Portal Berita Online

Rapat Paripurna DPRD Lampung Pelantikan Dani Mulyawati Jadi Aleg


Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay memandu pelantikan Dani Mulyawati sebagai anggota DPRD Lampung. Dia menggantikan I Gede Jelantik yang meninggal akhir tahun lalu, Minggu (17/12/2023).

Prosesi pergantian antarwaktu (PAW) kader Partai Golkar itu untuk sisa masa jabatan 2019-2024 di Komisi V, Dani Mulyawati digelar pada Rapat Paripurna Istimewa di Ruang Rapat Utama DPRD Lampung, Senin (1/4/2024).

Dani Mulyawati berjanji akan memenuhi kewajibannya sebagai anggota DPRD Lampung dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dani Mulyawati lahir di Bandung, 28 Juli 1957. Jenjang pendidikannya, SMA IKIP Bandung (1973-1975) dan Stisipol Lampung (1991-1996). Pekerjaan sebelumnya pegawai Dinas Pengairan dan Pemukiman Pemprov Lampung (1988-2013) dan Departemen PU RI (1984-1988).

Dia jadi fungsionaris Partai Golkar Lampung pada tahun 2012 hingga jadi wakil Bendahara DPD I Golkar Provinsi Lampung saat ini.

Pada Pemilu 2019, dirinya ikut kontestasi dari Dapil II Lampung Selatan untuk DPRD Lampung. Dani Mulyawati yang ingin mengabdikan diri untuk memperjuangkan program pro masyarakat di parlemen.

“Suami mendukung saya. Tetap mendukung tapi jangan melupakan tugas sebagai ibu rumah tangga,” ujarnya seperti dilansir helo Indonesia.
Dia ingin memajukan perempuan, kesehatan, ibu dan anak.

Dia akhirnya masuk parlemen menggantilan I Gede Jelantik dari Dapil 2 Lampung Selatan yang juga menggantikan atau PAW PAW Tony Eka Candra yang sempat mencalonkan diri sebagai calon bupati Lampung Selatan pada Januari 2021.

Ketua PDK Kosgoro 57 yang juga Sekretaris DPC ORGANDA Kota Bandarlampung meninggal dunia pada Minggu (17/12/2023) dan disemayamkan lebih dulu kediamannya Komplek Griya Sejahtera, Jl. Bijaksana No. 1 Gunungterang, Langkapura, Kota Bandarlampung.


Share:

GMLS Berbagi Takjil di Bundaran Adipura Lampung Selatan


KALIANDA – Tak ingin melewatkan berkah di bulan suci Ramadhan, Komunitas jurnalis Grup Media Lampung Selatan (GMLS) turut bagi-bagi takjil ke warga masyarakat yang melintas di bundaran Adipura Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Selasa 2 April 2024.


Koordinator kegiatan, Zulian mengatakan kegiatan bagi takjil ini terinspirasi dari kerapnya awak media meliput kegiatan serupa oleh sejumlah pihak. Alhasil, tercetuslah ide untuk turut juga berbagi di bulan penuh rahmat ini.


“Kami kan sering meliput kegiatan kaya gini, kemudian tercetus lah ide dari kawan-kawan jurnalis lain untuk berbuat hal sama. Yang penting dengan niat yang baik, insya Allah berjalan lancar,” ujar Zulian. 


Zulian mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini hanya bermodalkan iuran suka rela dari rekan-rekan jurnalis lain yang memang antusias untuk mengikuti kegiatan.


“Di luar dugaan antusias rekan-rekan jurnalis sangat luar biasa. Bahkan kami dapat menyediakan kurang lebih 210 paket takjil berupa kue, puding, kolak hingga camilan ringan,” imbuhnya.


Menurut Zulian, kegiatan ini pure dari niat rekan-rekan jurnalis hanya untuk dapat berbuat kebaikan agar mendapatkan keberkahan di bulan penuh berkah ini.


“Insyaallah gak ada embel-embel lain, semua murni dengan niat untuk berbagi saja dari menyisihkan dari rezeki yang dihasilkan. Hanya minta doanya, supaya berkah,” pungkasnya.(is) 

Share:

Ketua DPRD Lampung Lantik Dani Mulyawati Sebagai PAW Anggota DPRD


Bandarlampung,- Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay, S.H., M.H secara resmi melantik Dani Mulyawati sebagai anggota DPRD Lampung Pengganti Antar Waktu (PAW), menggantikan I Gede Jelantik.


Mingrum Gumay mengatakan bahwa pelantikan ini dilakukan sebagai bagian dari proses yang diatur dalam peraturan perundang-undangan untuk memastikan kelancaran tugas dan fungsi legislatif di DPRD Lampung.


“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan keberlangsungan dan efektivitas kerja lembaga legislatif dalam mewakili dan melayani masyarakat Lampung secara optimal,” ujarnya.


Ketua DPRD Lampung juga mengungkapkan keyakinannya bahwa Dani Mulyawati, dengan latar belakang dan pengalaman yang dimilikinya, akan mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan daerah Lampung.


“Dengan ini, kami resmi melantik Dani Mulyawati sebagai anggota DPRD Lampung pengganti I Gede Jelantik. Kami yakin beliau akan melaksanakan tugasnya dengan integritas, dedikasi, dan komitmen yang tinggi demi kepentingan masyarakat Lampung,” ujar Ketua DPRD Lampung.


Dilantiknya Hj Dani Mulyawati sebagai anggota DPRD Lampung menggantikan I Gede Jelantik yang meninggal dunia pada 17 Desember 2023 silam.


“Saya akan memenuhi kewajiban sebagai Anggota DPRD Lampung dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” kata Dani Mulyawati saat membacakan sumpah jabatan dipandu Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay.


Politisi wanita asal Partai Golkar ini juga berjanji akan menjalankan tugas sebagai Anggota DPRD Lampung dengan baik, khususnya sebagai anggota Komisi 5.


“Setelah ini, saya akan mempercepat apa yang sudah dijadwalkan oleh komisi, mulai dari sosper dan PIP yang dimulai 6 April 2024,” ucap Dani Mulyawati.


Sebagaimaa diketahui, almarhum I Gede Jelantik merupakan anggota DPRD Lampung dari dapil 2 Lampung Selatan. Dia dilantik sebagai anggota DPRD Lampung pada Januari 2021 melalui proses PAW menggantikan Toni Eka Candra. (*)

Share:

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Lampung Dorong Pembahasan Pemekaran Tiga Kabupaten


Bandarlampung : Anggota Fraksi Gerindra Lampung Mikdar Ilyas mendorong pembahasan membahas pemekaran tiga kabupaten di Lampung. Pasalnya, pada 28 Maret 2024 DPR RI sudah mengagendakan pembahasan pemekaran kabupaten kota di Indonesia, termasuk Lampung.

Hal ini disampaikan Mikdar Ilyas di sela Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka peresmian pemberhentian dan pengangkatan pengganti antar waktu (PAW) Anggota DPRD Lampung Fraksi Golkar sisa masa jabatan 2019-2024, Senin (1/4).

“Di provinsi Lampung ada pemekaran di Lampung Utara, Lampung Selatan dan Lampung Tengah,” kata Mikdar Ilyas.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil 5 yang meliputi wilayah Lampung Utara dan Way Kanan, Mikdar menggaris bawahi pemekaran di Kabupaten Lampung Utara yakni kabupaten Sungkai Bunga Mayang.

Mikdar melanjutkan bahwa pemekaran Kabupaten Sungkai Bunga Mayang yang paling lama yakni sudah 10 tahun diusulkan. Berkasnya sudah diserahkan panitia ke pemerintah provinsi Lampung tetapi sampai hari ini belum dibahas.

“Kami harap alangkah bagusnya jika di tingkat provinsi bisa menindaklanjuti, pusat aja sudah membahas, kok provinsinya belum membahas,” kata Sekretaris Komisi V DPRD Lampung ini.

Dia menjelaskan bahwa pemekaran wilayah itu merupakan usulan masyarakat yang diajukan ke pemerintah kabupaten. Setelah itu dikaji dan diparipurnakan di DPRD kabupaten.

“Jika disetujui kemudian diserahkan ke provinsi. Nantinya dikaji lagi di tingkat DPRD provinsi bersama pemda. Ketika memenuhi syarat, nanti baru ada rekomendasi gubernur untuk diteruskan ke Kementerian,” jelasnya.

Menurutnya, pemekaran wilayah ini harus segera ditindaklanjuti karena tujuannya untuk kemajuan daerah dan memaksimalkan pembangunan.

Dilansir dari Rmol Lampung, pemekaran Kabupaten Sungkai Bunga Mayang dengan induk di Lampung Utara meliputi Kecamatan Bunga Mayang (ibukota), Sungkai Selatan, Sungkai Tengah, Sungkai Barat, Sungkai Jaya, Muara Sungkai, Sungkai Utara dan Hulu Sungkai.

Kemudian, Kabupaten Natar Agung merupakan pemekaran dari Lampung Selatan dengan nama alternatif Kabupaten Bandar Lampung. Meliputi Kecamatan Jati Agung (ibukota), Natar, Tanjung Bintang, Merbau Mataram dan Tanjung Sari.

Selanjutnya, Kabupaten Seputih Timur dan Seputih Barat yang berinduk di Kabupaten Lampung Tengah diusulkan sejak tahun 2015.

Kabupaten Seputih Timur meliputi Kecamatan Bumi Nabung (ibukota), Seputih Banyak, Way Seputih, Rumbia, Putra Rumbia, Bandar Mataram, Seputih Surabaya dan Bandar Surabaya.

Kemudian, Kabupaten Seputih Barat meliputi Kecamatan Padang Ratu (ibukota), Anak Tuha, Anak Ratu Aji, Bangun Rejo, Kalirejo, Pubian, Sendang Agung dan Selagai Lingga. (*)

Share:

Para Guru Honorer Lampung Selatan Tersenyum, Insentif Tahap Satu Cair


Lampung Selatan - Sebanyak 5.097 Guru Honor jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP Negeri, Guru Inklusi, Guru Kepulauan, serta Operator Sekolah di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan menerima Bantuan Insentif Guru Honor Tahap I.


Penyerahan secara simbolis dilakukan Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto kepada perwakilan Guru Honor di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, pada Senin (1/4/2024).


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Asep Jamhur menyampaikan, rincian insentif yang diberikan yakni kepada guru honorer PAUD sebesar Rp600 ribu, Guru TK sebesar Rp900 ribu, Guru SD sebesar Rp900 ribu, Guru SMP Rp900 ribu.


Kemudian insentif Guru Kepulauan PNS sebesar Rp3 juta, Guru Kepulauan non PNS sebesar Rp4,5 juta, guru inklusif sebesar Rp600 ribu, dan operator sebesar Rp450 ribu.


“Hari ini bapak ibu tinggal menunggu suara rekening bapak ibu. Insyallah hari ini sudah mulai disalurkan,” ujar Asep Jamhur.


Dengan demikian, lanjut Kadisdik Lampung Selatan total anggaran yang disalurkan sebesar Rp.3.855.750.000.


“Semoga insentif yang disalurkan secara simbolis pada hari ini dapat dimanfaatkan secara baik oleh para penerima,” tambah Asep.


Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyampaikan tentang tantangan pendidikan pada era digitalisasi seperti sekarang ini lebih berat dan menantang.


Oleh karenanya lanjut Nanang, diharapkan para guru dapat berkomitmen dan bersungguh-sungguh dalam mencerdaskan dan mempersiapkan peserta didik.


“Saya berharap agar kita semua memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi emas, harapan masa depan kita. Infrastruktur yang baik harus diimbangi dengan indeks pembangunan manusia (IPM) yang berkulitas,” ujar Nanang.


Bupati Nanang berpesan, kepada guru agar dapat memberikan contoh yang baik. Mulai dari kedisiplinan, salah satu contoh sederhananya adalah dengan mematikan handphone saat jam pelajaran berlangsung, sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar.


“Kedisiplinan dimulai dari kita sendiri. Ketika kita bisa mencontohkan disiplin, maka kita juga mampu mendisiplinkan murid-murid kita,” pesan Nanang. (Is/Kmf)

Share:

Maksimalkan Layanan Pemudik Ferry, Menkopolhukam: Pelabuhan ASDP Telah Siap Hadapi Lonjakan Penumpang


Merak Banten -- Menkopolhukam Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Agus Subiyanto meninjau Pelabuhan Merak, Banten pada Senin (1/4/2024). Dalam rangka memastikan kesiapan dan menjamin pengamanan selama pelayanan libur Hari Raya Idul Fitri 1445 H di lintas penyeberangan tersibuk Merak-Bakauheni yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.


Dalam tinjauannya ke Pelabuhan Merak kali ini, Menkopolhukam Hadi Tjahjanto memastikan pos keamanan, pos layanan, dan pos terpadu telah disiapkan dengan baik di sepanjang jalur mudik menuju Merak. “Dari kesiapan yang telah dilaksanakan ini akan menjamin keamanan para pemudik. Hari ini sudah dikoordinasikan dan diuji coba, semua sudah dalam kondisi baik” jamin Hadi.


Hadi mengimbau pemudik untuk gunakan rest area dan fasilitas telah disediakan seperti layanan kesehatan, pusat informasi, dan hiburan agar bisa istirahat sehingga dapat menurunkan tingkat lelah dan jenuh sehingga dapat meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan. 


“Insya Allah untuk mudik tahun 2024 ini bisa berjalan aman. Di lapangan juga ada pasukan gabungan dari TNI, Polri, ormas, dan Pramuka untuk membantu jaga kelancaran mudik,” ujar Hadi. 


Hadi juga menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo yang mengimbau masyarakat agar lakukan perjalanan mudik lebih awal sebagai antisipasi kepadatan kendaraan. “Saya minta kepada masyarakat apabila ingin melaksanakan mudik dengan lancar, 1 hari sebelum berangkat agar membeli tiket dan mengisi di aplikasi untuk manifest” tutur Hadi lagi.


Kapolri Listyo Sigit turut mengingatkan potensi kejadian darurat di lapangan saat arus mudik imbas lonjakan pemudik tahun ini yang diprediksi naik sebesar 15% bila mengacu dari realisasi Angkutan Lebaran tahun lalu. Dan pada Lebaran tahun ini, pergerakan masyarakat di Pulau Jawa, Sumatera dan Bali akan tetap menjadi perhatian utama. 


Listyo juga mengapresiasi upaya ASDP yang telah lakukan peningkatan prasarana, sarana, pelayanan, dan fasilitas lainnya di Pelabuhan Merak dalam menghadapi prediksi kenaikan pemudik tersebut. “ASDP telah melakukan persiapan matang, dan terus meningkatkan layanan, untuk menghadapi lonjakan penumpang” kata Listyo.


Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi mengungkapkan fasilitas tambahan yang disediakan ASDP sebagai poin kritikal untuk mengurai arus kendaraan di kawasan pelabuhan apabila terjadi kepadatan selama musim mudik. Salah satu yang disoroti adalah memastikan _delaying system_ berjalan baik. 


“Salah satu kunci sukses gelaran Angkutan Lebaran tahun lalu adalah penerapan _delaying sistem_. Hal ini sangat kritikal, berfungsi utama untuk mengatur volume arus dan pastikan kendaraan sudah bertiket. Karena masih ada saja yang jalan tanpa tiket, meskipun angkanya kecil,” ungkap Ira.


Sejumlah titik lokasi buffer zone di luar pelabuhan telah disiapkan ASDP yang berfungsi sebagai _delaying system_. Dari arah jalan tol Jakarta-Tangerang, terdapat tiga titik buffer zone ASDP yakni berada di rest area KM 13, KM 43, dan KM 68 yang dilengkapi tambahan tenaga pelayanan untuk melakukan screening pengguna jasa yang belum bertiket. 


Kapolri Listyo menambahkan pihaknya mendukung imbauan Presiden untuk mudik lebih awal agar arus mudik berjalan lebih lancar. “Apabila tidak ada kegiatan, bisa melaksanakan mudik lebih awal dan lebih cepat. Masyarakat bisa mangatur waktu untuk menghindari puncak-puncak mudik. Yang biasa melaksanakan kegiatan di malam hari, agar bisa bergeser ke siang hari” tegas Listyo. ( Is/Rls) 



//CORPORATE SECRETARY PT ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO)//

Share:

Safari Ramadhan Kalapas Kalianda Bagikan Takjil kepada Warga


KALIANDA - Kepala Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA Kalianda, Chandran Lestyono bersama jajaran petugas Lapas Kalianda membagi-bagikan makanan dan minuman takjil untuk masyarakat Kalianda, Lampung Selatan, Senin (1/4/2024). 

Sebanyak ratusan makanan dan minuman disajikan di depan Polres Kalianda Lama yang dilakukan dengan pemgamanan jalan yang tertib. 


Dalam pembagian takjil tersebut, Warga Kalianda sangat antusias dan sumringah dalam menerima paket makanan takjil. 


"Di bulan Ramadhan ini, berbagi terhadap sesama merupakan salah satu amal dan ladang pahala untuk kita semua," tutur Kalapas Kalianda. 


"Mudah-mudahan apa yang kita kumpulkan dan kita bagikan untuk sesama ini senantiasa mendapatkan keberkahan dari Allah SWT di bulan Suci Ramadhan ini, " tutup Kalapas.


Pembagian takjil ini juga merupakan rangkaian dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam memeriahkan Hari Bakti Pemasyarakatan di tahun 2024.(Is/Hms)

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts