LAMPUNG SELATAN - Jarak dan medan yang harus ditempuh tidak menjadi penghalang bagi Polres Lampung Selatan untuk memberikan pembinaan kepada generasi muda.
Demi menjangkau pelajar di wilayah kepulauan, personel Satuan Binmas Polres Lampung Selatan menyeberangi perairan Selat Sunda menggunakan perahu dari Dermaga Canti menuju Pulau Sebesi untuk menggelar penyuluhan di Yayasan SMP dan SMA Swadhipa, Desa Tejang Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kasat Binmas Polres Lampung Selatan IPTU Aprizal itu disambut hangat oleh pihak sekolah, dewan guru, dan para siswa.
Penyuluhan berlangsung interaktif dengan mengangkat berbagai persoalan yang kini menjadi ancaman bagi generasi muda, mulai dari penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), judi online, hingga penggunaan media sosial secara bijak.
Dalam arahannya, IPTU Aprizal menegaskan bahwa pelajar harus mampu membentengi diri dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan.
"Jangan pernah mencoba narkoba, jauhi judi online, dan gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif. Isi waktu dengan belajar, berorganisasi, berolahraga, dan kegiatan positif lainnya," tegas IPTU Aprizal.
Ia juga mengajak para pelajar untuk berani menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada tindakan melanggar hukum. Menurutnya, apabila menemukan persoalan di lingkungan sekitar, para siswa tidak perlu takut untuk melaporkannya kepada guru, orang tua, maupun pihak kepolisian.
Dalam sesi berikutnya, IPDA Sefi Ariana memberikan materi mengenai bahaya bullying. Ia menjelaskan bahwa perundungan tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga dapat terjadi melalui ejekan, pengucilan, intimidasi, maupun komentar negatif di media sosial yang berpotensi menimbulkan dampak psikologis bagi korban.
Para pelajar juga dibekali pemahaman mengenai perbedaan antara bermain game sebagai hiburan dengan praktik judi online. Dijelaskan bahwa judi online mengandung unsur taruhan yang dapat memicu kecanduan, kerugian ekonomi, hingga berujung pada proses hukum.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan keagamaan di wilayah kepulauan, Sat Binmas Polres Lampung Selatan turut menyerahkan bantuan berupa kipas angin, Al-Qur'an, serta karpet untuk rumah mengaji.
Bhabinkamtibmas Desa Canti, Aipda Deni Madyistira, mengatakan kehadiran polisi di Pulau Sebesi merupakan bagian dari upaya preventif dalam menjaga keamanan dan membangun karakter generasi muda sejak dini.
"Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui edukasi seperti ini, kami berharap mereka memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba, bullying, maupun judi online. Kami juga mengajak para orang tua, guru, dan seluruh elemen masyarakat agar terus mengawasi serta membimbing anak-anak dalam pergaulan sehari-hari maupun saat menggunakan media sosial," ujar Aipda Deni Madyistira.
Ia menambahkan, pembinaan kepada pelajar di wilayah kepulauan menjadi bukti bahwa Polres Lampung Selatan berkomitmen memberikan pelayanan, perlindungan, dan edukasi kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
Sementara itu, Kepala Yayasan SMP dan SMA Swadhipa, Robi, S.Pd., Gr., menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polres Lampung Selatan yang datang langsung ke Pulau Sebesi untuk memberikan pembekalan kepada para siswa.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Lampung Selatan yang telah hadir langsung memberikan edukasi kepada anak-anak kami. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi pelajar saat ini," ungkap Robi.
Melalui kegiatan tersebut, Sat Binmas Polres Lampung Selatan berharap para pelajar di Pulau Sebesi semakin memahami bahaya narkoba, bullying, judi online, serta mampu menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Edukasi ini diharapkan menjadi bekal bagi para pelajar untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan taat hukum.(Red)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar