Portal Berita Online

Peringatan HUT ke-59 Bulog Lampung Selatan Tegaskan Komitmen Jaga Ketahanan Pangan Nasional


LAMPUNG SELATAN - Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Selatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Perum Bulog yang jatuh pada 10 Mei 2026. Momentum tersebut menjadi pengingat penting atas peran strategis Bulog dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional.

Peringatan HUT ke-59 Bulog itu disampaikan langsung oleh Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Selatan, Fedrial Farhan, bersama jajaran karyawan dan karyawati Bulog Lampung Selatan melalui unggahan resmi yang beredar di media sosial.

Dalam momentum hari jadinya, Bulog mengusung semangat pengabdian untuk negeri dengan tema “Terus Hadir untuk Negeri, Menjaga Ketahanan Pangan, Membangun Indonesia yang Kuat dan Sejahtera.”

Sebagai lembaga yang memiliki peran vital dalam pengelolaan pangan nasional, Bulog terus berupaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan, khususnya komoditas beras, di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Di usia ke-59 tahun, Bulog juga dihadapkan pada berbagai tantangan sektor pangan nasional, mulai dari distribusi logistik, penyerapan hasil panen petani, hingga menjaga stok cadangan pangan pemerintah agar tetap aman dan terkendali.

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Selatan, Fedrial Farhan, mengatakan peringatan HUT ke-59 ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian seluruh insan Bulog dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Semoga di usia ke-59 ini Bulog semakin kuat, profesional, dan terus hadir untuk masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Lampung Selatan,” ujar Fedrial Farhan.

Ia juga menegaskan bahwa Bulog akan terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

Dengan semangat HUT ke-59, Perum Bulog diharapkan semakin adaptif menghadapi tantangan zaman serta mampu menjaga kepercayaan masyarakat sebagai garda terdepan dalam stabilitas pangan nasional.(red)

Share:

Pornas Korpri 2027, Peluang Dongkrak UMKM dan Pariwisata Lampung


Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung mulai mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) XVIII Tahun 2027. 


Hal tersebut ditegaskan dalam Rapat Supervisi Persiapan Pornas Korpri XVIII Tahun 2027 yang digelar di Ruang Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Senin (11/5/2026).


Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung dan dihadiri Ketua Badan Pembina Olahraga (Bapor) Korpri Pusat Prof. Asrorun Ni'am, jajaran pejabat pimpinan tinggi Pratama di lingkungan pemerintah provinsi Lampung, serta pengurus Korpri Provinsi Lampung.


Dalam sambutannya, Marindo Kurniawan menyampaikan rasa syukur dan optimisme atas kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Pornas Korpri XVIII Tahun 2027.


“Ini merupakan amanah besar sekaligus kehormatan bagi Provinsi Lampung. Kami berkomitmen menyukseskan Pornas Korpri dengan konsep sukses prestasi, sukses administrasi, dan sukses penyelenggaraan,” ujar Marindo.


Ia menjelaskan, penunjukan Lampung sebagai tuan rumah merupakan hasil keputusan bersama pada Pornas Korpri XVII di Palembang, Sumatera Selatan, setelah Lampung berhasil masuk 10 besar nasional.


Menurut Marindo, Pemerintah Provinsi Lampung saat ini mulai melakukan berbagai persiapan meskipun di tengah tantangan keterbatasan fiskal. Karena itu, seluruh perencanaan dilakukan secara cermat dengan mengedepankan efisiensi tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan kegiatan.


“Kami ingin Pornas Korpri ini tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga ASN, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM dan sektor pariwisata di Lampung,” katanya.


Marindo menilai Pornas Korpri memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi daerah karena melibatkan ratusan kontingen dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah seluruh Indonesia.


“Kalau PON hanya diikuti 38 provinsi, Pornas Korpri melibatkan kementerian, lembaga, bahkan perguruan tinggi. Ini akan menjadi momentum besar untuk memperkenalkan Lampung di tingkat nasional,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua Bapor Korpri Pusat Prof. Asrorun Niam mengatakan penunjukan Lampung sebagai tuan rumah merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dipersiapkan secara matang.


“Atas nama pengurus pusat Korpri, kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan Gubernur Lampung atas kesediaannya menjadi tuan rumah Pornas Korpri XVIII Tahun 2027,” ujar Asrorun.


Ia optimistis Lampung mampu menyelenggarakan Pornas Korpri secara lebih baik meskipun di tengah tantangan efisiensi anggaran nasional dan daerah.


“Ini soal prioritas. Saya optimistis dengan kepemimpinan Gubernur dan Sekda Lampung, Pornas Korpri XVIII akan berlangsung sukses dan bahkan lebih meriah,” katanya.


Asrorun menegaskan bahwa Pornas Korpri bukan sekadar ajang seremonial olahraga, tetapi menjadi sarana memperkuat silaturahmi, kolaborasi, dan semangat kebersamaan antar aparatur sipil negara di seluruh Indonesia.


“Olahraga menjadi media memperkuat jejaring dan solidaritas ASN sekaligus meningkatkan kebugaran yang berdampak pada produktivitas kerja,” ujarnya.


Dalam rapat tersebut juga dipaparkan berbagai rencana teknis dan strategi penyelenggaraan Pornas Korpri XVIII Tahun 2027 oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Lampung yang juga menjabat Sekretaris Korpri Provinsi Lampung, Rendi Riswandi. 


Rendi menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung telah menyiapkan sejumlah langkah strategis mulai dari penyusunan timeline kegiatan, penentuan cabang olahraga, kesiapan venue, sistem pendaftaran digital, hingga penguatan koordinasi lintas sektor. 


Pornas Korpri XVIII direncanakan mempertandingkan berbagai cabang olahraga populer di kalangan ASN dan 10 diantaranya adalah cabang olahraga wajib seperti bulu tangkis, tenis lapangan, tenis meja, bola basket, futsal, catur, atletik, renang, pencak silat, senam Korpri, hingga balap sepeda. Selain itu, akan digelar berbagai kegiatan pendukung seperti pameran UMKM, promosi wisata daerah, dan festival rakyat. 


Asrorun juga menambahkan bahwa Pornas Korpri XVIII akan menjadi momentum penting bagi Lampung dalam menguji kesiapan daerah menyelenggarakan event olahraga berskala besar nasional.


“Lampung memiliki infrastruktur olahraga yang sangat memadai. Ini bisa menjadi simulasi dan penguatan pengalaman menuju event-event olahraga besar berikutnya,” katanya.


Selain fokus pada sukses penyelenggaraan dan prestasi, rapat juga menekankan pentingnya dampak sosial dan ekonomi dari penyelenggaraan Pornas Korpri. 


Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan ajang tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga UMKM lokal.


Rapat supervisi tersebut menjadi langkah awal konsolidasi seluruh perangkat daerah dalam menyambut Pornas Korpri XVIII Tahun 2027. 


Pemerintah Provinsi Lampung berharap ajang olahraga nasional ASN itu nantinya tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga memperkuat citra Lampung sebagai tuan rumah event nasional yang profesional, ramah, dan berdaya saing. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share:

Program PSEL, Sampah Lampung Akan Diolah Menjadi Listrik


JAKARTA — Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Regional Lampung Raya sebagai solusi modern penanganan sampah sekaligus penguatan energi bersih berkelanjutan di Provinsi Lampung.


Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Pemerintah Provinsi Lampung, Danantara Indonesia, Pemerintah Kota Bandar Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur di Ballroom Graha Mandiri Lt. 1 Gedung Graha Mandiri Jakarta, Senin (11/5/2026).


Pembangunan PSEL Regional Lampung Raya menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjawab tantangan darurat sampah di wilayah aglomerasi Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Lampung Timur yang menghasilkan lebih dari 1.000 ton sampah per hari.


Melalui proyek ini, sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sumber energi baru yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan. Teknologi Waste to Energy (WTE) yang digunakan akan mengolah sampah menjadi energi listrik sekaligus mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang selama ini hampir melebihi kapasitas.


PSEL Lampung Raya diproyeksikan mampu mengolah sekitar 1.168,62 ton sampah per hari yang berasal dari Kota Bandar Lampung sebesar 770,13 ton per hari, Kabupaten Lampung Selatan 310,66 ton per hari, dan Kabupaten Lampung Timur 87,83 ton per hari.


Pemerintah Provinsi Lampung menilai proyek ini menjadi tonggak penting transformasi pengelolaan sampah di daerah menuju sistem yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan dari hulu hingga hilir.


Selain menyelesaikan persoalan lingkungan, proyek strategis ini juga memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat. Dari pengolahan sekitar 1.000 ton sampah per hari, PSEL Lampung Raya diperkirakan mampu menghasilkan listrik sebesar 20 hingga 25 megawatt yang dapat memenuhi kebutuhan listrik sekitar 15 ribu rumah tangga dengan daya 1.300 VA.


Tidak hanya itu, residu hasil pengolahan sampah juga dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai tambah, seperti paving block dengan potensi produksi mencapai 4.800 meter persegi per hari.


Pembangunan PSEL Lampung Raya juga diproyeksikan mampu menyerap sekitar 500 hingga 800 tenaga kerja dari berbagai sektor, mulai dari operasional PSEL, industri turunan, logistik, hingga pelaku UMKM yang tumbuh dari efek berganda proyek tersebut.


Dari sisi lingkungan dan kesehatan, keberadaan PSEL diharapkan mampu menekan volume sampah secara signifikan, mengurangi emisi gas rumah kaca, meningkatkan kualitas udara, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat di wilayah aglomerasi Lampung Raya.


Proyek ini juga sejalan dengan target nasional penanganan sampah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yakni penyelesaian pengelolaan sampah secara menyeluruh pada tahun 2029.


Secara regulasi, pembangunan PSEL Lampung Raya diperkuat melalui berbagai payung hukum, di antaranya Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah, Peraturan Gubernur Lampung Nomor 27 Tahun 2022 tentang Jakstrada Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, hingga Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan melalui PSEL Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.


Sesuai timeline yang disampaikan Danantara Indonesia, apabila seluruh tahapan berjalan lancar, proses pematangan lahan dan perizinan ditargetkan selesai pada Oktober 2026, kemudian dilanjutkan groundbreaking pembangunan pada November 2026.


Pemerintah Provinsi Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung percepatan pembangunan PSEL Lampung Raya melalui langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti memilah sampah organik dan anorganik, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membuang sampah pada tempatnya.


Dengan kolaborasi seluruh pihak, Lampung optimistis dapat menjadi salah satu daerah percontohan pengelolaan sampah modern berbasis energi terbarukan di Indonesia.

(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share:

Satlantas Lamsel Edukasi Kepada Masyarakat Di Depan Masjid Agung, Soal Tertib Berlalulintas


LAMPUNG SELATAN,– KASAT Lantas, AKP M. Ezra Trisyahputra Nasution. S.Tr.K.S.I.K Menghimbau kepada para anggotanya Unit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polres Lampung Selatan untuk menggelar kegiatan “Polisi Menyapa” di depan masjid Agung Kecamatan Kalianda, pada hari Senin tanggal 11 Mai 2026.

Kegiatan itu dimulai sekitar pukul 10.00 WIB untuk bertujuan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus mendekatkan polisi dengan warga.
Personel yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Aiptu Helmi.

Dalam pelaksanaannya, petugas berdialog langsung dengan masyarakat serta menyampaikan berbagai pesan kamtibmas secara humanis.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas, termasuk penggunaan helm dan kepatuhan terhadap rambu-rambu di jalan,” kata Helmi.

Selain itu, petugas juga mensosialisasikan larangan penggunaan knalpot brong yang kerap mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

“Kami mengingatkan bahwa penggunaan knalpot tidak sesuai standar dapat mengganggu ketertiban umum dan berpotensi menimbulkan konflik sosial,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga diberikan informasi terkait layanan darurat kepolisian melalui nomor 110 sebagai sarana pelaporan cepat apabila terjadi gangguan kamtibmas.

Tak hanya itu, petugas turut mengimbau warga untuk meningkatkan keamanan kendaraan, seperti menggunakan kunci tambahan maupun memasang sistem pelacak (GPS).

“Kami berharap masyarakat lebih peduli terhadap keamanan kendaraannya serta segera melapor jika terjadi hal-hal yang mencurigakan,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan, khususnya terkait kondisi lalu lintas di wilayah Kalianda dan sekitarnya.
Melalui pendekatan dialogis, polisi berupaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat serta menciptakan rasa aman dan nyaman.

Dengan kegiatan “Polisi Menyapa”, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga dapat menekan angka kecelakaan serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Lampung Selatan.

Salah satu dari masyarakat menyampaikan rasa terima dengan adanya "Polisi menyapa"
Kerena memberikan pengetahuan kepada mereka yang belum tau aturan hukum berlalu lintas dan keselamatan.

"Kami senang dengan adanya sosialisasi langsung bersama masyarakat. kami juga berterima kasih kepada pihak polisi dengan adanya ini menambah pengetahuan kita". Ucapnya ibu berparas cantik, namun' beliau tidak mau' disebutkan namanya. (Red)

Share:

Polda Lampung Buru Begal Penembak Bripka Arya


BANDAR LAMPUNG - Aksi kriminal bersenjata kembali memakan korban jiwa. Seorang anggota kepolisian, Bripka (Anumerta) Arya Supena, gugur setelah ditembak pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu pagi (9/5/2026).


Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB saat korban sedang menjalankan tugas membawa laporan untuk Kapolda Lampung. Dalam perjalanan, Bripka Arya melihat sekelompok orang dengan gerak-gerik mencurigakan yang diduga hendak melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor.

Dengan naluri dan tanggung jawab sebagai anggota Polri, korban berupaya menegur dan menghentikan aksi para pelaku. Namun para pelaku justru melakukan perlawanan hingga terjadi duel sengit.


Dalam perebutan senjata api tersebut, pelaku berhasil melepaskan tembakan yang mengenai tubuh Bripka Arya hingga menyebabkan korban gugur.


Kejadian itu memicu duka mendalam sekaligus kecaman dari berbagai pihak. Sekretaris Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Lampung Selatan, Hydatur Ridwan, mengecam keras aksi brutal para pelaku.


“Ini sudah sangat keterlaluan. Kalau aparat kepolisian saja berani mereka bunuh, bagaimana dengan masyarakat biasa. Kami meminta aparat penegak hukum segera menangkap pelaku dan mengungkap jaringan kriminal ini sampai tuntas,” tegas Ridwan.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, memastikan pihak kepolisian saat ini terus melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku.


Menurutnya, berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, identitas pelaku mulai teridentifikasi. Personel gabungan dari Polres dan Polsek jajaran telah diterjunkan guna mempersempit ruang gerak pelaku yang diduga masih berada di wilayah Lampung.


“Identitas pelaku sudah mulai mengerucut dan saat ini tim masih melakukan pengejaran. Kami juga mendalami asal-usul senjata api yang digunakan pelaku,” ujarnya.


Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam aksi kriminal tersebut. (Red)

Share:

Piala Kapolres Lampung Selatan diikuti 404 Peserta Kicau Mania dari Berbagai Daerah


LAMPUNG SELATAN - Ratusan pecinta burung berkicau dari berbagai daerah memadati halaman Mapolres Lampung Selatan dalam gelaran Piala Kapolres Lampung Selatan, Minggu (10/5/2026). Event bergengsi tersebut berlangsung meriah dengan diikuti sebanyak 404 peserta dari berbagai komunitas kicau mania.


Ajang perlombaan burung berkicau itu menghadirkan juri profesional dari Jasmine Indonesia dan mempertandingkan sejumlah kelas favorit seperti murai batu, kacer, sogon, kenari hingga lovebird fighter.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak pagi hari. Beberapa kelas bahkan langsung penuh dengan kuota eksklusif 24 gantangan, di antaranya kelas Murai Batu Muda A, Murai Dewasa Kapolres, Murai Batu Dewasa Wakapolres, serta Murai Batu Muda kelas Kanit.


Selain itu, sejumlah kelas lainnya juga dipadati peserta seperti Kenari A sebanyak 22 peserta, Lovebird Restart 650 A sebanyak 22 peserta, Murai Batu B sebanyak 22 peserta, dan Kacer Kanit sebanyak 22 peserta.


Kapolres Lampung Selatan, Toni Kasmiri menyampaikan apresiasi kepada seluruh komunitas pecinta burung berkicau yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya kegiatan tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan komunitas pecinta burung berkicau yang telah hadir serta mendukung terselenggaranya Piala Kapolres Lampung Selatan. Antusiasme yang sangat besar ini menunjukkan bahwa silaturahmi dan kebersamaan antar komunitas masih terjalin dengan sangat baik,” ujar Toni Kasmiri.


Ia menjelaskan, hingga pelaksanaan kegiatan berlangsung tercatat sebanyak 404 peserta telah mengisi berbagai kelas perlombaan dari total target 624 peserta yang diproyeksikan panitia.


Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang kompetisi bagi para penghobi burung berkicau, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.


“Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi wadah memperkuat kebersamaan, menjaga hubungan harmonis antara masyarakat dengan Polri, sekaligus memberikan ruang positif bagi para penghobi burung berkicau di Lampung dan luar daerah,” ungkapnya.


Dalam perlombaan tersebut, kelas utama Kapolres menjadi salah satu yang paling diminati peserta karena menyediakan hadiah utama satu unit sepeda motor Honda Revo serta uang pembinaan sebesar Rp8 juta bagi juara pertama.


Panitia juga menerapkan sistem eksklusif 24 gantangan di seluruh kelas perlombaan guna menjaga kualitas penilaian dan kenyamanan peserta selama kegiatan berlangsung.


Kapolres berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda positif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan Lampung Selatan kepada komunitas kicau nasional.

*

Share:

Semarakkan HUT ASDP ke-53, ASDP Cabang Bakauheni Gelar Olympic Days


Bakauheni, 10 Mei 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-53 PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), ASDP Cabang Utama Bakauheni menggelar rangkaian kegiatan Bakauheni Olympic Days sebagai bentuk partisipasi aktif dalam memeriahkan perayaan HUT perusahaan yang tahun ini mengusung tema “Anchoring Excellence, Stronger Together.”

Momentum HUT ke-53 menjadi refleksi perjalanan panjang ASDP dalam menghadirkan konektivitas antarpulau sekaligus meneguhkan komitmen perusahaan untuk terus bertumbuh melalui kolaborasi, inovasi, dan pelayanan prima.

Sebagai gerbang utama penyeberangan nasional, ASDP Cabang Utama Bakauheni mengambil peran strategis dalam menyemarakkan perayaan ini melalui berbagai kegiatan yang memperkuat kebersamaan antarpegawai.

Rangkaian Olympic Days Cabang Utama Bakauheni yang berlangsung pada 4–10 Mei 2026 menghadirkan beragam cabang olahraga dan kompetisi internal seperti tenis lapangan, tenis meja, voli balon, catur, tarik tambang, mobile legend, gaple, hingga playstation competition. Kegiatan ini menjadi ajang sportivitas yang mempertemukan seluruh insan ASDP Cabang Utama Bakauheni untuk mempererat solidaritas, membangun engagement, serta menumbuhkan semangat kolektif dalam mencapai tujuan perusahaan.

Lebih dari sekadar perayaan, momentum HUT ke-53 juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi ASDP Cabang Utama Bakauheni atas berbagai capaian prestasi tingkat nasional yang berhasil diraih sepanjang rangkaian kegiatan perusahaan.

Dalam Pelaksanaan ISM Code Tahun 2025, ASDP Cabang Utama Bakauheni berhasil meraih Juara 2 Kategori Cabang, sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi penerapan standar keselamatan operasional dan budaya kerja unggul.

Tidak hanya itu, pada kategori armada, KMP Portlink V berhasil meraih Juara 2 ISM Code Tahun 2025 untuk kategori kapal kelas D, E, F, dan G, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan pelayaran yang aman, andal, dan berstandar tinggi.

Prestasi lainnya turut diraih melalui Juara 1 Dekorasi Nonton Bareng Terbaik, yang menunjukkan kreativitas, kekompakan, serta semangat kebersamaan insan ASDP Cabang Utama Bakauheni dalam menyukseskan seluruh rangkaian perayaan HUT secara nasional.

General Manager ASDP Cabang Utama Bakauheni, Partogi Tamba menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan perusahaan.

“Prestasi ini adalah buah dari dedikasi, disiplin, dan semangat kolaborasi seluruh insan ASDP Cabang Utama Bakauheni. Olympic Days dan rangkaian HUT ke-53 menjadi momentum untuk merayakan pencapaian sekaligus memperkuat komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Partisipasi Cabang Utama Bakauheni juga terintegrasi dengan agenda nasional yang diinisiasi Kantor Pusat ASDP, di antaranya pelaksanaan Town Hall Meeting dan Tasyakuran HUT secara hybrid serentak pada 27 Maret 2026, serta dukungan terhadap Virtual Charity Run yang melibatkan seluruh cabang dan insan Ferizyan di Indonesia.

Sebagai bagian dari rangkaian nasional tersebut, ASDP Cabang Utama Bakauheni juga menggelar Charity Run Cabang pada 10 Mei 2026 di lingkungan kantor cabang dengan mengusung semangat “Run for Safety, Community & Sustainability.” Kegiatan ini menjadi sarana kampanye keselamatan, gaya hidup sehat, dan penguatan kepedulian sosial perusahaan.

Melalui rangkaian perayaan ini, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menjadi perusahaan transportasi penyeberangan yang unggul, adaptif, dan berkelanjutan dengan bertumpu pada kekuatan kolaborasi seluruh insan perusahaan.

“53 tahun bukan sekadar usia, tetapi tonggak untuk terus bertumbuh bersama, memperkuat pelayanan, dan menghubungkan negeri dengan semangat excellence yang semakin kokoh,” tutupnya.

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts