Portal Berita Online

Wakil Bupati Lampung Selatan Launching MBG di Kecamatan Tanjung Bintang


Tanjung Bintang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali melaksanakan Launching Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional Kabupaten Lampung Selatan.


Kali ini, program MBG mulai direalisasaikan di Kecamatan Tanjung Bintang, Selasa (25/2/2025). Launching yang dipusatkan di TK Tunas Ceria dan SDN 1 Jatibaru, Kecamatan Tanjung Bintang ini, dilaunching Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar.


Sebelumnya, Pemkab Lampung Selatan juga telah merealisasikan program MBG di Kecamatan Sidomulyo dan Kalianda guna mendukung Astacita Presiden Prabowo Subianto.


Wakil Bupati Lampung Selatan, Syaiful Anwar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Badan Gizi Nasional dan pihak terkait dengan telah direalisasikannya Program Pemerintah Pusat untuk anak-anak usia sekolah di Kabupaten Lampung Selatan.


“Harapannya program ini dapat dirasakan manfaatnya oleh anak-anak usia sekolah di Lampung Selatan dengan mendapatkan gizi yang seimbang. Sehingga tahun 2045 mendatang anak-anak siap bersaing baik dari segi intelegensi serta pertumbuhan fisiknya,” kata Wabup Syaiful.


Sementara, Kepala SPPG Kecamatan Tanjung Bintang, Akbar Kurniadi mengatakan, program MBG yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.


“Semoga MBG ini bisa terus berlanjut, supaya anak-anak usia sekolah bisa tumbuh sehat serta menurunkan angka stunting khususnya di Kabupaten Lampung Selatan,” katanya.


Usai launching MBG, Wakil Bupati Lampung Selatan, Syaiful Anwar yang hadir didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati melakukan peninjauan ke Dapur SPPG Kecamatan Tanjung Bintang. 

Share:

PT Ciomas Adisatwa RPA Diduga Halangi Tugas Wartawan


Lampung Selatan - PT Ciomas Adisatwa RPA yang berada di Desa Talang Baru, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan diduga menghalang-halangi kinerja pers saat melaksanakan tugas kejurnalistikan.


Hal tersebut terjadi saat adanya kunjungan Komisi III DPRD Lampung Selatan, ke lokasi perusahaan guna melakukan cross check terhadap aliran limbah dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) perusahaan tersebut, Senin (24/2/2025).


Insiden pelarangan terhadap kinerja pers tersebut bermula saat rombongan Komisi III DPRD, Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH), UPT Puskesmas Sidomulyo dan Camat Sidomulyo tiba di area perusahaan.


Setibanya mereka, langung disambut perwakilan perusahaan dan diarahkan menuju ruangan khusus penjamuan, yakni di Gedung lantai II perusahaan tersebut. Sayangnya, wartawan dilarang untuk meliput pertemuan tersebut.


“Gak boleh bang (Liputan di ruang pertemuan), tunggu di lobby saja,” kata pihak keamanan perusahaan yang diduga berupaya menghalangi jurnalis melakukan peliputan di ruang pertemuan antara DPRD dan tim stakeholder Bersama direksi perusahaan.


Setelah pertemuan antara sejumlah pihak peninjau dan direksi perusahaan selesai, rombongan Komisi III, Tim DLH dan perwakilan perusahaan hendak mengecek IPAL yang berada di belakang gedung perusahaan tersebut. Namun, sejumlah wartawan yang ada disana kembali dilarang meliput.


“Nanti saja bang (liputan di area IPAL perusahaan), tunggu konferensi persnya saja,” kata pihak keamanan yang kembali melarang wartawan melakukan liputan saat Komisi III DPRD dan DLH meninjau IPAL PT. Ciomas.


Bahkan, saat beberapa wartawan mencoba nekat ikut di belakang para anggota dewan, pihak keamanan perusahaan langsung menghalau dan memaksa semua awak media tidak melakukan kegiatan jurnalistik di lokasi IPAL PT. Ciomas.


Menyaksikan insiden tersebut, para wakil rakyat itu juga seolah acuh tak memperdulikan adanya pembatasan kinerja pers yang sejatinya sebagai bentuk implementasi keterbukaan informasi publik sesuai amanat undang-undang.(red) 



Share:

Bulog Lampung Selatan Sosialisasi Penyerapan Gabah Dan Beras Petani


Lampung Selatan - Badan Urusan Logistik (Bulog) Lampung Selatan mengadakan sosialisasi untuk mendukung suksesnya program pemerintah pusat dalam penyerapan gabah dan beras petani.

 Kegiatan ini bertujuan agar informasi yang diterima oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan kelompok tani lebih jelas mengenai mekanisme dan prosedur penyerapan gabah serta beras oleh Bulog, di aula UPTD TPHBUN Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan. Senin (24/2/25). 


Turut hadir Danramil 421-03/Pnh, KA UPTD TPHBUN Penengahan, Camat Penengahan serta seluruh Gapoktan dan Poktan yang ada di Kecamatan Penengahan.

 

Dengan sosialisasi ini, diharapkan petani dapat lebih memahami proses penyerapan dan mendapatkan manfaat yang optimal dari program pemerintah, terutama dalam memastikan harga gabah dan beras yang stabil di pasar serta membantu kesejahteraan petani.


Kegiatan sosialisasi ini juga penting agar Gapoktan dan kelompok tani dapat lebih aktif berpartisipasi dalam mendukung keberhasilan program penyerapan gabah dan beras, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada kestabilan harga pangan di tingkat nasional.


Nur Mulyati Syahroni, selaku pimpinan cabang bulog Lamsel saat diwawacarai mengatakan kepada awak media, "Sosialisasi ini untuk penyerapan hasil panen gabah atau beras ke gapoktan maupun petani, mengenai harga kita ikuti aturan pemerintah pusat dengan harga Rp.6500-'00 per kg. Dengan adanya sosialisasi ini petani menyambut gembira dan mereka cukup terbantu dengan adanya Harga Pokok Penjualan (HPP) Rp.6500-'00, di harapkan dengan harga ini dapat mensejahterakan petani. "Ungkapnya.

 

'"Mengenai kwalitas kami tidak memandang tidak melihat kadar air, tidak ada kandar hampa semua harga standar pemerintah, dan semua dapat di serap oleh bulog. Kami harapkan semua hasil petani yang ada di Kecamatan Penengahan ini bisa masuk bulog karena tujuan pemerintah mensejahterakan petani, jangan sampai petani tidak mendapatkan harga standar dari Pemerintah. Supaya petani mendapatkan harga terbaik kalaupun ada harga tertinggi dari Pemerintah ya sah-sah saja jangan sampai petani mendapatkan harga di bawah harga standar Pemerintah, " Tukasnya. (Red)

Share:

Limbah Dikeluhkan Warga, DPRD Lampung Selatan Sambangi PT. Ciomas Adisatwa


Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan (Lamsel) melakukan kunjungan kerja ke PT. Ciomas Adisatwa Unit Lampung yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera, Desa Talang Baru, Kecamatan Sidomulyo, pada Senin (24/2/2025). 

Kunjungan ini dilakukan sebagai respons terhadap aduan masyarakat terkait dugaan pencemaran sungai Way Katibung akibat limbah perusahaan.


Turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua Komisi III DPRD Lampung Selatan Yuti Rama Yanti, Wakil Ketua Komisi III Polmal Sinaga, Sekretaris Komisi III Suhar Pujianto, serta anggota Komisi III lainnya, termasuk Waris Basuki, Bayu Prasetya, Bowo Edy Anggoro, Hendri Gunawan, Ismail, Yudi Suprayoga, Gilang Satria Riandy, dan Rusdianti. Selain itu, hadir pula Kabid Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Camat Sidomulyo, Rohidin, Kepala UPT Puskesmas Sidomulyo Bambang Priyanto, serta Kepala Desa Talang Baru.


Ketua Komisi III DPRD Lampung Selatan, Yuti Rama Yanti, menyampaikan bahwa hasil pengecekan langsung ke lokasi menunjukkan bahwa proses pembuangan limbah PT. Ciomas Adisatwa telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.


“Memang betul, air yang dibuang ke sungai sudah memenuhi standar baku mutu, jadi tidak ada limbah berbahaya seperti yang dikhawatirkan masyarakat. Kami bersama Komisi III, Dinas Lingkungan Hidup, dan Puskesmas setempat sudah memastikan hal ini,” ujar Yuti saat diwawancarai di kantor PT. Ciomas Adisatwa.


Sekretaris Komisi III DPRD Lampung Selatan, Suhar Pujianto, juga menegaskan bahwa air di saluran sungai yang diperiksa aman berdasarkan hasil uji laboratorium.


“Kami sudah menjalankan tugas kami dengan mengecek laporan masyarakat, dan hasilnya air di sungai tersebut masih dalam kategori aman,” kata Suhar.


Senada dengan hal tersebut, Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Rudy Yunianto, juga memastikan bahwa limbah PT. Ciomas Adisatwa tidak menimbulkan pencemaran.


“Untuk limbah PT. Ciomas, kami pastikan aman,” tuturnya singkat.


Selain meninjau limbah, dalam kunjungan ini juga dibahas mengenai tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). PT. Ciomas Adisatwa berkomitmen untuk membantu masyarakat sekitar dengan menyediakan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor.


“Pihak PT. Ciomas Adisatwa akan memberikan bantuan sumur bor untuk masyarakat setempat. Lokasi dan tempatnya sudah disiapkan oleh pihak desa, dan tadi sudah dikonfirmasi langsung oleh kepala desa,” jelas Yuti. (red)

Share:

Dispenda Lampung Selatan Sosialisasi Pajak Di Penengahan


Penengahan - Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Lampung Selatan, Sosialisasi pajak daerah di Desa Kuripan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kewajiban perpajakan daerah dan peranannya dalam pembangunan lokal, di kantor Desa Kuripan Senin (24/2/25). 


Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Lampung Selatan, Upt, Perpajakan Kecamatan Penengahan, perangkat desa, serta warga setempat. 


Dalam kesempatan tersebut, peserta diberikan informasi mengenai jenis-jenis pajak daerah yang berlaku, prosedur pembayaran, serta manfaat yang diperoleh dari kontribusi pajak bagi pembangunan Desa dan peningkatan pelayanan publik.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pembiayaan pembangunan melalui pajak daerah. Diharapkan, dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat Desa Kuripan dapat lebih memahami pentingnya peran mereka dalam mendukung pembangunan Daerah melalui kewajiban perpajakan.


Kepala Desa Kuripan Suhatsyah mengatakan, Dalam kegiatan sosialisasi pajak yang rutin kita laksanakan setiap tahunnya. Sosialisasi ini sangat penting agar kita semua memahami peran serta kewajiban kita dalam mendukung pembangunan desa melalui kontribusi pajak.


"Sebagaimana kita ketahui bersama, pajak yang terkumpul akan digunakan untuk berbagai keperluan pembangunan di Desa Kuripan, seperti pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan berbagai program lainnya yang akan meningkatkan kesejahteraan kita semua. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari setiap warga sangat dibutuhkan agar target pajak yang telah ditetapkan dapat tercapai," ucapnya.


 "Mari kita bersama-sama mendukung program ini dengan membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Saya juga mengingatkan agar kita terus menjaga kerjasama yang baik antara pemerintah Desa dan masyarakat, sehingga seluruh program dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal," tambahnya. 


Suhatsyah, berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat, tentang pentingnya pajak bagi pembangunan desa, khususnya Desa Kuripan. 


"Dan Semoga kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua," pungkasnya.



Doni Octora, selaku kepala Badan Pengembang Distribusi Pajak Daerah Kabupaten Lampung Selatan, saat diwawacarai menyampaikan, pentingnya optimalisasi pengembangan pajak daerah melalui berbagai upaya sosialisasi kepada masyarakat. 


"Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perpajakan, yang pada gilirannya diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan pemahaman yang lebih baik tentang kewajiban perpajakan, diharapkan masyarakat akan lebih patuh dan aktif dalam membayar pajak, sehingga penerimaan daerah dapat semakin optimal dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan," terangnya. (Red)

Share:

Mahasiswi Cantik Gagalkan Percobaan Curas, Dapat Penghargaan dari Kapolres


Lampung Selatan – Risma Nursilah, seorang mahasiswa asal Sidomulyo, Lampung Selatan, menerima penghargaan dari Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, pada Senin (24/2/2025). 


Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberaniannya dalam menggagalkan percobaan pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah Sidomulyo beberapa hari lalu.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, mengapresiasi tindakan heroik Risma yang berhasil melawan pelaku curas yang mencoba merampok uang di sebuah agen BRILink di Sidomulyo. 


"Mbak risma, beberapa hari lalu terjadi percobaan curas, dua orang laki laki mencoba untuk mengambil uang di BRILink di Sidomulyo, Mbak ini sebegai korban sekaligus dilihat ada naluri heroiknya, sehingga bisa melakukan perlawawanan dari pelaku yang membawa golok," ujarnya. 


“Mbak, Kami atas nama Polri memberikan apresiasi dan penghargaan telah membantu tugas kepolisian," ucapnya di hadapan seluruh peserta yang hadir.


Selain itu, Kapolres juga menegaskan bahwa para pelaku telah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Peristiwa ini bermula saat dua orang pelaku berusaha merampas uang di agen BRILink tempat Risma bekejerja. Dengan naluri heroiknya, ia memberikan perlawanan sehingga pelaku gagal melancarkan aksinya. 


Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera membantu Risma dan berhasil menangkap para pelaku yang akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian. Berkat tindakan cepatnya, kerugian dapat dicegah dan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Keberanian Risma menjadi contoh nyata bahwa kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan sangat penting. Tindakan heroiknya tidak hanya menggagalkan kejahatan, tetapi juga menunjukkan bahwa masyarakat dapat berperan aktif dalam mendukung tugas kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan.

Kapolres berharap penghargaan ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. “Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan dan partisipasi masyarakat dalam berbagai upaya, baik preemtif maupun preventif, agar wilayah kita tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Diharapkan semakin banyak masyarakat yang berani bertindak dalam situasi darurat, tentu dengan tetap mengutamakan keselamatan diri. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dari tindak kejahatan. (Red)

Share:

Tingkatkan Optimalisasi Pengelolaan Mensos, Pemkab Lampung Selatan Gelar Pelatihan Konten Kreator


Kalianda – Sebagai upaya optimalisasi pengelolaan media sosial (medsos) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan pelatihan konten kreator, Senin (24/2/2024).


Kegiatan yang dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati, digelar di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat. Kegiatan diikuti peserta atau admin medsos dari seluruh perangkat daerah hingga kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan.


Melalui kegiatan tersebut diharapkan, responsivitas dan kecepatan dalam memanfaatkan media sosial dapat memperkuat publikasi aktivitas maupun program kerja pemerintah daerah, terutama dalam situasi krisis seperti banjir yang terjadi baru-baru ini.


Pj Sekretaris Daerah Lampung Selatan, Intji Indriati mengatakan, kegiatan itu difokuskan dalam peningkatan kompetensi pembuatan konten kreator untuk tenaga konten kreator pada setiap perangkat daerah dan kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan.


“Jangan hanya sekedar seremoni. Saya minta fokus pada kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas serta kompetensi yang secara basic memang sudah dimiliki. Saya harap setelah mengikuti pelatihan ini hasil konten yang di produksi menjadi lebih baik,” kata Intji Indriati.


Sementara, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah menjelaskan, dalam optimalisasi pengelolaan media sosial, sangat diperlukan kerja sama antar perangkat daerah untuk mempublikasikan program kerja pemerintah daerah agar sampai ke masyarakat.


“Dengan pelatihan ini diharapkan kita semua mampu bersinergi untuk memajukan daerah, melalui publikasi yang terbuka, aktif dan mudah diakses untuk seluruh kalangan masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan,” kata Anasrullah. (Is/lmhr)

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts