Portal Berita Online

Bupati Pesisir Barat Lantik 9 Pejabat Tinggi Pratama


PESISIR BARAT –Bupati Pesisir Barat, Lampung, Dedi Irawan melantik 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Prosesi pelantikan berlangsung di Lobi Utama Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin, pada Jumat (17/04/2026).

Pelantikan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Pesisir Barat Nomor: 100.3.3.2/166/V.04/HK/2026.

Dedi Irawan menyampaikan ucapan selamat kepada para pegawai negeri sipil yang dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan pimpinan tinggi pratama bukan sekadar peningkatan karier, melainkan amanah besar yang menuntut tanggung jawab moral, integritas, dan profesionalisme tinggi.

“Jadikan kepercayaan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik dan memberikan kontribusi maksimal bagi Kabupaten Pesisir Barat,” ungkapnya.

Menurutnya, pelantikan ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi yang diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik serta penguatan sinergi antarperangkat daerah agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Ia memberikan perhatian khusus pada penegakan disiplin aparatur, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Ia menjelaskan bahwa sanksi disiplin mencakup tingkat ringan hingga berat, mulai dari teguran hingga pemberhentian tidak dengan hormat.

“Disiplin bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga komitmen dalam menaati aturan. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa reformasi birokrasi saat ini menuntut kinerja dan akuntabilitas yang tinggi, sejalan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Tantangan ke depan juga semakin besar, terutama dengan adanya pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD pada tahun 2027.

Untuk itu, ia mengajak seluruh jajaran agar mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara kreatif dan inovatif, menciptakan terobosan dalam tata kelola pemerintahan, serta meninggalkan pola kerja lama yang tidak produktif.

Ia memberikan sejumlah instruksi kepada pejabat yang baru dilantik, di antaranya menjadi teladan dalam disiplin, menerapkan prinsip “3 tepat” (tepat waktu, tepat administrasi, dan tepat mutu), serta membangun budaya kerja yang produktif, kreatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Akhir sambutannya dengan pesan agar para pejabat menjaga kepercayaan masyarakat, menjunjung tinggi integritas, dan tidak menyalahgunakan kewenangan,sebab
“Saudara adalah wajah birokrasi dan harapan masyarakat Pesisir Barat,tutpnya.
Adapun pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut:
1. Andi Indrawara– Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
2. M. Ma’ruf  – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan
3. Mesrawan – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
4. Marnentinus– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
5. Irhamudin – Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana
6. Septono – Kepala Dinas Kesehatan
7. Makmur Hidayat – Kepala Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
8. M. Belly Oscar – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian
9. Herdi Wilismar  – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Dengan pelantikan ini, diharapkan kinerja pemerintahan Kabupaten Pesisir Barat semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendorong percepatan pembangunan di pesisir Barat.(yasir).

Share:

Pelaku Pencurian di BRI Link Lampung Selatan Ditangkap Kurang dari 24 Jam


LAMPUNG SELATAN - Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan yang terjadi di sebuah gerai BRI Link di Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan.

Pelaku berinisial AK (47) ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian, tepatnya pada Kamis (16/4/2024) sekitar pukul 09.00 WIB di wilayah Desa Sidodadi, Kecamatan Sidomulyo.

Kapolsek Sidomulyo, AKP Peri Setiawan, mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait keberadaan pelaku.

“Setelah mendapatkan informasi dari warga, kami langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku di sebuah rumah di Desa Sidodadi,” ujar Peri dalam keterangannya.

Peri menjelaskan, kasus pencurian tersebut terjadi pada Rabu (15/5/2024) sekitar pukul 15.19 WIB di sebuah ATM mini BRI Link. Saat itu, korban tengah menjaga tempat usahanya sebelum pelaku datang dan meminjam telepon genggam milik korban.

Ketika korban lengah karena melayani pembeli, pelaku memanfaatkan situasi dengan masuk ke dalam dan membobol laci penyimpanan uang.

"Pelaku mengambil uang tunai sekitar Rp 20 juta dari dalam laci yang sebelumnya dalam keadaan terkunci,” jelasnya.

Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri. Korban yang menyadari kejadian tersebut kemudian melapor ke Polsek Sidomulyo.

Dari hasil penangkapan, polisi turut mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku saat melakukan pencurian.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Sidomulyo untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut dan akan dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (Rls)

Share:

Sinergi Pemprov Lampung, Sekolah, dan Orang Tua Kunci Sukses Sekolah Ramah Anak


Bandar Lampung --- Pemerintah Provinsi Lampung bersama TP PKK Provinsi Lampung terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah bagi anak melalui penguatan program Sekolah Ramah Anak (SRA).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara SMA Fransiskus Bandar Lampung dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung, yang berlangsung di Auditorium SMA Fransiskus Bandar Lampung, Kamis (16/04/2026).

Kerja sama ini meliputi pemanfaatan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Pinggungan Sebuai Provinsi Lampung serta penyelenggaraan Sekolah Ramah Anak. Dalam kesempatan tersebut, Dinas PPPA Provinsi Lampung juga menyerahkan secara simbolis panduan apel tematik jenjang SMA/SMK sederajat sebagai bentuk dukungan implementasi SRA di satuan pendidikan.

Sebagai bentuk wujud komitmen terhadap SRA, dibacakan deklarasi Sekolah Ramah Anak yang dipimpin oleh Kepala SMA Fransiskus Bandar Lampung, Sr. M. Elfrida, FSGM, M.Pd. diikuti oleh pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik yang hadir dalam kegiatan tersebut dan dilanjutkan dengan penandatanganan papan deklarasi Sekolah Ramah Anak sebagai simbol komitmen bersama seluruh pihak.

Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menegaskan bahwa deklarasi Sekolah Ramah Anak merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.

"Sekolah Ramah Anak bukan sekadar program, tetapi komitmen bersama untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari kekerasan dan diskriminasi," ujar Ketua TP PKK Provinsi Lampung.

Menurutnya, keberhasilan implementasi SRA memerlukan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, hingga masyarakat.

"Peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter anak. Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga. Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan Sekolah Ramah Anak," tambahnya.

Lebih lanjut, Batin Wulan, sapaan akrab Ketua TP PKK Provinsi Lampung menekankan pentingnya peran aktif peserta didik sebagai subjek utama dalam implementasi SRA.

"Anak-anak adalah aktor utama. Sekolah dan orang tua memfasilitasi, namun keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh bagaimana siswa mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Ia juga mengajak para siswa untuk membangun pergaulan yang sehat, menjunjung tinggi sikap saling menghargai, serta berani menjadi pelopor dan pelapor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang positif.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus mendorong percepatan terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), salah satunya melalui penguatan Sekolah Ramah Anak di seluruh satuan pendidikan.

"Kami berharap SMA Fransiskus Bandar Lampung dapat menjadi role model dan menginspirasi sekolah lain di Provinsi Lampung dalam mengimplementasikan Sekolah Ramah Anak secara berkelanjutan," harapnya.

Ketua Yayasan Dwi Bakti Bandar Lampung, Sr. M. Editha FSGM, S.Pd, menyampaikan bahwa konsep Sekolah Ramah Anak di lingkungan Fransiskus tidak hanya diwujudkan dalam kebijakan, tetapi juga dalam perilaku, komunikasi, serta pelayanan pendidikan yang berlandaskan nilai kasih dan kerahiman.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal," ujarnya.

Kegiatan ini juga melibatkan orang tua siswa sebagai bagian dari penguatan komitmen bersama serta dimeriahkan dengan penampilan ekstrakurikuler siswa-siswi SMA Fransiskus Bandar Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share:

Pemprov Lampung Dorong RSUD BNH Menuju Green and Sport Hospital


Lampung Selatan – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat aksesibilitas dan mutu pelayanan publik melalui peluncuran berbagai layanan kesehatan unggulan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bandar Negara Husada (BNH).

Langkah strategis ini ditandai dengan penyerahan sertifikat internasional dan peresmian fasilitas medis baru dalam rangkaian peringatan HUT Provinsi Lampung ke-62, Kamis (16/04/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menerima langsung Sertifikat International Certificate of Vaccination (ICV) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penyerahan sertifikat ini menandai resminya RSUD BNH sebagai penyedia layanan vaksinasi internasional yang diakui secara global.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa pengembangan RSUD BNH merupakan bagian dari komitmen besar pemerintah dalam membangun sistem kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

Menurutnya, fasilitas kesehatan di kawasan Kota Baru ini diproyeksikan menjadi pusat rujukan medis berbasis teknologi dan inovasi.

"Pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama dan kualitas pelayanan adalah wajah pemerintah. Kita bergerak menuju birokrasi yang melayani, bukan dilayani. Melalui transformasi digital dan peningkatan fasilitas ini, tidak boleh lagi ada masyarakat yang merasa sulit mendapatkan akses kesehatan," ujar Wagub

Selain itu, Wagub juga meresmikan unit Uronefrologi (Hemodialisa) serta inovasi "SIGAP" (Layanan Jemput Pasien).

Pengembangan ini juga dibarengi dengan visi menjadikan RSUD BNH sebagai Green and Sport Hospital, mendukung konsep Blue Green City yang tengah didorong di kawasan Kota Baru sebagai pusat pemerintahan masa depan yang berwawasan lingkungan.

Sementara itu, Direktur RSUD BNH, Dr. dr. Sri Aryanti, M.M., M.Kes., melaporkan bahwa rangkaian kegiatan kali ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor sesuai dengan tema HUT Lampung ke-62, "Membangun Bersama Lampung Maju".

Selain transformasi layanan, acara ini juga diisi dengan berbagai agenda kemanusiaan dan lingkungan, di antaranya :

1. Bakti Sosial Terpadu: Operasi bibir sumbing, pemeriksaan kesehatan jiwa, pengobatan gratis, pemeriksaan mata, serta donor darah.

2. Jejaring Pengaman Sosial: Penyerahan bantuan 2 unit kursi roda dan 75 paket sembako bagi masyarakat kelompok desil 1 dan desil 2 dari Dinas Sosial Provinsi Lampung.

3. Pelestarian Lingkungan: Penanaman pohon sebagai upaya pencapaian target pembangunan rendah karbon dan peningkatan indeks kualitas lingkungan hidup di Provinsi Lampung.

Wagub juga menyampaikan apresiasi atas sinergi antara OPD, instansi vertikal, dan pihak swasta yang telah berkontribusi dalam upaya membangun Lampung, Wagub berharap semangat kolaborasi ini terus terjaga untuk mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share:

Lampung Matangkan Langkah Strategis Menuju Tuan Rumah PON XXIII 2032


 Bandarlampung — Pemerintah Provinsi Lampung mulai mempersiapkan diri sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032. Bersama KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Pemprov Lampung terus mematangkan langkah strategis melalui diskusi intensif dengan Tim Visitasi dan Verifikasi KONI Pusat di Ruang Rapat Gubernur, Rabu (15/4/2026).

Pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan daerah, baik dari sisi infrastruktur, pembinaan atlet, hingga dampak ekonomi yang akan dihasilkan. Sejumlah catatan strategis dari KONI Pusat langsung ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya serius Pemprov Lampung dalam memenuhi seluruh indikator penilaian.

Ketua Tim Penyaringan dan Penjaringan (TPP) KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, mengapresiasi langkah progresif Pemprov Lampung yang terus mendorong percepatan persiapan. Ia menekankan pentingnya kepastian pembagian venue cabang olahraga antara Lampung dan Provinsi Banten sebagai mitra tuan rumah, termasuk untuk beberapa cabang olahraga di bawah Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) serta cabang angkat berat.

Menanggapi hal tersebut, Pemprov Lampung menegaskan kesiapan untuk segera menyelesaikan berbagai aspek teknis, termasuk perencanaan pembangunan sport center sebagai salah satu infrastruktur utama yang menjadi perhatian dalam proses evaluasi nasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sarana olahraga di Lampung.

Selain infrastruktur, Pemprov Lampung juga menaruh perhatian besar pada peningkatan prestasi atlet. Sejalan dengan arahan KONI Pusat, pembinaan atlet akan dilakukan secara berkelanjutan sejak dini guna menciptakan kontingen yang tangguh dan kompetitif di tingkat nasional hingga internasional.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari visi besar Lampung dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.

Tidak hanya berorientasi pada sukses penyelenggaraan, Pemprov Lampung juga memaksimalkan peluang PON sebagai penggerak ekonomi daerah. Pengembangan sport industry menjadi fokus utama dengan melibatkan pelaku UMKM, sektor kuliner, dan perhotelan secara terintegrasi.

Dengan pendekatan ini, perhelatan PON diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal, Pemprov Lampung juga mendorong penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Kolaborasi dengan aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Tinggi dan Kepolisian akan dilakukan guna memastikan setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan berjalan sesuai koridor hukum.

Melalui langkah-langkah strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis dapat memenuhi seluruh persyaratan dan tampil sebagai tuan rumah yang tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu memberikan legacy pembangunan olahraga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa depan.
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share:

Rutan Kelas IIB Krui Tindak Tegas Napi Terduga Pengguna HP


Pesisir Barat - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Krui menindaklanjuti secara serius adanya dugaan

penggunaan handphone oleh salah satu narapidana di dalam blok hunian. Temuan ini

bermula dari laporan masyarakat serta hasil monitoring petugas terhadap konten yangb eredar di media sosial.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kepala Rutan Krui membenarkan adanya dugaan

penggunaan handphone oleh narapidana di dalam blok hunian. Petugas segera melakukan penggeledahan

pada Rabu malam (15/04) sekitar pukul 23.00 WIB dan berhasil mengamankan 1 (satu) unit 

handphone dari kamar hunian narapidana dimaksud yang diduga sudah ada selama 7 hari didalam kamar hunian. Narapidana yang bersangkutan telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara barang bukti telah disita

guna kepentingan proses investigasi.

Kepala Rutan Krui menegaskan bahwa penggunaan handphone oleh warga binaan

merupakan pelanggaran serius terhadap aturan yang berlaku serta berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, pihak Rutan Krui langsung mengambil langkah cepat berupa pemeriksaan internal, razia lanjutan, serta evaluasi menyeluruh terhadap sistem

pengamanan dan prosedur yang berjalan.

"Kami masih terus melakukan penelusuran secara mendalam untuk mengetahui pihak yang terlibat dalam masuknya handphone tersebut. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, baik oleh warga binaan, petugas maupun pihak lain, akan diberikan tindakan tegas dan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku," tegas Kepala Rutan Krui.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Rutan Krui juga telah melaksanakan ikrar bersama seluruh jajaran dalam rangka mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran narkoba dan penggunaan handphone. Ikrar tersebut menjadi penguat integritas serta keseriusan seluruh petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam rutan. Selain itu, dilakukan pula penguatan terhadap petugas melalui peningkatan pengawasan, pembinaan, serta penegasan kembali tugas dan fungsi guna meminimalisir adanya celah

pelanggaran di dalam rutan.

Melalui Tindak Lanjut ini, Pihak Rutan Krui berupaya memastikan terciptanya lingkungan

pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari peredaran narkoba maupun penggunaan handphone. Setiap bentuk pelanggaran akan ditindak secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku sebagai wujud nyata komitmen dalam menjaga marwah institusi ( Yasir )

Share:

‎Ismi Ali Warga Bulok Terdampar di Papua Dibantu Relawan Timika Dan Pemkab Lamsel

 


LAMPUNG SELATAN,-- Ismi Ali warga Desa Bulok Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan, yang terdampar di Timika Papua. Saat ini sedang menuju ke Bandara Raden Intan II di kawal oleh relawan dari Timika.


‎Pemulangan Ismi Ali tersebut, dilatarbelakangi viralnya Aji warga Sukajadi Kelurahan Bumi Agung yang menjadi korban kerja ilegal dan terdampar di Maroke. Sehingga Pemkab Lampung Selatan turun tangan untuk membantu pihak Aji untuk dapat pulang.

‎Keluarga Ismi Ali menghubungi keluarga Aji dan meminta arahannya agar Ismi Ali dapat pulang, lalu oleh keluarga Aji diarahkan ke Ahmad Syafaruddin TKSK Kemsos RI, agar berkomunikasi secara langsung. Koordinasi Ahmad Syafaruddin dengan keluarga korban dan pihak Relawan Timika secara inten dan juga koordinasi dengan pihak Dinsos Lampung Selatan untuk dapat memulangkan Ismi Ali yang kini kondisinya mengalami lumpuh atau setruk sebelah.

‎Pihak relawan Timika, melakukan upaya pemulangan secepatnya dikarenakan kondisi Ismi Ali mengalami goncangan mental sehingga percepatan pemulangan di lakukan.

‎"Saya dapat kabar, kalau Ismi Ali menangis terus meminta pulang. Saya juga sering video call dengan dia melalui relawan timika, sangat memperhatikan sekali kondisinya," kata Ahmad Syafaruddin, kepada media ini, Rabu (15/4).

‎Sehingga pihaknya secara langsung koordinasi dengan Kepala Dinsos Lampung Selatan Puji Sukamto, dan respon Kadis Sosial gercep bahkan pihaknya juga sudah mencari solusi untuk mengganti biaya pemulangan Ismi Ali.

‎"Intinya sekarang kami bersama pak Puji beserta Kabid dan pihak Pemkab sedang menyiapkan kepulangan Ismi Ali. Serta saat ini sedang koordinasi dengan pihak keluarga korban," tambahnya.

‎Ahmad Syafaruddin, juga menerangkan saat ini kondisi Ismi Ali masih sakit dan pihak Relawan Timika sudah membantu mengurus rujukan pengobatan Ismi Ali ke rumah sakit. Sehingga pihak keluarganya mudah untuk melakukan pengobatan selanjutnya di Lampung.

‎"Saya secara pribadi dan pemerintah daerah mengucapkan terimakasih banyak kepada relawan Timika yang begitu intens membantu korban sampai mengantarkan ke Lampung Selatan. Ini merupakan bentuk sosial kemanusian. Sekali saya ucapkan banyak terimakasih bagi Tim Relawan Timika," kata Ahmad Syafaruddin.

‎"Saya selaku petugas Kementrian sosial. Sangat mengapresiasi respon positif dari Bupati Lampung Selatan beserta jajaran dan anggota dewan ibu Bella Jayanti tanpa sekat komunikasi dukungan penuh untuk kepulangan Aji maupun Ismi Ali," tutupnya.

‎Sementara itu Kadis Sosial Puji Sukamto saat dihubungi media ini, mengatakan pihaknya sudah melaporkan ke Bupati terkait Ismi Ali ke Bupati Lampung Selatan Radytio Egy Pratama, bahwa Ismi Ali sudah diberangkatkan dari Timika Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah dan akan tiba pukul 20.00 wib di bandara Raden Intan II.

‎"Ismi Ali adalah korban calo tenaga kerja kapal tangkap ikan (selama 3 tahun. Belum mendapat upah) yang saat ini dalam kondisi stroke dan depresi," kata Puji.

‎Dirinya menambahkan, bahwa dirinya mendapatkan informasi terkait kondisi Ismi Ali, yang tadi rencananya dipulangkan pada hari Kamis namun diajukan hari Rabu ini. Ismi Ali mengalami kelumpuhan sehingga diperlukan bantuan untuk mengantarnya.

‎"Alhamdulillah dan saya ucapkan terima kasih kepada relawan dari Timika yang membantu proses pemulangan Ismi Ali warga Lampung Selatan," ucapnya.

‎Ia juga menyampaikan, bahwa Bupati Egy menegaskan apabila ada warga Lampung Selatan yang mengalami kondisi seperti Aji dan Ismi secepatnya untuk ditindak lanjuti serta dibantu. Baik itu di Papua dan daerah lain, hal ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Lampung Selatan kepada warganya yang membutuhkan bantuan serta pertolongan.

‎Dinsos Lampung Selatan beserta Disnakertrans dan beberapa dinas, menghimbau kepada masyarakat Lampung Selatan agar tidak menjadi korban calo tenaga kerja, baik melalui media sosial, pamflet dan WA group agar memastikan kebenaran pekerjaan tersebut.

‎"Saat ini Dinsos dan Disnakertrans akan melakukan sosialisasi terkait, bahayanya menjadi korban calo tenaga kerja, kepada masyarakat Lampung Selatan. Dan harapan kami tidak ada lagi korban calo lagi," tutup Puji. (Red)

Share:

56 Pejabat Dilantik di Way Berelang, Sekda Supriyanto: Jabatan Harus Dibayar Dengan Kinerja Nyata


KALIANDA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi dan mutasi pejabat. Sebanyak 56 pejabat yang terdiri dari 12 pejabat administrator dan 44 pejabat pengawas resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya, Rabu (15/4/2026).

Prosesi pelantikan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, di kawasan wisata Pemandian Air Panas Way Belerang, Kalianda. Pemilihan lokasi ini menjadi sorotan, karena sarat pesan simbolik terkait arah pembangunan dan masa depan daerah.

Supriyanto menegaskan, pelantikan di kawasan wisata bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa kekayaan alam daerah merupakan modal utama pembangunan yang harus dijaga melalui kinerja nyata.

Menurutnya, sektor pariwisata Lampung Selatan saat ini menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan tercatat meningkat sebesar 5,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya

Tempat ini adalah bukti nyata potensi besar yang kita miliki. Namun pertanyaannya, ketika dulu ramai, seharusnya bisa lebih ramai lagi. Ketika sudah dikenal, seharusnya menjadi lebih baik. Ini yang harus kita jawab bersama,” ujar Supriyanto.

Ia menekankan, kehadiran para pejabat di posisi baru bukan sekadar rotasi administratif, melainkan bagian dari upaya mendorong percepatan kinerja di setiap perangkat daerah.

Lebih lanjut, Supriyanto mengingatkan bahwa jabatan yang diemban bukanlah hadiah, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan integritas dan hasil kerja yang nyata.

“Kepercayaan ini diberikan karena saudara dinilai mampu bekerja cepat. Maka harus dibayar dengan kinerja yang terukur dan berdampak,” tegasnya.

Dalam arahannya, Supriyanto juga menyampaikan filosofi kepemimpinan yang terinspirasi dari alam. Ia mengajak para pejabat untuk memiliki prinsip yang kokoh seperti gunung, pelayanan yang mengalir seperti air, serta kepemimpinan yang meneduhkan layaknya pepohonan.

Selain itu, ia meminta para pejabat untuk tidak menunggu perintah dalam menjalankan tugas yang sudah menjadi tanggung jawabnya. Inovasi dan inisiatif, menurutnya, menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan adaptif.

Di tengah tantangan perubahan yang semakin cepat, tingginya ekspektasi masyarakat, serta isu lingkungan yang semakin krusial, Supriyanto menegaskan pentingnya kolaborasi dan kerja berbasis hati.

“Oleh karena itu, mari kita bekerja dengan hati, menghadirkan inovasi, dan membangun kolaborasi yang kuat demi terwujudnya Lampung Selatan yang berkelanjutan,” pungkas Supriyanto.
  (Rls)

Share:

Bupati Lampung Selatan Jabat Wakil Ketua Umum Aspeksindo


LAMSEL, Jakarta - Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, kembali dipercaya menduduki posisi strategis di tingkat nasional. Ia resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) periode 2025-2030.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, dalam rangkaian acara pelantikan dewan pengurus dan seminar nelayan yang berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Penunjukan tersebut menjadi bentuk kepercayaan atas kapasitas kepemimpinan Egi dalam mengelola pemerintahan daerah, khususnya di wilayah pesisir Lampung Selatan. Posisi ini sekaligus membuka ruang lebih luas bagi daerahnya untuk berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat pesisir di tingkat nasional.

Dalam keterangannya, Egi menyebut jabatan yang diembannya sebagai amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, terutama dalam memperkuat sinergi antar daerah pesisir dan kepulauan di Indonesia.

“Hari ini saya resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Umum Aspeksindo periode 2025-2030. Ini menjadi amanah sekaligus kepercayaan untuk memperkuat sinergi pembangunan daerah pesisir dan kepulauan di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, melalui peran tersebut, pemerintah daerah diharapkan semakin aktif dalam mendorong pengelolaan potensi kelautan secara berkelanjutan, sekaligus menghadirkan program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap melalui peran ini, Lampung Selatan dapat terus mendorong pengelolaan potensi kelautan dan pesisir secara berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sebagai informasi, Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia merupakan organisasi yang mewadahi pemerintah daerah kepulauan dan pesisir di seluruh Indonesia. Organisasi ini berperan dalam memperkuat koordinasi, advokasi kebijakan, serta mendorong optimalisasi pembangunan wilayah maritim nasional. (Kmf-Is)

Share:

SPMB Tahun 2026 di Lampung Alami Perubahan Signifikan


LAMPUNG, — Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Lampung mengalami perubahan signifikan. Salah satu yang paling mencolok adalah pada jalur domisili (zonasi) yang tidak lagi menjadikan jarak rumah sebagai penentu utama kelulusan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyampaikan bahwa SPMB tahun ini menggunakan dua skema utama, yakni jalur sekolah unggul dan jalur sekolah reguler.

Untuk 35 sekolah unggul, pendaftaran dijadwalkan berlangsung pada 2–5 Juni 2026. Sementara itu, pendaftaran untuk sekolah reguler dibuka pada 15–19 Juni 2026.

“Tahun ini ada perubahan. Jika sebelumnya tes hanya untuk jalur prestasi, kini jalur domisili juga menggunakan tes sebagai penentu kelulusan,” ujar Thomas, pada hari Senin (13/4/2026).

Pada jalur prestasi, terdapat empat komponen utama penilaian, yakni nilai rapor semester 1 hingga 5, Tes Kemampuan Akademik (TKA), prestasi akademik, serta tes sebagai penentu akhir.

Sementara pada jalur domisili, syarat awal tetap berdasarkan wilayah tempat tinggal, namun kelulusan tidak lagi ditentukan oleh jarak.

"Kalau dulu zonasi ditentukan jarak terdekat, sekarang penentunya adalah nilai rapor dan hasil tes berbasis CAT,” tegasnya.

Selain itu, tersedia pula jalur lain seperti mutasi serta jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi siswa dari keluarga kurang mampu, yang mengacu pada data desil 1 dan 2 dari Kementerian Sosial dan dinas sosial setempat.

Thomas menegaskan, sistem baru ini dirancang lebih objektif dan transparan, sekaligus untuk mencegah praktik kecurangan dalam proses penerimaan siswa.

“Kami mengusung keadilan. Semua harus mengikuti prosedur yang berlaku. Jika ada kecurangan, silakan laporkan dan akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Ia juga mengimbau pihak sekolah, baik SMP maupun SMA, serta seluruh pemangku kepentingan untuk aktif mensosialisasikan perubahan sistem ini kepada masyarakat.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap, melalui kebijakan baru ini, proses SPMB 2026 dapat berjalan lebih adil, transparan, dan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah. (Rls)

Share:

Thomas Americo : Pelantikan Kepala SMAN/SMKN/SLB Diharapkan Kwalitas Pendidikan Lampung Semakin Merata

 


LAMPUNG, -  Sebanyak 51 kepala sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB di Provinsi Lampung resmi dilantik pada Selasa (14/4/2026).

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran sekaligus penguatan tata kelola pendidikan di tingkat satuan pendidikan menengah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Americo, menegaskan bahwa para kepala sekolah yang dilantik diharapkan mampu membawa perubahan nyata di lingkungan sekolah masing-masing.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mendorong kepala sekolah agar bekerja lebih baik, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta menghadirkan inovasi di sekolah,” ujar Thomas dalam keterangannya.

Ia menekankan, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan mutu pendidikan.

Oleh karena itu, kepemimpinan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan prestasi siswa menjadi tuntutan utama.

“Jabatan ini adalah amanah. Kami berharap seluruh kepala sekolah yang dilantik dapat menunjukkan kinerja terbaik, membangun budaya sekolah yang positif, serta menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang,” tambahnya.

Adapun 51 kepala sekolah yang dilantik berasal dari berbagai kabupaten/kota di Lampung, antara lain:

1. Jahara Siregar, M.Pd — SMAN 1 Ambarawa (Pringsewu)

2. Semar Jaya IS, S.Pd., M.Pd — SMAN 1 Simpang Pematang (Mesuji)

3. Istiqomah, S.Kom., M.M. — SMKN Tanjung Sari (Lampung Selatan)

4. I Made Sulatra, M.Pd — SMAN 1 Pringsewu

5. Astri Mela Agustin — SMAN 2 Metro

6. Haidir Yusuf, S.T., M.T — SMAN 1 Tanjung Raja (Lampung Utara)

7. Sri Idayanti, S.Ag., M.Pd.I — SMKN 1 Kotabumi (Lampung Utara)

8. Dr. Evi Amalia Setya Ningtyas, S.Pd., M.Pd — SMAN 1 Seputih Agung (Lampung Tengah)

9. Henrican Purba, M.Pd — SMAN 1 Kalirejo (Lampung Tengah)

10. Muhamad Zainudin, S.Pd — SMAN 1 Bangun Rejo (Lampung Tengah)

11. Ely Sulistyorini, S.T., M.Pd — SMKN 1 Rawajitu Selatan (Tulang Bawang)

12. Abu Salam, S.Pd — SMAN 1 Buay Bahuga (Way Kanan)

13. Drs. Agus Nardi, M.M — SMAN 13 Bandar Lampung

14. Arliyanti, S.Pi., M.M — SMKN 1 Banjar Margo (Tulang Bawang)

15. Iryana Febriza Wardhani, S.Pd., M.Pd — SMAN 7 Bandar Lampung

16. Widdy Guntur Bawono, S.Pd.Jas., M.Pd — SLB Negeri Sidomulyo (Lampung Selatan)

17. M. Kholid, S.Pd., M.Pd — SMAN 3 Metro

18. Musa Nurrasyid, S.Pd., M.Pd — SMAN 1 Sukoharjo (Pringsewu)

19. Tri Nurul Fajarotun, S.Kom., M.T.I — SMAN 5 Metro

20. Budi Wiryawan, S.Pd — SMAN 1 Belalau (Lampung Barat)

21. Agus Sugiharto, S.Pd — SMKN 1 Labuhan Maringgai (Lampung Timur)

22. Endro Waluyo, S.Pd.I., M.Pd — SMAN 1 Sendang Agung (Lampung Tengah)

23. Achmad Imanuddin, S.Pd., M.M — SMAN 1 Bandar Sribawono (Lampung Timur)

24. Drs. Aruji Kartawinata, M.Pd.I — SMAN 1 Abung Semuli (Lampung Utara)

25. Dra. Suryati AS., M.M — SMAN 1 Abung Tengah (Lampung Utara)

26. Ishariyanti, S.Pd., M.Pd — SMKN 1 Bunga Mayang (Lampung Utara)

27. Vivin Refi Astuti, S.Pd — SMKN 1 Sukadana (Lampung Timur)

28. Herlina Hasmin, S.Pd — SMKN 1 Bukit Kemuning (Lampung Utara)

29. Rina Widi Astuti, S.Pd., M.Pd — SMKN 1 Bumi Agung (Lampung Timur)

30. Wihan Afriono, S.T., M.Pd — SMK Unggul Terpadu (Lampung Tengah)

31. Vivi Evita Rozalifa, S.Pd., M.Pd — SMAN 1 Sungkai Utara (Lampung Utara)

32. Nurhapizah, S.Ag., M.Pd — SMAN 1 Bukit Kemuning (Lampung Utara)

33. Drs. Ifraim Azis, M.M — SMKN 2 Kalianda (Lampung Selatan)

34. Junaedi, S.Pd., M.M — SMAN 1 Sumberjaya (Lampung Barat)

35. Sunarni Andriyani, S.Pd — SMKN 1 Raman Utara (Lampung Timur)

36. Ibnu Budi Cahyana, S.Sos., M.Pd — SMAN 1 Metro

37. Eny Setyawati, S.T., M.Pd — SMKN 5 Bandar Lampung

38. Linda Kurniasari, S.Pd., M.Pd — SMAN 17 Bandar Lampung

39. Ir. Jaka Purwanta — SMKN 1 Ketapang (Lampung Selatan)

40. Ali Kurniawan, S.HI., M.Pd — SMAN 1 Seputih Banyak (Lampung Tengah)

41. Media Sari Putri, S.Pd., M.M — SMAN 1 Kotabumi (Lampung Utara)

42. Indra Yurman, S.Pd., M.Pd — SMKN 1 Abung Selatan (Lampung Utara)

43. Sri Mulyati, S.Pd., M.M — SMAN 1 Punggur (Lampung Tengah)

44. Hamron Roiya, S.Pd., M.M — SMKN 2 Kotabumi (Lampung Utara)

45. Yoharnes, S.Si., M.Si — SMAN 11 Bandar Lampung

46. Didi Nuryadi, S.Pd., M.Pd — SMAN 1 Bandar Surabaya (Lampung Tengah)

47. Sutrisno, S.Kom., M.M — SMKN 1 Liwa (Lampung Barat)

48. Ristiana, S.Pd., M.M — SMKN 1 Gedung Aji (Tulang Bawang)

49. Tri Yunita, S.Ag., M.Pd.I — SMKN 1 Pagar Dewa (Lampung Barat)

50. Mike, S.Pd., M.Pd — SMAN 2 Kotabumi (Lampung Utara)

51. Hasanudin, S.Pd — SMAN 1 Trimurjo (Lampung Tengah)

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap kualitas pendidikan di seluruh wilayah semakin merata dan mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (Rls)

Share:

Wajib tahu! Jadwal Dokter Spesialis RSUD dr H Bob Bazar Kalianda, Jangan Sampai Salah Datang


LAMPUNG SELATAN - Berencana ingin berobat atau kontrol rutin di RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM? Pastikan Anda tidak salah hari dan jam prakteknya! Berikut adalah informasi lengkap jadwal pelayanan dokter spesialis di Instalasi Rawat Jalan untuk tahun 2026.

Layanan kesehatan tersedia setiap hari Senin hingga Sabtu dengan jadwal yang berbeda-beda setiap poli. Agar kunjungan Anda lebih lancar, tidak sia-sia, sehingga bisa mendapatkan pelayanan dengan nyaman, segera catat atau simpan informasinya di bawah ini:

* Poli THT-KL

- Hari: Selasa, Kamis, Jumat
- Jam: 09.00 - Selesai
Dokter: Dr. Nanang Suhana, Sp.THT-KL

* Poli Anak

- Hari: Senin, Rabu, Kamis
-Jam: 10.00 - Selesai
Dokter: Dr. Riva Yulianto, Sp.A

- Hari: Selasa, Jumat, Sabtu
- Jam: 08.00 - Selesai
Dokter: Dr. Lily Hayati, Sp.A

* Poli Syaraf

- Hari: Rabu, Jumat
- Jam: 09.30 - Selesai
Dokter: Dr. Annur Rahmad Nugroho, Sp.N

* Poli Penyakit Dalam

- Hari: Senin - Jumat
- Jam: 10.30 - Selesai
Dokter: Dr. Wangsit Warsito Murti, Sp.PD

- Hari: Senin - Jumat
- Jam: 10.30 - Selesai
Dokter: Dr. Dite Ari Prapti, Sp.PD

* Poli Mata

- Hari: Senin, Rabu, Sabtu
- Jam: 08.30 - Selesai
Dokter: Dr. Heru Syahputra, Sp.M

- Hari: Selasa, Kamis, Jumat
- Jam: 08.30 - Selesai
Dokter: Dr. Nurfanida Natasya, Sp.M

* Poli Bedah

- Hari: Senin, Rabu, Sabtu
- Jam: 09.30 - Selesai
Dokter: Dr. Erfi Yandri, Sp.B

- Hari: Selasa, Kamis, Jumat
- Jam: 09.30 - Selesai
Dokter: Dr. Dicky Suseno, Sp.B

* Poli Gigi

- Hari: Selasa, Jumat
- Jam: 09.30 - Selesai
Dokter: Drg. Yuza Famelia

- Hari: Selasa, Jumat
- Jam: 09.30 - Selesai
Dokter: Drg. Boy Syafriadi

* Poli Gigi Bedah Mulut

- Hari: Senin, Rabu, Kamis
- Jam: 09.30 - Selesai
Dokter: Drg. Rumartha Putri Swari, Sp.BM

- Hari: Senin, Rabu, Kamis
- Jam: 09.30 - Selesai
Dokter: Drg. Surya Atma Jaya, Sp.BM

* Poli Orthopedi

- Hari: Senin, Rabu, Kamis
- Jam: 09.30 - Selesai
Dokter: Dr. Adenmart Salmen Purba, Sp.OT

* Poli Obgyn

- Hari: Senin, Selasa, Sabtu
- Jam: 10.00 - Selesai
Dokter: Dr. Fofi Livia Ariani, Sp.OG

- Hari: Rabu, Jumat
- Jam: 10.00 - Selesai
Dokter: Dr. Yasir Avisena, Sp.OG

* Poli Paru

- Hari: Senin, Selasa, Kamis, Jumat
- Jam: 09.00 - Selesai
Dokter: Dr. Pusparini Kusumajati, Sp.P

- Hari: Rabu, Sabtu
- Jam: 08.00 - Selesai
Dokter: Dr. Rizki Putra Sanjaya, Sp.P

* Poli VCT

- Hari: Senin, Rabu
- Jam: 08.00 - Selesai
Dokter: Dr. Ayusti Mutazila

* Poli Medical Check Up

- Hari: Senin - Kamis
- Jam: 08.00 - Selesai
Dokter: Dr. Liestya Risnawati

- Hari: Jumat, Sabtu
- Jam: 08.00 - Selesai
Dokter: Dr. Yuli Rokhayati, Sp.KKLP

* Poli Forensik

- Hari: Senin - Jumat
- Jam: 08.00 - Selesai
Dokter: Dr. Cathrin Andriyani, Sp.FM

* Poli Fisioterapi

- Hari: Senin - Jumat
- Jam: 08.00 - Selesai
Terapis: Turyati, SST.FT

Semoga informasi ini bermanfaat dan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang tepat waktu dan maksimal. (Rls)

Share:

Komitmen Tanpa Kompromi, Kalapas Kalianda Pimpin Razia Gabungan Berantas Halinar


KALIANDA – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda melaksanakan razia gabungan bersama TNI, Polri, dan BNN Kabupaten Lampung Selatan yang dilanjutkan dengan tes urine terhadap warga binaan yang dimulai pada pukul 21.00 WIB, Senin (13/4).

Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini guna mencegah gangguan keamanan dan penyalahgunaan narkotika di dalam lapas.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penggeledahan secara menyeluruh pada kamar hunian dan barang warga binaan.

Dari hasil kegiatan,tidak ditemukan adanya Narkoba ataupun Alat Komunikasi Ilegal.

Kegiatan yang dilakukan secara humanis ini dilanjutkan dengan tes urine secara acak yang diawasi langsung oleh petugas dan pihak BNN.

Kepala Lapas Kalianda, Beni Nurrahman, menegaskan komitmen dalam menjaga lapas tetap aman dan bersih dari narkotika.

"Kami akan terus melakukan langkah preventif dan bersinergi dengan aparat di Lampung Selatan. Tindakan saya tegas, ada ruang bagi barang terlarang maupun penyalahgunaan narkotika di dalam Lapas Kalianda," tegas Kalapas.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif sebagai bentuk komitmen Lapas Kalianda dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan profesional.
(Hms-Is)

Share:

Warga Lampung Selatan Minta Perbaikan Jalan Penghubung Dua Desa


LAMPUNG SELATAN – Warga Desa Sukajaya, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, kembali mempertanyakan kepastian pembangunan jalan desa yang hingga kini belum juga direalisasikan. Jalan yang menjadi akses utama masyarakat tersebut diketahui sudah mengalami kerusakan selama kurang lebih 15 tahun tanpa adanya perbaikan yang signifikan.

Jalan ini merupakan jalur aktif yang tidak hanya digunakan oleh masyarakat Desa Sukajaya, tetapi juga menjadi penghubung penting bagi warga Desa Penengahan. Kondisi jalan yang rusak parah dinilai sangat menghambat aktivitas sehari-hari, terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial.

Kepala Desa Sukajaya, Ihsan, menjelaskan bahwa pihak desa telah berulang kali mengusulkan pembangunan jalan tersebut melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan. Selain itu, pemerintah desa juga telah menyampaikan proposal secara langsung kepada dinas dan instansi terkait guna mempercepat realisasi pembangunan.

“Kami sudah berkali-kali mengusulkan melalui Musrenbang kecamatan, bahkan proposal juga sudah kami sampaikan ke dinas terkait. Namun sampai sekarang belum ada realisasi,” ungkap Ihsan.

Warga berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi ini, mengingat pentingnya jalan tersebut sebagai akses utama yang menunjang mobilitas dan perekonomian masyarakat di dua desa.

Dengan kondisi jalan yang telah lama rusak dan belum tersentuh perbaikan, masyarakat Desa Sukajaya dan Desa Penengahan berharap agar pembangunan jalan tersebut dapat segera direalisasikan dan masuk dalam prioritas program pembangunan daerah. (Red)

Share:

Borong Penghargaan Nasional, Perumda Tirta Jasa Lampung Selatan Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 4


Jakarta - Perumda Air Minum Tirta Jasa Kabupaten Lampung Selatan menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan TOP BUMD Awards 2026 kategori Bintang 4.

Penghargaan ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan kinerja perusahaan daerah, tetapi juga mencerminkan peningkatan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Prestasi tersebut semakin lengkap dengan diraihnya penghargaan TOP Pembina BUMD 2026 oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, serta TOP CEO BUMD 2026 yang diberikan kepada Direktur Perumda Air Minum Tirta Jasa, Julianto.

Ketiga penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam acara puncak TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Dian Ballroom, Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026).

Ajang TOP BUMD Awards merupakan penghargaan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA). Penilaian dilakukan secara komprehensif terhadap kinerja, inovasi, serta kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran BUMD, khususnya Perumda Air Minum Tirta Jasa.

“Alhamdulillah, ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh jajaran pengurus BUMD, khususnya PDAM di Kabupaten Lampung Selatan,” ujarnya.

Bupati Egi menegaskan, penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi pelayanan kepada masyarakat.

“Harapannya, ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk bekerja lebih baik dan lebih inovatif ke depan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Egi menekankan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola perusahaan daerah agar semakin profesional, transparan, dan mampu memberikan pelayanan optimal.

Pada tahun 2026, sebanyak 248 BUMD dan BLUD dari seluruh Indonesia mengikuti ajang ini, meningkat 4,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, 218 BUMD dinyatakan mengikuti seluruh tahapan penilaian secara lengkap.

Sejak pertama kali digelar pada 2016, TOP BUMD Awards menjadi salah satu tolok ukur nasional dalam mendorong BUMD agar lebih profesional, inovatif, dan berdaya saing. (Kmf-Is)

Share:

Wakil Ketua DPRD Lampung Selatan Hadirkan Harapan Baru Bagi Korban Pekerja Ilegal Merauke


 LAMPUNG SELATAN - Didampingi Camat Kalianda, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Partai Amanat Nasional (PAN), Bela Jayanti, mengunjungi kediaman Aji, korban pekerja ilegal di Merauke, Papua Selatan.

Kunjungan tersebut berlangsung di Lingkungan V Sukajadi, Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Kalianda, pada Senin (13/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Camat Kalianda Ruris Apdani, S.Pd., Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kemensos RI Kecamatan Kalianda Ahmad Syarifuddin beserta jajaran, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Kepala Dinas Sosial Fuji Sukamto, Lurah Bumi Agung Irpan Rosyadi, S.Pd., tim kesehatan Puskesmas Kalianda, serta bidan Kelurahan Bumi Agung Rika bersama tim.

Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Lampung Selatan terhadap warganya yang mengalami musibah korban pekerja ilegal di luar daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bela Jayanti menyampaikan imbauan agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar daerah maupun luar negeri yang tidak jelas prosedurnya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming pekerjaan yang menjanjikan gaji besar, namun tidak melalui jalur resmi. Pastikan semua proses sesuai aturan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujar Bela Jayanti.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya hadir dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Kami bersama pemerintah daerah akan terus mendorong pendampingan dan perlindungan bagi warga, khususnya yang menjadi korban praktik pekerja ilegal,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Kalianda Ruris Apdani, S.Pd., menyampaikan bahwa pihak kecamatan akan terus bersinergi dengan semua pihak dalam memberikan perhatian kepada masyarakat.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan warga mendapatkan pendampingan yang maksimal, baik dari segi kesehatan maupun sosial,” ujar Ruris.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi lowongan pekerjaan.

“Pastikan setiap tawaran pekerjaan melalui jalur resmi sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi,” tambahnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Fuji Sukamto, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memberikan perhatian dan pendampingan terhadap korban.

“Kami dari Dinas Sosial akan terus hadir memberikan pendampingan, baik dalam proses pemulihan maupun pemenuhan kebutuhan dasar korban. Ini menjadi komitmen kami dalam melindungi masyarakat,” ungkap Fuji Sukamto.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait prosedur kerja yang aman dan legal.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti prosedur resmi dalam bekerja serta melaporkan jika menemukan praktik perekrutan tenaga kerja ilegal,” tambahnya.

Sementara itu, TKSK Kemensos RI Kecamatan Kalianda Ahmad Syarifuddin menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan terhadap korban dan keluarga.

“Kami bersama Dinas Sosial akan terus mendampingi Aji dan keluarga, baik dari sisi sosial maupun kebutuhan lainnya, agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik,” ungkap Ahmad Syarifuddin.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam mencegah praktik pekerja ilegal.

“Kami berharap masyarakat lebih waspada dan segera berkoordinasi dengan pihak terkait apabila menemukan indikasi perekrutan tenaga kerja yang tidak sesuai prosedur,” tambahnya.

Selain memberikan dukungan moril, rombongan juga memastikan kondisi kesehatan Aji pasca kepulangannya, serta mendorong agar penanganan dan pendampingan terhadap korban dapat terus dilakukan secara maksimal.

Pemerintah daerah melalui instansi terkait diharapkan terus hadir dalam memberikan perlindungan serta pendampingan bagi masyarakat, khususnya yang menjadi korban praktik pekerja ilegal. (Red)

Share:

Camat Rajabasa Kunjungi SDN 2 Way Muli Pantau Kegiatan Belajar Mengajar


LAMPUNG SELATAN – Camat Rajabasa melakukan kunjungan ke SDN 2 Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (13/4/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memantau langsung kondisi lingkungan sekolah serta kegiatan belajar mengajar.

Dalam kunjungannya, Camat Rajabasa meninjau sejumlah fasilitas sekolah, termasuk kebersihan toilet (WC) serta memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan kondusif.

Camat Rajabasa juga memberikan arahan kepada para guru dan tenaga pendidik agar selalu mengedepankan profesionalisme dalam bekerja. Ia menekankan pentingnya mencintai pekerjaan sebagai bentuk tanggung jawab dalam dunia pendidikan.

“Cintai pekerjaan, sayangi pekerjaan, dan layani siswa dengan sepenuh hati. Karena dari sinilah masa depan generasi kita dibentuk,” ujar Camat Rajabasa.

Selain itu, Camat juga mengingatkan agar pihak sekolah turut mendukung dan menjalankan program Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yakni program ABRI (Asri, Bersih, Rapi, dan Indah) serta BKW (Bersih, Kering, dan Wangi).

Menurutnya, lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman akan sangat berpengaruh terhadap semangat belajar siswa serta kesehatan seluruh warga sekolah.

Tak hanya itu, Camat Rajabasa juga menyampaikan pesan moral kepada para siswa agar saling menyayangi sesama teman dan menjaga lingkungan sekitar.

“Cintai sesama teman dan cintai lingkungan sekitar. Dengan begitu, kita bisa menciptakan suasana sekolah yang harmonis dan menyenangkan,” pesannya.

Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah dalam menjaga kebersihan, kedisiplinan, serta meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Kecamatan Rajabasa. (Red)

Share:

Survei Tunjukkan Kepuasan Publik Tinggi, ASDP Sukses Kelola Mudik 2026


Jakarta, 10 April 2026 – Di tengah derasnya arus mobilitas masyarakat selama Angkutan Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menunjukkan ketangguhan operasionalnya. Lonjakan signifikan di berbagai lintasan tidak menjadi hambatan, melainkan momentum pembuktian bahwa layanan penyeberangan nasional mampu tetap berjalan lancar, aman, dan terkendali.

Keberhasilan ini selaras dengan pernyataan Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, yang menegaskan bahwa seluruh moda transportasi—darat, kereta api, laut, dan udara—berjalan optimal. Ia memastikan tidak terdapat kendala menonjol, baik pada arus mudik maupun arus balik tahun ini.
Capaian tersebut diperkuat oleh berbagai hasil survei independen. Survei ITS mencatat Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 82,15 atau masuk kategori baik, meningkat 3,45 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Lembaga KedaiKOPI menunjukkan 88,8 persen responden merasa puas terhadap manajemen mudik pemerintah.

Sementara itu, Indikator mencatat tingkat kepuasan sebesar 85,3 persen di kalangan pemudik—menegaskan bahwa layanan transportasi nasional berjalan optimal di tengah tekanan trafik tinggi. Dari survey tersebut, diketahui bahwa IKM layanan pada moda penyeberangan pada moda penyeberangan tercatat mencapai nilai 77,48. Capaian ini mencerminkan tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap aspek pelayanan selama periode Angkutan Lebaran.

Di lapangan, dinamika operasional tetap terjadi, terutama di titik krusial seperti Pelabuhan Gilimanuk. Kepadatan sempat berlangsung selama dua hari pada puncak arus mudik. Namun, kondisi tersebut berhasil diurai secara efektif pada hari ketiga melalui langkah strategis—mulai dari penerapan buffer zone, percepatan layanan kendaraan besar, hingga prioritas penyeberangan bagi kendaraan roda dua.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi erat lintas sektor. Sinergi antara ASDP, Kementerian Perhubungan, TNI, Kepolisian, KSOP, BPTD, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas layanan.

“Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak dalam memastikan layanan tetap optimal di tengah tingginya mobilitas masyarakat. Sinergi ini menjadi kunci menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Sejak awal periode Angkutan Lebaran, ASDP telah mengantisipasi lonjakan trafik melalui strategi terukur di empat cabang utama—Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk. Optimalisasi armada dilakukan secara dinamis dengan dukungan pola operasi Tiba Bongkar Berangkat (TBB) untuk mempercepat siklus layanan. Selain itu, buffer zone diaktifkan dan personel diperkuat di titik-titik krusial pelabuhan.

*Dampak Signifikan Stimulus*
Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengungkapkan bahwa kebijakan tarif tunggal yang disertai stimulus diskon memberikan dampak nyata. Hingga 31 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, realisasi penyerapan stimulus mencapai Rp30,05 miliar atau 84,52 persen dari target, dengan tingkat penerima manfaat mencapai 116,92 persen.
“Capaian ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kebijakan yang mempermudah akses layanan penyeberangan,” jelasnya.

Lebih jauh, digitalisasi melalui platform Ferizy menjadi tulang punggung peningkatan layanan. Sistem reservasi yang terintegrasi mampu mengatur arus kendaraan dan penumpang lebih tertib, sekaligus menekan antrean selama periode padat.

Secara kumulatif, sejak H-8 hingga H+8 pukul 06.00 WIB, total penumpang di 15 lintasan pantauan nasional mencapai 4.722.213 orang, meningkat 6,6 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 4.430.006 orang. Sementara itu, total kendaraan mencapai 1.215.273 unit atau naik 8 persen dari 1.125.178 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Ke depan, ASDP berkomitmen memperkuat kualitas layanan melalui inovasi berkelanjutan dan peningkatan standar operasional. Komitmen ini memastikan setiap perjalanan pengguna jasa tetap aman, nyaman, dan penuh kepastian—bahkan di tengah puncak mobilitas nasional.

*CORPORATE SECRETARY PT ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO)*

Share:

11 Bulan Tak Digaji, Buruh PT San Xiong Steel Akhirnya Dapat Kepastian Usai Bupati Egi Turun Tangan


 LAMSEL, Kalianda - Harapan baru muncul bagi ratusan buruh PT San Xiong Steel Indonesia yang selama 11 bulan tidak menerima gaji. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengambil langkah konkret dengan memimpin langsung mediasi dan menghadirkan solusi bagi pemenuhan hak-hak pekerja.

Pertemuan antara buruh dan pemerintah daerah digelar di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (10/4/2026), setelah sebelumnya ratusan pekerja menggelar aksi unjuk rasa menuntut pembayaran gaji, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, hingga Tunjangan Hari Raya (THR) yang belum dipenuhi perusahaan.

Dalam forum tersebut, Bupati Egi mempertemukan seluruh pihak terkait, mulai dari perwakilan karyawan, manajemen perusahaan, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, hingga instansi teknis, sebagai bagian dari upaya percepatan penyelesaian masalah.

Perwakilan buruh PT San Xiong Steel Indonesia, Iwan Tulus, mengungkapkan kondisi berat yang dialami para pekerja. Selama hampir satu tahun, mereka tidak menerima penghasilan, termasuk THR saat Lebaran.

“Yang utama bagi kami adalah BPJS dan THR, pak. Hidup kami terus berjalan, kami butuh kejelasan agar bisa bekerja lagi dan mendapatkan hak kami,” ujar Iwan.

Selain persoalan upah, kendala lain yang dihadapi pekerja adalah layanan BPJS Kesehatan yang tidak dapat digunakan, terutama saat rujukan ke luar daerah. Status kepesertaan yang masih terikat dengan perusahaan juga menyulitkan mereka untuk mencari pekerjaan baru.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lampung Selatan, R. Rully Maulana, menyampaikan solusi konkret terkait pencairan Jaminan Hari Tua (JHT).

Menurutnya, pekerja tetap dapat mencairkan JHT dengan melengkapi dokumen pendukung seperti slip gaji atau surat pernyataan.

“Solusinya bisa menggunakan slip gaji untuk proses pencairan. Kami siap membantu dan menjembatani agar hak pekerja tetap bisa terpenuhi,” jelas Rully.

Bupati Egi pun langsung menginstruksikan BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Tenaga Kerja untuk aktif mendampingi proses administrasi para buruh.

“Nanti dibantu BPJS Ketenagakerjaan dan Disnaker. Data-data yang diperlukan segera dikomunikasikan. Alhamdulillah hari ini sudah ada solusi,” ujar Egi.

Kepastian pencairan JHT ini menjadi titik terang bagi para pekerja untuk melanjutkan kehidupan sekaligus membuka peluang kembali bekerja di tempat lain.

Selain solusi jangka pendek, Bupati Egi juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan hak normatif pekerja.

Pemkab Lampung Selatan, kata Egi, akan segera melayangkan surat teguran kepada PT San Xiong Steel Indonesia agar memenuhi kewajiban pembayaran gaji dan THR yang tertunggak.

“Kami hadirkan semua pihak hari ini untuk memberikan solusi. Pemerintah daerah juga akan memberikan teguran kepada perusahaan agar segera menyelesaikan kewajibannya,” tegasnya.

Untuk persoalan BPJS Kesehatan, Egi menjelaskan bahwa kepesertaan dapat dialihkan, dengan syarat status hubungan kerja karyawan telah dinyatakan jelas.

Dalam langkah cepat lainnya, Egi juga melakukan koordinasi lintas daerah dengan melakukan video call bersama Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, guna membantu akses layanan BPJS Kesehatan bagi pekerja yang berdomisili di Bandar Lampung.

Langkah ini menegaskan pendekatan kolaboratif yang diambil pemerintah daerah dalam memastikan perlindungan sosial bagi para buruh tetap berjalan. (Is-Kmf)

Share:

Tangis Ibu Desi Pecah! 3 Anaknya Idap Thalasemia, Zita Anjani Datang Bawa Harapan


Kalianda  - Air mata itu akhirnya jatuh pelan, tapi tak terbendung. Di sebuah rumah sederhana di Dusun 7 Jati Baru, Kalianda, Desi Rohilah (29) tak lagi mampu menyembunyikan perasaannya saat Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Zita Anjani berdiri di hadapannya, menyapa satu per satu anak-anaknya yang tengah berjuang melawan penyakit sejak usia dini.

Sore itu, Kamis (9/4/2026), bukan sekadar kunjungan, momen itu menjelma menjadi pelukan emosional bagi seorang ibu tunggal yang selama ini berjuang dalam diam.

Tiga anak Desi, Almeira Azzahra Alfatun Nisa (8), Abhan Sultanul Alam (7), dan Amara Zea Pelangi (5), harus menjalani hidup yang tak biasa. Sejak kecil, mereka didiagnosis mengidap thalasemia, penyakit kelainan darah yang memaksa mereka bergantung pada transfusi darah rutin setiap dua minggu sekali.

Kadar hemoglobin yang tak stabil, peradangan darah, hingga kondisi kekurangan gizi yang dialami si bungsu Amara menjadi bagian dari keseharian yang tak bisa mereka pilih.

Zita Anjani tak sekadar datang melihat. Ia duduk, menyapa, dan berbicara langsung kepada anak-anak itu dengan bahasa sederhana, namun penuh harapan.

“Adik-adik harus tetap semangat, rajin belajar, supaya nanti bisa jadi orang sukses. Bisa jadi bupati, wakil bupati,” ujarnya, disambut tatapan polos penuh harap.

Kepada Abhan, ia menitipkan pesan yang lebih dalam. Sebuah dorongan kecil yang sarat makna bagi anak laki-laki yang kelak diharapkan menjadi penopang keluarga.

“Kalau laki-laki harus kuat, harus bantu ibu,” kata Zita Anjani.

Di balik senyum anak-anak itu, ada cerita panjang tentang perjuangan. Desi menjalani semuanya seorang diri setelah berpisah dengan suami.

Menjadi ibu sekaligus ayah, ia harus memastikan ketiga anaknya tetap mendapatkan pengobatan rutin, meski beban hidup kian berat dari hari ke hari.

Namun, ia tidak sepenuhnya sendiri. Perhatian dan kepedulian yang diberikan membuat Desi merasa tidak sendiri dalam menghadapi cobaan merawat buah hatinya yang sakit.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Kesehatan telah memberikan dukungan nyata, mulai dari fasilitas transportasi untuk pengobatan ke Rumah Sakit Immanuel hingga jaminan biaya melalui BPJS Kesehatan. Bantuan tersebut menjadi nafas tambahan bagi keluarga kecil ini untuk terus bertahan.

Dalam kunjungan itu, Zita Anjani juga menyerahkan bantuan sembako dan santunan sebagai bentuk kepedulian langsung. Meski sederhana, bagi Desi, perhatian itu memiliki arti yang jauh lebih besar dari sekadar bantuan materi.

“Terima kasih banyak Bu Zita sudah mengunjungi kami. Saya senang sekali, terharu, campur aduk rasanya. Terima kasih juga untuk semua yang sudah peduli,” ucap Desi lirih.

Di tengah segala keterbatasan, Desi tetap memastikan anak-anaknya bersekolah. Bahkan, pihak sekolah turut menjadi bagian dari sistem dukungan, dengan sigap memberi kabar jika kondisi anak menurun, seperti saat demam atau kelelahan.

Kunjungan ini bukan hanya tentang bantuan atau seremoni. Ia menjadi pengingat bahwa di balik angka-angka program kesehatan, ada wajah-wajah kecil yang sedang berjuang, dan ada seorang ibu yang bertahan dengan seluruh kekuatannya.

Di rumah sederhana itu, harapan mungkin tak datang dalam bentuk besar. Tapi hari itu, ia hadir, melalui kepedulian, melalui perhatian, dan melalui keyakinan bahwa mereka tidak sendiri. (Kmf)

Share:

Halal Bihalal APDESI, Bupati Pesisir Barat Ajak Peratin Tingkatkan Inovasi dan Pelayanan Publik


Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintahan pekon dalam mendorong pembangunan yang efektif, partisipatif, dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal APDESI Kabupaten Pesisir Barat Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Pekon Negeri Ratu, Kecamatan Ngambur, Kamis (09/04/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pesisir Barat, unsur Forkopimda atau yang mewakili, Sekretaris Daerah, Inspektur Pesisir Barat Unzir, Kepala DKPP-Perikanan Irvan Leonardo Abdullah, Kepala Dinas Kesehatan Septono, Ketua APDESI Edison Surya, para camat termasuk Camat Ngambur, serta seluruh peratin se-Kabupaten Pesisir Barat.

Bupati menekankan bahwa peratin merupakan ujung tombak pemerintahan di tingkat pekon yang memiliki peran strategis sebagai penggerak pembangunan sekaligus penjaga kepercayaan masyarakat.

“Peratin harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan di pekon, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” tegasnya.

Selain memperkuat sinergi, Bupati juga menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan dana pekon. Ia mendorong seluruh aparatur pekon untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kegiatan Halal Bihalal tersebut juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan benih padi kepada 45 penerima manfaat. Bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terhadap sektor pertanian sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. (Yasir)

Share:

Rotasi Jabatan di Pemprov Lampung, Perkuat Sektor Energi dan Sumber Daya Air

 


Bandar Lampung --- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Kamis (9/4/2026). Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung.

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/919/VI.04/2026 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pegawai negeri sipil dalam dan dari jabatan pimpinan tinggi pratama.

Dalam keputusan tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menetapkan rotasi dua pejabat eselon II. Febrizal Levi Sukmana yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air.

Sebaliknya, Budi Darmawan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air kini mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Lampung.

Dalam sambutan tertulis gubernur yang dibacakan Sekretaris Daerah, disampaikan bahwa peralihan jabatan merupakan hal yang wajar dalam birokrasi. Rotasi tersebut menjadi bagian dari strategi organisasi untuk meningkatkan kinerja dan penyegaran birokrasi.

"Peralihan tugas ini merupakan bagian dari tour of duty dan tour of area untuk memperkaya pengalaman serta perspektif kepemimpinan," ujar Sekda Marindo membacakan sambutan gubernur.

Gubernur menegaskan, jabatan tidak boleh dipandang sebagai zona nyaman. Setiap posisi merupakan amanah yang harus dijalankan sesuai kebutuhan organisasi dan kepentingan masyarakat.

Ia juga menyoroti pentingnya peran sektor energi, sumber daya mineral, dan sumber daya air yang dinilai strategis. Kedua sektor tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari ketersediaan energi hingga ketahanan pangan dan mitigasi bencana.

Karena itu, gubernur meminta agar kinerja perangkat daerah tidak hanya berhenti pada laporan administratif. Hasil kerja harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui solusi nyata dan pelayanan yang lebih cepat.

Selain itu, gubernur menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya alam. Kebijakan yang diambil harus berpihak pada kepentingan publik dan dilakukan secara transparan.

Ia juga mendorong inovasi berbasis data serta respons cepat terhadap permasalahan. Menurutnya, deteksi dini dan langkah tepat menjadi kunci agar program pemerintah berjalan efektif dan berdampak.

"Birokrasi tidak boleh sibuk tanpa arah. Kita harus memastikan setiap program produktif, efektif, dan memiliki dampak yang terukur," ucapnya.

Melalui pelantikan ini, pemerintah provinsi berharap dapat memperkuat komitmen dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong kemajuan dan daya saing Provinsi Lampung secara berkelanjutan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share:

Merawat Harmoni di Tengah Perbedaan, Pemkab Lampung Selatan Pererat Toleransi Lewat Dharma Santi Umat Hindu


DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda* - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memperkuat nilai toleransi antarumat beragama melalui kegiatan silaturahmi Dharma Santi Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 bersama umat Hindu, yang digelar di Aula Pendopo, Lamban Rakyat Lampung Selatan, Kamis (9/4/2026).

Momentum ini menjadi istimewa karena perayaan Nyepi tahun ini berlangsung beriringan dengan bulan suci Ramadan, mencerminkan harmoni kehidupan beragama di Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Ketua TP PKK Zita Anjani, Wakil Ketua TP PKK Reni Apriyani, Sekretaris Daerah Kabupaten Supriyanto besreta Ketua DPW Ratna Yanuana.

Turut hadir juga, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Darmawan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan I Nyoman Setiawan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Erdiyansyah, dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Firmansyah.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Lampung Selatan, Made Sugriwa, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap umat Hindu.

Ia menilai kehadiran pemerintah dalam kegiatan keagamaan menjadi bukti nyata inklusivitas dalam pembangunan daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati atas perhatian yang diberikan. Kehadiran pemerintah menjadi bukti bahwa umat Hindu diakui dan menjadi bagian dari pembangunan Lampung Selatan,” ujarnya.

Made Sugriwa juga menyoroti tema Nyepi tahun ini, “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni, Indonesia Maju”, yang dinilai relevan dengan kondisi sosial saat ini.

“Momentum Nyepi yang beriringan dengan Ramadan menunjukkan indahnya toleransi dan harmonisasi antarumat beragama di Lampung Selatan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi kepada umat Hindu, sekaligus menegaskan makna Dharma Santi sebagai ruang rekonsiliasi sosial.

“Dharma Santi adalah jembatan hati, manifestasi ajaran luhur untuk merajut kembali persaudaraan,” kata Egi.

Ia juga mengapresiasi masyarakat Bali di Lampung Selatan yang dinilai mampu menjaga keseimbangan antara modernitas dan nilai tradisi.

“Saya bangga melihat masyarakat Bali yang mandiri, pekerja keras, dan tetap teguh memegang adat istiadat. Inilah kekuatan kita, modernitas dalam bingkai tradisi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Egi menekankan pentingnya pelestarian seni dan budaya Bali sebagai bagian dari kekayaan daerah sekaligus potensi pengembangan sektor pariwisata.

“Teruslah melestarikan seni dan budaya. Jangan biarkan identitas budaya luntur. Seni budaya Bali adalah kekuatan karakter dan daya tarik wisata Lampung Selatan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Egi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

“Kemajuan tidak hanya ditentukan pembangunan fisik, tetapi juga oleh kerukunan masyarakat. Mari kita perkuat persatuan demi Lampung Selatan yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.

Kegiatan Dharma Santi ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarumat beragama, meningkatkan kerukunan sosial, serta memperkuat nilai-nilai kebhinekaan dalam kehidupan masyarakat Lampung Selatan. (Kmf)

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts