LAMPUNG SELATAN — Dinas TPHBUN Lampung Selatan, dalam Data Sistem Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) tahun anggaran 2025 menampilkan sebanyak 33 paket pengadaan dengan metode e‑purchasing bersumber dari APBD seluruhnya direncanakan pada Januari 2025. Akumulasi dari nilai seluruh paket mencapai sekitar Rp 642 juta.
Temuan ini tidak hanya memunculkan pertanyaan terhadap paket‑paket tersebut saja, namun juga membuka sorotan terhadap pola pengelolaan anggaran APBD Kabupaten Lampung Selatan tahun 2025 secara keseluruhan.
Berikut rincian 33 paket pengadaan yang tercatat:
1. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Bahan Komputer Rp 2.596.000
2. Belanja Bahan‑Bahan/Bibit Tanaman Rp 2.550.000Cari Peta Wilayah
3. Belanja Bahan‑Bahan Kimia Rp 1.870.000
4. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Alat Tulis Kantor Rp 27.827.200
5. Belanja Bahan‑Bahan Lainnya Rp 9.078.000
6. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Kertas dan Cover Rp 3.587.500
7. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor Lainnya Rp 6.922.400
8. Belanja Makanan dan Minuman Rapat Rp 29.700.000
9. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Alat Tulis Kantor Rp 5.916.000
10. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Bahan Komputer Rp 2.324.000
11. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Kertas dan Cover Rp 680.000
12. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Benda Pos Rp 1.100.000
13. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Kertas dan Cover Rp 2.470.000
14. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Bahan Komputer Rp 1.605.000
15. Belanja Natura dan Pakan‑Pakan Rp 2.125.000
16. Belanja Bahan‑Bahan Kimia Rp 34.680.000
17. Belanja Alat‑Alat Bahan Baku Rp 11.687.100
18. Belanja Barang untuk Dijual/Diserahkan kepada Masyarakat Rp 58.619.000
19. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Alat Tulis Kantor Rp 18.148.950
20. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Perlengkapan Dinas Rp 51.840.000
21. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Perabot Kantor Rp 23.942.800
22. Belanja Makanan dan Minuman Rapat Rp 63.945.000
23. Belanja Natura dan Pakan‑Natura Rp 23.074.100
24. Belanja Makanan dan Minuman Aktivitas Lapangan Rp 38.250.000
25. Belanja Kawat/Faksimili/Internet/TV Berlangganan Rp 54.000.000
26. Belanja Pakaian Olahraga Rp 27.405.000
27. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Bahan Komputer Rp 520.000
28. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Kertas dan Cover Rp 612.000
29. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor‑Alat Tulis Kantor Rp 2.748.000
30. Belanja Modal Alat Laboratorium Pertanian Rp 75.000.000Alat Pertanian
31. Belanja Modal Alat Studio Lainnya Rp 16.200.000
32. Belanja Langganan Jurnal/Surat Kabar/Majalah Rp 18.000.000
33. Belanja Makanan dan Minuman Rapat Rp 48.375.000
Di antara daftar itu, paket bernilai terbesar adalah Belanja Modal Alat Laboratorium Pertanian senilai Rp 75 juta. Selanjutnya belanja konsumsi rapat Rp 63,9 juta, barang untuk diserahkan kepada masyarakat Rp 58,6 juta, langganan komunikasi Rp 54 juta, serta perlengkapan dinas Rp 51,8 juta. Sebagian besar paket lain adalah keperluan operasional kantor bernilai beragam.
Pengamatan terhadap 33 paket ini juga memunculkan pertanyaan apakah pola belanja serupa juga terjadi di dinas‑dinas lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sepanjang tahun anggaran 2025.Cari Peta Wilayah
Hingga berita ini diterbitkan, pihak dinas belum memberikan penjelasan rinci terkait seluruh paket tersebut. Media mengajukan sejumlah pertanyaan tegas yang harus dijawab pimpinan dinas, termasuk konteks global pengelolaan APBD 2025. (Is)













