Portal Berita Online

Tampilkan postingan dengan label Unila. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unila. Tampilkan semua postingan

Ribuan Mahasiswa SNBP Ikuti Wawancara KIP Kuliah di Unila


Unila: Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan seleksi wawancara program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi 1.319 mahasiswa yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 April 2025, bertempat di Aula Fakultas Pertanian (FP) Unila.

Program KIP Kuliah merupakan bantuan pemerintah yang mencakup dukungan biaya pendidikan, bantuan uang tunai, serta perluasan akses pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu secara finansial.

Dalam proses seleksi, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui calon penerima, mulai dari pendaftaran melalui laman KIP Kuliah, pengumpulan berkas, verifikasi data, hingga seleksi wawancara yang menjadi tahap krusial dalam menentukan kelayakan penerima bantuan.

Pelaksanaan wawancara di Unila dilakukan secara terstruktur dengan melibatkan 25 orang pewawancara. Proses ini dibagi menjadi dua sesi setiap harinya untuk memastikan kelancaran dan efektivitas pelaksanaan. Mahasiswa yang berdomisili di Provinsi Lampung diwajibkan mengikuti wawancara secara langsung (offline) di Aula Fakultas Pertanian.

Salah satu peserta, Harza Afnan Yoza, mahasiswa Program Studi Teknik Geodesi Fakultas Teknik, mengungkapkan pengalamannya selama mengikuti wawancara. “Yang saya rasakan sih agak nervous di awal, tapi seiring berjalan waktu jadi lebih santai. Saya harap bisa diterima di KIP ini karena tidak ingin membebani orang tua,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan seleksi ini, diharapkan program KIP Kuliah dapat tepat sasaran dan benar-benar membantu mahasiswa yang membutuhkan, sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.

Selain itu, Unila berharap para penerima KIP Kuliah mampu memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk meraih prestasi akademik maupun nonakademik, serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa di masa depan.(lis)

Share:

Kontrak PPPK dan Non-ASN 2026 Unila Ditandatangani


Unila: Universitas Lampung (Unila) menggelar kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dan pegawai tidak tetap tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Disiplin Pegawai di lingkungan Unila. Acara berlangsung di Gedung Serbaguna Unila, pada Rabu, 15 April 2026.

Kegiatan mencakup penyerahan Surat Keputusan (SK) serta penandatanganan perjanjian kerja bagi pegawai PPPK paruh waktu dan Non-ASN Tahun 2026 yang dihadiri dan dipimpin Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum Unila, Indrayati Putri Idrus, S.H., M.H., didampingi Koordinator Kepegawaian Unila, Dewi Asri Rahayu, S.Kom.

Indrayati dalam sambutannya menegaskan momentum ini menjadi titik penting untuk menilai komitmen dan profesionalisme para pegawai. Ia menegaskan kualitas kerja tidak ditentukan status, melainkan oleh integritas dan konsistensi kinerja yang ditunjukkan setiap individu.

“Status P3K paruh waktu dan maupun non-ASN bukan alasan untuk bekerja setengah hati. Justru sebaliknya ini adalah ujian integritas apakah Bapak dan Ibu tetap memberikan kinerja terbaik meskipun dengan keterbatasan waktu dan status,” ujarnya.

Lebih lanjut, Indrayati menekankan pentingnya budaya kerja berbasis hasil, disiplin, serta loyalitas terhadap institusi. Ia mengingatkan tidak ada ruang bagi pegawai yang menunda pekerjaan atau hanya aktif saat diawasi.

“Kita membutuhkan orang yang bekerja dengan hasil bukan dengan kehadiran, disiplin bukan pilihan tetapi kewajiban karena loyalitas kepada institusi harus diwujudkan dengan tindakan nyata bukan sekadar pernyataan,” tuturnya.

Ia juga menambahkan para pegawai diharapkan mampu menunjukkan kualitas kerja yang konsisten setiap hari sebagai bentuk tanggung jawab terhadap amanah yang diberikan.

Kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi Peraturan Rektor Nomor 6 dan Nomor 7 Tahun 2025 yang mengatur tentang disiplin, cuti, dan kode etik pegawai, yang disampaikan Muhammad Rizky Pratama dari Tim Kerja Organisasi dan Kepegawaian Unila.(lis)

Share:

Winda Trijayanthi Utama Resmi Sandang Gelar Doktor


Unila: Program Pascasarjana Universitas Lampung (Unila) kembali menggelar sidang terbuka promosi doktor pada Rabu, 15 April 2026, bertempat di Aula A Pascasarjana. Pada kesempatan tersebut, Winda Trijayanthi Utama resmi mempertahankan disertasinya dalam bidang Ilmu Lingkungan di hadapan dewan penguji.

Dalam sidang yang berlangsung khidmat tersebut, promovendus mengangkat disertasi berjudul “Pemodelan Pengelolaan Sampah Padat Rumah Tangga Berkelanjutan di Kota Bandar Lampung.” Penelitian ini menjadi salah satu kontribusi akademik dalam menjawab persoalan lingkungan yang hingga kini masih menjadi tantangan besar, khususnya di kawasan perkotaan.

Sidang promosi doktor ini dipimpin Rektor Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., sebagai Ketua Penguji. Dengan Sekretaris Penguji Prof. Drs. Tugiyono, M.S., Ph.D. Turut hadir Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Ir. Murhadi, M.Si., sebagai bagian dari unsur pimpinan akademik.

Adapun tim pembimbing terdiri dari Promotor Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes., Co-Promotor I Dr. Ir. Ofik Taupik Purwadi, S.T., M.T., serta Co-Promotor II Dr. dr. Fitria Saftarina, M.Sc. Sementara itu, jajaran penguji lainnya meliputi Penguji Internal I Dr. Erdi Suroso, S.T.P., M.T.A., Penguji Eksternal yang merupakan Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., dan Penguji Eksternal Prof. Dr. Sri Indra Trigunarso, S.KM., M.Kes., dari Poltekkes Tanjung Karang.

Dalam pemaparannya, Winda menjelaskan penelitian ini dilatarbelakangi kondisi pengelolaan sampah rumah tangga yang masih belum optimal. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi belum terkelolanya sampah secara efektif, rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, minimnya edukasi terkait lingkungan, serta belum terintegrasinya sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh.

Untuk menjawab berbagai persoalan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan pemodelan sistem pengelolaan sampah yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan perilaku masyarakat. Pendekatan ini dinilai penting karena persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan teknis pengelolaan, tetapi juga erat kaitannya dengan kebiasaan dan kesadaran masyarakat.

Melalui proses analisis yang dilakukan, promovendus mengembangkan model pengelolaan sampah rumah tangga yang berkelanjutan dan aplikatif. Model ini dirancang agar dapat disesuaikan dengan kondisi sosial, budaya, dan lingkungan masyarakat di Kota Bandar Lampung, sehingga implementasinya diharapkan lebih efektif.

Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat, khususnya dalam hal pemilahan sampah dari sumbernya. Upaya ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mengurangi volume sampah sekaligus menekan dampak negatif terhadap lingkungan.

Sidang promosi doktor ini tidak hanya menjadi ajang akademik, tetapi juga mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam menghasilkan riset yang berdampak langsung bagi masyarakat. Isu pengelolaan sampah yang diangkat dalam disertasi ini dinilai relevan dengan kebutuhan daerah serta mendukung upaya pembangunan berkelanjutan.

Dengan selesainya sidang terbuka tersebut, Winda Trijayanthi Utama resmi dinyatakan lulus sebagai doktor dan menjadi doktor ke-24 yang diluluskan Program Pascasarjana bidang Ilmu Lingkungan Unila.

Keberhasilan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun dalam implementasi kebijakan pengelolaan lingkungan yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa mendatang. [Melati Sekar]

Share:

FKIP Gelar Kuliah Dosen Tamu Bahas Kebijakan Terbaru dan Penguatan Profesi Guru


Unila: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar Kuliah Dosen Tamu, pada Selasa 14 April 2026, di Aula K FKIP Unila.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., yang mewakili Rektor Unila, Dekan FKIP Unila Dr. Albet Maydiantoro, S.Pd., M.Pd., Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., Wakil Dekan FKIP Unila, Ketua dan Sekretaris Program Studi, serta Ketua Jurusan di lingkungan FKIP Unila.

Turut hadir pula Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung, kepala sekolah mitra, mahasiswa S1 dan mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait kebijakan terbaru di bidang pendidikan, khususnya dalam penguatan profesi guru.

Selain itu, kegiatan ini juga menegaskan peran LPTK dalam menyelenggarakan program profesi guru serta membangun sinergi antara LPTK, perguruan tinggi, dan instansi terkait dalam penempatan mahasiswa di sekolah mitra.

Dr. Habibullah dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperoleh pemahaman terkait kebijakan terbaru di bidang pendidikan, khususnya yang berkaitan dengan guru dan tenaga kependidikan.

Ia menekankan perubahan regulasi yang terjadi saat ini sangat dinamis sehingga memerlukan kesiapan dari seluruh sivitas akademika.

“Kita perlu memahami berbagai kebijakan dan regulasi terbaru karena perubahan di bidang pendidikan berlangsung sangat cepat, sehingga melalui kegiatan ini kita bisa memperoleh informasi langsung dari pemangku kebijakan,” ujarnya.

Dalam penyampaian materinya, Prof. Nunuk Suryani, M.Pd., menjelaskan mekanisme seleksi guru ASN PPPK. Ia juga memaparkan kondisi kebutuhan guru nasional tahun 2026 yang masih mengalami kekurangan, serta tingginya proyeksi guru pensiun hingga tahun 2030.

Selain itu, disampaikan strategi tata kelola guru jangka panjang melalui pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah, serta skema pemenuhan kebutuhan guru yang dimulai dari perencanaan, penyediaan calon guru melalui program PPG, hingga rekrutmen dan pengangkatan guru sebagai upaya mencetak tenaga pendidik yang profesional dan berkualitas.

Kegiatan ini diharapkan bermanfaat bagi dosen dan mahasiswa akhir dalam meningkatkan pemahaman kebijakan pendidikan, mengembangkan kualitas calon guru, serta mendukung kemajuan institusi dan kualitas sumber daya manusia.(lis)

Share:

Unila dan BI Perkuat Kerja Sama, Dukung Pengembangan SDM Mahasiswa


 Unila: Rektor Universitas Lampung (Unila) menghadiri acara kuliah umum dan one step closer program bantuan pendidikan kebanksentralan dengan tema “From Dreams to Success: Creating Opportunities, Inspiring the Future”, sekaligus penandatanganan perjanjian kerja sama, pada Selasa, 14 April 2026, di Bank Indonesia, Lampung.

Acara ini dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto, Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Rektor dan pimpinan Institut Teknologi Sumatera, UIN Raden Intan Lampung, UIN Jurai Siwo, Politeknik Negeri Lampung, pimpinan dan jajaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, serta mahasiswa.

Prof. Lusi dalam sambutannya menegaskan, Program Pendidikan Kebanksentralan tidak hanya sebatas bantuan pendidikan, melainkan juga bentuk kepercayaan yang membawa tanggung jawab besar bagi mahasiswa untuk berkembang, menjaga integritas, serta berkontribusi secara nyata bagi masyarakat dan bangsa melalui penguatan kapasitas diri dan pemahaman kebanksentralan.

“Sementara itu, bantuan pendidikan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk fokus pada proses belajar tanpa terlalu dibebani kendala ekonomi. Namun lebih dari itu, program ini juga menanamkan nilai tentang tanggung jawab, integritas, dan kontribusi sosial,” ujar Prof. Lusi.

Bimo Epyanto dalam sambutannya menyampaikan tujuan dan komitmen Bank Indonesita terhadap pengembangan sumber daya manusia.

“Program Bantuan Pendidikan Kebanksentealan merupakan komitmen Bank Indonesia di bidang sumber daya manusia, kami secara konsisten membangun kemitraan dan kerjasama dengan perguruan tinggi negeri yang bertujuan meningkatkan literasi dan kemampuan akademik.

Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan dilakukan melalui tiga tahapan utama utama, yaitu penetapan kampus melalui kriteria penilaian, penentuan kuota, serta pemenuhan kriteria mahasiswa penerima.

Prosedur berlapis ini diterapkan untuk menjamin efektivitas program, sehingga para penerima manfaat benar-benar merupakan kandidat terbaik yang terpilih secara objektif.

Unila berkomitmen untuk mendukung program ini sebagai bentuk sinergi antara institusi pendidikan dan program kebanksentralan ini diharapkan dapat terus berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat dan bangsa, khususnya mahasiswa Unila.(lis)

Share:

Rektor Unila Hadiri Pelepasan Siswa SMA YP Unila TA 2025/2026


Unila): Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Rektor Universitas Lampung (Unila) menghadiri acara pelepasan siswa kelas 12 SMA YP Unila tahun ajaran 2025/2026, pada Selasa, 14 April 2026 di Novotel Lampung.

Acara dihadiri Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Rektor Unila selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan SMA YP Unila, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Lampung Ganjar Jationo, S.E., M.AP., Kepala Bidang P. SMA Provinsi Lampung, Kacabdin wilayah I Provinsi Lampung, Ketua dewan Pengurus Yayasan Pembina Unila beserta jajaran pengurus, Ketua Dewan Pengawas Yayasan Pembina Unila beserta jajaran, Ketua Tim Pengembangan Yayasan Pembin Unila beserta anggota, Pengawas Pembina SMA YP Unila Bandar
Lampung, serta Ketua MKKS Kota Bandar.

Prof. Lusi dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa kepada para siswa-siswi yang berhasil menyelsaikan masa pendidikan dan 122 siswa SMA YP Unila yang berhasil lolos jalur SNBP 2026 dan SPAN-PTKIN 2026.

Ini membuktikan SMA YP Unila terus bergerak maju, semakin dipercaya, dan semakin menunjukkan kualitasnya. Capaian ini tentu bukan hanya hasil kerja peserta didik saja tapi juga buah dari kolaborasi yang solid antara pihak sekolah, guru, orang tua dan seluruh pihak dibawah naungan yayasan.

“Terima kasih semoga berkah Allah subhanahu wa taala selalu dilimpahkan kepada kita semua dan SMA YP unila tetap berjaya menjadi sekolah juara dan juaranya sekolah.,” ujar Prof. Lusi.

Kepala Sekolah YP Unila dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga terhadap setiap pencapaian peserta didik selama menempuh pendidikan di SMA. Ia menyampakan, pelepasan hari ini bukan akhir, ini justru awal dari perjalanan panjang kalian di kehidupan nyata. Terus berusaha, berkata jujur, dan tidak menyerah karena itu merupakan kunci kesuksesan.

“Dan tidak kalah penting, selalu jaga akhlak kalian. Di luar sana, kecerdasan bisa dicari, ilmu bisa dikejar. Tapi karakter, integritas, sopan santun, dan kepedulianlah yang akan menjadi nilai diri kalian yang sesungguhnya. Jadilah orang baik, di manapun kalian berada,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh sivitas SMA YP Unila dalam melepaskan siswa menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Diharapkan seluruh siswa dapat menjadi manusia yang berintegritas, berwawasan luas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa di masa depan.(lis)

Share:

Teknik Sipil Unila Gelar Halalbihalal


Unila: Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan halalbihalal yang diselenggarakan Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung (Unila) pada Selasa, 14 April 2026, di Ruang Rapat Jurusan Teknik Sipil.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarsivitas akademika setelah perayaan Idulfitri, sekaligus memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan kampus.

Acara tersebut turut dihadiri Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng., Dekan Fakultas Teknik (FT) Unila Dr. Ahmad Herison, S.T., M.T., dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika Jurusan Teknik Sipil.

Prof. Lusi dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan saling mendukung antaranggota sivitas akademika, baik senior maupun junior, dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

“Melalui halalbihalal ini, kita memperkuat silaturahmi dan kebersamaan. Kita perlu saling mendukung, baik senior maupun junior, agar mampu menghadapi perkembangan yang semakin pesat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, Jurusan Teknik Sipil Unila memiliki potensi besar dengan dukungan program pendidikan yang lengkap, mulai dari D-3, S-1, hingga S-2, yang diharapkan mampu mencetak lulusan berkualitas dan berdaya saing.

“Kebersamaan ini harus menjadi kekuatan untuk terus mendorong kemajuan, baik dalam pengembangan akademik maupun kontribusi kepada masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi dan penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja akademik, termasuk mendorong peningkatan ketepatan waktu penyelesaian studi mahasiswa.

Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban, mencerminkan semangat kekeluargaan yang kuat di lingkungan Teknik Sipil Unila.

Melalui halalbihalal ini, diharapkan hubungan yang telah terjalin dapat semakin erat serta menjadi landasan dalam bersama-sama memajukan institusi ke depan.(lis)

Share:

Pascasarja Unila Gelar Sidang Promosi Doktor Imron


(Unila): Fakultas Pascasarjana Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan ujian promosi Doktor pada Rabu, 13 April 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Aula Pascasarjana.

Sidang promosi Doktor dibuka Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M. T., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik yang mewakili Rektor Unila.

Turut hadir para penguji yakni, Prof. Pudyono, M.S., Ph.D., sebagai sekretaris penguji sekaligus penguji internal dari Unila, Prof. Dr. Muhadi, M.Si., Direktur Pascasarjana Unila sebagai anggota penguji, Dr. Eko Kuswanto, S.Si., M.Si., selaku penguji eksternal dari Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Ir. Syamsul Bakri, M.Si., Ko-promotor 1 Dr. Nuning Nurcahyani, M.Si., Ko-promotor 2 Dr. Erdiwansyah, S.Hut., M.Pd., Ph.D.

Pada kesempatan tersebut, Imron memaparkan hasil disertasi yang berjudul “Pengembangan Model Respirasi Tanah di Lingkungan Perkebunan Nanas Kontribusi bagi Akuntansi GRK Menunjang Implementasi Perdagangan Karbon Sektor Pertanian”.

Penelitian ini dilatarbelakangi peran strategis perkebunan nanas dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya sebagai sumber pendapatan masyarakat dan penggerak sektor agribisnis di daerah.

Namun, kegiatan budidaya nanas ternyata berpotensi memberikan dampak terhadap lingkungan, terutama melalui emisi karbon dioksida (CO₂) yang berasal dari tanah.

Emisi ini dihasilkan dari proses respirasi tanah yang melibatkan aktivitas mikroorganisme dan akar tanaman, sehingga menjadikan tanah sebagai salah satu sumber utama pelepasan karbon ke atmosfer.

Kondisi ini mendorong perlunya kajian lebih lanjut untuk memahami keseimbangan antara manfaat ekonomi dan dampak lingkungan guna mendukung praktik pertanian yang berkelanjutan.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi ekonomi dari perkebunan nanas serta mengkaji besaran emisi karbon dioksida (CO₂) yang dihasilkan dari respirasi tanah pada lahan budidaya nanas.

Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memahami hubungan antara aktivitas budidaya dengan potensi pelepasan karbon, sehingga dapat menjadi dasar dalam merumuskan strategi pengelolaan perkebunan nanas yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Harapannya, dari penelitian dapat memberikan informasi dan pemahaman yang komprehensif mengenai keseimbangan antara kontribusi ekonomi perkebunan nanas dan dampak lingkungan yang ditimbulkan, khususnya emisi karbon dioksida (CO₂) dari respirasi tanah.

Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan bagi petani, pemerintah, dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan serta praktik budidaya nanas yang lebih berkelanjutan, efisien, dan ramah lingkungan.(lis)

Share:

Prof. Ayi Pimpin Dialog Strategis Penguatan Produktivitas dan Investasi Musrenbang


 Unila: Sinergi antara akurasi data statistik dan stabilitas kebijakan moneter menjadi pondasi utama dalam Talk Show pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Lampung, di Balai Keratun Komplek Pemerintah Provinsi Lampung Bandar Lampung, Senin, 13 April 2026.

Universitas Lampung (Unila), melalui peran aktif Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., bertindak sebagai moderator dalam sesi talk show strategis tersebut.

Kehadiran akademisi dalam forum ini menjadi jembatan intelektual untuk menyelaraskan analisis makro ekonomi dengan implementasi kebijakan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Lampung.

Agenda tahunan ini dibuka dengan khidmat oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang memberikan arahan strategis di hadapan jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, serta para Bupati dan Wali Kota dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung yang hadir secara langsung maupun mewakili daerahnya.

Momentum ini menjadi wadah konsolidasi besar untuk memastikan arah pembangunan daerah sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa penyusunan perencanaan pembangunan tahun ini bertumpu pada hasil serapan aspirasi rakyat yang diperoleh dengan turun langsung melihat dan mendengar berbagai usulan serta persoalan di tengah masyarakat.

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya membangun resiliensi total melalui ketangguhan mental dan sinergi kebijakan dengan pemerintah pusat guna menghadapi dinamika global.

Gubernur juga menginstruksikan jajaran birokrasi untuk mengadopsi standar kerja baru yang responsif melalui adaptasi cepat dan akurat tanpa kehilangan presisi, serta senantiasa berpikir terbuka dan proaktif dalam menjemput bola.

Sebagai langkah konkret menuju Lampung yang maju, digitalisasi pelayanan publik melalui platform seperti Lampung-In ditegaskan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih cepat dan responsif.

Memasuki sesi dialog yang dipandu oleh Prof. Dr. Ayi Ahadiat, diskusi terfokus pada penguatan investasi melalui hilirisasi. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, memaparkan pentingnya menciptakan nilai tambah bagi produk unggulan daerah.

Ia meyakini hilirisasi produk pertanian ditujukan agar menjadi value added bagi komoditas unggulan lokal, sekaligus untuk pemerataan ekonomi daerah termasuk dalam penyerapan tenaga kerja serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia juga mencatat kinerja ekonomi Lampung saat ini berada pada posisi ketiga di Sumatra, yang menunjukkan daya saing daerah yang semakin kuat.

Melengkapi perspektif tersebut, Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, menyoroti urgensi data yang valid melalui Sensus Ekonomi 2026. Pembangunan yang berkualitas perlu didukung dengan data yang berkualitas dan terintegrasi.

BPS senantiasa memastikan data masyarakat dipergunakan untuk keperluan statistik pembangunan. Ia juga mengklarifikasi kekhawatiran pelaku usaha mengenai fungsi data tersebut. Sensus Ekonomi bukanlah dasar pemungutan pajak, melainkan data murni untuk keperluan statistik pembangunan.

Dialog ini berhasil merumuskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan mendorong investasi strategis, seperti rencana hilirisasi ayam terintegrasi yang diprediksi akan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi di Lampung pada tahun mendatang.(lis)

Share:

Senat FKIP Tetapkan Empat Bakal Calon Dekan Periode 2026-2030


(Unila): Senat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) resmi menetapkan nama-nama bakal calon Dekan FKIP untuk masa jabatan periode 2026-2030. Penetapan ini dilakukan dalam rapat pleno yang berlangsung di Ruang Sidang FKIP Unila, Senin, 13 April 2026.

Rapat pleno dibuka secara resmi oleh pimpinan rapat, Dr. Riyan Hidayatullah, M.Pd., tepat pada pukul 13.30 WIB. Agenda utama pertemuan ini adalah mendengarkan laporan hasil penjaringan yang telah dilakukan oleh Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unila.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pildek, Hermi Yanzi, S.Pd., M.Pd., memaparkan rangkaian tahapan yang telah dilalui. Proses diawali dengan sosialisasi intensif sejak tanggal 13 Maret hingga 7 April 2026. Selanjutnya, masa pendaftaran bagi para bakal calon dibuka pada 30 Maret dan resmi ditutup pada 8 April 2026 pukul 16.00 WIB.

“Seluruh proses pendaftaran dilakukan sesuai dengan prosedur dan jadwal yang telah ditetapkan. Panitia telah bekerja memastikan setiap tahap berjalan transparan dan akuntabel hingga pendaftaran ditutup secara resmi,” ujar Hermi Yanzi dalam laporannya.

Berdasarkan hasil verifikasi berkas dan penjaringan oleh panitia, terdapat empat nama tokoh akademisi yang resmi mendaftarkan diri dan ditetapkan sebagai Bakal Calon Dekan FKIP Unila Periode 2026-2030. Keempat nama tersebut adalah:

1. Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd.
2. Dr. Dedy Miswar, S.Si., M.Pd.
3. Dr. Rangga Firdaus, S.Kom., M.Kom.
4. Prof. Dr. Sugeng Sutiarso, M.Pd.

Pasca penetapan ini, Senat FKIP Unila dijadwalkan akan menggelar proses penyaringan (pemilihan tahap 1). Dalam tahap ini, senat akan menentukan tiga orang calon dekan terbaik yang selanjutnya akan diajukan kepada Rektor Unila.

Proses akhir akan melibatkan pemilihan bersama antara Senat FKIP dan Rektor Unila untuk menentukan siapa yang akan memimpin FKIP Unila selama empat tahun ke depan.

Rapat pleno penetapan bakal calon ini ditutup secara resmi oleh pimpinan rapat pada pukul 15.01 WIB. Civitas akademika FKIP Unila menaruh harapan besar agar proses pemilihan ini melahirkan pemimpin yang mampu membawa fakultas menuju pencapaian internasional dan peningkatan kualitas pendidikan di masa depan.(lis)

Share:

Unila Gelar Ujian Terbuka Promosi Doktor FKIP


(Unila): Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar ujian terbuka promosi doktor bagi mahasiswa Program Studi S-3 Pendidikan, Lili Puspita Rahayu, pada Senin, 13 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula K FKIP Unila dan dihadiri dosen, mahasiswa, serta keluarga dan rekan promovendus.

Sidang promosi doktor dibuka Prof. Dr. Sunyono, M.Si., selaku Ketua Tim Penguji. Turut hadir dalam tim penguji Prof. Hasan Hariri, S.Pd., M.B.A., Ph.D., sebagai Sekretaris Penguji, Dr. Albet Maydiantoro, S.Pd., M.Pd., selaku Dekan FKIP Unila sekaligus penguji internal, Prof. Dr. H. Bujang Rahman, M.Si., sebagai penguji internal, Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., selaku promotor, Dr. Handoko, S.T., M.Pd., sebagai co-promotor, serta Prof. Dr. Agus Pahrudin, M.Pd., sebagai penguji eksternal dari Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Promovendus pada kesempatan tersebut memaparkan disertasi berjudul “Model Efek Resiprokal Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Efikasi Diri Guru dan Budaya Sekolah”.

Penelitian tersebut mengkaji pengaruh kepemimpinan instruksional kepala sekolah yang berbasis manajerial dan reflektif-kolaboratif terhadap efikasi diri guru, budaya sekolah, serta hasil belajar peserta didik.

Selain itu, disertasi menelaah dinamika hubungan timbal balik (efek resiprokal) antara kepemimpinan instruksional kepala sekolah dan capaian hasil belajar peserta didik.

Dalam sesi tanya jawab, para penguji memberikan berbagai masukan dan pertanyaan kritis terkait substansi penelitian. Ketua tim penguji, Prof. Sunyono, menyoroti aspek metodologi serta implikasi hasil penelitian terhadap penguatan kepemimpinan pembelajaran di sekolah.

Penguji eksternal, Prof. Agus Pahrudin, memberikan catatan terkait keterkaitan kepemimpinan kepala sekolah dengan peningkatan capaian literasi dan numerasi peserta didik.

Sementara itu, Dr. Albet Maydiantoro menekankan pentingnya mempertimbangkan konteks politik lokal dalam praktik kepemimpinan instruksional di sekolah.

Penguji internal lainnya, Prof. Bujang Rahman, juga mengulas pengalaman manajerial dalam kepemimpinan pendidikan serta menanyakan tingkat optimisme dan tantangan implementasi hasil riset tersebut.

Sekretaris tim penguji sekaligus Koordinator Program Studi S-3 Pendidikan, Prof. Hasan Hariri, memberikan catatan terkait kejelasan model analisis serta implikasi hasil penelitian terhadap praktik pembelajaran di sekolah.

Promotor Prof. Sowiyah menyampaikan apresiasi atas kerja keras promovendus dalam menyelesaikan penelitian sejak tahap proposal hingga ujian terbuka.

Sementara itu, co-promotor Dr. Handoko menekankan pentingnya keseimbangan pengembangan hasil belajar peserta didik yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam kepemimpinan pembelajaran.

Setelah melalui tahapan pemaparan, diskusi ilmiah, dan penilaian oleh tim penguji, Lili Puspita Rahayu memperoleh nilai 92,37 IPK 3,98 sehingga dinyatakan lulus dengan predikat pujian (cumlaude).(lis)

Share:

Seleksi ONMIPA-PT Tingkat Universitas Digelar


(Unila): Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan seleksi Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) tingkat universitas tahun 2026 pada Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Dekanat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unila.

ONMIPA-PT merupakan kompetisi ilmiah tahunan bergengsi tingkat perguruan tinggi di Indonesia yang diselenggarakan tahunan oleh Kemendikbudristek/Kemdiktisaintek.

Kompetisi ini mengujikan kemampuan akademik dan analisis tinggi mahasiswa dalam bidang Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi, dengan seleksi berjenjang dari tingkat universitas, wilayah, hingga nasional.

Pada tahun ini, sebanyak 204 mahasiswa dari lima fakultas di Unila turut ambil bagian dalam seleksi tersebut. Para peserta berasal dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Teknik (FT), serta Fakultas Pertanian (FP).

Ketua Pelaksana ONMIPA Unila 2026, Dr. Junaidi, S.Si., M.Sc., merincikan sebaran peserta yakni: 64 mahasiswa di bidang Biologi, 56 di bidang Matematika, 45 di bidang Kimia, dan 39 di bidang Fisika.

“Setiap fakultas mengirimkan maksimal 20 perwakilan per bidang. Dari seleksi ini, kami akan memilih lima mahasiswa terbaik di setiap bidang untuk mewakili Unila ke tingkat wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel),” jelasnya.

Sebagai bentuk keseriusan dalam mempersiapkan peserta, pihak universitas telah melaksanakan program pembinaan oleh dosen di masing-masing jurusan. Mahasiswa yang lolos seleksi tingkat universitas nantinya akan mengikuti coaching intensif bersama para dosen pembimbing sebelum menghadapi seleksi tingkat wilayah.

Kemudian, mahasiswa yang lolos di tingkat wilayah akan dipilih sebagai perwakilan untuk melaju ke tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni 2026 di Universitas Airlangga.

Dr. Junaidi juga menuturkan bahwa Unila menargetkan peningkatan prestasi pada ajang ONMIPA tahun ini. Pada tahun 2025, Unila berhasil meraih juara tiga tingkat nasional di bidang Biologi, serta meloloskan beberapa bidang lainnya hingga tahap wilayah.

“Harapannya, tahun ini prestasi tersebut dapat ditingkatkan atau setidaknya dipertahankan. Kami menargetkan keempat bidang dapat melaju hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Ia menyampaikan pesan motivasi kepada para peserta agar tetap percaya diri dan terus berusaha memberikan yang terbaik.

“Selama memiliki semangat dan motivasi yang tinggi, mahasiswa Unila tidak kalah bersaing dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya,” pungkasnya.(lis)

Share:

Rektor Unila Kunjungi Tiga Calon Mahasiswa KIP Kuliah



(Unila): Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng., melakukan kunjungan langsung ke tiga calon mahasiswa penerima bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada, Jumat, 10 April 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan program KIP Kuliah tepat sasaran.

Dalam kunjungannya, Rektor didampingi Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Ahmad Herison, S.T., M.T., Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. dr. Evi Kurniawaty, S.Ked., M.Sc., Dekan Fakultas Kedokteran serta Tim Humas Unila.

Ketiga calon mahasiswa tersebut Yakni Alia Rahayu Agustin Calon Mahasiswa Teknik Geodesi dari SMAN 13 Bandar Lampung, Anisa Tun Mardiyah Calon Mahasiswa Teknik Manajemen dari SMAN 7 Bandar Lampung, serta Rinita Irawati Calon Mahasiswa Kedokteran dari SMAN 1 Bandar Lampung.

Rektor memberikan ucapan selamat secara langsung kepada ketiga mahasiswa tersebut. “Yang mendaftar di Universitas Lampung kurang lebih sekitar 23.000 orang dan yang diterima hanya 2.866, salah satunya adalah ananda,” ujar Prof. Lusi.

Prof Lusi juga menegaskan unila menerima calon mahasiswa dari berbagai kalangan. “Jadi, bisa masuk semua. Termasuk juga bisa masuk di fakultas kedokteran. Pemerintah memberikan pembiayaan KIPK supaya bebas UKT dan dapat biaya hidup selama kuliah,” tegas Prof. Lusi.

Salah satu mahasiswa calon penerima KIP Kuliah, Rini, calon mahasiswa Kedokteran, mengaku terharu dikunjungi langsung pimpinan kampus.

“Bu Rektor kan pimpinan besar kampus, sama ada Bu Dekan, suatu kebanggaan buat saya, tadi juga ada Kepala Sekolah. Kepala Sekolah datang aja saya nggak nyangka, apa lagi ini Bu Rektor,” ujar Rini.

Rektor berharap dengan adanya bantuan KIP Kuliah semua anak dapat berkuliah bukan hanya orang yang mampu.



1.
2.
3.
4.
(Unila): Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng., melakukan kunjungan langsung ke tiga calon mahasiswa penerima bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada, Jumat, 10 April 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan program KIP Kuliah tepat sasaran.
Dalam kunjungannya, Rektor didampingi Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Ahmad Herison, S.T., M.T., Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. dr. Evi Kurniawaty, S.Ked., M.Sc., Dekan Fakultas Kedokteran serta Tim Humas Unila.
Ketiga calon mahasiswa tersebut Yakni Alia Rahayu Agustin Calon Mahasiswa Teknik Geodesi dari SMAN 13 Bandar Lampung, Anisa Tun Mardiyah Calon Mahasiswa Teknik Manajemen dari SMAN 7 Bandar Lampung, serta Rinita Irawati Calon Mahasiswa Kedokteran dari SMAN 1 Bandar Lampung.
Rektor memberikan ucapan selamat secara langsung kepada ketiga mahasiswa tersebut. “Yang mendaftar di Universitas Lampung kurang lebih sekitar 23.000 orang dan yang diterima hanya 2.866, salah satunya adalah ananda,” ujar Prof. Lusi.
Prof Lusi juga menegaskan unila menerima calon mahasiswa dari berbagai kalangan. “Jadi, bisa masuk semua. Termasuk juga bisa masuk di fakultas kedokteran. Pemerintah memberikan pembiayaan KIPK supaya bebas UKT dan dapat biaya hidup selama kuliah,” tegas Prof. Lusi.
Salah satu mahasiswa calon penerima KIP Kuliah, Rini, calon mahasiswa Kedokteran, mengaku terharu dikunjungi langsung pimpinan kampus.
“Bu Rektor kan pimpinan besar kampus, sama ada Bu Dekan, suatu kebanggaan buat saya, tadi juga ada Kepala Sekolah. Kepala Sekolah datang aja saya nggak nyangka, apa lagi ini Bu Rektor,” ujar Rini.
Rektor berharap dengan adanya bantuan KIP Kuliah semua anak dapat berkuliah bukan hanya orang yang mampu.

Share:

Unila Sukses Gelar Lampung Ultimate Fest 2025


Unila): Universitas Lampung (Unila) bersama Rumah BUMN sukses menyelenggarakan Lampung Ultimate Fest 2025 yang berlangsung di Lapangan GSG kampus setempat, pada 10–12 April 2025.

Kegiatan yang mengusung tema “Stronger Together: Rising UMKM, Rising Youth” ini menjadi wadah kolaborasi dalam mendukung pengembangan dan pemberdayaan UMKM sebagai salah satu pilar perekonomian daerah. Rangkaian acara meliputi bazar UMKM, workshop UMKM, serta youth creative zone yang melibatkan generasi muda.

Kegiatan ini dihadiri CEO Rumah BUMN Lampung, Lispiansi Lestari, S.T., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., serta ketua tim kemahasiswaan dan tim pengelola prestasi Mahasiswa Unila.

Turut hadir pimpinan BUMN seperti PT. Pertamina (Persero), PT .Bank Rakyat Indonesia Tbk., dan PT. Bukit Asam, serta perwakilan dari Pegadaian. Selain itu, hadir pimpinan wilayah Kementerian Hukum, OJK Provinsi Lampung, kepala BPOM, kepala dinas termasuk Dinas Koperasi, serta berbagai tamu undangan lainnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan agar bisa bersama-sama untuk membangun UMKM khususnya di bidang IT terutama dalam rangka promosi.

“Mungkin kedepannya mahasiswa kami bisa kami kirimkan ke rumah BUMN untuk magang, harapannya bisa ikut melakukan pembinaan khususnya di bidang IT,” ujarnya.

CEO Rumah BUMN Lampung Lispiansi Lestari dalam sambutannya sekaligus membuka acara menyampaikan, Lampung Ultimate Fest 2025 menjadi wujud kolaborasi antara Rumah BUMN, pemerintah, dan Unila dalam mendorong kemajuan UMKM di Provinsi Lampung.

Ia juga menegaskan, kegiatan ini diikuti oleh 40 UMKM binaan dari empat Rumah BUMN aktif sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan dan pemasaran produk lokal.

Selain itu, rangkaian acara selama tiga hari ini tidak hanya menghadirkan bazar, tetapi juga workshop dan ruang kreativitas bagi generasi muda (Youth Creative Zone) guna memperkuat inovasi dan daya saing UMKM.

Sebagai penutup, ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak berkelanjutan. “Kami berharap melalui kegiatan ini, sinergi yang terjalin dapat terus berkembang, membuka peluang lebih luas bagi UMKM, serta mendorong generasi muda untuk terus berinovasi dalam memajukan ekonomi daerah”.

Share:

Kombaca Antar Zahra Bertumbuh dalam Literasi Berbagi untuk Berkembang


Unila): Perjalanan bersama Komunitas Baca Unila dimulai pada tahun 2025, sebuah langkah yang awalnya sederhana, namun berkembang menjadi pengalaman yang begitu berarti. Begitu ungkap Zahra Dea Zackia, mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2023 Universitas Lampung (Unila) menjelaskan pengalamannya di Komunitas Baca Unila.

Melalui Kombaca, Zahra merasakan merasakan banyak perubahan terutama perannya di bidang literasi. Penulis buku novel ini mendapatkan banyak pengalaman literasi yang menarik lewat berbagai kegiatan yang dilakukan bersama.

Kegiatan-kegiatan yang ada di dalamnya tidak hanya memperluas wawasan Zahra, tetapi juga mengasah kemampuannya dalam bidang menulis.

“Saya merasa ruang ini benar-benar mampu mewadahi kapasitas saya, memberi kesempatan untuk belajar sekaligus berkembang. Setiap proses yang dijalani terasa hidup karena saya tidak hanya menjadi penerima, tetapi juga bagian dari dinamika yang ada di dalamnya,” Jelas Zahra.

Salah satu pengalaman paling berkesan untuknya adalah ketika ia diberi kesempatan untuk menjadi mentor dalam kelas kepenulisan. Menurutnya, berdiri di hadapan banyak audiens dan berbagi pengetahuan menjadi pengalaman tak terlupakan.

Dari situ, ia merasakan bagaimana rasanya tidak hanya belajar, tetapi juga memberi. Ada kepuasan tersendiri ketika apa yang saya sampaikan dapat diterima dan bermanfaat bagi orang lain, sekaligus menjadi tantangan yang mendorong untuk terus berkembang.

Lebih dari menulis, Kombaca juga melatih kemampuan public speaking melalui kelas yang berkolaborasi dengan IINUSA pada beberapa waktu lalu. Kelas tersebut menjadi salah satu alasannya berani berbicara ketika saya menjadi seorang mentor ataupun narasumber.

“Dari sana saya belajar, berbicara sama krusial dengan menulis dalam lingkup literasi, karena berbicara memberikan bentuk suara dari materi yang dimiliki untuk disampaikan kepada orang lain,” ujar Zahra.

Berada di dalam Kombaca bukan hanya tentang belajar literasi, tetapi juga tentang berkontribusi. Proses saling berbagi, belajar, dan tumbuh bersama menciptakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna.

Kombaca telah menjadi bagian penting dalam perjalanan Zahra, di mana tidak hanya menemukan ruang untuk berkembang, tetapi juga kesempatan untuk memberi arti melalui apa yang ia miliki.

“Komunitas ini bukan hanya sekadar ruang berkumpul, tetapi juga menjadi tempat bertumbuh yang mempertemukan saya dengan berbagai pengalaman baru yang sebelumnya belum pernah saya bayangkan. Saya mengajak teman-teman mahasiswa dapat bergabung di Kombaca dan mengembangkan dirinya,” katanya. [Rilis]

Share:

Unila Perkuat Pengumpulan Data Alumni melalui Sosialisasi Tracer Study


Unila): Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan sosialisasi pengumpulan data tracer study pada Kamis, 9 April 2026, di Ruang Sidang PascaSarjana Unila.

Rangkaian sosialisasi bertujuan untuk mendukung kebutuhan pelaporan, pengukuran kinerja, serta akreditasi institusi. Selain itu, data tracer study juga menjadi bahan evaluasi dalam menilai kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja serta pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Sunyono, M.Si., Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Dr. Usep Syaipudin, S.E., M.S.Ak., para wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni, serta para ketua program studi di lingkungan Unila.

Dr. Usep Syaipudin dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini adalah kegiatan rutin tahunan yang melibatkan pimpinan program studi serta operator dan admin prodi yang berperan dalam proses teknis pengumpulan data alumni. Ia menegaskan, pelaksanaan kegiatan ini membutuhkan kolaborasi aktif dari seluruh program studi.

“Pengumpulan data dilakukan dengan menghubungi alumni melalui staf prodi, sehingga respons lebih baik karena adanya kedekatan,” ungkapnya.

Prof. Dr. Sunyono, M.Si., menekankan pentingnya penguatan kompetensi mahasiswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lulusan. Ia menyampaikan, perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga perlu membekali mahasiswa dengan keterampilan tambahan seperti soft skill dan kesiapan kerja.

“Mahasiswa perlu dipersiapkan secara menyeluruh agar mampu bersaing di dunia kerja, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Narasumber, Dr. Nur Efendi, S.Sos., M.Si, selaku Ketua Kelompok Kerja Tracer Study dan Jaminan Mutu, menyampaikan materi terkait pentingnya tracer study dalam mendukung kebutuhan IKU serta peningkatan mutu perguruan tinggi.

Ia menjelaskan, tracer study menjadi instrumen untuk melihat kualitas lulusan, termasuk capaian pembelajaran dan kesiapan dalam dunia kerja. Data yang diperoleh juga memberikan gambaran mengenai kondisi lulusan setelah menyelesaikan studi.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan partisipasi lulusan dalam pengisian tracer study dapat meningkat serta terjalin kerja sama yang baik antara program studi, unit terkait, dan alumni dalam mendukung kelengkapan data.

Share:

Unila Dalami Sistem Perencanaan dan Integrasi Data Kampus Melalui Studi Tiru ke IPB


Unila): Penguatan perencanaan kampus yang presisi, adaptif, dan berbasis data menjadi fokus pembelajaran Universitas Lampung (Unila) guna mendukung arah pengembangan program yang lebih responsif terhadap dinamika perubahan. Pendalaman praktik baik tersebut dilakukan melalui kunjungan studi tiru ke IPB University di Kampus Dramaga, Bogor, Selasa, 8 April 2026.

Delegasi Unila dipimpin Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Prof. Ayi Ahadiat, bersama Koordinator Tim Kerja Perencanaan Susanto, S.Kom., Kepala BPKHM Dr. Budi Sutomo, serta unsur kerja sama dan sistem informasi.

Dari pihak IPB, pembahasan diterima langsung Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur Dr. Heti Mulyati, didampingi Prof. Hari Wijayanto selaku Direktur Perencanaan dan Pengembangan Kampus Berkelanjutan, serta Ir. Julio Adisantoso selaku Kepala Lembaga Manajemen Informasi dan Transformasi Digital (LMITD).

Prof. Ayi dalam pengantar diskusi menegaskan, kunjungan ini bertujuan untuk memperkaya cara pandang Unila dalam menyusun arah pengembangan kampus jangka panjang. “Kami ingin mengetahui terutama terkait perencanaan pengembangan dan bagaimana menata rencana strategis yang bisa berjalan efektif,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kedekatan historis antara kedua institusi yang memperkuat semangat belajar bersama. “Kalau mau berterus terang, DNA kita IPB juga. Dari sepuluh Rektor, lima itu IPB semua background-nya,” katanya.

Pernyataan ini sekaligus menunjukkan pembelajaran mengenai sistem perencanaan dari IPB memiliki kedekatan kultur kelembagaan yang kuat dengan Unila.

Pembahasan teknis bidang ini berlangsung antara Prof. Hari Wijayanto, Julio Adisantoso, dan Susanto, S.Kom., dengan fokus pada sinkronisasi antara data, dokumen perencanaan, dan implementasi program. Salah satu pembelajaran penting datang dari Julio yang menjelaskan fondasi transformasi digital kampus.

“Tujuannya agar seluruh sistem terintegrasi. Tahap pertama integrasi data, karena sistem tidak akan bisa terintegrasi kalau datanya tidak terintegrasi,” jelas Julio. Menurutnya, penguatan perencanaan yang presisi harus ditopang data yang konsisten sejak awal.

Ia melanjutkan, pihaknya memakai prinsip single data multi-purpose. Data mahasiswa atau dosen cukup di-entry satu kali agar konsisten dan bisa digunakan untuk banyak kebutuhan. Prinsip ini menjadi poin penting dalam diskusi bersama Susanto untuk mendukung pengembangan sistem perencanaan Unila yang lebih efisien dan terhubung antarunit.

Pada bagian perencanaan strategis, Prof. Hari Wijayanto menekankan pentingnya kesinambungan antara dokumen, target unit, dan monitoring pelaksanaan. Ia menjelaskan pengelolaan perencanaan tidak berhenti pada penyusunan RKAT, tetapi harus terus dikawal agar asumsi program tetap sesuai dengan kondisi lapangan dan target institusi.

Bagi Unila, pembelajaran ini menjadi bekal penting untuk memperkuat proses penyusunan program berbasis data, mempercepat integrasi sistem antarunit, dan memastikan setiap rencana kerja lebih mudah diterjemahkan menjadi output yang nyata.

Dengan pola ini, perencanaan tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi instrumen strategis yang benar-benar mengarahkan kemajuan kampus.

Share:

Unila Pelajari Strategi Humas, Layanan Informasi, dan Implementasi Kerja Sama di IPB


Unila): Kunjungan studi tiru delegasi Universitas Lampung (Unila) ke IPB University, Dramaga, Bogor, Selasa, 8 April 2026, menjadi ruang pembelajaran strategis bagi penguatan tata kelola informasi, kehumasan, dan kerja sama kelembagaan.

Agenda ini membuka peluang adopsi praktik baik yang dapat langsung memberi manfaat bagi sivitas akademika, terutama dalam peningkatan layanan informasi digital, sistem komunikasi publik yang responsif, serta penguatan kerja sama yang lebih terukur hingga tahap implementasi.

Delegasi Unila dipimpin Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Prof. Ayi Ahadiat, didampingi Kepala BPKHM Dr. Budi Sutomo, Koordinator Bidang Kerja Sama Suratno, S.H., M.H., Koordinator Informasi dan Humas Muhamad Safik Eka Saputra, S.E., M.M., Pj. Informasi Erni Rahmawati, S.Pd., M.Si., anggota tim informasi Hisna Caca Hayati, S.I.Kom., M.I.Kom., serta Kepala Divisi Kerja Sama Ir. Akhmad Riszal, M.Eng.

Dari pihak IPB, rombongan diterima Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur Dr. Heti Mulyati, bersama Dr. Alfian Helmi selaku Direktur Kerja Sama, Komunikasi, dan Pemasaran, serta jajaran unsur komunikasi, layanan publik, dan pengelola sistem kerja sama.

Prof. Ayi pada sesi pembuka menegaskan, kunjungan ini merupakan momentum penting bagi Unila untuk belajar dari kampus yang memiliki pengalaman kuat dalam membangun reputasi dan sistem komunikasi modern.

“Kami dari Universitas Lampung benar-benar ingin berguru, walaupun sangat singkat. Kami mengucapkan terima kasih, sudah sangat bahagia diterima di kampus yang luar biasa ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan, fokus pembelajaran tidak berhenti pada aspek teknis media, tetapi juga menyentuh strategi membangun budaya komunikasi kelembagaan.

“Tujuan utama kami berguru ke IPB terkait transformasi digital, kehumasan, dan strategi pengembangan. Kami juga ingin mendapatkan trik-trik bagaimana mendudukkan mindset dan menata rencana strategis komunikasi kampus,” lanjutnya.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan IPB sangat relevan untuk memperkuat partisipasi mahasiswa dalam branding institusi, termasuk inspirasi mengenai konsep duta kampus.

Pembahasan inti bidang humas dan kerja sama berlangsung antara Dr. Alfian Helmi dengan Suratno, Muhamad Safik Eka Saputra, Erni Rahmawati, serta tim informasi Unila, dengan fokus pada implementasi kerja sama, komunikasi krisis, serta layanan publik terpadu.

Dr. Helmi menegaskan kerja sama yang baik harus dapat diukur hasil implementasinya. Ia menjelaskan layanan publik di IPB juga telah berkembang menjadi pintu utama interaksi sivitas akademika dengan kampus.

“Kalau ada mahasiswa punya problem, dia buka tiket seperti customer service. Hampir seluruh aspek ada, mulai akademik, humas, kepegawaian, kesehatan, sampai sarana prasarana,” ungkap Dr. Helmi.

Sistem ini dinilai penting karena menjadikan humas bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga pusat respons dan pengelolaan persepsi publik. Ia menambahkan contoh konkret dampak layanan tersebut bagi mahasiswa.

“Mahasiswa pernah melapor jalan rusak lewat help center, malam itu juga kami koordinasikan, besok sudah diaspal. Jadi masalah cepat selesai dan mahasiswa merasa didengar,” katanya.

Praktik ini menjadi pembelajaran penting bagi tim humas Unila untuk memperkuat sistem aduan terpadu yang cepat, terukur, dan terdokumentasi. Dari sisi komunikasi kelembagaan, Dr. Heti Mulyati menjelaskan, kekuatan branding institusi tidak lahir secara instan, melainkan melalui riset yang panjang dan kedisiplinan organisasi.

“Rebranding di IPB diawali tahun 2017–2018 dan semuanya dilakukan dengan riset. Jadi nggak tiba-tiba, tapi melalui proses yang melibatkan berbagai stakeholder,” jelasnya.

Perspektif ini memberi penguatan bagi Unila strategi humas yang berdampak harus berpijak pada data, kebutuhan publik, dan konsistensi arah komunikasi.

Share:

FP Gelar Sidang Promosi Doktor Sutarni


Unila): Fakultas Pertanian (FP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan ujian promosi Doktor pada Rabu, 8 April 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Aula Pertanian Unila.

Sidang promosi Doktor dibuka Dr. Ir. Kuswanta Futas Hidayat, M.P., selaku Dekan Fakultas Pertanian mewakili Rektor Unila.

Turut hadir para penguji, yakni Dr. Qadar Hasani, S.Pi., M.Si., selaku Wakil Dekan II mewakili Dekan FP Unila, Prof. Dr. Ir. Slamet Budi Yuwono, M.S., selaku Ketua Program Studi S-3 Ilmu Pertanian, Dr. Ir. Dwi Haryono, M.S., selaku Promotor, Dr. Ir. Fembriarti Erry Prastiwi, M.P., selaku Ko-Promotor 1, Dr. Novi Rosanti, S.P, M.E.P., selaku Ko-promotor 2, Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S., selaku penguji internal, serta Prof. Dr. Fitriani, S.P., M.E.P., selaku penguji eksternal.

Pada kesempatan tersebut, Sutarni memaparkan hasil disertasi yang berjudul “Analisis Efisiensi dan Resiko Produksi Untuk Mendukung Keberlanjutan Usaha Tani Kopi Robusta di Provinsi Lampung.”

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya produksi kopi sebagai komoditas strategis yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional dan devisa negara.

Kinerja ekspor kopi Indonesia masih berfluktuasi akibat dinamika global, sementara keberlanjutan usahatani kopi menghadapi berbagai tantangan pada aspek ekonomi, sosial, ekologi, dan kelembagaan.

Di Provinsi Lampung, kajian mengenai keberlanjutan kopi, khususnya pada perbedaan agroekosistem dataran tinggi dan dataran rendah, masih terbatas meskipun masing-masing memiliki karakteristik budidaya yang berbeda.

Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan serta merumuskan strategi kebijakan tepat guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usahatani kopi.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi dan risiko produksi usahatani kopi robusta pada agroekosistem dataran tinggi dan dataran rendah di Provinsi Lampung, serta mengkaji pengaruhnya terhadap tingkat keberlanjutan usahatani.

Selain itu, penelitian ini juga merumuskan strategi mitigasi risiko guna meningkatkan kinerja dan daya saing sektor kopi. Adapun manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi petani dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha tani, menjadi bahan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah dalam pengembangan sektor kopi yang lebih berkelanjutan, serta menjadi referensi ilmiah bagi peneliti lain dalam kajian keberlanjutan usaha tani kopi.

Harapannya, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam merumuskan strategi dan kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko produksi, serta memperkuat keberlanjutan usaha tani kopi.

Selain itu, penelitian ini diharapkan mampu mendukung peningkatan daya saing kopi Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung, sekaligus mendorong kesejahteraan petani dan keberlanjutan lingkungan dalam jangka panjang.

Share:

Rinita Irawati Lolos SNBP FK Unila, Konsistensi dan Doa Antar Raih Cita-cita



Unila: Pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada Selasa, 31 Maret 2026 menjadi momen penuh syukur bagi Rinita Irawati. Mahasiswi lulusan SMAN 1 Bandar Lampung tersebut berhasil diterima di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila), mewujudkan cita-cita yang telah ia perjuangkan sejak lama.

Di balik keberhasilan tersebut, tersimpan proses panjang yang dijalani dengan tekun. Tidak hanya berfokus pada capaian akademik, Rinita juga aktif dalam berbagai kegiatan non-akademik di sekolah, termasuk ekstrakurikuler basket, dengan prestasi belajar yang tetap terjaga secara konsisten.
Ketertarikannya pada dunia kedokteran tumbuh sejak kecil dan semakin menguat seiring pengalaman pribadi dalam keluarga. Saat sang nenek mengalami stroke, Rinita menyaksikan secara langsung pentingnya peran tenaga medis dan pengalaman tersebut memberinya pemahaman bahwa seorang dokter tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian terhadap pasien.
“Dari situ saya melihat bahwa pasien tidak hanya membutuhkan pengobatan secara fisik, tetapi juga dukungan secara psikologis,” ujar Rinita.
Perjalanan tersebut juga tidak terlepas dari berbagai tantangan. Rasa lelah dan tekanan dalam belajar kerap dirasakan, terlebih dengan adanya kekhawatiran terkait biaya pendidikan di bidang kedokteran. Namun, Rinita berupaya mengelola hal tersebut dengan menjaga keseimbangan antara belajar dan istirahat, serta tetap berpegang pada tujuan yang ingin dicapai.
“Saya pernah merasa lelah dan ragu, terutama karena keterbatasan biaya. Tapi saya selalu ingat tujuan saya dan dukungan orang tua,” ujarnya.

Peran keluarga menjadi kekuatan utama dalam perjalanan tersebut. Ayahnya, Bukhori, yang bekerja sebagai ojek online, dikenal sebagai sosok pekerja keras yang senantiasa menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab. Sementara itu, ibunya, Isnaini, terus memberikan dukungan moral dan doa.
Nilai disiplin, tanggung jawab, dan rasa syukur yang diajarkan sejak kecil menjadi pegangan yang menguatkan langkah Rinita hingga saat ini.
Saat dinyatakan lolos, rasa syukur dan bahagia menyelimuti dirinya dan keluarga. Momen tersebut menjadi bukti bahwa usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh tidak sia-sia.
“Rasanya seperti pencapaian besar dalam hidup saya. Keluarga saya sangat terharu dan bangga,” ungkapnya.
Pencapaian yang diraih tidak hanya menjadi kebahagiaan pribadi, tetapi juga membawa haru bagi keluarga. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh dapat mengantarkan pada hasil yang diharapkan.
Memasuki tahap baru sebagai mahasiswi FK Unila, Rinita berkomitmen untuk menjalani pendidikan dengan baik dan terus mengembangkan diri. Ia bercita-cita agar kelak dapat menjadi tenaga medis yang kompeten dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan di Provinsi Lampung.
Di tengah pencapaiannya, Rinita juga membagikan pesan kepada para pelajar yang tengah berjuang meraih cita-cita, sebagai pengingat untuk tetap teguh dalam menghadapi setiap proses.
“Untuk teman-teman, tetap semangat dan jangan menyerah. Percayalah pada proses, karena setiap usaha pasti akan membuahkan hasil. Jangan jadikan keterbatasan sebagai hambatan untuk meraih cita-cita,” pesannya.

Ia berharap, langkah yang ditempuh hari ini dapat menjadi awal untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas di masa depan, sekaligus menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk terus berusaha, tanpa terhalang keterbatasan. [lis]

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts