Natar --
Terduga Pengeroyokan di Penutupan Natar Fair Lampung Selatan Diringkus
Natar --
Adventure Kamtibmas Polres Lampung Selatan, Ajak Warga Dukung Kamtibmas Yang Kondusif
Lampung Selatan -- Polres Lampung Selatan melaksanakan Patroli Adventure Kamtibmas dan bakti sosial.
Kegiatan ini menghadapi pemilihan kepala daerah serta Operasi Mantap Praja 2024 dengan diawali dari Pantai Indah Suak Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan, Minggu, 4 Agustus 2024 pukul 08.00 Wib
Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin menjelaskan, adventure Harkamtibmas ini digelar dalam rangka Harkamtibmas menjelang Pilkada.
"Dalam kesempatan ini juga akan kami berikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap Pilkada di Lampung Selatan dapat berjalan dengan aman, kondusif dan lancar," ucapnya.
Polres Lampung Selatan menyiapkan 30 paket terdiri beras, susu, gula, teh dan kopi dengan menyasar warga yang membutuhkan di pemukiman warga di tengah kebun di daerah pedalaman.
Kapolres AKBP Yusriandi didampingi Kasat Samapta, Kapolsek Sidomulyo, Kasi Humas dan rombongan menyempatkan menyambangi warga yang sedang warga buruh tani yang sedang memanen jagung di tengah kebun, dan memberikan bantuan sosial serta himbauan Kamtibmas.
Tidak sampai disana, rombongan juga singgah bersilaturahmi di keduaman, Sukni yang mengalami penyakit menahun dan terbaring di tempat tidur.
Kepala Desa Suak Kecamatan Sidomulyo, Juli Wahyudin menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada Kapolres dan jajarannya atas bantuan dan simpatinya kepada warganya.
"Terima kasih Bapak Kapolres dan jajarannya, sudah berkunjung dan membesuk warga kami," terangnya.
Kehadiran Polisi yang mengendarai motor trail dinas ini, mengejutkan sejumlah warga yang dilintasi, karena baru kali ini ada banyak polisi yang melintas di depan rumahnya yang berada di kebun.
"Baru kali ini ada banyak Pak Polisi lewat depan rumah saya yang umbul ini, semoga aman-aman terus pak," kata Suradi yang rumahnya sempat dilintasi.
Dengan adanya kegiatan Patroli Kamtibmas ini diharapkan mampu menyerap informasi dan masukan - masukan menjelang pelaksanaan Pilkada 2024 ini, kehadiran polisi agar dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga. (Red)
Dinas PUPR Pesawaran Klaim Proyek SPAM Nilai Miliaran Beres, Hasilnya Baik
Pesawaran - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pesawaran, Lampung mensikapi Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang nilainya miliran rupiah, tetapi hingga kini proyek tersebut masih belum bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat penerima manfaat di Kecamatan Kedondong.
Kabid Penyehatan Lingkungan PUPR Pesawaran, Anwar Sadat berujar, mengenai pekerjaan perluasan jaringan SPAM di empat desa sudah diserah terimakan kepada PDAM sejak bulan Juli 2023 yang lalu.
"Mengenai pelaksanaan pekerjaan perluasan SPAM jaringan perpipaan di tahun 2022, sudah terealisasi 100 persen, dan pekerjaan ini sudah diserahterimakan secara resmi di bulan Juli 2023, ke pihak PDAM yang bertanggung jawab untuk mengaliri air bersih ke pada masyarakat penerima manfaat di empat desa," ujarnya kemarin.
Kemudian, mengenai pelaksanaannya Dinas PUPR bertanggung jawab membuat jaringan baru sesuai dengan RAP yang sudah disetujui, untuk tiga desa di Kecamatan Kedondong, satu desa di Kecamatan Way Khilau.
"Untuk rekanan, empat perusahaan pelaksana pekerjaan perluasan SPAM jaringan perpipaan sudah sudah beres dan hasilnya baik, sesuai dengan RAP yang tetapkan," tambah Anwar.
Ia mengatakan akan tetap berkordinasi dengan PDAM jika pelaksanan pada saat pengaliran air tersebut terdapat kendala, sehingga masyarakat penerima manfaat nantinya dapat merasakan air bersih tersebut.
Ia menghimbau, kepada masyarakat, sekiranya dapat bersabar dan dapat bekerja sama mengenai dimulai aktifnya jaringan pipa yang sudah terpasang, dikarenakan pemindahan jaringan yang lama ke jaringan baru dibutuhkan proses.
Direktur PDAM Pesawaran, Heri menjelaskan pekerjaan SPAM ini milik dinas PUPR Pesawaran, dan setelah diselesaikannya pekerjaan jaringan oleh pihak rekanan, pelaksanaan diserahterimakan ke pihak PDAM untuk pengoperasian jaringan yang telah diselesaikan,
"Sebagai operator dan pengoperasiannya, dengan catatan kerusakan kerusakan yang ada kami kembalikan ke PUPR untuk memperbaikinya," jelasnya. (tim)
Dua Terduga Pencuri Kabel Lan Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan Dimankan
Bakauheni -- Tekab 308 KSKP Bakauheni, Lampung Selatan tangkap terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Gangway pejalan kaki di areal dermaga V Pelabuhan Penyebrangan Bakauheni Lampung Selatan.
Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Bakauheni (Ka KSKP) membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan 2 orang laki-laki berinisial WAP (27) warga Sumur Kecamatan Penengahan dan U (21) warga Malingpink Kabupaten Lebak Banten.
"Kedua pelaku diamankan karena melakukan pencurian 1 rol kabel LAN belden, 3 unit POE CCTV, 2 Switch TP-Link, 1 unit Acces Point Dermaga, 1 buah kabel warna putih sisa potong," jelasnya kemarin.
Pelaku memutus kabel menggunakan pisau karter, dan kemudian memasukkan ke kantong plastik hitam. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian senilai Rp8,5 juta dan Pelayanan kapal di dermaga IV terkendala karena tidak dapat melakukan scan ticket. Kamis, 01 Agustus 2024 sekira jam 20.30 wib.
Barang Bukti yang diamankan 1 rol kabel LAN belden, 3 unit POE CCTV, 2 (dua) Switch TP-Link, 1 unit Acces Point Dermaga, 1 buah flasdisk yang berisakan rekaman cctv pada saat pelaku akan memotong kabel, baju kaos dam celana dan buah kabel warna putih sisa potong
Pelakud diamankan di Mapolsek KSKP Bakauheni untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut dan dikenakan Pasal 363 KUHP. (Rs/Is)
Prabowo Subianto Terima Pin Emas dari SMSI atas Dedikasinya Jaga Demokrasi
JAKARTA - Menteri Pertahanan Jenderal TNI (HOR) (Purn) Prabowo Subianto menerima penghargaan berupa pin emas dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) atas dedikasinya menjaga demokrasi.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Umum SMSI, Firdaus, dan diterima oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Sujono Djojohadikusumo pada Peresmian Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) di Auditorium RRI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8/2024).
Firdaus yang juga anggota dewan penasihat Formas mengungkapkan, SMSI memberikan penghargaan tertinggi ini karena selama menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto tidak pernah melakukan intimidasi terhadap media.
"Sikap ini dinilai penting dalam mendukung kematangan pers sebagai pilar keempat demokrasi, sehingga proses transformasi demokratisasi di Indonesia dapat berlangsung dengan baik," kata Firdaus saat menyerahkan pin emas kepada Hashim Djojohadikusumo yang merupakan adik bungsu Prabowo Subianto.
Sebagai Menteri Pertahanan yang juga Ketua Dewan Pembina sebuah partai politik, Prabowo dinilai selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Kebijakan dan tindakannya dianggap berkontribusi dalam menjaga persatuan bangsa, sehingga potensi keterbelahan dapat dihindari.
"Keteladanan Prabowo dalam penegakan demokrasi di Indonesia patut diapresiasi dan dijadikan standar bagi bangsa ini dalam menjaga keutuhan NKRI," ujar Firdaus. (*)
Polres Lampung Selatan Siapkan Kendaraan dan Alat Khusus Pengamanan Pilkada
Lampung Selatan -- Menjelang pengamanan tahapan Pilkada 2024 di Kabupaten Lampung Selatan, Polres Lampung Selatan melakukan pengecekan kendaraan dinas dan alat khusus di Lapangan Korpri Pemda Lampung Selatan pada Jumat, 2 Agustus 2024.
Kegiatan ini mencakup pemeriksaan kondisi mesin, kelengkapan kendaraan, dan fungsi alat-alat khusus yang akan digunakan dalam operasional pengamanan.
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengecek sejauh mana kesiapan kendaraan dinas maupun peralatan khusus lainnya dalam rangka Operasi Mantap Praja 2024 di Lampung Selatan.
Tampak dilakukan pemeriksaan fungsi sirene dan lampu rotator kendaraan, disamping itu juga tampak Kendaraan taktis (Rantis) AWC sebagai pendukung pengendalian masa melakukan penyemprotan air.
"Dari hasil pengecekan, kondisi seluruh kendaraan dalam keadaan baik. Alhamdulillah, semua siap operasional dan siap mendukung setiap rangkaian kegiatan tahapan Pilkada tahun 2024," ujarnya.
Pemeriksaan mencakup 80 kendaraan roda dua, 25 kendaraan roda empat, 1 unit truk Dalmas, 1 unit AWC, alat komunikasi Vix Station, alat komunikasi portable, senjata api, flash ball, APAR, tali Dalmas, tameng Dalmas, tongkat Dalmas, serta body protect PHH.
Dalam kegiatan ini, tim dari Biro Logistik Polda Lampung juga turut hadir untuk melakukan supervisi pada Bag Logistik Polres Lampung Selatan.
Dengan kegiatan ini, Polres Lampung Selatan siap mendukung seluruh rangkaian pengamanan kegiatan pemilihan kepala daerah pada tahun 2024. (Red)
Sengketa Lahan di Lampung Selatan, Tergugat I Made Jaya Absen Saat Sidang
Lampung Selatan -- Sidang perkara perdata perlawanan eksekusi lahan antara Hatami sebagai tergugat dengan I Made Jaya penggugat yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IB Kalianda, Lampung Selatan ditunda.
Sidang ditunda karena pihak penggugat yakni I Made Jaya dan kuasa hukumnya tidak hadir dalam persidangan sekira pukul 14.00 WIB, sehingga hakim PN Kalianda menunda dan sidang akan dilanjutkan pada Rabu 7 Agustus 2024 mendatang, Rabu (31/7/2024).
Tim kuasa hukum Hatami, Triyono, mengatakan pihaknya sangat menyangkan ketidakhadiran dari pihak penggugat baik pak I Made Jaya maupun kuasa hukumnya.
"Kami tim kuasa hukum Pak Hatami sudah kooperatif menghadiri persidangan perdata nomor 27. Dimana sidang yang seharusnya jam 10 pagi kami sudah hadir di Pengadilan Negeri Kalianda. Tetapi sampai jam 2 kita baru masuk keruang sidang, namun dari pihak lawan tidak hadir, sehingga sidang ditunda satu minggu kedepan," ujar Triyono, didampingi tim kuasa hukum lainnya.
Menurutnya, ini merupakan perkara perdata terkait tanah milik kliennya yang dipersoalkan. Untuk itu dalam sidang hari ini merupakan bentuk perlawanan eksekusi tanah milik Hatami yang ada di Kecamatan Ketapang.
"Jadi kita sesuai undang-undang yang ada kita berhak sebagai pemilik ataupun tergugat berhak mengajukan perlawanan. Kita ini tim kuasa dari tergugat, pada intinya kita mengadakan perlawanan eksekusi tanah milik Pak Hatami," tegasnya.
Ia berharap, semoga PN Kalianda ini secepat mungkin memberikan kepastian hukum untuk kliennya.
"Karena mulai dari alat bukti dan dasar hak yang kepemilikannya jelas-jelas milik Pak Hatami untuk segera diberikan kepada Pak Hatami yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan secara hukum," jelasnya.
Diketahui sebelumnya sekira pukul 9.30 WIB, Hatami dan kuasa hukumnya menghadiri undangan acara pengukuran lahan milik pak hatami, yang diaku-akui milik oleh Made Jaya yang bertempat di Desa Ketapang, sekira pukul 10: 00 Wib sampai dengan selesai.
Percobaan eksekusi dan peninjauan pengukuran lahan sudah kesekian kalinya yang dilakukan oleh PN Kalianda dan pihak BPN Kalianda di Desa Ketapang kecamatan Ketapang kabupaten Lampung Selatan milik Hatam pada Rabu, (31/07/2024).
Hadir tim kuasa hukum pak Hatami, Triono bersama Rusdi juga Ferry Jhon dan Mulyadi menghadiri undangan sidang perdata Nomor Perkara : 27/Pdt.Bth/2024/PN Kla, di PN Kalianda.
Kuasa hukum lainnya, Ferry Jhon mengatakan, pihaknya telah menyaksikan peninjauan di lapangan yang dihadiri pihak penggugat, Panitera PN Kalianda dan BPN Lampung Selatan di Kecamatan Ketapang.
"Hasil peninjuan tadi hanya pengukuran lahan saja daj penetapan lokasi bukan eksekusi tanah," kata dia.
Selanjutnya kata dia, dalam perkara ini tentunya pihak kuasa hukum Hatami siap memperjuangkan hak kliennya dan siap melawan mafia tahan yang ada.
"Kamu dari pihak pak Hatami terus melawan yang namanya mafia tanah, sekali lagi untuk melawan mafia tanah jangan sampai ada di negara ini. Kami terus berupaya permasalahan sampai tuntas," terangnya.
Di lain sisi, menurut pengakuan Hatami dia melakukan perlawanan karena tidak pernah merasa menjual atau memindah tangankan tanah tersebut, dan ukuran Luas tanah yang diakui oleh I Made Jaya 2600 meter, sedangkan luas tanah milik Hatami adalah 2948 meter, menurutnya itu sangat berbeda.
Dan juga dalam pengakuan Hatami kepada kuasa hukumnya di depan awak media, selama ada permasalahan lahan ini, belum pernah bertemu dengan I Made Jaya dan juga tidak kenal serta I Made Jaya tersebut.
"Belum pernah hadir selama dalam perkara persidangan ini berjalan, apalagi mau menunjukkan bukti-bukti kepemilikannya, ada apa ini," kata Hatami.
Abasri (59) pemilik awal tanah tersebut bersama saksi Asnari (65) menjelaskan bahwa benar ia, menjual tanah ini di jual tahun 1979-1980 kepada Hatami dengan cara tukar guling dengan sebuah motor CB 125 warna merah. (Tim).













