Portal Berita Online

Dinas PUPR Dukung Kerja 100 Hari Bupati Lampung Selatan


LAMPUNG SELATAN ,- Dinketahui Pembangunan jalan-jalan di kabupaten, Lampung Selatan, menjadi fokus utama Dinas PUPR Lampung Selatan. Dalam anggaran APBD tahun 2025, Dinas PUPR memprioritaskan infrastruktur jalan, termasuk ruas jalan Sukamarga - Bulok di Kalianda, depan Tugu Radin Intan - Exit Tol Kalianda dan way harong Kalianda yang ditargetkan menjadi jalan mulus, senin 26/05/2025. 


Ditangani oleh Dinas PUPR lampung Selatan melalui dana APBD tahun anggaran 2025, Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas jalan bagus di wilayah kabupaten Lampung Selatan, sesuai dengan arahan Bupati Lampung Selatan. 


Lebih detailnya, pembangunan jalan di Bulok ini meliputi beberapa ruas jalan: 

Jalan Ruas Sukamarga - Bulok di Kalianda: Panjang jalan 4.300 meter dengan lebar 5 meter.


Jalan Ruas Sp. Tugu Radin Intan - Exit Tol Kalianda: Panjang jalan 1.860 meter dengan lebar 9 meter.


Desa agom Jalan Ruas Way Harong - Desa Sidoharjo di Kalianda: Panjang jalan 2.600 meter dengan lebar 5 meter.


Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari upaya Dinas PUPR Lampung Selatan untuk meningkatkan kemantapan jalan di wilayah tersebut. 


Dengan total anggaran sekitar 59 miliar, diharapkan jalan-jalan di Lampung Selatan, termasuk yang ada di Bulok, dapat menjadi lebih baik dan mempermudah mobilitas warga masyarakat sekitar. 


Dinas PUPR pada awal Tahun 2025, membangun jalan sepanjang 4 kilometer menuju objek wisata pantai , dengan anggaran hampir 11 miliar rupiah.


Jalan objek wisata pantai yang dibangun dikerjakan dalam 150 hari, mulai dari jalan masuk Jalan Trans Sumatera di Desa Sukamarga, Kecamatan Sidomulyo, hingga tembus ke Kecamatan Kalianda.


Pengerjaan jalan start 13 Maret 2025 lalu dan progress saat ini mencapai 30 persen. PUPR merencanakan menyelesaikannya pada Agustus 2025 mendatang, hingga bisa dilewati roda dua dan empat.


Kepala Dinas PUPR, Hasbi Aska mengatakan, pembangunan jalan wisata pantai bagian dari komitmen kerja 100 hari Bupati Lampung Selatan, untuk menunjang pariwisata di Kalianda dan Sidomulyo.


" Ya pembangunan tersebut adalah bukti komitmen 100 Hari kerjanya bapak Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama," tegas Hasbi Aska.


Di tempat terpisah Agus Sartono, anggota komisi IV DPRD Lampung Selatan, mengapresiasi Pemkab Lamsel dalam membangun jalan wisata pantai tersebut, karena kawasan itu sering dikunjungi wisatawan dari berbagai kota.


" Kita mengapresiasi pemerintah kabupaten Lampung Selatan telah membangun beberapa jalan, dari simpang tugu Radin intan atau exsit toll, jalan sukamarga-Bulok menuju ke wisata dan untuk jalan akses hasil bumi makin lancar yakni di jalur way Arong ke kecamatan Way Panji, agar perekonomian daerah kabupaten Lampung Selatan makin meningkat," pungkas Agus Sartono.


Parto, seorang petani jagung yang lahannya berada tak jauh dari lokasi pembangunan, mengaku sangat bersyukur atas perbaikan jalan tersebut. Ia berharap pembangunan infrastruktur seperti ini bisa terus dilanjutkan demi kemajuan daerah kabupaten Lampung.


“Syukur alhamdulillah, jalan ini akhirnya diperbaiki. Kami jadi lebih mudah mengangkut hasil panen dan aktivitas kami lebih lancar. Terima kasih Pak Bupati Egi, semoga kepemimpinan beliau membawa Lampung Selatan semakin maju lagi,” ujarnya.


Di tempat yang lainnya Setelah belasan tahun rusak tanpa perbaikan, di ruas Jalan Cindar Bumi di Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, akhirnya mulai dibangun. Jalan sepanjang 1.850 meter yang juga menjadi akses alternatif menuju Exit Tol Kalianda itu kini tengah dalam proses pengerjaan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui PT Djuri Teknik.


Selama bertahun-tahun, kondisi jalan tersebut menjadi keluhan warga karena rusak parah dan menghambat aktivitas sehari-hari, khususnya di sektor pertanian dan distribusi hasil panen.


Hal senada disampaikan oleh Heri, warga setempat yang juga turut dilibatkan dalam proyek tersebut sebagai petugas keamanan malam. Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang tidak hanya memperbaiki jalan, tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitarnya.


“Saya sangat mendukung pembangunan jalan ini. Kami, warga di sini, juga ikut dilibatkan dalam pekerjaan proyek. Terima kasih kepada Bupati Radityo Egi Pratama dan dinas PUPR kabupaten Lamsel. Yang dibangunnya jalan ini akan sangat berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat khususnya kabupaten Lampung Selatan,” tutupnya. (Red)

Share:

Pencurian dengan Pemberatan, Tiga Pelaku Diamankan Polsek Natar


Lampung Selatan – Unit Reskrim Polsek Natar, Polres Lampung Selatan, berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi pada Selasa (15/4/2025) lalu di kawasan Jalan Padat Karya Griya Pulau Mas, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar.  

Kapolsek Natar, AKP Setio Budi Howo, mengungkapkan bahwa tiga orang pelaku yang diamankan yaitu IM (37), ARS (28), dan HEP (35). Mereka ditangkap pada Jumat (23/5/2025), di dua lokasi berbeda yakni di Desa Kalisari dan Desa Sidosari, Kecamatan Natar, setelah dilakukan serangkaian penyelidikan.


Kejadian pencurian berawal pada hari Selasa (15/4/2025), sekitar pukul 05.00 WIB, di rumah korban yang berinisial RSD (43), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Saat itu, pelaku memanfaatkan kelengahan korban untuk membuka pintu pagar rumah dan merusak kunci sepeda motor yang terparkir di garasi depan rumah, lalu membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio Gear berplat nomor BE 2540 DBN.


Korban yang menyadari sepeda motornya hilang segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Natar. Total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 15 juta, dan laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian.


Penyelidikan yang dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Natar berhasil mengendus jejak pelaku. Pada Jumat (23/5/2025), polisi berhasil menangkap HEP di rumahnya di Desa Kalisari, Kecamatan Natar, sekitar pukul 17.00 WIB, yang kemudian dilakukan pengembangan lebih lanjut.


Selanjutnya, polisi menangkap dua pelaku lainnya, yaitu IM alias Anton dan ARS, di Desa Sidosari, Kecamatan Natar, sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam penangkapan ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Mio Gear yang merupakan hasil curian, serta sebuah pegangan kunci letter T yang digunakan pelaku untuk merusak kunci kontak sepeda motor.


Kapolsek AKP Budio Howo menegaskan bahwa ketiga pelaku kini telah diamankan di Polsek Natar dan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan, yang mengancam mereka dengan hukuman penjara hingga tujuh tahun. “Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap lebih banyak informasi terkait jaringan pelaku,” ujar Howo.


AKP Budi Howo juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kejahatan serupa, terutama pada jam-jam rawan. "Kami berupaya maksimal untuk meningkatkan patroli preventif di area-area yang sering menjadi sasaran pencurian," pungkasnya. (Red)

Share:

Pemdes Negeri Pandan Kalianda Realisasikan DD dengan Pembangunan Fisik


KALIANDA - Pemerintahan Desa (Pemdes) Negeri Pandan Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), telah merealisasikan pembangunan fisik drainase dan gorong-gorong Plat, di Dusun Kumbang Tanjung 05 RT. 09 yang dianggarkan dari Dana Desa (DD) tahap pertama tahun 2025.


Sesuai dengan papan plang yang terpampang dilokasi pembangunan (fisik) Gorong-gorong plat tersebut memiliki volume 5 X 0,5 X 0,5 M dengan dana anggaran senilai Rp. 22.391.000 (Dua puluh dua juta tiga ratus sembilan puluh satu ribu rupiah) dan Drainase memiliki volume 100 X 0,3 X 0,4 M, dengan anggaran Rp. 42.596.000. (Empat puluh dua juta lima ratus sembilan puluh enam ribu rupiah). 


"Alhamdulillah, kami telah merealisasikan pembangunan pisik berupa Drainase dan Gorong-gorong plat di Gg, jalan panggilawan, tepatnya didusun 05 kumbang tanjung RT.09, yang merupakan harapan dari warga sekitar, agar dibagun drainase agar supaya bisa mempelancar arus air baik itu dari air hujan ataupun dari air limbah warga sekitar," ujar Kepala Desa Negeri Pandan Suplimansyah. 


Suplimansyah juga berharap, agar pembangunan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar khususnya warga yang berada Dusun 05 di Gg Jalan Panggilawan.


Sebagai Kades dirinya menunjukkan komitmennya bahwa pemerintah akan membangun desa dari bawah, serta menjawab kebutuhan dari warganya, terhadap pembangunan. 


“Dengan dukungan dan partisipasi masyarakat, diharapkan pembangunan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, dan saya berpesan kepada warga agar bersama-sama saling menjaga pembangunan ini agar senantiasa awet demi kepentingan bersama,” tukasnya.


Terpisah Angga, salah seorang warga lingkungan sekitar, saat di konfirmasi awak media dikediamannya Senin 26 Mei 2025, dia menyatakan, selaku warga lingkungan sangat berterimakasih pada pak kades, yang telah merealisasikan pembangunan drainase dan gorong-gorong. 


Masih kata dia, pihaknya selaku warga stempat, sangat sangat merasa senang sekali atas dibangunnya drainase dan gorong-gorong di lingkungan ini.

"Terimakasih kami ucapkan kepada pemerintahan desa Negeri Pandan, yang sudah merealisasikan pembangunan didusun 05 ini. Semoga dengan telah dibangunnya Gorong-gorong dan drainase dilingkungan kami ini saluran untuk pembuangan air limbah atau pun air hujan dari lingkungan sekitar bisa lancar, karena pembangunan ini sangatlah banyak manfaat nya bagi kami terutama bagi warga yang ada dijalan Panggilawan. Dan kami Do,akan agar pak kades dan keluarga selalu di berikan kesehatan di murahkan Rizkynya, serta bisa membangun Desa Negeri Pandan ini lebih maju lagi," tutupnya. (Red)

Share:

Bupati Pesisir Barat Pimpin Rapat Persiapan Kompetisi Selancar Internasional


Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, secara langsung memimpin Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan untuk pelaksanaan World Surf League Krui Pro Qualifying Series 6000 pada tahun 2025, yang dijadwalkan berlangsung di Pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, pada 10 hingga 17 Juni mendatang. 

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD, Muhammad Amin Basri, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Drs. Gunawan, M.Si., wakil dari Polres Pesibar, wakil dari Kodim 0422/Lampung Barat, serta semua kepala dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait. Rapat berlangsung di ruang rapat Bupati, lantai 4 Gedung Marga Sai Batin, Kompleks Perkantoran Pemkab Pesibar, pada hari Senin, 26 Mei 2025.


Di hadapan para peserta Rapat Koordinasi, Bupati Dedi Irawan mengingatkan para kepala OPD untuk saling bekerja sama guna mematangkan persiapan untuk kompetisi surfing internasional ini. "Tanpa adanya komunikasi dan koordinasi yang efektif, baik antar OPD maupun dengan pihak lain yang terlibat, mustahil bagi acara besar ini untuk dapat berjalan dengan sukses," tegas Dedi Irawan.

Selain itu, dalam rangka mencapai kesuksesan Krui Pro tahun 2025, Dedi, yang sering dipanggil Udongah, juga menekankan pentingnya setiap OPD untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi yang telah ditetapkan. "Kami berharap acara Krui Pro kali ini dapat berlangsung dengan meriah dan sukses hingga akhir. Oleh karena itu, semua OPD harus melaksanakan tugas masing-masing sesuai dengan tupoksinya, agar semua aspek dari kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik," tambah Bupati Dedi Irawan. (Mayasir) 

Share:

Anggota DPRD Lampung: Pancasila Tameng Bangsa Hadapi Gempuran Ideologi Asing


Bandarlampung : Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Gerindra, Andika Wibawa, kembali menegaskan pentingnya penguatan ideologi Pancasila di tengah derasnya arus ideologi asing yang berpotensi memecah belah bangsa. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIPWK) ke-2 yang digelar di daerah Kota Baru, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Minggu (25/5).

Dalam sambutannya, Andika Wibawa menyampaikan bahwa saat ini Indonesia tengah menghadapi tantangan ideologis yang nyata, dengan munculnya berbagai paham yang saling menjatuhkan dan berupaya menggantikan posisi Pancasila sebagai dasar negara.

“Saat ini banyak ideologi yang bermunculan, saling menjatuhkan dan ingin mengungguli. Namun dengan adanya Pancasila, kita punya tameng yang mampu menangkal semua ideologi yang ingin meruntuhkan negara Indonesia,” tegasnya.

Andika juga menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama semangat gotong-royong, saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menjaga toleransi antarumat beragama serta antargolongan.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber Agus Tiono, yang menyoroti akar historis nilai-nilai Pancasila. Ia mengungkapkan bahwa lima sila dalam Pancasila sesungguhnya telah hidup dalam budaya dan tradisi bangsa Indonesia jauh sebelum Indonesia merdeka.

“Lima dasar itu sudah ada di negara kita sejak lama, bahkan sejak era Kerajaan Majapahit, meski kala itu belum disebut dengan nama Pancasila. Kini, itu menjadi ideologi negara dan sudah sepatutnya kita amalkan,” ujar Agus seperti dilansir lampung way.

Share:

Sebanyak 105 Calon Jemaah Haji Asal Lampung Selatan Resmi Diberangkatkan Ke Tanah Suci


LAMPUNG SELATAN - Sebanyak 105 calon jemaah haji Kloter 56 asal Kabupaten Lampung Selatan resmi diberangkatkan ke Tanah Suci pada Minggu (25/5/2025). Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di halaman Masjid Agung Kalianda dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar.


Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Lampung Selatan, para tokoh agama, serta keluarga dari para calon jemaah haji yang turut mengantarkan dengan penuh haru dan doa.


Dalam sambutannya, Syaiful Anwar menekankan bahwa ibadah haji merupakan panggilan suci dari Allah SWT yang tidak semua orang mendapat kesempatan untuk menjalaninya.


“Ini adalah sebuah panggilan sekaligus ujian bagi para calon jemaah haji. Oleh karena itu, diperlukan kesabaran, ketakwaan, dan fisik yang kuat dalam menjalani seluruh rangkaian ibadah,” ujar Syaiful.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan fisik selama menjalankan ibadah haji, agar semua proses ibadah dapat dilaksanakan dengan sempurna.


"Kami menghimbau kepada seluruh jemaah untuk selalu mengikuti arahan dan petunjuk dari para petugas haji, demi kelancaran dan keselamatan bersama,” pesannya.


Di akhir sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat atas keberangkatan para jemaah dan mendoakan agar seluruhnya diberi kelancaran, keselamatan, serta menjadi haji yang mabrur dan mabruroh.


Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, sebanyak 105 jemaah haji asal Kabupaten Lampung Selatan resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci.


Ditempat yang sama Kabag Kesejahteraan Rakyat (KESRA) Lampung Selatan Firmansyah, berharap jamaah calon haji (JCH) dapat menunjukkan jati diri sebagai warga Lampung Selatan yang santun dan saling membantu selama melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci nantinya.


Kita mendoakan semua jamaah haji selalu diberikan perlindungan Allah SWT saat menjalankan rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air Indonesia dalam keadaan sehat walafiat.


“Semoga bapak ibu sehat, bisa menunaikan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujarnya Firmansyah saat diwawancarai oleh media ini. 


Lebih lanjut Firmansyah, mengatakan bahwa pelepasan (JCH) ini adalah agenda rutin tahunan, menandai kedua kalinya perjalanan spiritual para calon haji menuju Tanah Suci.


“Karena ini menandai perjalanan suci menuju Makkah. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk memohon doa restu dari para keluarga dan masyarakat Lampung Selatan secara umum,” tukas Firmansyah. (Red)

Share:

SMK Negeri 2 Kalianda Laksanakan Ujian Sumatif Akhir Semester Digital Berbasis Android


KALIANDA - SMK Negeri 2 Kalianda kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah berbasis teknologi dengan melaksanakan Sumatif Akhir Semester (SAS) secara digital tanpa menggunakan kertas. Para siswa mengerjakan ujian melalui sistem Android Base Test menggunakan perangkat Android masing-masing.

Pelaksanaan ujian berlangsung di lingkungan sekolah dan dapat diakses melalui portal resmi https://daring.smkn2kalianda.sch.id. Bagi siswa yang menghadapi kendala perangkat, pihak sekolah menyediakan laboratorium komputer sebagai fasilitas alternatif. Hal ini disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Suntoro, S.Pd.

Sumatif Akhir Semester ini diikuti oleh 796 siswa, terdiri dari 397 siswa kelas X dan 399 siswa kelas XI, yang menjalani ujian selama lima hari, mulai 22 hingga 28 Mei 2025. Ujian dibagi dalam dua sesi per hari untuk memastikan kelancaran dan efektivitas pelaksanaan.

Inovasi digital ini sudah diterapkan oleh SMK Negeri 2 Kalianda selama enam tahun terakhir dan terus dikembangkan. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Nyoman Mister, M.Pd., sekolah terus meningkatkan pelaksanaan ujian berbasis teknologi agar menjadi pelopor pendidikan digital di Lampung Selatan dan Provinsi Lampung.

Kesuksesan ini juga didukung oleh Tim IT SMK Negeri 2 Kalianda yang dipimpin oleh Sutrisno, alumnus Harvard University jurusan Computer Science, yang aktif mendorong kemajuan teknologi informasi di sekolah. Dengan ujian berbasis Android ini, SMK Negeri 2 Kalianda memperkuat posisinya sebagai sekolah adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus menunjukkan komitmen pada pendidikan yang efisien, ramah lingkungan, dan berbasis teknologi digital. 

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts