rombongan. Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami ucapkan selamat datang. Semoga di bulan penuh maghfirah ini, setiap langkah kita bernilai pahala,” ujar Bupati Egi.

Pada kesempatan itu, Bupati Egi juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Lampung Selatan dalam satu tahun terakhir kepemimpinannya.
Di sektor infrastruktur, pemerintah daerah telah merealisasikan penanganan jalan sepanjang 272 kilometer dengan nilai Rp220,8 miliar, serta pembangunan jembatan dan drainase sepanjang 27.240 meter dengan nilai Rp37,1 miliar.

Di sektor ekonomi dan pariwisata, Kabupaten Lampung Selatan mencatat kunjungan wisatawan mencapai 1,6 juta orang, yang turut mendorong kebangkitan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2025 mencapai 5,71 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di Provinsi Lampung dan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami juga sedang menggalakkan program Kampung Helau. Ini bukan sekadar lomba kebersihan, tetapi gerakan hati untuk menciptakan lingkungan yang kreatif dan berdaya saing. Kalau lingkungannya helau atau indah, ibadah pun semakin khusyuk,” tambah Egi.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Kecamatan Penengahan. Ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat iman sekaligus mempererat kepedulian sosial.

“Ramadan mengingatkan kita bahwa hidup ini tidak lama. Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat iman dan kepedulian sosial. Saya mengajak kita semua menjaga kerukunan, jangan sampai perbedaan memecah belah kita. Lampung harus jadi lebih baik,” tegas Gubernur Mirza.

Safari Ramadan tersebut pun berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, mempertemukan pemerintah dan masyarakat dalam semangat silaturahmi, kepedulian sosial, serta harapan untuk kemajuan Lampung ke depan. (Is-Kmf)

Share:

Pemprov Lampung Apresiasi Program Light Up The Dream PT. PLN (Persero) untuk Warga Pra Sejahtera


 Bandar Lampung,— Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi komitmen PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung dalam menghadirkan terang dan harapan bagi masyarakat pra sejahtera melalui program Light Up The Dream yang digelar di Kelurahan Sawah Brebes, Bandar Lampung, Rabu (4/3/2025).

Kegiatan yang dirangkaikan dalam momentum Ramadan 1447 Hijriah tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial PLN bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dalam membantu masyarakat mendapatkan sambungan listrik gratis.


Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi PLN dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam memperluas akses kelistrikan di Provinsi Lampung.


“Alhamdulillah, akses listrik di Provinsi Lampung terus menunjukkan kemajuan signifikan. Berdasarkan data terbaru, rasio elektrifikasi telah mencapai 99,85 persen.

Artinya, hampir seluruh rumah tangga di Lampung telah menikmati layanan listrik PLN. Ini adalah capaian yang patut kita syukuri bersama,” ujar Jihan.


Ia menambahkan, hingga saat ini lebih dari 2,6 juta pelanggan telah dilayani PLN di wilayah Lampung. Menurutnya, kehadiran listrik bukan hanya sekadar penerangan, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendukung aktivitas ekonomi keluarga, pendidikan anak, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.


“Program Light Up The Dream menjadi bukti bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang menghadirkan keadilan energi dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan. Sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci mewujudkan Lampung yang maju, inklusif, dan sejahtera,”

tegasnya.


Jihan juga berharap program tersebut dapat terus diperluas, terutama menjangkau masyarakat di wilayah terpencil dan kawasan yang memiliki tantangan administratif, sehingga seluruh warga Lampung dapat menikmati hak dasar atas energi listrik.


Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Lampung, Rizki Muhammad, menjelaskan bahwa program Light Up The Dream merupakan kolaborasi pegawai PLN bersama YBM PLN untuk menyalurkan amanah dan kepedulian kepada masyarakat pra sejahtera.


“Pada hari ini, PLN memberikan sambungan listrik gratis kepada 34 keluarga di Provinsi Lampung. Insya Allah hingga akhir bulan akan bertambah menjadi 70 keluarga. Secara nasional, hari ini dilakukan penyalaan serentak kepada 2.150 penerima manfaat, dan sejak 2020 telah mencapai 44.000 keluarga,” jelas Rizki.


Khusus di Provinsi Lampung, selama lima tahun terakhir, PLN telah menyalurkan sambungan listrik gratis kepada lebih dari 750 keluarga pra sejahtera.


Salah satu penerima manfaat adalah Ridho Jaya Umbara, warga Kelurahan Sawah Brebes yang bekerja sebagai pengemudi ojek daring. Selama kurang lebih 10 tahun, Ridho dan keluarganya menyalur listrik dari tetangga. Kini, melalui program tersebut, rumahnya resmi memiliki sambungan listrik sendiri.


“Semoga bantuan ini dapat menambah semangat Pak Ridho dan keluarga dalam meningkatkan perekonomian,” ujar Rizki.


Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jihan Nurlela didampingi General Manager PLN UID Lampung secara simbolis menyalakan meteran listrik di kediaman Ridho Jaya Umbara, serta mengikuti penyalaan listrik serentak nasional secara virtual.


Momentum Ramadan pun menjadi penguat semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Pemerintah Provinsi Lampung optimistis, dengan kolaborasi yang terus diperkuat, akses energi yang merata akan semakin mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di seluruh penjuru Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).



Share:

Purnama Wulan Sari Buka Dauroh Qur’an Ramadan 1447 H, Perkuat Karakter Generasi Muda di Era Digital


Bandar Lampung – Bunda Literasi Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, membuka kegiatan Dauroh Qur'an Ramadan 1447 H yang diselenggarakan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Selasa (03/03/2026).

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat karakter generasi muda melalui pendalaman nilai-nilai Al-Qur'an di tengah tantangan era digital dan degradasi moral.


Dalam arahannya, Purnama Wulan Sari menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar bulan untuk mengejar target khataman secara kuantitas, melainkan waktu terbaik untuk meningkatkan kualitas interaksi dengan Al-Qur'an melalui tadabur dan pengamalan.


"Melalui Dauroh Qur'an ini, kita tidak hanya diajak membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya. Di era digital ini, akses Al-Qur'an sudah sangat mudah di dalam genggaman. Tantangannya adalah bagaimana kita membentengi diri dengan akhlak mulia yang diajarkan di dalamnya," ujar Purnama Wulan Sari.


Ia juga mengapresiasi semangat para peserta yang didominasi oleh pelajar SMA dan SMK. Menurutnya, pemahaman agama yang kuat merupakan fondasi bagi terciptanya kerukunan dan sikap toleransi dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.


"Jangan pernah bosan menggali isi Al-Qur'an. Jika sudah terbiasa, membaca Al-Qur'an akan menjadi sukacita dan kebutuhan. Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti di bulan Ramadan saja, tetapi berlanjut menjadi rutinitas di bulan-bulan lainnya," tambahnya. (Dinas Kominfotik Provinsi  Lampung).



Share:

Bunda PAUD Lampung Dorong Penguatan Karakter Generasi Emas Sejak Usia Dini


Bandar Lampung — Bunda PAUD Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, membuka Pengajian Akbar yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Lampung di Masjid Raya Lampung Al Bakrie, Rabu (04/03/2026).

Pengajian Akbar yang mengusung tema ‘Menyambung Ukhuwah dan Meraih Keberkahan dalam Ketakwaan bagi Guru Taman Kanak-kanak se-Provinsi Lampung’ menghadirkan Ustadz Anas Hidayatullah sebagai penceramah. Kegiatan tersebut diikuti oleh guru-guru TK dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Purnama Wulan Sari Mirza dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya peran guru TK dalam membentuk generasi emas sejak usia dini. Ia menyampaikan bahwa anak usia dini harus dipersiapkan dengan fondasi yang kuat, tidak hanya dari sisi pendidikan, tetapi juga spiritual.

“Anak-anak usia dini adalah generasi emas yang harus kita siapkan fondasinya. Selain fondasi edukasi, fondasi spiritual juga harus dibentuk sejak usia dini,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat keimanan dan memperbaiki karakter, tidak hanya bagi anak didik, tetapi juga para pendidik.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah, rahmat, dan kemuliaan. Di bulan ini, bukan hanya karakter anak-anak TK yang kita bentuk, tetapi juga menjadi momen bagi kita untuk memperbaiki karakter, memperkuat keimanan, dan memperdalam ilmu agama,” katanya.
Menurutnya, guru PAUD dan TK bukan sekadar pengajar di kelas, tetapi memiliki peran strategis dalam membantu orang tua membentuk karakter anak di masa golden age. Ia meyakini bahwa masa TK merupakan fase penting dalam pembentukan karakter, di mana peran guru sangat menentukan kualitas generasi masa depan.

“Di usia TK inilah pembentukan karakter dimulai. Peran Ibu Guru sangat penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Di tangan Ibu-Ibu semua, generasi emas itu dibentuk,” tegasnya.

Bunda PAUD Lampung juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada IGTKI Provinsi Lampung atas terselenggaranya pengajian akbar tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi agenda berkelanjutan dan dapat menjadi percontohan bagi provinsi lain.

“Kami berharap melalui kegiatan ini semangat kebersamaan dan komitmen dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Provinsi Lampung semakin kokoh, sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, yaitu Lampung Maju Menuju Indonesia Emas,” tuturnya.

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan cinderamata dan tali kasih, serta penghargaan kepada Ketua IGTKI kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dalam program IGTKI PGRI Peduli. Bantuan kemanusiaan disalurkan kepada guru TK yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin ukhuwah yang semakin erat antarguru TK sekaligus memperkuat kapasitas spiritual pendidik dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas. (Ls)

Share:

Membangun Masa Depan Lewat Kolaborasi, Heksahelix Jadi Napas Baru Lampung Selatan


KALIANDA - Pemandangan berbeda terlihat di Pendopo Agung, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan pada Selasa (3/3/2026) petang. 

Aura formal birokrasi mencair menjadi ruang diskusi yang hidup saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyambut hangat kedatangan para aktivis mahasiswa dari Aliansi Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Lampung Selatan.

Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Ini adalah kelanjutan konkret dari aspirasi yang sempat disuarakan mahasiswa di jalanan beberapa pada 23 Februari 2026 lalu. Kini, teriakan di podium beralih menjadi adu gagasan di meja dialog dalam bingkai kolaborasi Heksahelix.


*LamSel ConNextion: Wadah Aspirasi Tanpa Sekat*


Dalam suasana yang partisipatif, Bupati Radityo Egi menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan ide-ide segar anak muda menguap begitu saja. 


Ia meresmikan dukungan penuh terhadap “LamSel ConNextion” sebuah platform strategis yang akan menjadi laboratorium ide, wadah diskusi, dan kompas bagi gerakan pemuda-mahasiswa di Lampung Selatan.


"Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan dengan 'single fighter'. Kita butuh energi pemuda. Mahasiswa bukan lagi sekadar pengawas dari luar, tapi mitra strategis yang duduk bersama kami merumuskan solusi," tegas Bupati Egi.


*Perspektif Akademisi: Lompatan Progresif Tata Kelola Daerah*


Diskusi yang berlangsung hangat ini dipandu oleh Naufal A. Caya, akademisi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Tulang Bawang (UTB). 


Sebagai sosok yang juga menjabat Direktur Eksekutif SIGER Institute, Naufal menilai langkah Bupati Egi adalah sebuah terobosan komunikasi politik yang inklusif.


"Menempatkan mahasiswa sebagai subjek pembangunan, bukan lagi objek adalah langkah yang sangat tepat. Model Heksahelix ini memberikan ruang setara bagi pemerintah dan pemuda untuk berkolaborasi secara produktif," ujar Naufal yang juga mantan aktivis mahasiswa ini.


Menurutnya, dialog ini merupakan momentum emas untuk menginstitusikan partisipasi anak muda dalam kebijakan publik. Ia menekankan bahwa ke depan, setiap kebijakan harus lahir dari proses yang didukung oleh:

- Riset dan Data yang akurat.

- Kepekaan Sosial terhadap kebutuhan masyarakat.

- Komunikasi Inklusif lintas sektor.


*Membangun Fondasi Berkelanjutan*


Pertemuan petang itu menjadi sinyal kuat bahwa Lampung Selatan sedang bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern. 


Dengan semangat Heksahelix, kolaborasi ini diharapkan mampu memicu inovasi di sektor ekonomi lokal serta meningkatkan kualitas layanan publik.


"Ketika pemerintah membuka pintu dan pemuda menjawabnya dengan gagasan nyata, di situlah fondasi masa depan Lampung Selatan yang berkelanjutan sedang kita bangun," tutup Naufal optimis.


Kini, bola panas ada di tangan para pemuda dan pemerintah. Akankah sinergi ini melahirkan inovasi baru bagi Bumi Khagom Mufakat? Publik menanti aksi nyata dari LamSel ConNextion. (Is) 

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts