Portal Berita Online

Diterjang Angin Kencang, Lapak Hasil Bumi di Kalianda Hancur Berantakan


KALIANDA - Angin kencang yang melanda wilayah Lampung Selatan membawa pilu bagi seorang warga yang bernama Okta Diansyah (40), warga Desa Kecapi, Kecamatan Kalianda.

Lapak usaha jual beli hasil bumi miliknya yang berlokasi di dusun 05 Desa Negeri Pandan, tepatnya di perbatasan Desa Negeri Pandan dan Desa Palembapang, hancur berantakan setelah diterjang angin puting beliung pada Selasa siang 8 September 2026.

Peristiwa naas tersebut terjadi begitu cepat sekitar pukul 13.30 WIB. Embusan angin yang sangat kuat langsung menghempaskan dan merobohkan hampir seluruh struktur bangunan tempatnya mencari nafkah.

“Tadi siang kejadiannya, posisi saya sedang berada di dalam sendirian. Sementara di luar ada beberapa teman,” tutur Dian kepada media ini Selasa sore 17.35 WIB

Akibat ambruknya bangunan tersebut, Dian terperangkap dan tertimpa reruntuhan tembok. Ia mengalami luka robek di bagian kepala serta cedera di punggung. Beruntung, nyawanya masih bisa terselamatkan dan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Warga sekitar yang melihat kejadian langsung bergerak cepat mengevakuasi Dian ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, karena luka di kepalanya cukup serius dan membutuhkan penanganan intensif, ia segera dirujuk ke RSUD Bob Bazar Kalianda.

“Alhamdulillah kepala saya sudah dijahit dan malam ini sudah diperbolehkan pulang,” ungkap Dian dengan nada lemas namun bersyukur.

Selain mengalami cedera fisik, kerugian materiil yang diderita korban tergolong besar. Seluruh bangunan lapak beserta fasilitas di dalamnya rusak parah dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp35 juta.

Merespons bencana tersebut, jajaran pemerintah daerah langsung turun ke lokasi kejadian untuk meninjau situasi dan memastikan kondisi korban.

“Tadi juga sudah hadir Camat Kalianda, BPBD, Damkar, dan Dinas Sosial yang membawa bantuan dari Bupati Lampung Selatan. Alhamdulillah mereka sudah hadir dan memberikan bantuan berupa makanan serta perlengkapan lainnya. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” tutup Dian. (Is*)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts