Portal Berita Online

Warga Palas Geger Temukan Mayat Di Samping Rumah

 


Lampung Selatan ( Palas) - Warga Desa Kalirejo, Kecamatan Palas, Lampung Selatan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tergeletak di samping rumah warga, Senin (3/2/2025).


Berdasarkan informasi, sosok mayat laki-laki tersebut kali pertama ditemukan oleh warga setempat berinisial A yang kebetulan lewat di lokasi, Senin (3/2/2025), sekitar pukul 07.30 WIB.


Dari video amatir yang diterima, jenazah korban ditutupi pelepah daun pisang dan sudah terpasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan mayat.


Saat ditemukan, tampak korban hanya mengenakan celana pendek berwarna abu-abu dan kaos lengan pendek warna biru tua.


Menurut keterangan warga berinisial SW yang datang ke lokasi, mayat tersebut merupakan warga Desa Kalirejo, Kecamatan Palas, bernama Sunarto (58).


“Informasi dari keluarga, almarhum mengidap penyakit yang sudah menahun,” ujar SW.


Sebelum ditemukan meninggal, Sunarto berpamitan untuk pergi ke warung membeli sesuatu. Malang, ia malah ditemukan tewas sekitar 50 meter dari jalan raya.


Tak berselang lama, personel Polsek Palas dan petugas Puskesmas, langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melihat kondisi jasad Sunarto.


“Jasad korban sudah dibawa keluarga untuk diurus pemakamannya,” jelas SW.


Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Nikolas Bagas Yudi membenarkan dan petugas sedang melakukan identifikasi.


“Inafis Polres Lampung Selatan sudah di TKP saat ini dengan Polsek Palas,” ungkapnya.


Disinggung mengenai dugaan sementara, apa yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan ditemukan tergeletak di lokasi kejadian. Kasat Reskrim meminta untuk menunggu hasil penyelidikan.


“Mohon waktu, nanti saya sampaikan. Inafis dan tim sedang identifikasi,” jelasnya singkat”.(is) 

Share:

Walikota Bandar Lampung Lepas Ratusan Peserta Wisata Rohani


Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana melepas keberangkatan ratusan peserta wisata rohani dari Kantor Pemerintah Kota Bandarlampung pada Minggu (2/2/2025) sore.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan syiar agama di masyarakat.


Eva Dwiana menyampaikan bahwa perjalanan wisata rohani kali ini diawali dengan memberangkatkan ibu-ibu majelis taklim menuju Masjid Raya Al-Jabbar di Kota Bandung.


“Ibu-ibu majelis taklim memang belum pernah ke sana. Ini menjadi pengalaman baru bagi mereka,” ujar Eva dengan penuh semangat.


Tidak hanya ibu-ibu majelis taklim, Eva juga mengumumkan bahwa akan ada lagi perjalanan serupa bagi pondok pesantren, marbot, dan guru ngaji pada Rabu (5/2/2025).


“Besok hari Rabu, sekitar 300 orang dari pondok pesantren, marbot, dan guru ngaji akan diberangkatkan dengan tujuan yang sama, yaitu Masjid Raya Al-Jabbar,” jelas dia.


Eva berharap, melalui kegiatan ini, para peserta dapat memperkuat hubungan silaturahmi dan meningkatkan semangat keagamaan.


“Harapannya, mereka bisa saling mendoakan, silaturahmi semakin dekat dan kuat, serta syiar agama di Bandarlampung semakin berkembang,” kata dia.


Wisata rohani ini tidak hanya menjadi sarana untuk beribadah, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat hubungan antar warga dan meningkatkan pemahaman keagamaan.

Share:

Bupati Pesawaran Hadiri Musrenbang Way Ratai

 


Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Way Ratai dan Kedondong. Kegiatan ini berlangsung di Saung Singgah Desa Wates, Kecamatan Way Ratai.

Dalam sambutannya, Bupati Dendi menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar formalitas, melainkan tahapan penting dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Pesawaran. “Musrenbang ini memiliki dasar hukum yang jelas dan semua usulan yang masuk akan terinput dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) untuk dikaji berdasarkan skala prioritas,” ujar Bupati.

Bupati Dendi juga menekankan bahwa seluruh usulan yang diajukan memiliki nilai penting bagi pembangunan daerah. Tema RKPD Tahun 2026 adalah Memantapkan Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Produktif untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Desa, serta Daya Saing Daerah.

Beberapa prioritas pembangunan yang akan menjadi fokus utama antara lain peningkatan kualitas SDM, peningkatan iklim investasi, penguatan desa mandiri, pemerataan infrastruktur, dan peningkatan tata kelola pemerintahan.

Camat Way Ratai, Data Trianda, menyampaikan bahwa Kecamatan Way Ratai akan fokus pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan sumber daya manusia di tahun 2026. Sementara itu, Camat Kedondong, Irwan Rosa, menekankan pentingnya pembangunan kios UMKM dan peningkatan infrastruktur jalan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan bantuan bagi penghulu, guru ngaji, marbot, dan penjaga makam, serta bantuan perlengkapan siswa SD dan SMP. ( rls)

Share:

DPRD Lampung Paripurna Bahas LHP BPK


Bandar Lampung --- Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fredy menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung yang dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar bertempat di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Senin (03/02/2025). 


Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung membahas Laporan Panitia Khusus terkait Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan  (BPK) atas kinerja dan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023–Semester I 2024, serta kepatuhan belanja daerah 2024. 


Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Lampung dalam laporannya menyampaikan 16 rekomendasi terkait dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung Tahun 2024. (Lis) 

Share:

Walikota Buka Muskercab I PCNU Bandar Lampung


Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana buka Muskercab 1 PCNU Bandar Lampung, Sabtu (1/2) 


Hadir dalam acara Muskercab  I PCNU kota Bandar Lampung mendampingi Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana yaitu Forkopimda Kota Bandar Lampung, Ketua PWNU Provinsi Lampung Puji Raharjo berserta jajaran, perwakilan Dandim 0410/kbl, wakil Polresta Bandar lampung Ketua PCNU Kota Bandar Lampung Kiyai  Ichwan Adji Wibowo beserta pengurus lainnya, Asisten I pemerintahan Kota Bandar Lampung Sukarma Wijaya, Kepala OPD Pemkot Bandar Lampung, serta Camat TBS dan Bumi waras.


Muskercab I PCNU Kota Bandar Lampung di laksanakan dengan tema  "Membangun Kemandirian Jami'iyah Di Tengah Peradaban Urban" serta  dihadiri oleh para pengurus ranting PCNU Sekota Bandar Lampung.


Ketua PWNU Provinsi Lampung Puji Raharjo menyampaikan dalam sambutan di acara Muskercab I PCNU Kota Bandar Lampung agar Muskercab I ini di jadikan ajang untuk menyatukan visi dan misi para pengurus ranting sampai tingkat kecamatan se-kota Bandar Lampung agar bisa mendukung program-program Pemkot Bandar Lampung dan bersinergi serta sentiasa menjaga silaturahmi dan kekompakan sesama pengurus agar selalu terjaga untuk kemaslahatan umat wabilkhusu warga Nahdiyin.


Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana dalam sambutannya menyampaikan agar dalam momentum MUSKERCAB  I PCNU kota Bandar Lampung senantiasa terjalinnya silaturahmi sesama kader NU dan selalu menjaga kekompakan sesama pengurus NU Sekota Bandar Lampung. Dan Pemerintah Kota Bandar Lampung selalu support dengan program-program dari pemerintah kota Bandar Lampung agar NU baik provinsi dan Kota Bandar Lampung selalu dibantu dengan kegiatan-kegiatan NU lainnya dan pemerintah akan meningkatkan program nya demi mendukung kemaslahatan umat khusus nya warga Nahdiyin.


"Alhamdulillah pada Muskercab I PCNU Kota Bandar Lampung sangat rame sekali yang hadir semoga berjalan dengan baik dan lancar dan berkah semoga program-program di pemerintah kota Bandar Lampung disalurkan buat khususnya warga Nahdiyin dan semoga NU atau Nahdatul Ulama selalu bersinergi dengan pemerintah kota Bandar Lampung." tutup Eva Dwiana

Share:

Agus Istiqlal Resmikan Gedung UTD di Walur Krui selatan


Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal, meresmikan Gedung Unit Transfusi Darah (UTD) di Pekon Walur Kecamatan Krui Selatan, Jumat (31/1/2025).


Agus Istiqlal mengatakan bahwa pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang demi terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya sebagai investasi bagi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).


“Dalam amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2016 tentang fasilitas pelayanan kesehatan, pada Pasal 15 menyebutkan bahwa pemerintah kabupaten/kota wajib menyediakan satu unit transfusi darah,” ungkap Bupati, 


Atas dasar tersebut,  melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) berhasil menunjukkan komitmen dalam peningkatan mutu pelayanan bidang kesehatan dengan menambah sarana gedung pelayanan kesehatan pada Tahun 2024 yakni pembangunan unit transfusi darah. 


“Saat ini Pemkab Pesibar berupaya meningkatkan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dari tipe D menjadi tipe C yang Insya Allah akan dibangun di Kelurahan Pasar Kota Krui Kecamatan Pesisir Tengah Tahun 2025 melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementrian Kesehatan (Kemenkes),” kata Agus Istiqlal.


Ia mengucapkan terimakasih dengan peningkatan status dan pelayanan, baik fasilitas tingkat pertama dan lanjutan, maka diperlukan UTD unit pelayanan kesehatan sebagaimana diharuskan tiap kabupaten/kota memiliki satu UTD. “Tentu diharapkan dengan adanya UTD tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan ketersedian darah dalam upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB),” tukasnya. (Sir) 

Share:

Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal Kukuhkan Kepengurusan Dewan Kesenian


 Pesisir Barat – Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Agus Istiqlal mengukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Pesibar periode 2025-2030, di Selasar Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Jumat (31/1/2025).


Pengukuhan Dewan Kesenian Pesibar periode 2025-2030 tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Pesibar Nomor: B/124/KPTS/IV.01/HK-PSB/2025, dengan susunan pengurus Ketua dijabat Septi Heri Agusnaeni, Sekretaris dijabat Sella Okta Madari, Bendahara dijabat, Fika Yonalisa. 



Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua DPRD Pesibar, Mohammad Emir Lil Ardi, didampingi sang istri, Alissa Nasution, Pj. Sekda, Jon Edwar, Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) Pesibar, L. Liastuti, dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan), Suryadi. 


 Agus Istiqlal menyampaikan bahwa Pesibar merupakan sebuah daerah yang memiliki kekayaan seni dan budaya yang melimpah. Mulai dari tarian tradisional, musik daerah, kerajinan tangan, dan berbagai bentuk ekspresi seni lainnya merupakan warisan leluhur yang sangat berharga. “Warisan inilah yang menjadi identitas dan jati diri kita sebagai masyarakat Pesibar,” tegas Agus Istiqlal.


Agus Istiqlal menerangkan keberagaman suku yang ada di Bumi Para Sai Batin dan Ulama tersebut juga sebagai penyangga budaya. Bukan hanya suku Lampung, melainkan suku lainnya seperti Sunda, Jawa, Bali, Minang, dan Batak tentu memiliki nilai dan karakter masing- masing serta memiliki potensi tersendiri di bidang seni. “Maka dari itu harus ada wadah yang menaungi untuk berkesenian dan berkarya,” lanjut, Agus Istiqlal.


Karenanya Bupati, Agus Istiqlal berharap Dewan Ksenian Pesibar mampu memfasilitasi aspirasi seniman, membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan, melindungi, membina, dan mempromosikan kesenian yang ada di Pesibar. “Mengingat di tengah arus globalisasi yang begitu cepat, kita perlu waspada terhadap ancaman yang dapat menggerus nilai-nilai luhur seni dan budaya yang terkandung di Pesibar selama ini,” tegasnya. 


Masih kata Agus Istiqlal, kegiatan pengukuhan tersebut merupakan tonggak penting dalam upaya bersama untuk konsisten melestarikan dan mengembangkan potensi seni dan budaya yang dimiliki. Bupati, Agus Istiqlal meyakini ditangan kepengurusan yang baru, Dewan Kesenian akan semakin aktif dan inovatif dalam menjalankan program- programnya. “Penting untuk dipahami bahwa seni dan budaya merupakan identitas dan kekayaan bangsa. Melalui seni, kita dapat mengungkapkan perasaan, pikiran, dan nilai-nilai kehidupan. Sedangkan budaya merupakan hasil dari proses kreatif dan interaksi sosial yang panjang. Sebab itu, pelestarian dan pengembangan seni dan budaya merupakan tanggung jawab bersama semua kalangan masyarakat,” ujar Bupati, Agus Istiqlal.


Agus Istiqlal juga berharap, Dewan Kesenian dapat menjadi wadah bagi para seniman untuk berkarya, berkreasi, dan berkolaborasi. “Dewan Kesenian juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mempromosikan seni dan budaya daerah ke tingkat nasional maupun internasional. Pemkab Pesibar berkomitmen untuk mendukung penuh kegiatan Dewan Kesenian dengan berupaya menyediakan fasilitas dan anggaran yang diperlukan agar Dewan Kesenian dapat menjalankan program- programnya dengan optimal,” pungkasnya. (sir) 

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Recent Posts