Portal Berita Online

Suara Anda Dibutuhkan! Pemkab Lampung Selatan Ajak Warga Isi Survei Rute DAMRI via Kalianda


LAMPUNG SELATAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam survei yang diselenggarakan Perum DAMRI sebagai bagian dari proses penjajakan pembukaan layanan transportasi DAMRI melalui Kota Kalianda.

Survei ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi antara Pemkab Lampung Selatan melalui Dinas Perhubungan dengan Perum DAMRI dalam rangka memetakan kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi antarkota.

Melalui survei tersebut, masyarakat dapat menyampaikan kebutuhan perjalanan sekaligus potensi penggunaan layanan DAMRI. Hasil survei akan menjadi salah satu bahan pertimbangan Perum DAMRI dalam menyusun rencana pengembangan rute yang menghubungkan Kalianda dengan Bandar Lampung, bandara, pelabuhan, hingga Pulau Jawa.

Pemkab Lampung Selatan menegaskan bahwa rencana layanan DAMRI melalui Kalianda saat ini masih berada pada tahap penjajakan dan pemetaan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kebutuhan riil di lapangan.

Semakin banyak masyarakat yang mengisi survei, semakin kuat pula data yang dapat menjadi dasar kajian dalam pengembangan layanan transportasi yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas serta memudahkan mobilitas masyarakat Lampung Selatan.

Masyarakat diimbau mengisi survei secara objektif sesuai dengan kebutuhan perjalanan sehari-hari. Perlu dipahami bahwa survei ini bukan berarti rute DAMRI telah resmi dibuka, melainkan merupakan bagian dari proses kajian untuk melihat potensi permintaan layanan di wilayah Kalianda.

Ayo Berpartisipasi!

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyampaikan aspirasi melalui survei pada tautan berikut:

📝 https://forms.gle/R92U9kqawosVRUTy5

Satu suara Anda hari ini dapat menjadi langkah awal menghadirkan layanan transportasi yang lebih mudah diakses, nyaman, dan terintegrasi bagi masyarakat Lampung Selatan.

Share:

Ribuan Warga Kelurahan Bumi Agung Kalianda Antusias Saksikan Karnaval HUT RI ke-81


LAMPUNG SELATAN - Dengan penuh semangat Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, menggelar Karnaval perdana antar lingkungan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Minggu (2/8/2026).

Terlihat, ribuan warga memadati sepanjang jalan untuk menyaksikan karnaval perdana antar lingkungan yang berlangsung tersebut.

Diketahui, Karnaval yang digelar ini diikuti sekitar 600 peserta dari enam lingkungan, diantaranya : Lingkungan 01 Beringin Jaya, Lingkungan 02 Beringin Luar, Lingkungan 03 Pasar Baru, Lingkungan 04 Sukamandi, Lingkungan 05 Sukajadi dan Lingkungan 06 Way Mayan.

Kegiatan berlangsung dengan meriah dan penuh semangat.  Para peserta mengenakan beragam kostum unik, atraksi seni, hingga kreasi budaya yang memukau. Sorak sorai penonton ikut mengiringi disetiap rombongan yang melintas, sehingga  menjadikan karnaval perdana ini sebagai tontonan yang sangat menghibur sekaligus membangkitkan rasa kebersamaan pada seluruh masyarakat.

Lurah Bumi Agung, Irlan Rosyadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inovasi baru dalam rangkaian peringatan HUT RI di wilayahnya. Jika sebelumnya hanya digelar jalan sehat, tahun ini seluruh lingkungan dilibatkan dalam sebuah karnaval yang lebih semarak.

"Ini merupakan karnaval pertama yang kami selenggarakan. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa," ujar Irlan.
Ia menjelaskan, sekitar 600 peserta mengikuti pawai dengan rute melintasi Jalan Rawa-Rawa, Pasar Lama, Beringin Dalam hingga Beringin Luar.

Menurutnya, selain menjadi ajang hiburan, kegiatan tersebut bertujuan mempererat persatuan, memperkuat silaturahmi antar warga, sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Insyaallah kegiatan ini akan kami jadikan agenda tahunan," tambahnya.

Agar peserta semakin bersemangat, panitia menyiapkan penilaian bagi penampilan terbaik. Para pemenang akan memperoleh trofi, piala, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas yang ditampilkan.

Tak hanya menghadirkan kemeriahan, karnaval juga membawa berkah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ramainya masyarakat yang memadati lokasi membuat dagangan para pedagang laris manis.

"Alhamdulillah dagangan bakso saya habis lebih cepat dari biasanya. Mudah-mudahan acara seperti ini terus diadakan setiap tahun," ujar Ujang, salah seorang pedagang.

Irlan juga mengungkapkan, rangkaian kegiatan HUT RI di Kelurahan Bumi Agung masih akan berlanjut dengan pelaksanaan Lomba Desa/Kelurahan HELAU yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Agustus 2026 dan akan diikuti seluruh lingkungan.

Sementara itu, Camat Kalianda yang diwakili Sekretaris Kecamatan (Sekcam) M. Nur memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan karnaval perdana tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Kelurahan Bumi Agung. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, aman, tertib, dan seluruh peserta dapat mencapai garis finis dengan selamat," kata M. Nur.

Menurutnya, karnaval menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas, seni, dan budaya sekaligus memperkuat persatuan antar lingkungan.

Usai memberikan sambutan, M. Nur secara resmi melepas peserta karnaval. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari implementasi Program Desa/Kelurahan HELAU di Kecamatan Kalianda.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Polsek Kalianda, Babinsa Kelurahan Bumi Agung, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Kalianda, Ketua LPM, para kepala lingkungan, para Ketua RT, serta tokoh masyarakat yang turut menyemarakkan kegiatan.

Karnaval perdana ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kecintaan terhadap tanah air masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan tersebut juga mampu menggerakkan roda perekonomian warga melalui meningkatnya aktivitas para pelaku UMKM. (Red)

Share:

Polsek Katibung Amankan Terduga Penjambret Mahasiswa di Jalinsum


LAMPUNG SELATAN - Gerak cepat Tim URC Opsnal Reskrim Polsek Katibung membuahkan hasil. Kurang dari hitungan hari, pelaku penjambretan yang menyasar seorang mahasiswi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Babatan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, berhasil dibekuk bersama hampir seluruh barang bukti hasil kejahatannya.

Pelaku berinisial M.S. (33), warga Dusun Cinta Maya, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, diamankan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan intensif pascakejadian yang terjadi pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolsek Katibung IPTU Dita Hidayatullah, S.H., M.H. membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, pelaku berhasil diidentifikasi berdasarkan hasil penyelidikan Tim URC dan langsung diamankan bersama barang bukti.

"Pelaku berhasil kami identifikasi dari hasil penyelidikan dan langsung diamankan bersama barang bukti. Saat diinterogasi, pelaku mengakui telah melakukan aksi penjambretan terhadap korban di Jalan Lintas Sumatera, Desa Babatan," ujar IPTU Dita.

Korban berinisial VAH (23), seorang mahasiswi, menjadi sasaran aksi jambret saat melintas di Jalinsum Desa Babatan. Pelaku memepet kendaraan korban sebelum merampas tas yang dibawanya.

Di dalam tas tersebut terdapat dua unit telepon genggam, yakni iPhone XR dan Vivo Y30, uang tunai Rp2.500.000, serta dokumen penting milik korban. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp8 juta dan segera melaporkannya ke Polsek Katibung.

Kapolsek menjelaskan, hasil pengembangan penyidikan berhasil mengungkap keberadaan barang-barang milik korban yang masih dikuasai pelaku.

"Modus yang digunakan pelaku adalah memepet kendaraan korban di jalan raya kemudian merampas tas yang sedang dibawa korban. Dari hasil pengembangan, sebagian besar barang milik korban berhasil kami amankan sehingga dapat dijadikan barang bukti dalam proses penyidikan," jelasnya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita tas wanita warna putih, dua unit handphone milik korban, dompet warna merah muda berisi KTP korban, serta uang tunai Rp2.276.000 yang diduga merupakan sisa hasil kejahatan.

Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna hijau nomor polisi BE 3646 EK yang digunakan pelaku saat beraksi, satu potong jaket hitam, serta celana jeans biru dongker yang dikenakan ketika melakukan aksi penjambretan

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai tindak pidana pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama sembilan tahun.

"Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Katibung untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," tegas IPTU Dita.

Polres Lampung Selatan juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat berkendara, terutama pada malam hari, serta segera melaporkan setiap tindak pidana melalui layanan Kepolisian 110 atau kantor polisi terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti. (Red)

Share:

Peringati HUT Kodaeral III, Lanal Lampung dan Pemkab Lampung Selatan Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis dan Bakti Sosial di Dermaga Bom


LAMSEL, Kalianda - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar bakti sosial dan pelayanan kesehatan gratis dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) III Tahun 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Kawasan Dermaga Bom, Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Kecamatan Kalianda, Kamis (30/7/2026), menjadi wujud nyata sinergi kedua institusi dalam menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Lanal Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, Wakil Ketua DPRD Lampung Selatan Merik Havit, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat sekitar Dermaga Bom.

Komandan Lanal Lampung, Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan bagian dari komitmen Lanal Lampung untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, insan maritim, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami berharap melalui kegiatan ini komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antarinstansi semakin erat sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan," ujar Irianto.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar menyampaikan apresiasi kepada jajaran Lanal Lampung atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata TNI Angkatan Laut kepada masyarakat.

Menurut Syaiful, kehadiran TNI Angkatan Laut melalui berbagai pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat mencerminkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

"Kami mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk sinergi yang terus terjalin antara Lanal Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan," kata Syaiful.

Lebih lanjut, Syaiful menuturkan bahwa peringatan hari ulang tahun sebuah institusi tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pengabdian, tetapi juga menjadi kesempatan menghadirkan aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi yang telah terjalin antara Pemkab Lampung Selatan dan Lanal Lampung diharapkan terus dipertahankan dan diperkuat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, sehingga mampu mendukung terwujudnya Lampung Selatan yang maju, sehat, mandiri, dan sejahtera.

Adapun rangkaian kegiatan dalam bakti sosial tersebut meliputi donor darah, pelayanan kesehatan gratis, bakti sosial, pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), sosialisasi Heimlich Maneuver, dialog bersama masyarakat, serta penyerahan paket sembako secara simbolis kepada warga. (Nsy-Is)

Share:

Hujan Tak Surutkan Semangat Warga, Bupati Radityo Egi Hadir Menguatkan Tradisi Sedekah Bumi yang Mengakar 206 Tahun


LAMSEL, Kalianda - Guyuran hujan yang sempat membasahi Desa Sumur Kumbang, Kecamatan Kalianda, Jumat pagi (31/7/2026), tak mampu mengurangi semangat masyarakat untuk mengikuti tradisi Sedekah Bumi atau Paperahan.

Bahkan, kehadiran Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang membersamai warga sejak pagi hingga seluruh rangkaian acara selesai, semakin menambah semarak perayaan tradisi adat yang telah bertahan selama 206 tahun sejak 1820.

Meski cuaca sempat mendung disertai hujan, warga dari berbagai kalangan tetap memadati lokasi kegiatan. Setelah hujan reda dan matahari kembali bersinar, antusiasme masyarakat justru semakin terasa. Mereka mengikuti setiap prosesi sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan hasil bumi sekaligus bentuk kecintaan terhadap tradisi warisan leluhur yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Suasana semakin hangat ketika Bupati Radityo Egi Pratama tiba di lokasi. Orang nomor satu di Kabupaten Lampung Selatan itu disambut penuh keakraban oleh masyarakat yang sejak pagi bergotong royong mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan.

Kehadiran Bupati Egi dinilai menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terhadap pelestarian budaya lokal.

Bagi masyarakat Desa Sumur Kumbang, momentum tersebut memiliki makna tersendiri. Selain menjadi tradisi tahunan yang sarat nilai religius dan kebersamaan, kehadiran kepala daerah memberikan semangat baru untuk terus menjaga budaya yang telah diwariskan selama lebih dari dua abad.

Kepala Desa Sumur Kumbang, Armad, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Lampung Selatan beserta jajaran dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus melestarikan tradisi yang menjadi identitas desa.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan beserta seluruh jajaran. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan tradisi turun-temurun yang harus terus dijaga. Bagi kami, Sedekah Bumi adalah wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat rezeki, hasil panen, dan kesehatan yang telah diberikan," ujar Armad.

Rasa syukur dan kebahagiaan juga dirasakan warga. Salah seorang masyarakat, Nur Astuti, mengaku terharu karena untuk pertama kalinya tradisi Sedekah Bumi di Desa Sumur Kumbang dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Selatan.

"Alhamdulillah tahun ini Pak Bupati hadir. Kami sangat berterima kasih karena Pak Bupati telah memberikan dukungan dan semangat kepada masyarakat untuk terus melestarikan tradisi Sedekah Bumi ini," kata Nur Astuti.

Menurut Nur Astuti, tradisi Sedekah Bumi yang rutin dilaksanakan setiap bulan Muharam bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan wujud rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT atas hasil panen, kesehatan, dan rezeki yang diterima. Karena itu, tradisi tersebut telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan warga Desa Sumur Kumbang.

Hal senada disampaikan salah seorang pemuda desa, Agus. Ia menilai kehadiran Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menjadi dorongan moral bagi generasi muda untuk terus menjaga tradisi yang diwariskan para leluhur.

"Kami senang dan bangga karena Pak Bupati bisa hadir langsung di tengah masyarakat. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi kami sebagai generasi muda untuk terus menjaga tradisi ini agar tidak hilang dan tetap dikenal oleh anak cucu nanti," ujar Agus.

Masyarakat berharap perhatian dan dukungan Pemkab Lampung Selatan terhadap pelestarian budaya lokal dapat terus berlanjut. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, tradisi Sedekah Bumi di Desa Sumur Kumbang diharapkan tetap lestari serta menjadi kebanggaan daerah yang terus diwariskan kepada generasi mendatang. (Nsy-Is)

Share:

Musda HKTI Lampung di Balai Keratun Hasilkan Ketua Baru, Gubernur Mirza Terpilih


Bandar Lampung - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, resmi terpilih sebagai Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung periode 2026-2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) HKTI Lampung yang digelar di Lantai III Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (31/7/2026).

Usai terpilih, Mirza menegaskan akan segera mengonsolidasikan berbagai organisasi petani dan nelayan guna memperkuat sinergi dengan program pemerintah dalam memajukan sektor pertanian di Lampung.
Menurutnya, HKTI akan menjadi wadah untuk menyatukan berbagai organisasi pertanian dan perikanan agar program yang telah dijalankan pemerintah dapat memberikan dampak yang lebih maksimal bagi masyarakat.
"Tentunya kita akan mengonsolidasikan organisasi-organisasi petani dan nelayan, termasuk berbagai pihak terkait, agar sistem yang sudah dibangun pemerintah dalam memperbaiki sektor pertanian bisa berdampak maksimal di Provinsi Lampung," ujar Mirza.
Ia juga menyoroti tantangan yang akan dihadapi sektor pertanian menjelang musim kemarau dan potensi dampak fenomena El Nino.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan berbagai langkah antisipasi.
"Kami sudah beberapa kali menggelar rapat menghadapi musim kemarau. Pompa-pompa irigasi juga sudah mulai dijalankan dan kami terus memantau titik-titik yang berpotensi mengalami kekeringan. Insya Allah seluruh titik kering akan segera mendapatkan penanganan dalam waktu dekat," katanya.
Mirza optimistis, melalui sinergi antara HKTI, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan, sektor pertanian di Lampung dapat terus berkembang dan mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman kekeringan akibat musim kemarau. (*)

Share:

UPTD SDN 3 Way Urang Gandeng Damkarmat Lampung Selatan Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran

 


KALIANDA - Upaya membangun budaya sadar keselamatan sejak usia dini terus dilakukan UPTD SD Negeri 3 Way Urang, Kecamatan Kalianda. Salah satunya dengan menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan, untuk memberikan sosialisasi dan edukasi penanggulangan kebakaran kepada peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan.

Kepala UPTD SD Negeri 3 Way Urang, Marliana, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter sekaligus pembekalan keterampilan menghadapi situasi darurat. Menurutnya, pengetahuan mengenai bahaya kebakaran dan cara menyelamatkan diri perlu dikenalkan sejak dini agar peserta didik tidak panik ketika menghadapi kondisi darurat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta keterampilan warga sekolah dalam mencegah dan menghadapi kebakaran. Harapannya, seluruh peserta memiliki bekal yang cukup untuk mengambil langkah yang tepat saat terjadi keadaan darurat,” ujar Marliana.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat (31/7/2026) pukul 09.00 WIB di lingkungan UPTD SD Negeri 3 Way Urang itu, tim Damkar Lampung Selatan tidak hanya menyampaikan materi secara teori, tetapi juga memberikan praktik langsung agar peserta lebih mudah memahami prosedur keselamatan.

Materi yang diberikan meliputi pengenalan potensi bahaya kebakaran di lingkungan sekolah maupun rumah, langkah-langkah yang harus dilakukan saat kebakaran terjadi, tata cara evakuasi yang aman, pengenalan serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga simulasi sederhana penanganan kebakaran.

Marliana berharap pengalaman belajar secara langsung bersama petugas pemadam kebakaran mampu menumbuhkan keberanian, kewaspadaan, dan kepedulian siswa terhadap keselamatan diri maupun orang di sekitarnya.

“Edukasi seperti ini sangat penting karena keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam kebakaran, tetapi juga harus dipahami oleh seluruh masyarakat, termasuk anak-anak. Dengan pengetahuan yang benar, risiko akibat kebakaran dapat diminimalkan,” tutupnya.

Melalui kegiatan tersebut, SD Negeri 3 Way Urang berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, tanggap, dan siap menghadapi potensi keadaan darurat, sekaligus membangun budaya mitigasi bencana sejak bangku sekolah dasar. (Ar.mcl/Red)

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Recent Posts