Portal Berita Online

Mingrum Dampingi Gubernur Tinjau Pelabuhan Bakauheni

 


Bakauheni–Gubernur Arinal Djunaidi meninjau kesiapan arus mudik di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu, (30-4-2022).


Pantauan di lokasi, Arinal didampingi Kapolda Irjen Pol Hendro Sugiatno, Wakil Ketua DPRD Lampung Ririn Kuswantari dan sejumlah pejabat eselon II. Seperti Kepala Pelaksana BPBD Lampung Rudy Sjawal Sugiarto dan Kepala Diskominfotik Ganjar Jationo.


Arinal mengecek kesiapan di dermaga-dermaga di Pelabuhan Bakauheni.


Dalam kesempatan itu, gubernur sempat berbincang dengan pemudik yang dari Pulau Jawa. 


Gubernur pun mengingatkan agar tetap menerapkan protokol kesehatan saat mudik. Terutama menggunakan masker. (**)


Harian momentum


Share:

Fraksi PDIP Sambut Puluhan Pemudik


Sebanyak 54 pemudik dari Jakarta tiba di Lampung. Mereka disambut Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay didampingi Anggota DPRD Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan Nurul Ikhwan di rumah dinas Ketua DPRD di Bandarlampung, Jumat (29/4/2022) malam sekitar pukul 23.00 WIB.


Salah satu Pemudik Asal Tulangbawang Barat, Robi Saputra menjelaskan dirinya beserta keluarga diberangkatkan dari Jakarta yang di fasilitasi oleh Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (Kamsri).

“Saya bekerja di Jakarta Barat, dan alhamdulillah tahun ini bisa pulang kampung terlebih difasilitasi melalui mudik gratis ini ” ujar Robi.


Robi juga menyebutkan dirinya dan sejumlah rombongan pemudik disambut dengan hangat dan diberikan fasilitas oleh Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay, untuk singgah sementara menunggu hingga pagi.


“Kami sangat dilayani dan di sambut dengan hangat, terlebih kami diberikan tempat untuk singgah sementara mengingat waktu yang sudah terlalu malam ” lanjutnya.


Ia juga menyebutkan keramahan dan kerendahan hati seorang Ketua DPRD Lampung harus diikuti oleh pemimpin lain, karena ini yang dibutuhkan rakyat.


“Tak ada rasa sungkan ataupun menjaga jarak dengan pemudik, beliau humbel dan merakyat kami mengucapkan banyak terimakasih atas penyambutannya serta fasilitas yang saya rasa sangat maksimal ” ungkapnya.


Dalam kesempatan itu, Mingrum menyampaikan selamat datang kembali untuk masyarakat Provinsi Lampung di sang bumi ruwai jurai.


”Alhamdulillah kita bisa bertatap muka kembali, jangan sungkan ini rumah rakyat, apapun yang ada disini bisa digunakan kalau butuh apa nanti kita siapkan.Ini adalah rumah rakyat. Jadi siapapun masyarakat Lampung khususnya akan diterima dengan baik di rumah rakyat ini,” sambut Mingrum Gumay.


Mingrum mengatakan, sebagian pemudik ada yang langsung pulang karena sudah dijemput keluarga. Namun sebagian ada yang menginap di rumah dinas sampai besok pagi sambil menunggu keluarga mereka menjemput, terutama yang dari Pesisir Barat dan Lampung Barat.


Wasekjen DPP KAMSRI Muhammad Aldo Satria Yudha selaku koordinator mudik gratis mengatakan, 54 peserta mudik ini berasal dari Bandarlampung, Pesawaran, Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Barat, Tanggamus, Pringsewu, dan Pesisir Barat.


“Mereka sudah 2 tahun tidak bisa mudik saat hari raya idul Fitri karena pandemi,” kata Aldo. (rls)


Share:

Mingrum Terima Kunjungan KPK

 


Pengadaan barang dan jasa jadi atensi khusus KPK RI saat kunjungannya ke DPRD Provinsi Lampung, Rabu (27/4/2022).


Karena menurutnya, pengadaan barang dan jasa paling rentan jadi bancakan korupsi dimana pun keberadaannya.


“Pengadaan barang dan jasa paling rawan itu dikorupsi, makanya kami ke sini. Itu atensi kami di Lampung, dan seluruh Indonesia,” ungkap Plt Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Yudhiawan.


Yudhiawan menjelaskan, dalam pengadaan barang dan jasa jalur korupsinya cukup banyak, mulai dari suap, gratifikasi, pemerasan, maladministrasi, niat jahat, persengkongkolan, dan pembiaran.


Ia melanjutkan, selain pengadaan barang dan jasa, ada delapan sektor yang diawasi. Di antaranya, perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan APIP.


Kemudian manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah dan tata kelola keuangan dana desa yang dikelola oleh pemerintah di tingkat kabupaten.


Sementara itu, Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay mengatakan, pihaknya juga memiliki fungsi pengawasan terhadap pemerintah setempat.


“Sehingga, untuk legislatif dan eksekutif, melakukan pencegahan sedini mungkin lebih beradab daripada tindakan yang nantinya bisa menistakan,” tegasnya. (*)


Topik Indonesia


Share:

DPRD Lampung Sikapi Kasus Joki CPNS

 


Bandar Lampung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, meminta kepada aparat penegak hukum untuk dapat mengusut secara tuntas sindikat joki tes CPNS yang menggunakan aplikasi remote access dan perangkat khusus yang dimodifikasi.


“Kami mendukung dan mendorong penegak hukum untuk membongkar kejahatan dalam tes CPNS ini sampai ke akarnya. Ini pasti ada yang mengendalikan dan ini harus dibongkar,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, saat dimintai keterangan, Selasa (26/4/2022).


Ia juga berharap agar aparat penegak hukum dapat memberikan hukuman yang setimpal kepada para tersangka yang telah menimbulkan kerugian kepada banyak orang.


“Pelaku ini harus dijatuhi dan di hukum setimpal dengan apa yang mereka perbuat. Karena ini merugikan CPNS lain yang berkualitas. Mereka yang harusnya diterima malah ditolak karena ada kecurangan yang terjadi,” tuturnya.


Menurutnya, upaya pemerintah pusat yang memberikan kesempatan kepada semua orang untuk ikut serta dalam rekrutmen penerimaan CPNS patut dihargai dan diapresiasi.


“Kalau zaman dahulu siapapun yang punya uang bisa menjadi PNS tanpa harus tes. Sekarang ini sudah benar penerimaan pegawai tidak pilih kasih dan siapapun berhak untuk jadi PNS meskipun dia tidak punya uang,” tuturnya.


Kupas tuntas


Share:

Yanuar Bicara Soal Kemajuan Koni

 


Bandarlampung – Dukungan kembali mengalir atas sikap Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terhadap kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung. Kali ini dari Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, H. Yanuar Irawan.


Kepada media ini, Jum’at 22 April 2022, Yanuar mengatakan bahwa dirinya selama ini terus memantau situasi yang ada di KONI Lampung. “Bahkan saya sudah sampaikan soal evaluasi itu sejak di Papua. Saat itu saya sampaikan langsung kepada Ketum KONI dan Sekdaprov Lampung, agar kepengurusan KONI segera dievaluasi usai dari sini (Papua-red),” katanya.


Dengan perintah Gubernur yang jelas dan tegas itu, Yanuar berpendapat bahwa ini memang sudah urgent. ”Sangat setuju. Ini waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi atau apapun itu namanya, ini untuk kebaikan KONI Lampung ke depan,” tambah Ketua Umum Percasi Lampung itu.


Dalam melakukan reshuffle seperti ini, menurut Yanuar diperlukan Langkah sportif dan dengan penilaian berbasis kinerja. “Evaluasinya harus dengan syarat penilaian objektif dan berbasis kinerja bukan suka atau tidak suka. Basis lainnya adalah tentang kesamaan visi dan misinya. Kalau kita memang punya niatan yang sama untuk memajukan dunia olahraga Lampung,” ungkapnya.


Yanuar menjelaskan bahwa sebuah organisasi dalam pencapaian tujuan tertentu harus selalu diadakan evaluasi secara rutin. “Setelah lebaran nanti rencananya kami akan undang pengurus KONI ke DPRD Provinsi Lampung.


Tentu akan diajak berdisukusi tentang berbagai hal termasuk membahas isu-isu strategis yang belakang terus mengemuka.

“Kami dari dewan juga ingin dong olahraga Lampung ini maju. Karena kami turut dalam penentuan besarnya anggaran lo. Artinya kalau kami yakin dengan kinerja KONI, apabila ada pengajuan pendanaan yang signifikan, tentu kami tidak ragu mendukungnya,” tambahnya.


Prestasi yang sekarang digenggam Lampung harus terus dipertahankan. “Paling tidak, bisa mempertahankan prestasi di Papua kemarin.


Syukur-syukur bisa ditingkatkan menjadi peringkat 9 atau bahkan 8, pada PON 2024 di Aceh dan Sumut yang akan datang,” kata Yanuar.


Diketahui sebelumnya bahwa Gubernur Lampung memerintahkan Ketua Umum KONI Lampung untuk segera mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan oknum pengurus KONI yang terindikasi “nakal” dan mencoreng nama organisasi KONI Lampung.


Lampung 1.com

Share:

DPRD Lampung Perkuat Program Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan


Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Kantor BPIP Jakarta Pusat, Senin, (25/04/2022).


Ketua DPRD Minggrum Gumay menandatangani MoU dalam rangka memperkuat program Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK).


Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala BPIP Prof. Drs KH Yudian Wahyudi M.A., P.hd, PLT Sekretaris Utama Dr. Drs. Karjono, SH., M. Hum, Deputi Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi K. A Tajuddin SH., MH serta sejumlah pejabat utama BPIP.

Dalam kesempatan tersebut, Mingrum Gumay selaku Ketua DPRD Provinsi Lampung mengharapkan adanya kekuatan besar untuk dibangun dan dikemas sebagai wujud kolaborasi bersama BPIP yang bertujuan untuk membumikan Pancasila di “Sang Bumi Ruwai Jurai”.


“Lampung merupakan Provinsi yang memiliki ragam budaya, suku, agama dan ras untuk itu perlunya penguatan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan agar menjadi dasar bersama dalam menjaga kerukunan dan harmonisasi di masyarakat,” pungkas Mingrum.


Post kota


Share:

Di Lampung Tengah, Mingrum Paparkan Wawasan Ideologi Pancasila


Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay mengungkapkan sosialisasi IPWK telah menjadi kegiatan rutin yang wajib dilaksanakan oleh anggota DPRD Provinsi Lampung dalam rangka memastikan keberagaman, toleransi dan semangat gotong royong masih tetap terjaga di tengah masyarakat.


Anggota DPRD Provinsi Lampung telah melakukan kegiatan Diklat yang dilaksanakan oleh Badan Ideologi Pembinaan Pancasila (BPIP) serta menjadi satu satunya Lembaga wakil rakyat yang mengadopsi ideologi pancasila dan Kebangsaan menjadi kegiatan rutin anggota DPRD Lampung.


Ia juga mengungkapkan pentingnya Internalisasi nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan kepada generasi muda agar jangan lengah apalagi lupa bagaimana bangsa Indonesia yang memiliki banyak ragam agama, budaya dan ras bisa bersatu dan mengikrarkan dirinya sebagai bagian dari bangsa Indonesia.


”Masifnya perkembangan teknologi harus disikapi dengan bijak, jangan gunakan sebagai sarana mencaci maki, saling sindir menyindir bahkan bertujuan untuk menjatuhkan yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa ” Ungkapnya Mingrum


Mingrum juga menjelaskan generasi penerus harus mempersiapkan dirinya menjadi pemimpin dimasa yang akan datang, untuk itu pentingnya menanamkan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan sebagai dasar pemikirannya.


“Jika Internalisasi itu sudah menjadi satu kesatuan dalam diri seorang pemimpin, percayalah keseimbangan, kesejukan dan keharmonisan lembaga dan Mitra kerjanya akan terwujud,” tutupnya


Post kota


Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts