LAMPUNG SELATAN - Pemerintah daerah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Pariwisata ogah memperbaiki fasilitas destinasi wisata baik villa di Pulau Sebesi maupun pemandian air panas Way Belerang yang ada di Desa Buah Berak Kecamatan Kalianda.
Hal itu diketahui saat media ini melakukan penelusuran terkait destinasi wisata milik Pemkab Lamsel di bawah naungan Dinas Pariwisata sampai sekarang belum ada upaya revitalisasi terhadap dua objek wisata yakni villa Pulau Sebesi dan Pemandian air panas Way Belerang.
"Untuk tahun ini (2026, red) tidak ada kegiatan fisik untuk Dinas Pariwisata," ujar Sekretaris Dinas Pariwisata Syaifuddin, S.E., M.I.P.,Selasa (26/05/2026). Mewakili Kepala Dinas Pariwisata Dr. I Nyoman Setiawan, S.E., M.M.
Saat disinggung pada tahun 2025, gapura yang terbuat dari plat besi yang bertuliskan Way Belerang menunjukan lokasi pemandian air panas Way Belerang yang rusak dan hanya meninggalkan tiang gapura saja. Plt Kadis Pariwisata Intji Indriati, menegaskan, akan melakukan revitalisasi lokasi destinasi wisata pemandian air panas Way Belerang Kecamatan Kalianda. Bahkan, dirinya pada tahun 2026 mendatang sudah menganggarkan untuk melakukan revitalisasi lokasi tersebut.
Namun saat disinggung berapa anggaran yang disediakan untuk melakukan revitalisasi lokasi wisata pemandian air panas Way Belerang, oleh dinas Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) dirinya enggan menjawab dan belum mengetahui angka pasti.
"Kalau anggarannya belum tau, kan masih di evaluasi di Provinsi," ucapnya, kepada media, melalui telpon Rabu (17/12/2025).
Intji menerangkan rencana revitalisasi Desti tersebut sesuai program Bupati Radytio Egi Pratama yang sedang gencar dalam memperkenalkan destinasi wisata dan budaya Lampung Selatan. Sehingga pihaknya bakal revitalisasi baik dari segi gapura atau plang Pemandian Air Panas Way Belerang dan juga lokasi pemandiannya.
"Pokoknya semua akan dilakukan revitalisasi dari gapuranya sampai lokasi wisata dan tempat-tempat lainya. Agar terlihat baik dan bagus. Pokonya ini akan dijadikan unggulan," tutupnya, kepada media ini.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Syaifuddin saat disinggung apakah ada upaya dari Dinas Pariwisata untuk mengusulkan revitalisasi kedua destinasi wisata milik Pemkab Lamsel pada perubahan dan tahun 2027.
"Kalau kami selalu mengusulkan revitalisasi sejak tahun-tahun sebelumnya tapi, kami tidak tahu usulan kami tidak terealisasi," kata Syaifuddin, kepada media ini.
(Tim)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar