Bandar Lampung – Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Muhtadi A Temenggung, mengungkapkan, jumlah temuan kasus kasus demam berdarah dengue (DBD) terbanyak pada Januari 2025 yakni sebanyak 58 kasus. Namun tiap bulan jumlah itu terus turun.
Pada pada Februari 57 kasus, Maret 49 kasus, April 46 kasus, dan Mei 42 kasus. Kemudian bulan Juni 31 kasus, Juli 26 kasus, Agustus 28 kasus, dan terendah pada September hanya 20 kasus.
“Secara total ada 357 kasus sepanjang 2025, tapi jumlah terkendali dan terus menurun setiap bulannya,” ujarnya, Sabtu (25/10/2025).
DBD di wilayah Bandar Lampung tercatat ada 357 kasus pada periode Januari—September 2025. Berdasarkan data Dinkes Bandar Lampung, jumlah temuan kasus DBD terus turun setiap bulan.
Kasus DBD di Bandar Lampung periode Januari—September 2025 tercatat 357 kasus.
Jumlah temuan kasus terbanyak pada Januari 2025 sebanyak 58 kasus.
Jumlah kasus tersebut terus turun tiap bulannya, terakhir pada September 2025 tercatat ada 20 kasus.
Dia memastikan petugas dan layanan kesehatan di Bandar Lampung memberikan penanganan yang cepat terhadap pasien DBD. Sehingga meski setiap bulannya ada temuan kasus DBD, pihaknya memastikan tingkat fatality rate akibat penyakit tersebut 0 persen.
“Dari ratusan orang yang tercatat selama 2025 itu, kami memastikan tidak ada pasien yang meninggal dunia,” ujarnya.
Meski mengalami penurunan, dia tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terlebih sebentar lagi akan memasuki musim hujan. Menurutnya, penyakit seperti DBD rentan meningkat ketika curah hujan meningkat.
“Kami imbau warga tetap menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat terlebih saat ini sedang musim pancaroba menjelang penghujan,” ujarnya.(ndi)









Tidak ada komentar:
Posting Komentar