Portal Berita Online

Gunung Anak Krakatau Siaga Level 3, Polisi Patroli Dialogis


LAMPUNG SELATAN - Mengingat Aktivitas Anak Gunung Krakatau (AGK) yang masih berstatus Level III (Siaga) terus menjadi perhatian aparat keamanan dan pemerintah Kabupaten serta pemerintah di wilayah pesisir Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan. Dengan berbagai upaya pemantauan dan sosialisasi terus dilakukan guna memastikan masyarakat tetap aman, tenang, dan memperoleh informasi yang benar.

Bhabinkamtibmas Desa Canti, Aipda Deni Madyistira, melalui kegiatan sambang dan patroli dialogis mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, wisatawan, dan warga yang beraktivitas di sekitar perairan Selat Sunda, agar mematuhi rekomendasi pemerintah dengan tidak mendekati kawasan Anak Gunung Krakatau dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat Desa Canti dan sekitarnya agar tetap tenang, namun jangan lengah. Demi keselamatan bersama, jangan melakukan aktivitas di dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif Anak Gunung Krakatau. Ikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan," ujar Aipda Deni Madyistira, Sabtu (4/7/2026).

Selain mengingatkan masyarakat terkait zona bahaya, Aipda Deni juga meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai video yang diklaim sebagai letusan terbaru Anak Gunung Krakatau sejak tadi malam

Ia menegaskan, sejumlah video yang viral tersebut merupakan informasi hoax atau video editan yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan video yang beredar di media sosial yang mengklaim Anak Gunung Krakatau beberapa kali mengeluarkan letusan. Setelah kami telusuri, video yang beredar tersebut merupakan video editan atau hoaks yang sengaja diunggah seolah-olah merupakan kejadian terbaru. Jangan ikut menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya," tegasnya.

Ia meminta masyarakat agar selalu mengacu pada informasi resmi yang disampaikan oleh PVMBG, BMKG, BPBD, pemerintah daerah, maupun Kepolisian terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

"Jika menerima video atau informasi yang belum jelas sumbernya, jangan langsung dipercaya apalagi disebarluaskan. Pastikan terlebih dahulu kebenarannya melalui kanal resmi pemerintah agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," lanjutnya.

Hingga Sabtu pagi, Aipda Deni Madyistira terpantau masih aktif melakukan pemantauan di Dermaga Canti guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Di lokasi tersebut, ia juga memberikan imbauan secara langsung kepada nelayan, pengunjung, dan masyarakat agar tetap mematuhi rekomendasi pemerintah selama status Anak Gunung Krakatau masih berada pada Level III (Siaga).

Pada waktu yang sama, Camat Rajabasa, Firdaus, juga turun langsung ke Dermaga Canti untuk memantau perkembangan situasi serta memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman.

Menurut Aipda Deni, keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Karena itu, Polri bersama TNI, BPBD, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Pemerintah Kecamatan Rajabasa, pemerintah desa, serta seluruh instansi terkait terus bersinergi melakukan pemantauan dan edukasi kepada masyarakat.

"Dengan disiplin mematuhi aturan, tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar, serta terus berkoordinasi dengan aparat dan instansi terkait, kita berharap situasi tetap aman, kondusif, dan seluruh masyarakat terhindar dari potensi bahaya akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau," pungkasnya.(Red)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Recent Posts