KALIANDA - Kunjungan kerja Ketua MPR RI Ahmad Muzani ke Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (13/2/2026), menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menampilkan inovasi promosi berbasis digital.
Salah satu yang mendapat sorotan utama adalah layanan Virtual Tour 360 derajat yang menampilkan destinasi wisata, potensi investasi hingga gambaran pembangunan daerah secara interaktif.
Kunjungan Ketua MPR RI yang berlangsung di Kantor Bupati Lampung Selatan tersebut disambut langsung oleh Bupati Radityo Egi Pratama bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, anggota DPRD Provinsi Lampung dan kabupaten/kota di Lampung, serta unsur Forkopimda dan kepala perangkat daerah.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Muzani menyaksikan secara langsung presentasi layanan digital Virtual Tour 360 derajat yang dikembangkan sebagai sarana promosi daerah.
Layanan tersebut memuat informasi visual mengenai destinasi wisata unggulan, peluang investasi, serta perkembangan pembangunan Kabupaten Lampung Selatan dalam format digital yang interaktif.
Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam memanfaatkan teknologi sebagai media promosi yang dinilai relevan dengan kebutuhan zaman.
“Inovasi seperti Virtual Tour 360 ini menunjukkan kesiapan daerah menghadapi transformasi digital. Promosi berbasis teknologi akan membuka akses yang lebih luas, baik untuk menarik wisatawan maupun investor,” ujar Ahmad Muzani.
Selain meninjau inovasi digital, Ketua MPR RI juga mengunjungi bazar UMKM yang digelar di pelataran Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan. Berbagai produk unggulan dipamerkan, mulai dari keripik pisang, selai pisang, roti, wedang jahe, aneka olahan ikan, tukus, hingga kain tapis dan produk kerajinan lainnya.
Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Muzani terlihat memborong sejumlah produk UMKM sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pelaku usaha lokal.
Ia menilai kualitas produk yang ditampilkan memiliki potensi daya saing dan peluang untuk berkembang di pasar yang lebih luas.
Kegiatan ini juga dihadiri unsur legislatif, eksekutif, tokoh adat, serta berbagai pemangku kepentingan daerah. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi simbol sinergi pembangunan yang diharapkan mampu mendorong Lampung Selatan melangkah lebih progresif melalui inovasi digital, penguatan UMKM, serta promosi potensi daerah yang semakin modern. (Is-Kmf)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar