Portal Berita Online

Begini Cara Polres Lampung Selatan Cegah Aksi Kenakalan Remaja


 Lampung Selatan - Mencegah berkembangnya kenakalan remaja yang melibatkan pelajar, Polres Lampung Selatan menerjunkan seluruh jajarannya untuk menyambangi sekolah saat upacara bendera untuk membacakan amanat Kapolda Lampung.


Kali ini Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin menyambangi SMKN 2 Kalianda sebagai inspektur upacara bendera. 

Perwira polisi dengan dua melati di pundak ini meminta kepada siswa-siswi untuk dapat berpikir dengan baik dan jernih agar tidak terlibat seperti tawuran, asusila, terlibat tindak kriminal dan penyalahgunaan narkotika. 


“Adek-adek harus punya cara berpikir yang baik, bisa melihat sebab akibat, dampaknya apa buat saya, orang tua, keluarga, sekolah dan masyarakat di sekitar," kata dia, Senin, (5/02/2024). 


AKBP Yusriandi Yusrin menegaskan jika ada siswa-siswi yang terlibat tindak pidana, akan diproses secara tegas menurut aturan yang berlaku sebagai efek pembelajaran untuk menjadi lebih baik. 


“Saya tegaskan dan saya ikrarkan, jika ada tindak pidana kriminalitas yang dilakukan oleh pelajar saya proses tegas, tidak ada damai-damai," tegasnya.


Kegiatan para punggawa Polres Lampung Selatan dengan melibatkan Waka Polres, Kabag, Kasat dan Kapolsek dan jajaran ini, dilaksanakan secara serentak untuk menekan kenakalan remaja yang marak saat ini. 


Kepala Sekolah SMKN 1 Kalianda, Nyoman Mister menyambut baik kehadiran pihak kepolisian di tengah tengah siswa-siswinya dalam membentuk karakter dan etika pelajar untuk lebih taat pada aturan dan hukum. 


“Kami berterima kasih sekali atas kunjungan dari pihak kepolisian, kami berharap siswa-siswi kami akan lebih patuh dan taat dengan aturan hukum,” jelasnya.(is) 

Share:

Ratusan Pengawas TPS Se-Kecamatan Kalianda Bimtek

 


LAMSEL,- Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Kalianda menggelar Pembekalan & Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepada 267 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Aula SMA Negeri 2 Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (3/2/2024).


Ketua Panwaslu Kecamatan Kalianda Rela Setia, 

mengatakan ini merupakan agenda penguatan kelembagaan bagi pengawas TPS yang nanti akan melaksanakan tugas pengawasan di TPS pada saat pemungutan suara pada 14 Februari 2024 mendatang.

Ia memaparkan tujuan utama pembekalan & Bimtek ini adalah memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait Proses Implementasi Tugas, Wewenang dan Kewajiban Pengawas TPS sebagaimana diatur dalam UU No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu Pasal 114, 115, 116. 


"Kedua, Kita berharap dengan adanya kegiatan ini, Pengawas TPS dapat lebih mematangkan keilmuan & pengetahuan tentang bagaimana memaksimalkan proses Pengawasan di TPS. Ketiga, Pengawas TPS dalam melaksanakan tugas haruslah senantiasa mengutamakan Koordinasi dengan Pimpinan setingkat diatasnya yaitu Pengawas Desa/Kelurahan nya masing-masing," terangnya. 


Yusrul Huda selaku Divisi HPPHM meminta para pengawas TPS memanfaatkan kegiatan ini dengan sungguh - sungguh, agar pada hari pemungutan suara berjalan dengan baik, lancar dan aman, tidak terjadi pelanggaran atau Sengketa. 


"Kalau benar benar kita laksanakan peraturan pengawasan ini sesuai dengan perundang - undangan, InsyaAllah mudah mudahan pemilu tanggal 14 Februari nanti, khusunya di kecamatan kalianda ini berjalan sesuai apa yang kita harapkan," ucapnya.(Is)

Share:

Kostiana Lampung Ajak Warga Jaga Kerukunan


Bandarlampung - AKP Basri Dina menegaskan, sejatinya, radikalisme dan terorisme adalah musuh agama dan musuh negara, karena tidak ada agama satupun yang membenarkan radikalisme dan terorisme.


“Saat ini kita butuh regulasi yang melarang semua paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila agar Indonesia aman dan damai,” ujarnya.


Ancaman terhadap keutuhan NKRI yang berasal dari dalam negeri, menurutnya, bisa diibaratkan musuh dalam selimut. Ini karena ancaman-ancaman tersebut diciptakan oleh sekelompok orang tertentu yang kemudian membuat keonaran dengan harapan ingin menciptakan chaos hingga mencapai kepentingannya.


Menurut Basri kepentingan tersebut dapat berupa pergantian ideologi bangsa, menggulingkan salah satu tokoh bangsa, hingga menciptakan perang di NKRI.


“Contoh Ancaman tersebut ya ng harus segera diatasi adalah KKN, Narkoba dan Penggantian Ideologi Bangsa. Ini jelas ancaman dari dalam negeri sendiri,” tegasnya.


Anggota DPRD Provinsi Lampung Kostiana Merawat Pancasila merupakan kewajiban bagi setiap warga negara Indonesia, bukan aparat pemerintah saja. 


Dalam arahannya, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Lampung ini berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga dan merawat Pancasila di tengah perbedaan suku, ras, agama maupun budaya.


“Pancasila harus selalu kita bumikan. Artinya, dimana pun dan kapanpun kita sudah sewajibnya menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, seperti hidup bergotong royong, toleransi dan saling menjaga kerukunan,” ucap Kostiana.


Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung ini juga menjelaskan pentingnya menjaga kerukunan baik antar suku, budaya maupun agama, maupun pilihan calon pemimpin terlebih jelang Pemilu bulan depan.

Share:

Di Sungkai Selatan Anggota DPRD Lampung Sosialisasikan Pembinaan Ideologi


AMPUNG UTARA – Ideologi Pancasila merupakan pandangan hidup bagi seluruh warga negara Indonesia yang juga sebagai landasan filosofis yang mengatur nilai dasar kehidupan berbangsa.

Hal ini disampaikan anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mardiana, S.T., M.T., dalam Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila, bertempat di aula Desa Karangrejo, Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara, pada Jumat, 2 Februari 2024.

“Pancasila adalah tonggak penting dalam persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Mardiana dihadapan konstituennya.

Selain itu, ia juga menyampaikan jika selama ini dirinya merasa memiliki hubungan yang erat dengan warga setempat.

“Kedekatan saya dengan warga Desa Karangrejo ini salah satunya melalui berbagai Program Aspirasi yang telah direalisasikan di sini dan juga tidak terlepas dari keterwakilan Bapak Hi. Tamanuri sebagai wakil kita di DPR-RI,” tutur Mardiana, legislator DPRD Provinsi Lampung periode 2019-2024 ini.

Diterangkan, program-program aspirasi tersebut merupakan hasil sinergisitas dan komunikasi intens yang selama ini terjalin.

“Tentu, berbagai program aspirasi yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat ini juga merupakan cerminan dari penerapan nilai-nilai ideologi Pancasila,” ungkapnya.





Share:

Ruby Chairani Syiffadia Gelar Senam Bersama dan Pengobatan Gratis di Kalianda


KALIANDA- Ribuan masyarakat antusias mengikuti senam sehat bersama Caleg DPR RI, nomor urut 3 dari Gerindra, Ruby Chairani Syiffadia di lapangan Cipta Karya Kalianda, Lampung Selatan, Jum'at, (2/2/2024). 


Ruby Chairani Syiffadia yang didampingi  oleh Kiki Thepoter sontak membuat peserta senam sehat histeris melihat paras cantik, mungil dan energik Caleg DPR RI tersebut. 


Selain kegiatan senam sehat kegiatan tersebut juga disertai dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat yang hadir. 


Menurut Dr. Desla Citra Ayu salah satu tenaga kesehatan kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan bersama Tim Ruby dan ini sangatlah luar biasa antusias masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mereka. 


"Awalnya kami berempat yang bertugas di sini lalu saya minta tambahan 2 orang petugas dari kami karena masyarakat membludak datang ke stand kesehatan yang disediakan Tim Ruby," ucapnya. 


Desla juga menyampaikan, banyak keluhan masyarakat yang tersampaikan kepada timnya, hampir semuanya sama, seperti asam urat, darah tinggi dan kadar gula. 


"Saya langsung menghimbau kepada masyarakat luas khususnya yang ada di Kalianda untuk memperhatikan pola makan dengan makanan yang bergizi, tidak harus mengkonsumsi makanan mewah atau mahal untuk sehat dan bergizi," imbuhnya dokter muda itu. 


Di tempat yang sama Indah Mega salah satu warga Kalianda yang hadir mengucapkan terimakasih kepada Ruby yang telah menyiapkan pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat. 


"Saya sering merasakan pusing dan mual, apa lagi berada di tempat yang ramai kayak gini, dengan tersedianya pelayanan kesehatan ini saya merasa sangat terbantukan dan yang pasti pelayanannya gratis," pungkasnya.(Is)

Share:

Radikalisme Dan Terorisme Adalah Musuh Agama Dan Musuh Negara


Bandarlampung - AKP Basri Dina menegaskan, sejatinya, radikalisme dan terorisme adalah musuh agama dan musuh negara, karena tidak ada agama satupun yang membenarkan radikalisme dan terorisme.


“Saat ini kita butuh regulasi yang melarang semua paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila agar Indonesia aman dan damai,” ujarnya.


Ancaman terhadap keutuhan NKRI yang berasal dari dalam negeri, menurutnya, bisa diibaratkan musuh dalam selimut. Ini karena ancaman-ancaman tersebut diciptakan oleh sekelompok orang tertentu yang kemudian membuat keonaran dengan harapan ingin menciptakan chaos hingga mencapai kepentingannya.


Menurut Basri kepentingan tersebut dapat berupa pergantian ideologi bangsa, menggulingkan salah satu tokoh bangsa, hingga menciptakan perang di NKRI.


“Contoh Ancaman tersebut ya ng harus segera diatasi adalah KKN, Narkoba dan Penggantian Ideologi Bangsa. Ini jelas ancaman dari dalam negeri sendiri,” tegasnya.


Anggota DPRD Provinsi Lampung Kostiana Merawat Pancasila merupakan kewajiban bagi setiap warga negara Indonesia, bukan aparat pemerintah saja. 


Dalam arahannya, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Lampung ini berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga dan merawat Pancasila di tengah perbedaan suku, ras, agama maupun budaya.


“Pancasila harus selalu kita bumikan. Artinya, dimana pun dan kapanpun kita sudah sewajibnya menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, seperti hidup bergotong royong, toleransi dan saling menjaga kerukunan,” ucap Kostiana.


Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung ini juga menjelaskan pentingnya menjaga kerukunan baik antar suku, budaya maupun agama, maupun pilihan calon pemimpin terlebih jelang Pemilu bulan depan.

Share:

Kostiana Sosperda Rembug Desa


Bandarlampung - Anggota DPRD Provinsi Lampung Kostiana menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Perda Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pedoman Rembug Desa Dan Kelurahan Dalam Pencegahan Konflik di Provinsi Lampung.


Dalam arahannya, Kostiana yang juga ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Lampung ini mengajak masyarakat untuk mengedepankan musyawarah mufakat sehingga terhindar dari konflik yang tidak diinginkan.


“Saya mengajak masyarakat untuk dapat menyikapi setiap masalah dengan lebih mengedepankan musyawarah, agar setiap persoalan yang terjadi di lingkungan kita dapat disikapi dengan baik,” ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung ini, Rabu (31/1).


Dalam Sosper yang digelar di Wayhalim tersebut, Kostiana menyampaikan, regulasi ini perlu diimplementasikan dengan memberikan pemahaman mendalam tentang Peraturan Daerah tersebut kepada masyarakat secara luas, sehingga potensi terjadinya gesekan dapat dihindari.


Hal ini juga sebagai upaya meminimalisir terjadinya konflik antar masyarakat jelang pemilu 2024.

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts