Portal Berita Online

Tampilkan postingan dengan label Advertorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Advertorial. Tampilkan semua postingan

RSUD CAM Kota Bekasi Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah


Kota Bekasi – RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (RSUD CAM) Kota Bekasi bekerjasama dengan PMI Kota Bekasi kembali menggelar kegiatan Donor Darah sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat khususnya di Kota Bekasi.

Kegiatan ini berlangsung rabu (19/11/2025) di aula gedung A lantai 8 RSUD CAM Kota Bekasi dan berhasil mengumpulkan sebanyak 47 kantong darah yang selanjutnya akan diolah hingga distribusikan oleh PMI Kota Bekasi.

Direktur RSUD CAM Kota Bekasi Dr. dr. Ellya Niken Prastiwi, MKM., MARS yang akrab disapa dr. Niken mengungkapkan RSUD CAM rutin mengadakan kegiatan donor darah setiap 3 bulan sekali, kegiatan bulan ini adalah kegiatan donor darah terakhir di tahun 2025.

“Kami telah melaksanakan kegiatan donor darah ini dari tahun 2008 bekerjasama dengan PMI Kota Bekasi, dan kami menerima serta memfasilitasi temen-temen RSUD CAM Kota Bekasi yang rutin berdonor”, terangnya.

“Sahabat sehat, serta masyarakat, mari kita donor darah agar kita tambah sehat dan mendonorkan darah kita untuk yang membutuhkan”, ajaknya.

Tahapan untuk donor darah yaitu pertama calon pendonor mengisi formulir, kemudian menimbang berat badan, periksa HB darah, periksa tensi, setelah semua disetujui barulah seorang pendonor ke bed yang telah disediakan untuk pengatafan atau pengambilan darah.

Persyaratan umum pendonor dari PMI ialah Usia 17-60 tahun, Berat badan minimal 45 kg, Temperatur tubuh 36,6 – 37,5 derajat Celcius, Tekanan darah baik yaitu sistole = 110-160 mmHg, diastole = 70-100 mmHg, Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50-100 kali/menit, Hemoglobin perempuan minimal 12 gram, sedangkan untuk laki-laki minimal 12,5 gram, Jumlah penyumbangan per tahun paling banyak 5 kali dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya 3 bulan.

Ketua pelaksana kegiatan Iwan Kartiwan mengungkapkan 47 kantong darah yang terkumpul terdiri dari 11 kantong golongan darah A, 16 kantong golongan darah B, 17 kantong golongan darah O, dan 3 kantong golongan darah AB.

“Donor darah selain untuk mewujudkan sikap peduli terhadap sesama, ada banyak manfaat bagi kesehatan yaitu dapat mendeteksi penyakit serius, menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah, hingga membantu menurunkan berat badan”, tutupnya. (Adv)

Share:

RSUD Abdul Moeloek Bentuk Tim Implementasi Program Penguatan Rumah Sakit


Bandar Lampung - KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, Usus) dan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) dalam rangka mendukung program Strengthening Indonesia's Health Care Referral Network (SIHREN) yang didanai dari pinjaman luar negeri, dengan tujuan untuk meningkatkan layanan kesehatan, terutama di rumah sakit yang menjadi jejaring pengampuan layanan KJSU-KIA. SIHREN adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya dalam memberikan layanan kesehatan, termasuk layanan KJSU-KIA.

Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan dan pembangunan di bidang kesehatan, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek melakukan terobosan untuk membentuk Membentuk Tim Implementasi Program Penguatan Rumah Sakit Jejaring Pengampuan Pelayanan Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi (KJSU) dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Pembentukan tim Pengampuan Implementasi Program Penguatan Rumah Sakit Jejaring Pengampuan Pelayanan KJSU dan KIA, merupakan upaya dalam pemerataan dan keadilan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan tanpa harus berlama-lama mengantri. Pembentukan Tim Implementasi Rumah Sakit Jejaring Pengampuan KJSU dan KIA itu sendiri terdiri dari : Ketua Tim dan 6 kelompok kerja (sarpras, sanitasi-K3, hibah alat kesehatan, SDMK, layanan, perencanaan-monev), dan Sekretariat.



Adapun tugas dan fungsi ketua tim dalam hal ini, Plt. Direktur dr. Imam Ghozali, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek sebagai penanggung jawab utama, menetapkan pokja (program kerja), memimpin pemantauan, menerima dan mengelola hibah serta melaporkan pelaksanaan kegiatan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ini merupakan satu dari enam pilar transformasi kesehatan yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan. Dari keenam pilar tersebut diharapkan kita dapat menyusun perencanaan pembangunan kesehatan dan mutu pelayanan kesehatan yang prima di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek," ujar Plt. Direktur dr. Imam Ghozali, kemarin.

Uraian tugas kelompok kerja meliputi :

Sarpras dan Alkes memastikan kesiapan ruang, Listrik, Internet, Air bersih, Gas medik, serta kelengkapan alkes.

Sanitasi dan K3 bertanggung jawab dalam pengelolaan limbah medis, identifikasi bahaya lingkungan kerja, dan penerapan K3.

Penatalaksanaan Hibah Alkes mengkoordinasi penerimaan, unboxing Alkes, pelatihan, pemindahtanganan, dan pelaporan BAST/BASTO.

SDM Kesehatan memverifikasi SIP/STR, pelatihan, beasiswa, dan pembaruan. 

Jejaring Layanan mengkoordinasi pemanfaatan alkes, penguatan layanan, pembaruan SIRS Online.

Perencanaan, Monitoring, Evaluasi bertugas melaporkan capaian program, pengelolaan distribusi alkes, dan dokumentasi kegiatan.

Sekretariat bertugas mendukung tugas administrasi tim, integrasi laporan pokja, dan penyusunan laporan kemajuan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).


“Apa yang ditugaskan kepada kita itulah yang menjadi hal dasar kita untuk mengembangkan layanan. Mulai dari perencanaan, pengembangan SDM dan pembentukan tim pengampuan implementasi KJSU dan KIA sehingga kita mampu menyelesaikan tugas di level masing-masing sehingga jejaring pengampuannya akan bisa lebih berlaku”. Tegasnya dr. Imam Ghozali.

Pengaturan terkait Pembentukan tim Pengampuan Implementasi Program Penguatan Rumah Sakit Jejaring Pengampuan Pelayanan KJSU dan KIA RSUD Dr. H. Abdul Moeloek ini akan mengacu pada peraturan dan ketentuan yang bertujuan untuk Meningkatkan kualitas layanan KJSU dan KIA di RSUD, Memastikan pemerataan akses layanan KJSU dan KIA bagi Masyarakat, dan Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program KJSU dan KIA.

“Diharapkan pula dengan pembentukan tim implementasi program penguatan pengampuan pelayanan KJSU dan KIA dapat meminimalisir kondisi sakit dan angka kematian, penurunan biaya pelayanan sekaligus peningkatan produktivitas dan kualitas kesehatan pasien," ucap dr. Imam Ghozali. 

dr. Imam Ghozali berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan dan menjalankan program pengampuan dengan baik serta mengharapkan kerjasama yang baik antar SDM, pejabat struktural guna untuk mewujudkan visi misi pemerintah Provinsi Lampung. “Bersama Lampung Maju, Menuju Indonesia Emas 2045”.(adv) 

Share:

DPRD Bandar Lampung Paripurna AKD Pimpinan


DPRD Bandar Lampung sedang bersiap menggelar rapat paripurna untuk mengumumkan empat alat kelengkapan dewan (AKD) nama pimpinan definitif periode mendatang.


Proses ini akan menjadi langkah penting dalam menentukan struktur kepemimpinan DPRD yang baru setelah hasil Pemilu 2024. "Kita sudah menerima usulan empat nama pimpinan definitif DPRD Bandar Lampung,” katanya.

Kepala Bagian Persidangan DPRD Bandar Lampung, Ferizal, menyatakan bahwa saat ini jadwal untuk rapat paripurna masih dalam tahap penyusunan.


Ia menjelaskan bahwa usulan nama-nama pimpinan definitif sudah diterima dan tinggal menunggu pengumuman resmi melalui paripurna.


"Kami sudah menerima usulan empat nama pimpinan definitif DPRD Bandar Lampung. Paripurna sedang dijadwalkan untuk memastikan proses berjalan sesuai prosedur," ungkapnya.


Setelah pengumuman resmi dalam rapat paripurna, empat nama pimpinan definitif DPRD akan dikirimkan ke Gubernur Lampung untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK).


SK ini menjadi syarat utama bagi pimpinan DPRD untuk secara resmi menduduki posisinya. "Begitu SK dari Gubernur Lampung sudah diterbitkan, kita akan langsung mengadakan paripurna pengambilan sumpah jabatan sebagai pimpinan definitif DPRD," tambah Ferizal seperti dilansir IDN Times



Posisi Ketua DPRD Bandar Lampung akan diisi oleh Bernas Yuniarta dari Partai Gerindra, sesuai dengan usulan dari partai pemenang Pemilu 2024.


"Selain itu, tiga kursi Wakil Ketua akan diisi oleh perwakilan partai lainnya, yaitu Sidik Efendi dari PKS, Afrizal dari NasDem, dan Wiyadi dari PDIP," bebernya. (Adv) 







Share:

DPRD Resmi Umumkan Empat Pimpinan Definitif


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung resmi mengumumkan empat pimpinan definitif.


Pengumuman pimpinan DPRD dibacakan Sekretaris DPRD Bandar Lampung, Tri Paryono pada sidang Paripurna di ruang sidang paripurna DPRD Bandar Lampung, Selasa.



Pimpinan definitif DPRD Bandar Lampung diisi oleh empat parpol pemenang pada Pemilu 2024 yaitu Partai Gerindra, PKS, NasDem dan PDI Perjuangan. Jabatan yang diisi adalah ketua DPRD dan tiga wakil ketua. 

Untuk Ketua DPRD Bandar Lampung, DPP Gerindra menunjuk Bernas Yuniarta menjadi pimpinan.


Posisi Wakil Ketua I diisi oleh Sidik Efendi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).


Wakil Ketua II Afrizal dari NasDem yakni dan Wakil Ketua III Wiyadi dari PDI Perjuangan.



Selanjutnya para pimpinan DPRD definitif itu akan mengirimkan surat ke gubernur untuk dilakukan penerbitan SK.


Setelah SK dari gubernur terbit, SK tersebut akan langsung dikirimkan ke DPRD Bandar Lampung untuk melanjutkan tahapan paripurna pengambilan sumpah sebagai pimpinan definitif DPRD Bandar Lampung.


Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Bandar Lampung, Gerindra menjadi partai pemenang Pemilu di Kota Bandar Lampung dengan perolehan 111.433 suara.

PKS 77.229 suara, Nasdem 75.449 suara, dan PDIP 65.363 suara. Kemudian menyusul Golkar 51.796 suara, PKB 41.483 suara, Demokrat 39.031 suara, dan PAN 25.581 suara.(adv) 



Share:

Paripurna DPRD Kota Bandar Lampung, Yuhadi Pimpin Ketua BK


Bandar Lampung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung mengadakan rapat paripurna untuk mengumumkan struktur Alat Kelengkapan Dewan (AKD) periode 2024-2029 Selasa.


Rapat ini menjadi momen penting dalam pengorganisasian tugas dan fungsi DPRD ke depan.



Wakil Ketua II DPRD Bandar Lampung, Afrizal, menjelaskan bahwa struktur AKD ini disusun melalui proses musyawarah mufakat yang melibatkan seluruh fraksi.


“Struktur ini sudah melalui persetujuan Kementerian Dalam Negeri, di mana semua fraksi telah sepakat dalam musyawarah mufakat,” ujar Afrizal pada Rabu.


Berikut adalah susunan lengkap struktur AKD DPRD Kota Bandar Lampung untuk periode 2024-2029:


Komisi I


Ketua: Misgustini


Wakil Ketua: Romi Husein


Sekretaris Komisi: Sri Ningsih Jamsari


Komisi II


Ketua: Agusman Arif


Wakil Ketua: Roland Nurfa


Sekretaris Komisi: Indra Fariza


Komisi III


Ketua: Agus Djumadi


Wakil Ketua: Dedi Yuginta


Sekretaris Komisi: Aderly Imelia Sari


Komisi IV


Ketua: Asroni Paslah


Wakil Ketua: Wiwik Anggraini


Sekretaris Komisi: Muhamad Suhada



Selain itu, susunan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan Badan Kehormatan DPRD juga telah ditetapkan sebagai berikut:


Ketua Bapemperda: Robiatul Adawiyah


Wakil Ketua Bapemperda: Pepi Asih Wulandari


Ketua Badan Kehormatan: Yuhadi


Wakil Ketua Badan Kehormatan: Edison Hadjar


Dilansir berandalappung, penetapan ini diharapkan dapat memperkuat kinerja DPRD Bandar Lampung dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran, serta meningkatkan pelayanan dan akuntabilitas terhadap masyarakat Kota Bandar Lampung.(adv) 




Share:

DPRD Bandar Lampung Sikapi Pengeroyokan Siswa SMP


Kasus kriminal yang menewaskan pelajar SMP di Bandar Lampung mematik keprihatinan semua pihak. DPRD Bandar Lampung meminta polisi begerak cepat menangkap pelaku pengeroyokan siswa SMP tersebut. 


Reri Pambudi, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandar Lampung meminta Kepolisian bertindak cepat dan memproses sampai tuntas pelaku aksi kriminalitas yang merenggut nyawa manusia.


Hal itu ditegaskannya menyikapi tragedi seorang pelajar SMP di Bandar Lampung tewas diduga menjadi korban pembunuhan.


Seorang pelajar berusia 14 tahun ditemukan tewas mengenaskan dengan sejumlah luka di tubuhnya, diduga menjadi korban pembunuhan.


Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Dr Harun 1, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Rabu, 18 Desember 2024 dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB.


“Saya berharap aparat kepolisian bisa dengan cepat menangkap para pelaku pembunuhan anak SMP tersebut,” ungkap Reri Pambudi.


Disampaikannya juga, saat ini banyak aksi kriminalitas dari geng motor, aksi kenakalan remaja atau pelajar. Fraksi Gerindra menghimbau Polresta untuk terus melakukan sweping mengantisipasi kriminalitas.


“Kami juga berharap aparat kepolisian memperketat patroli-patroli apalagi di malam-malam weekend,” tandasnya.


Diketahui, korban tragedi pembunuhan adalah Fredi Saputra (15), seorang pelajar SMP di Kota Bandar Lampung tewas dengan luka sabetan senjata tajam. Korban diduga dibacok oleh sekelompok pemuda yang membawa senjata tajam. (Lis) 

Share:

DPRD Bandar Lampung Paripurna Tentang Penandatanganan Nota Kesepakatan APBD


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung menggelar rapat paripurna tentang penandatanganan nota kesepakatan APBD 2025 di ruang sidang DPRD.


Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kota Bandar Lampung, Agusman Arief, menyebutkan bahwa pendapatan daerah di Kota Tapis Berseri pada APBD 2025 ditargetkan sebesar Rp2,899 triliun.


Pendapatan daerah tersebut terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp1,083 triliun dan dana pendapatan transfer sebesar Rp1,815 triliun.


“Total belanja daerah pada APBD 2025 sebesar Rp2,838 triliun, yang terdiri dari belanja operasi Rp2,366 triliun, belanja modal Rp408 miliar, serta belanja tak terduga Rp63 miliar. Sehingga surplus Rp61 miliar,” katanya dalam rapat paripurna, Senin (11/11).


Kemudian, penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp26 miliar terdiri dari SILPA Rp16 miliar dan penerimaan pinjaman Rp10 miliar.



“Pengeluaran pembiayaan terdiri dari penyertaan modal investasi daerah sebesar Rp37 miliar dan pembayaran pokok utang sebesar Rp50 miliar,” ujarnya.(adv) 


Sementara itu, Pj Wali Kota Bandar Lampung, Budhi Darmawan, mengatakan bahwa pembayaran utang merupakan kewajiban yang harus dibayarkan. Oleh karena itu, pada APBD 2025 dialokasikan anggaran sebesar Rp50 miliar.


“Akan kita bayarkan Rp50 miliar, sudah dialokasikan,” tutupnya seperti dilansir rmol. 

Share:

Delapan Fraksi DPRD Bandar Lampung Setujui Raperda APBD Bandar Lampung


BANDAR LAMPUNG - Delapan Fraksi DPRD Bandar Lampung, menyatakan menerima dan menyetujui rancangan peraturan daerah (Raperda) APBD Bandar Lampung tahun anggaran 2025 senilai Rp2,9 triliun.


Raperda APBD tersebut, diterima dan disetujui para anggota fraksi di DPRD Bandar Lampung dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Bandar Lampung pada Kamis (14/11/2024).


Dalam sidang paripurna ini membahas dua pokok bahasan yakni penyampaian Raperda APBD Bandar Lampung tahun anggaran 2025, serta penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD Bandar Lampung tahun anggaran 2025.


Juru Bicara Fraksi PKS DPRD Bandar Lampung, Yuni karnelis mengatakan, APBD dibuat untuk mengatur pemerintah dari sisi penerimaan pemerintah daerah.


"Jadi dengan adanya APBD ini, pemerintah daerah (Pemda) memprioritaskan alokasi belanja pokok dari pada alokasi belanja penunjang," kata Yuni Karnelis.



Sementara itu, Fraksi Nasdem DPRD Bandar Lampung melalui Angga Wijaya, juga menyetujui dengan adanya rancangan tersebut, dengan memberikan beberapa catatan-catatan terutama berfokus pada perbaikan jalan dan dukungan UMKM.


"Kami berharap, dengan APBD ini nanti ada peningkatan infrastruktur, terutama jalan raya dan dukungan UMKM yang juga harus menjadi perhatian," ujar Angga Wijaya.


Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandar Lampung, Budhi Darmawan menjelaskan, mengenai pemfokusan dana yang akan dijalankan Rancangan APBD sekitar Rp2,9 triliun yang difokuskan pada bidang infrastruktur dan kesehatan.


"Kemudian ini nanti juga fokus infrastruktur pendidikan, kemudian juga belanja-belanja lainnya, termasuk juga untuk sektor jasa," jelas Budhi Darmawan. (Sumber lampungpro) 

Share:

Paripurna DPRD Bandar Lampung Bahas Target APBD


Pemerintah Kota Bandar Lampung menargetkan pendapatan dan penerimaan pembiayaan daerah pada anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2025 sebesar Rp2,925 triliun.

Target tersebut disampaikan Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandar Lampung Budhi Darmawan pada sidang paripurna di Gedung DPRD Bandar Lampung, Kamis, 14 November 2024.

Menurut Budhi Darmawan, perincian penerimaan tersebut bersumber dari pendapatan asli daerah sebesar Rp1,083 triliun, pendapatan transfer Rp1,815 triliun, dan penerimaan pembiayaan daerah Rp26 miliar.


Pendapatan tersebut nanti akan diprioritaskan untuk mendukung pembangunan di Kota Bandar Lampung 2025 pada sejumlah bidang antara lain infrastruktur kesehatan, pendidikan, SDM, lingkungan hidup, dan layanan publik.

Dari target Rp2,925 triliun, akan terbagi dalam kelompok belanja dan pembiayaan daerah yakni belanja operasi Rp2,554 triliun, belanja modal Rp214 miliar, belanja tidak terduga Rp70 miliar dan pengeluaran pembiayaan daerah Rp87 miliar.



“Alhamdulilah semua fraksi DPRD Kota Bandar Lampung menyetujui RAPBD Kota Bandar Lampung 2025,” kata dia yang juga Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung itu. (Adv*)

 

Share:

Pjs Walikota Bandar Lampung Hadiri Paripurna Pengambilan Sumpah Pimpinan DPRD


Bandar Lampung – Pjs Walikota Bandar Lampumg Budhi Darmawan, menghadiri sidang paripurna istimewa DPRD Kota Bandar Lampung dalam rangka pengucapan sumpah pimpinan DPRD Kota Bandar Lampung Masa Jabatan 2024-2029 di Gedung Paripurna DPRD kota Bandar Lampung Rabu (23/10/2024).


Hadir dalam sidang paripurna istimewa DPRD Kota Bandar Lampung dalam rangka pengucapan sumpah pimpinan DPRD Kota Bandar Lampung Masa Jabatan 2024-2029, Pj Gubernur Lampung, Kapolresta Bandar Lampung, Dandim 0410/KBL, Kejari, kepala pengadilan negeri Tanjung Karang, Kemenag Kota Bandar Lampung, Unsur Pimpinan DPRD dan Anggota DPRD masa jabatan 2024-2029, Sekda Kota Bandar Lampung, Kepala OPD pimpinan pratama pemkot Bandar Lampung, Camat Sebandar Lampung, Lurah Se Bandar Lampung dan Undangan lainnya.


Sidang paripurna istimewa DPRD Kota Bandar Lampung dalam rangka pengucapan sumpah pimpinan DPRD Kota Bandar Lampung masa jabatan 2024-2029 di pimpin oleh pimpinan sidang sementara. Bernas Yuniarta, SE dan di hadiri seluruh anggota DPRD Kota Bandar Lampung.


Anggota DPRD Kota Bandar Lampung terpilih masa bhakti 2024-2029 berjumlah 50 Anggota dan dari semua unsur fraksi yang ada di DPRD Kota Bandar Lampung.


Dalam sambutannya Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Bernas Yuniarta, SE menyampaikan dalam pidato pertama yaitu tetap selalu bersinergi dan berkolaborasi serta bekerjasama dengan jajaran pemerintah kota Bandar Lampung lebih baik lagi “dalam rangka menyukseskan pembangunan kota bandar lampung untuk masyarakat agar terwujudnya di indonesia emas dan indonesia jaya Sesuai cita-cita kita bersama yang di gadangkan Presiden Prabowo Subianto.” Ujar Bernas Yuniarta



Pjs. Walikota Bandar Lampung Budhi Darmawan, ST, MT menyampaikan secara umum kepada seluruh unsur DPRD Kota Bandar Lampung masa jabatan 2024-2029 dan seluruh Forkopimda kota Bandar Lampung. 

"Mari kita bekerjasama dalam rangka membangun Kota Bandar Lampung lebih baik lagi kedepan," tutup Budhi Darmawan…(adv)

Share:

Sinergikan P4GN, DPRD Bandar Lampung Kunker ke BNN

 


Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menerima kedatangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung yang melakukan kunjungan kerja dalam rangka audiensi terkait Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di kantor pusat BNN pada Kamis 5 Oktober 2023 pukul 10.00 WIB.


Anggota DPRD Kota Bandar Lampung terdiri dari 11 anggota fraksi, di kesempatan ini diterima langsung oleh Plt. Direktur Hukum Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama BNN Toton Rasyid, S.H., M.H.


Dalam kunjungan DPRD Kota Bandar Lampung, dipaparkan juga mengenai informasi terbaru terkait rapat terbatas yang dilakukan BNN RI dengan Presiden Joko Widodo pada 11 September 2023 lalu. Dimana narkotika adalah extraordinary crime karena melibatkan jaringan yang tidak dapat ditangani oleh satu pihak, sehingga diperlukan kesadaran seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan pencegahan.


Dalam kesempatan ini, Ketua Pansus P4GN DPRD Kota Bandar Lampung, Siddiq Effendi, S.H., M.H. mengaku mendapatkan gambaran yang jelas soal program P4GN BNN. Hal ini menjadi bekal untuk menyempurnakan perangkat yang ada di wilayahnya. Mengingat, Kota Bandar Lampung belum memiliki BNNK, jadi ada kesulitan untuk melakukan rehab dan tes urine.


Meski demikian, untuk wilayah Lampung sendiri tercatat memiliki BNNP Lampung beserta 5 jajaran BNNK yakni Lampung Selatan, Tanggamus, Lampung Timur, Way Kanan, Kota Metro.


“Kami dari Pansus DPRD Kota Bandar Lampung tentang Raperda P4GN, sudah berkunjung ke BNN dalam rangka mendapatkan masukan untuk penyempurnaan Raperda P4GN di Bandar Lampung.Alhamdulillah banyak sekali masukan-masukan yang kami peroleh untuk penyempurnaan. Tadi juga disampaikan data-data yang ada soal Narkotika, sampai pencegahannya. Ternyata BNN sangat mendukung sekali terkait penyusunan ini. Salah satu yang mendasari membentuk Raperda P4GN karena kota Bandar Lampung ini adalah kota provinsi dan sampai hari ini belum punya BNN tingkatan kota dan tadi sangat didukung oleh BNN untuk segera dibentuk,” ujar Siddiq Effendi.


Adapun hasil audiensi ini yaitu mendorong agar adanya BNNK di Kota Bandar Lampung guna mencegah peredaran Narkotika di kalangan anak muda dan juga mensosialisasikan dampak bahayanya. (Lis) 

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts