Portal Berita Online

Gubernur Lampung Sampaikan Perubahan Program Pembentukan Perda DPRD


BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung dalam rangka Penyampaian Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) DPRD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2023 dan Pembicaraan Tingkat I Dalam Rangka Penyampaian Terhadap 3 (Tiga) Raperda Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung bertempat di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Senin (13/02/2022).

Dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay tersebut, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada DPRD Provinsi Lampung atas kesempatan yang diberikan untuk menyampaikan 3 (tiga) Rancangan Peraturan Daerah yang sangat prioritas bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah.



Baca Juga:  Peran Sentral Airlangga Galang Penolakan Pemilu Proporsional Tertutup Diapresiasi



Gubernur berharap agar pembahasan dapat segera dilaksanakan dalam rangka mendukung pelaksanaan peningkatan PAD dari sektor pajak daerah dan retribusi daerah, rencana tata ruang wilayah serta serta kewenangan pembentukan Perusahaan Perseroan Daerah (PPD) anak perusahaan pada PT. Lampung Jasa Utama.



Pada kesempatan tersebut disampaikan 3 (tiga) Raperda oleh Gubernur Lampung terkait Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2023 Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung, yaitu : pertama Raperda Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah; kedua Raperda Rencana Tata Ruang Provinsi Lampung Tahun 2023-2043; dan ketiga Raperda Perubahaan Perda Provinsi Lampung Nomor 2 Tahun 2009 Tentang Pembentukan BUMD PT. Lampung Jasa Utama.



Share:

Kadisnaker Lampung Ikuti Sosialisasi Program Bersama BPJS Ketenagakerjaan


Bandar Lampung - Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan Lampung, Agus Nompitu mengikuti Sosialisasi  Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bersama BPJS Ketenagakerjaan wilayah 2 Lampung Tengah. 


Agus mengatakan, bahwa sosialisasi ini penting guna kepentingan masyarakat, khususnya di wilayah lampung untuk jaminan kehilangan pekerjaan. 


"Mudah - mudahan adanya sosialisasi ini masyarakat dapat mengetahui hak - haknya bila mereka kehilangan pekerjaan apa saja program dari  BPJS ketenagakerjaan , " kata Agus saat menjadi narasumber. Minggu (13/02) 


Menurutnya, Program ini menindaklanjuti peraturan Pemerintah nomer 37 tahun 2021 soal JKP. 


"Program ini menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor: 37 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), " ungkapnya. 


Selain itu, sambung dia, dengan adanya program JKP ,perusahaan yang berada di Lampung Tengah bisa mengikuti program ini. 


"Kegiatan Sosialisasi Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan kepada perusahaan-

perusahaan yang berada di Lampung Tengah," tandasnya. 

Share:

Jalan Sehat HUT Ke-15 Gerindra di Lampung Berhadiah Rumah, Ini Waktunya


 BANDARLAMPUNG, - Dalam rangka milad ke-15 Partai Gerindra, DPD Partai Gerindra Provinsi Lampung bakal menggelar Jalan Sehat. 

Ketua DPD Partai Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan, jalan sehat diselenggarakan dalam rangka milad ke 15 Partai Gerindra pun dalam rangka semakin mendekatkan diri partai Gerindra dengan masyarakat.

Di mana, harapannya, dalam momen ini, bisa menjadikan Partai Gerindra semakin dewasa dan bisa kian ada di tengah rakyat. 

"Tentu bagaimana kita berharap yang terbaik ke depannya, Gerindra semakin baik, semakin dekat dengan rakyat dan menyongsong pemenangan di 2024, Prabowo Presiden, Gerindra menang," ujarnya.

Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Lampung Helmi Jaya mewakili ketua panitia i Made,  menambahkan, nantinya jalan sehat direncanakan bakal digelar di Stadion Pahoman Badar Lampung. Waktu pelaksanaannya direncanakan pada 5 Maret 2023 mendatang. 

"Dalam momen HUT ke 15 Partai Gernidra ini, dijadwalkan DPD Partai Gerindra Lampung akan menggelar jalan sehat. Diperkirakan pesertanya 10 ribu orang," ujar Helmi, pada Kamis 12 Februari 2023. 

Helmi yang juga Koordinator Humas dan Media acara Jalan Sehat HUT Ke 15 Partai Gerindra di Lampung itu menjelaskan, bakal ada berbagai hadiah menarik yang disuguhkan untuk para peserta jalan sehat. Mulai dari satu unit rumah, lima ekor sapi, 5 sepeda motor, kulkas dan hadiah menarik lainnya. 

Dijelaskan Helmi, jalan sehat digelar untuk mendekatkan diri Partai Gerindra dengan masyarakat di Lampung. 

"Bentuk rasa syukur kita, dan bagaimana kita mengeratkan Partai Gerindra bersama rakyat, bersama masyarakat. Hadiah menarik sudah disiapkan dan semua elemen masyarakat bisa merayakan bersama," ujarnya. 

Diperkirakan, nantinya juga akan ada 10 ribu masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam jalan sehat ini. 

"Semoga dalam eksistensi ke 15 tahun ini partai gerindra bisa semakin dewasa dan lebih merakyat. Pun menyambut perjuangan pada hajat di 2024, prabowo presiden, gerindra menang," pungkasnya. (Hel)

Share:

Baksos DKP Lampung dan ALTUS Edukasi Warga Pesawaran


PESAWARAN—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung bersama Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Angkatan Tujuh Puluh Satu (ALTUS) mengadakan kegiatan Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan anak-anak, Bakti Sosial Nelayan dan SIGER (Saatnya Ikut Bergerak untuk Rakyat yang membutuhkan) di Pulau Tegal Mas, Kabupaten Pesawaran, Jum’at (10/2/2023).


Kepala DKP Provinsi Lampung, Liza Derni menyampaikan  ucapan terima kasih kepada para alumni kedokteran UI atas terselenggaranya  Bakti Sosial pelayanan kesehatan untuk anak-anak dan nelayan.

"Selamat datang kepada rombongan ALTUS, kami menghaturkan beribu rasa terima kasih karena telah berbagi bersama kami melalui kegiatan bakti sosial ini dan semoga dapat menikmati keindahan bahari Pulau Tegal Mas Teluk Pandan ini,” ucap Liza Derni.


Kegiatan ini merupakan gagasan ALTUS dalam rangka hari jadi yang ke-50 untuk ikut berkontribusi terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Lampung pesisir dan pulau keci,  khususnya anak-anak dan keluarga nelayan di Tegal Mas bekerjasama dengan  Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung.


Rangkaian kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan berupa  pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak sekolah sebanyak 300 orang anak, penyuluhan kesehatan, serta pembagian souvenir dan sembako bagi 200 orang nelayan.


Ia berharap dengan diselenggarakannya kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan atau edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesehatan terhadap penunjang kecerdasan pada anak.


Selanjutnya Kepala DKP Provinsi Lampung berharap agar melalui kegiatan ini masyarakat dapat merasakan bahwa Pemerintah Daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Lampung hadir di tengah masyarakat dalam rangka pengembangan kapasitas  masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil di Provinsi Lampung.


Iq mengajak kepada seluruh anggota ALTUS yang hadir untuk membagikan kesan baik yang didapatkan selama kegiatan bakti sosial ini.


“Tak lupa kami sampaikan kepada Bapak ibu rombongan dokter untuk membawa pengalaman bakti sosial yang berkesan saat kembali ke kota masing-masing,” ucapnya.(Lis/ndi)

Share:

KH. Ahmad Hanafiah Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional


BANDARLAMPUNG- Pemerintah Provinsi Lampung melalui Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi didampingi jajarannya, menyerahkan surat audensi ke Menteri Sosial RI, yang di fasilitasi oleh Anggota DPR RI I Komang Koheri, dalam rangka penyerahan berkas usulan calon Pahlawan Nasional KH. Ahmad Hanafiah.


Diharapkan penyerahan berkas usulan dimaksud untuk dapat diterima langsung oleh Menteri sosial, agar dapat diproses, selanjutnya ditetapkan menjadi pahlawan nasional.


Penyerahan surat audensi berlangsung di UIN Raden Intan Lampung, Kamis (9/2/2023), turut dihadiri Wakil Rektor III UIN Raden Intan Lampung, dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur.


Kadis Sosial Lampung, Aswarodi menyampaikan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sangat mendukung usulan gelar pahlawan nasional KH. Ahmad Hanafiah. Karena itu seluruh pihak diminta untuk membuat anggaran demi usulan tersebut.


“Pak gubernur sangat men-support, ia meminta diperjuangkan, semakin banyak semakin memberikan inspirasi,” ujar Aswarodi.

Share:

Telusuri Pemukiman Lahan Yang Diklaim Bripka Madih


Jakarta- Hujan Sabtu 11 Februari 2023 pagi sekira pukul 9.00, membasahi aspal Jalan Raya Bulak Tinggi,


Kelurahan Jati Warna, RT4 Rw 3, Pondok Melati (pecahan pondok gede)  Kota Bekasi. Pada rumah No 40, depan pintu Reddor coklat berdiri Posko dan spanduk, yang pasang Bripka Madih Cs berisi klain tanah 4411 M2 itu milik Tonge ayahnya.


Klaim Bripka Madih anggota Provost Polsek Jatinegara soal tanah 4411 M2 warisan orang tuanya Viral di media sosial, dan mencuri perhatian wartawan. Hingga merepotkan aparat kepolisian dan menyita perhatian publik.


Padahal lahan itu sudah di jual Tonge ayahnya. Dan lahan kini padat pemukiman warga sejak puluhan tahun. Jual beli terjadi sejak Madih belum lahir. Sementara Madih sesumbar berdasarkan surat Girih 191 C, lahan itu tidak pernah dijual.


Terlihat terang plang putih ada tulisan warna cat hitam, "TANAH INI MILIK TONGE BIN NYIMIN BERDASARKAN GIRIH C LUAS 4411 M2" tertancap tiang di cor semen tepat di depan pagar rumah Soraya dan Viktor. 


Viktor Edward Haloho, kakek asal Sumatera Utara itu mengatakan dia memiliki lahan 100 M2 itu sejak tahun 1990. Dia membeli tanah itu dari Tonge, ayah Bripka Madih. Tahun 1994 tanah dibangun dan dihuni oleh lnya. "Saya belin dari Tonge tahun 1990, tahun 1994 saya bangun. Sudah puluhan tahun tidak masalah, ini tiba tiba ada Pak Madih, Polisi yang datanf main patok, pasang plang,bangun bale bale (pos Gardu). Dan bilang ini lahan miliknya," kata Viktor.


Menurut Viktor, tumahnya itu kini dihuni putrinya, yang usaha air isi ulang, dan dalam kondisi sakit. "Saya kaget ko begitu. Anak saya sedang sakit, takut kenapa kepana. Saya akan urus sertifikat nanti atas nama dia, supaya dia senang. Makanya saya laporkan ke Polres Bekasi. Saya juga sudah diperiksa disana.," kata Viktor.


Viktor berharap Plang dan Posko itu segera dicabut, karena mengganggu usaha anaknya. Dan juha meresahkan warga. Meski saat ini sudah tidak ada lagi orang orang yang menjaganya. "Kita ini ingin tenang. Kita berharap cepat di proses. Kalo memang petugas seharusnya tahu hukum. Bukan main pasang plang. Ini apa namanya," katanya.


Posko Madih juga dibangun tepat di depan warung Soraya, berada di tepi jalan dibangun Posko mirip Gardu hingga menggagu laulintas jalan kendaraan dengan spanduk bertuliskan sama dengan tulisan di plang.


"Saya tidak bisa berjualan. Depan warung saya di bangun Posko oleh Pak Madih cs. Ada 10an orang, saya ketakutan pak. Mereka datang, dipimpin Pak Madih berseragam Provost Polisi," kata Soraya, kepada wartawan Sabtu  11 Februari 2023 pagi saat hujan gerimis.


Menurut Soraya, dia membeli lahan dan membangun rumah itu sudah sejak puluhan tahun. "Tanahnya beli, ga mungkin kami tinggal disini tanpa hak milik," katanya.


Lalu lalang warga pengendara motor memgenakan jas hujam yang beraktifitas selalu menoleh lokasi plang dan posko itu. "Kaget juga kami ada apa ini. Padahal sudah puluhan tahun tidak ada itu. Karena memang tanah tanah itu dulunya milik keluarga Pak Tonge. Tapi sudah banyak yang dijual. Agak heran kini ribut ribut. Rame juga di medsos juga di tv," kata Umi, wanita muda warga sekitar lokasi Jalan yanh melintas.


Kepada wartawan puluhan warga penghuni lahan yang di klaim Madih juga bingung dengan Ulah Madih yang viral itu. "Saya beli, dari bapaknya Tonge. Bahkan ada yang sudah bersertifikat. Jadi tidak benar seperti yang ditunjuk tunjuk di TV bilang lokasi ini dibagi bagi," kata Budiman, yang mengaku paham tentang kehidupan Tonge masa masih hidupnya dulu.


Menurutnya, Tonge memang pemilik lahan sesuai Girih 191 C itu, seluas 4411 M2. Dulu belum terlalu padat dan ramai. Karena banyak kebun kebun buah buahan.


"Saya dulu beli ada akte jual beli. Ada juga yang sertifikat. Bahkan ada yang hanya kwitansi. Ada yang tanahnya diminta lagi kata Madih akan dikembalikan Uanganya, tapi sampe sekarang tidak dikembalikan," kata Budiman.


Budiman menceritakan, dia sangat dekat dengan Tonge ayah Madih, bahkan sudah seperti keluarga.  "Tonge itu bahkan kerap pinjam uang yang kemudian dibayar dengan tanah. Dulu disini kebun, ada lahan yang sudah saya beli dekat rumahnya ditanam buah buahan. Tiap panenpun oleh Tonge dan anak anaknya termasuk Madih yang anter buah buahan kerumah saya. Karena mereka tahu itu sudah jadi tanah kami. Bisa begini kami juga heran," katanya.


Budi mengaku dia tahu soal ribut ribut lahan itu, saat tahun 2011 tiba tiba dipanggil Polda Metro Jaya, ada laporan dari Halimah istri Tonge. "Jadi saya datang dan saya jelaskan bersama bukti bukti jual beli. Dan bukti bukti ini saya sah. Ada tiga lahan yang sudah sertifikat. Saya tahu persis Madih sejak kecil. Saya yang suruh belajar yang bener, sekolah, sholat. Madih dan Mada itu sekolah S1 kalo tidak salah. Bagaimana jadi polisi saya kurang paham. Tapi intinya berpendidikan," kata Budiman.


Hal yang sama di akui Ibu Astuti, yang rumahnya bersebelahan dengan rumah Viktor, di pinggir jalan yang sama. "Saya sudah lima belas tahum tinggal disini. Saya beli dari orang yang ketiga. Ada semua AJB, hingga bukti bayar pajaknya. Logikanya orang sewa tidak bayar dua bulan saja pasti di usir suruh pergi. Ini sudah lima belas tahun lebih. Kok tiba tiba di klaim punya orang," kata Astuti.


Menurut Astuti, dia tidak mau hal lain. Dia hanya ingin haknya di ganggu. "Rumah sebelah saya ini juga sama belinya. Tapi dia sudah sertifikat. Saya belum buat karena belum.ada biaya. Maka ada program pemerintah membuat PTSL, kami ramai ramailah ikut buat. Tapi semua yang di RT3 RW 4 ini batal. Karena alasan lahan sengketa. Sengketa apa kami bertanya, ternyata kaream di klaim Pak Madih," kata Astuti.


Astuti mengaku dirinya juga sudah dimintai keterangan oleh Polda Metro Jaya, baik di Krimum dan Paminal. "Kami sudah dimintai keterangan sama Polda Metro Jaya, juga Polres. Termasuk di Paminal PMJ. Ya sudah kami ceritakan berikut bukti bukti hak sah kami," ujarnya. 


"Kami terimakasih juga dengan Polda Metro Jaya, tadinya kami was was sekarang sudah agak tenang. Kami ini sempat ketakutan karena berhadapan dengan Polisi seragamnya Provost juga. Dari arahan Pimpinan Polda Metro Jaya kami semakin yakin, akan ada perlindungan hukum kepada kami yang punya hal dan sah," kata Astuti.


Hal yang sama dijelaskan Mulih, warga yang berbatasan pagar dengan kediaman Madih. Mulih juga menunjukkan bukti bukti pembelian lahan tanahnya dengan luas sekitar 2000 M2, dengan empat Akte jula beli.


Mulih membeli lahan dari orang pertama yang membeli dari Tonge. "Saya orang kedua, saya beli dari empat orang dengan jarak waktu yang berbeda-beda. Semua ada bukti buktinya. Jadi bukan asal punya tanah," kata Mulih, yang lahannya di jadikan Sekolah Paud dan TK, dan usaha restoran itu.


Mulih menjelaskan yang digugat Mudih itu tidak punya dasar. Karena memang sudah di perjual belikan sejak tahun 1979. "Saya bukti bukti lengkap. Jadi aneh ini, termasuk banyak warga lainnya yang sudah resah. Ada juga yang sudah melaporkan ke Polres hingga Polda Metro Jaya. Juga soal pemasangan plan, dan pembuatan posko. Warga masih diam karena menghormati pak Madih sebagai anggota Polisi," katanya.


Kasus Madih kini masih terus bergulir di Polres Bekasi, Polda Metro Jaya, Paminal dan Propam, hingga Satgas Mafia Tanah Bareskrim Polri. Madih yang terus koar koar dengan cuitan kontroversi di media. Namun saat dipertemukan hingga konfrontir terkait tuduhan dan gugatannya kerap berubah ubah.(Lis/ndi)

Share:

Pengukuhan Guru Besar Universitas Malahayati, Gubernur Lampung: Berikan Kontribusi

 


Bandarlampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menghadiri Pengukuhan Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D, sebagai guru besar bidang Farmakologi di Fakultas Kedokteran, Universitas Malahayati.


Pengukuhan dilaksanakan di Graha Bintang Universitas Malahayati, Sabtu (11/2/2023).

Hadir pula Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.


Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan selamat atas pencapaian jabatan akademik tertinggi yang diterima oleh Taruna Ikrar.


“Anda hari ini sudah mendapat jabatan tertinggi di bidang akademik. Mari kita doakan Mas Ikrar ini terus berjuang mengembangkan ilmunya, mengabdi kepada nusa dan bangsa,” ujar Mahfud.


Gubernur Lampung, Arinal yang juga mengucapkan selamat atas pengkuhan Taruna Ikrar sebagai guru besar.


Arinal berharap Taruna Ikrar dapat terus memberikan kontribusi melalui karya-karyanya untuk kemajuan bangsa serta bermanfaat bagi seluruh masyarakat khusunya di Provinsi Lampung.


“Selamat dan sukses kepada Prof. Taruna Ikrar,” ujar Arinal.


Dalam kesempatan itu, Guru Besar Universitas Malahayati Prof. Taruna Ikrar menyampaikan orasi ilmiahnya yang berjudul Era Baru Pengobatan Kanker dan Penyakit Degeneratif, berbasis Farmakologi Sel dan Genetik: Fokus Studi Efektivitas Vaksin Dendritik CAR-T (Chimeric Antigen Receptor T-cell) pada kasus Glioblastoma. (Lis/ndi)

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts