Portal Berita Online

FX. Siman Reses di Pringsewu


Pringsewu — Respon cepat dilakukan anggota DPRD Provinsi Lampung, terhadap aspirasi masyarakat Lampung khususnya Daerah Pemilihan III, meliputi Kabupaten Pesawaran, Pringsewu, dan Kota Metro. Hal tersebut dibuktikan dengan pemberian bantuan uang tunai untuk pembangunan Gereja St. Thomas Waringinsari, Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu.

Sambil meneteskan air mata dan isak tangis, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung, FX. Siman mengatakan pemberian yang diberikan hanya bersifat membantu, dan tidak seberapa nilainya. Dengan harapan, apa yang diberikan bisa sedikit bermanfaat bagi pembangunan Gereja St. Thomas.

“Saya sangat sedih dan terharu. Saya melihat pembangunan ini, tapi saya gak bisa membantu banyak. Mudah – mudahan bisa membantu jamaah disini yang sedang memperbaiki Gereja ini,” kata Anggota DPRD Provinsi Lampung, FX. Siman. Jumat (02/05/2023).

Menurutnya, sikap terharu pada saat ini merupakan bentuk panggilan hati yang terdalam. Terlebih, bantuan yang diberikan merupakan sarana ibadah bagi ummat Katolik. “Saya tidak bisa berbuat lebih, saya tidak bisa ngasih banyak. Bantuan ini semoga bermanfaat,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Romo Beni mengatakan perhatian dan keperdulian Anggota DPRD Provinsi Lampung FX. Siman, menjadi kebanggaan bagi umat Katolik Kabupaten Pringsewu.

“Mewakili ummat Katolik mengucapkan terimakasih, atas kehadiran Pakde Siman, dengan hadir melihat langsung. Ini menjadi perhatian yang lebih dari Pakde, sehingga bisa langsung hadir disini,” kata Romo Beni.

Bahkan, Romo Beni melanjutkan. Kehadiran Pakde Siman membawa semangat dan angin segar umat Katolik Sukoharjo Pringsewu. Karena, keperdulian dari anggota legislatif mencerminkan kebhinekaan NKRI.

“Terimakasih, kehadiran Pak Siman membawa angin segar dan semangat. Karena, sudah mensupport kami dalam perkembangan ummat Katolik,” ungkapnya.

Selain itu, Romo Beni mengungkapkan bahwa pembangunan yang sedang berjalan berkat support dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu. “Ya, untuk diketahui. Dari Pemda Pringsewu mendapat bantuan 100 juta. Bantuan itu sendiri tidak terlepas peran semua pihak,” ungkapnya.

Sumber WARTAPOST.CO.ID

Share:

Ni Ketut Dewi Nadi Reses di Seputih Raman


LAMPUNG TENGAH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan, Ni Ketut Dewi Nadi ST menggelar silaturahmi dan serap aspirasi masyarakat.


Reses tahap ke dua Masa Sidang dua tahun 2023 Dapil 7 Lampung Tengah tersebut berlangsung di Rumah Aspirasi KDN Kampung Rama Dewa Kecamatan Seputih Raman, Sabtu (3/6/2023).


Dalam kegiatan reses tersebut dihadiri oleh Kepala Kampung Rama Dewa ,Tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan Bhabinkamtibmas Polsek Seputih Raman.


Sri kandi PDI Perjuangan akrab di sapa KDN itu mengatakan kegiatan reses tersebut merupakan kegiatan yang dilakukan oleh seluruh anggota DPRD untuk mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat.


“Sehingga, dapat mendengar langsung permasalahan warga dan menjadi aspirasi masyarakat untuk di perjuangkan,” lanjutnya.


“Ini sudah menjadi kewajiban sebagai Anggota Dewan dalam menjalankan tugas kita untuk melayani rakyat, memperjuangkan nasib mereka dan memenuhi hak-haknya,” ucap Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung tersebut, usai gelar reses pertama.


Ni Ketut Dewi Nadi menambahkan bahwa, semua keluhan masyarakat sama dengan daerah lain yaitu terkait infrastruktur, perbaikan jalan usaha tani, pertanian, pupuk yang langkah dan kalaupun ada harga pupuk pasti mahal.


“Semua aspirasi masyarakat tadi sudah kita catat, data-data tersebut, nanti akan kita pelajari untuk kemudian kita perjuangkan,” sambungnya.


“Dan nantinya akan di pilah menjadi prioritas dan yang tidak, tetapi semua akan kita realisasikan,” pungkasnya.


Ada pun Aspirasi yang sudah terealisasi kan adalah Jalan Provinsi dari Kecamatan Kota Gajah sampai dengan Kecamatan Seputih Raman yang kedua jalan lingkungan Lapen di kampung Rama Dewa kecamatan Seputih Raman


Sumber L86News.com


Share:

Anggota DPRD Lampung Kostiana Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Soal Infrastruktur


Bandarlampung - Infrastruktur dan drainase masih menjadi keluhan utama warga Lingkungan I Kelurahan Kedamaian, Kecamatan Kedamaian saat menghadiri giat serap aspirasi atau reses yang digelar Anggota DPRD Provinsi Lampung Kostiana di Kelurahan setempat.


Seperti yang diutarakan Saleh, warga setempat yang mengeluhkan jalan rusak dan minta perbaikan jalan dengan diaspal. “Jalan di lingkungan ini banyak yang rusak Bu, kami selaku warga minta ada perbaikan,” ucap Saleh.


Lain halnya dengan Saleh, Firman warga RT 06 mengeluhkan minimnya drainase.


Menanggapi hal tersebut, Kostiana yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan Lampung ini mengaku siap menindaklanjuti keluhan warga dengan mengupayakan agar masuk dalam E-pokir di program kerja mendatang.


“Bapak Ibu kebetulan saya menjabat sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung. Insyaallah ini akan kita tindak lanjuti dan berkordinasi dinas terkait untuk diupayakan perbaikan,” ucap Kostiana.


Namun menurutnya, usulan tersebut harus melalui proposal yang disetujui oleh warga dan pamong setempat. 


Sumber Lampung way


 

Share:

Pesan Mingrum Gumay Saat Peringatan Hari Lahir Pancasila


Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay menghadiri peringatan Hari Kelahiran Pancasila yang ke-78 yang dilaksanakan di lapangan Korpri, Teluk Betung Bandar Lampung, Kamis (1/6/2023).


Pada kegiatan itu, Mingrum menjadi petugas pembacaan teks Pancasila yang dihadiri Forkopimda Provinsi Lampung.


Saat ditemui, Mingrum menyebutkan bahwa Hari Kelahiran Pancasila ini sebagai momentum untuk memperkuat, mempertebal rasa, cara berpikir dan bertindak dalam pengambilan keputusan baik secara individu maupun kelompok, yang mana diharapkan pada akhirnya memberikan suatu keputusan yang dapat mengakomodir dari seluruh kepentingan yang ada.

"Kita butuh satu persamaan cara pandang yang sama dalam berbangsa dan bernegara, ini untuk menjadi pengikat satu sama lain yang mana irisan dalam perbedaan dapat disatukan ketika sudut pandangnya sama, tidak mudah terpecah atau dibelah oleh pihak manapun,“ ujarnya.


Mingrum yang juga dikenal sebagai inisiator salam Pancasila dilingkungan DPRD Lampung ini meminta kepada seluruh peserta untuk menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila secara masif dan menyeluruh baik dilingkungan pekerjaan maupun ditengah masyarakat.


“Masifnya perubahan di era digital menjadi satu tantangan besar bagi kita dalam menjaga dan merawat Pancasila. Indonesia akan terus ada dan tetap ada jika dasar negaranya tetap kokoh dan terjaga, Pancasila tidak akan usang oleh waktu,” lanjutnya.


Terakhir ia meminta kepada seluruh elemen yang hadir untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas dalam rangka menjelang kontestasi Pilkada dan Pileg yang akan dilakukan dalam waktu dekat.


“Kontestasi itu ada menang ada kalah, yang menang tidak boleh euforia berlebihan, yang kalah tidak boleh terbawa arus penyesalan, bersaingnya gagasan, ide dan visi misi. Pemegang hak atas demokrasi adalah rakyat, jadi yakinkan saja melalui prestasi yang telah dilakukan, tidak boleh saling memecah belah apalagi menggunakan politik identitas sehingga muncul mayoritas dan minoritas nantinya,” tutupnya. 



Share:

Warga Minta Fasilitas Jalan Tol Diperbaiki


Bandar Lampung - Tarif Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni - Terbanggi Besar (Bakter) mengalami kenaikan sekitar 60 persen, atau dengan kata lain terjadi kenaikan dengan besaran tarif semula yang Rp.844 menjadi Rp.1.350 per-kilometernya.


PT Hutama Karya (HK) Persero menyebut penyesuaian tarif baru Jalan Tol Trans Sumatra ruas Bakter sudah sesuai aturan Perundang-undangan. 


Fitriyanto salah satu pengguna jalan tol mengaku kenaikan tarif tol ruas Bakter naik terlalu tinggi, memang kata dia, kenaikan sesuai Perundang-undangan yang berlaku. Namun baiknya dibarengi dengan fasilitas yang memadai. 


"Fasilitas kurang memadai seperti tempat beribadah dan toilet yang kurang terawat tidak seperti di Pulau Jawa," ucapnya, Minggu (28/05). 


Warga Kemiling, Bandar Lampung ini juga menyoroti sejumlah kinerja Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan aturan teknis yang dilakukan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dalam hal ini PT Hutama Karya. 


"Banyak jalan tambal sulam. Belum lagi saat ada pengerjaan jalan tol rambu atau pengumuman sedang ada perbaikan jalan terlalu dekat antara rambu dan pekerja, khawatir membahayakan pengguna jalan. Soal lampu penerangan sudah cukup baik," imbuhnya.


Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay menanggapi aspirasi melalui media sosial mengenai keluhan kenaikan tarif toll ruas Bakauheni- Terbanggi (Bakter) yang dinilai memberatkan pengguna jalan tol. 


Mingrum menyebutkan kenaikan atas dasar evaluasi memang diperbolehkan sepanjang sudah mempertimbangkan segala aspek.


“Evaluasi boleh saja dilakukan, tapi harus melihat pemenuhan indikatornya serta melalukan survey kepuasaan pengguna jalan, kalau hasilnya di dominasi baik, bisa dilanjutkan dengan penyerapan aspirasi berapa persen kenaikan yang layak dan tidak memberatkan bagi pengguna jalan tersebut,“ ujar Mingrum, melalui siaran pers, Minggu (28/05). 


Ia juga mengungkapkan dari sejumlah aspirasi yang dilakukan melalui media sosial Instagram, 89 persen memilih tidak setuju kenaikan toll dilakukan.


“Kita lakukan polling yang awalnya banyak sekali mengeluhkan kenaikan tol dan meminta tanggapan atas hal tersebut, sebagai wakil rakyat kita serap kemudian kita simpulkan berdasarkan pengumpulan data yang dilakukan," lanjutnya. 


Ia juga berencana akan memanggil pihak PT Hutama Karya (HK) ruas Bakter untuk meminta penjelasan dan pertimbangan secara komperehensif mengenai kenaikan tarif tol tersebut.


“Sementara hasil dari aspirasi banyak yang tidak setuju, nanti kita akan panggil pihak HK dalam waktu dekat," tutupnya. (Lis/ndi)


 

Share:

Begini Pesan Anggota DPRD Lampung Di Hari Lahir Pancasila


Bandar Lampung – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Lampung H. Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, Pancasila merupakan idelogi final berbangsa dan bernegara yang tak perlu diperdeebatkan lagi. Bangsa ini Indonesia, kata dia, tinggal mengawal pengamalannya agar cita-cita ideologi negara itu terwujud.


Menurut Mirza, sapaan akrabnya, perdebatan soal Pancasila hanya akan membuat bangsa Indonesia mundur dan takkan pernah mewujudkan apa yang dicita-citakan lima sila dalam Pancasila. “Kini saatnya kita semua mengawal pengamalannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Apakah ideologi Pancasila itu sudah benar-benar tercermin dalam berbagai kebijakan pembangunan,” kata Mirza di Bandar Lampung, Rabu (31/5/2023).


Hal itu dia sampaikan terkait Hari Lahir Pancasila 2023 yang diperingati setiap 1 Juni dan pada 2023 ini jatuh pada Kamis (1/6/2023). Hari Lahir Pancasila ditetapkan berdasarkan surat Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila.


Menurut Mirza yang juga Anggota DPRD Provinsi Lampung itu, tolok ukur keberhasilan Pancasila, jika lima sila tersebut tercermin dalam berbagai kebijakan pembangunan dan sendi kehidupan masyarakat. Menurut Mirza, kehadiran Pancasila sangat dibutuhkan di tengah kemajemukan bangsa Indonesia.


“Ideologi Pancasila ini lahir dari kemajemukan bangsa Indonesia, agar seluruh kepentingan bangsa dapat terwakili oleh Pancasila. Oleh karena itu, jika ada yang masih memperdebatkannya berarti secara tidak langsung menggoyang kebhinekaan yang bisa meruntuhkan bangsa ini,” kata Mirza yang juga mantan Ketua Umum HImpunan Pengusaha Muda (Hipmi) Provinsi Lampung itu.


Butir-butir Pancasila, kata dia, yang merajut kemajemukan dan perbedaan beribu suku dari Sabang sampai Merauke di Nusantara. Dengan butir-butir Pancasila itulah orang Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua memiliki idelogi dan identitas yang sama. Sehingga memiliki persatuan yang kuat dan masih bisa bersatu hingga kini.


Peran Pancasila sebagai pemersatu bangsa, menurut Mirza, makin dibutuhkan tatkala Indonesia kini memasuki tahun politik. Dia menyadari bakal banyak gesekan kepentingan muncul akibat persaingan merebut suara pemilih dan memenangkan kandidat presiden yang diusung masing-masing partai.


Di tengah kondisi itu, menurut Mirza yang juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung itu, Pancasila harus dijadikan perekat bagi semua. “Silakan bersaing secara ide dan gagasan, tapi cita-cita kita sama, yakni bagaimana mewujudkan cita-cita Pancasila bagi bangsa dan negara,” kata Mirza.


Terlebih bagi Partai Gerindra yang mengambil logo kepala Burung Garuda Pancasila, mengawal cita-cita Pancasila merupakan dasar gerak seluruh kader partai Besutan Prabowo Subianto itu. “Seluruh kader Gerindara otomotis Pancasilais dan wajib mengawal pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari, karena partai ini dibangun dengan semangat yang ada dalam lima sila Pancasila itu,” kata Mirza yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bandar Lampung itu. (***)


Share:

Bagikan Beras, Anggota DPRD Lampung Rahmad Mirzani Djausal: Anggota Linmas jangan Diabaikan


Bandar Lampung - Anggota DPRD Provinsi Lampung yang sekaligus juga sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Lampung Rahmad Mirzani Djausal (RMD) memberikan bantuan  berupa paket sembako kepada anggota Satuan Perlindungan Masyarakat atau Linmas di Kota Bandar Lampung  secara menyeluruh di setiap kecamatan.


Rahmad Mirzani Djausal dalam keterangan persnya mengatakan peran linmas terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat memang dibutuhkan sehingga harus ada perhatian bagi mereka.


"Untuk itu terkait dengan permasalahan kesejahteraan dari anggota Linmas jangan sampai diabaikan," katanya baru-baru ini.


Menurut Mirza, pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian serta perhatian dari pihaknya kepada anggota linmas sebagai mitra tugas di wilayah kematan masing2 tempat mereka bertugas.


"Dengan harapan bisa membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas juga sebagai wujud sinergitas Antara DPRD dengan perangkat desa," ujarnya.


Dia menjelaskan pemberian bantuan sembako ini merupakan salah satu upaya pihaknya untuk memotivasi linmas agar semangat dalam melaksanakan tugas.


"Kami berharap semoga apa yang sudah diberikan dapat bermanfaat dan bisa digunakan sebaik mungkin," katanya lagi.


Dia menambahkan pihaknya berharap agar anggota linmas tetap menjaga kekompakan dan semangat serta tunjukkan tanggung jawab linmas di hati masyarakat.


"Kami juga akan selalu siap untuk bersinergi bersama para anggota linmas di wilayah," ujarnya.


Sementara itu, salah satu anggota linmas yang enggan disebut namanya mengatakan pihaknya mengaku sangat senang dengan bantuan tersebut. Apalagi memang saat ini masih tersendatnya gaji kami dari Pemkot yang belum terbayarkan.


"Terima kasih kepada Pak Rahmad Mirzani Djausal selaku anggota DPRD dan Sekaligus sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Lampung atas perhatiannya bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, semoga pak Mirza semakin jaya dan selalu dicintai oleh rakyat, khususnya di Kota Bandar Lampung," katanya. (Lis/ndi)

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Recent Posts